struma difus toksik ipd

of 24/24
STRUMA DIFUSA TOKSIK (GRAVE'S DISEASE) Firman E. F. G. 20090310185

Post on 14-Sep-2015

39 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

struma

TRANSCRIPT

Struma Difusa Toksik (Grave's Disease)

Struma Difusa Toksik(Grave's Disease)Firman E. F. G.20090310185AnamnesisNama : Ny.RUmur : 43 thn

Keluhan Utama:Benjolan pada leher

Keluhan Tambahan:BAB cair 2x, mual +, muntah +, nyeri perutSempat pingsan 1xRiwayat penyakit dahulu :Pasien menderita hipertiroid dan sedang dalam pengobatan PTU sejak 1994 -2013, pengobatan diganti dengan Tyrozol sekitar 6 bln.Diagnosis bandingThyroiditisToxic multinodular goiterGraves diseaseIodine deficiencyStatus generalisKeadaan umum : tampak lemah, CMTekanan Darah : 60/palpasiNadi : 35 x/menitRespirasi : 36 x/menitSuhu : afebrisPemeriksaan fisikMata :Palpebra oedem -, CA +, SI -, pupil isokor, reflek cahaya +, eksoftalmus

Leher :Tampak massa lunak berbatas tidak tegas, bergerak saat menelan , trkea berada di tengah tidak deviasi, nyeri tekan -Thorak: dbn

Jantung: dbn

Abdomen: dbn

Ekstrimitas:akral dingin, tremorLaboratoriumHb : 8.7AL : 2.6Hmt : 31Erit : 4.7Trom : 453GDS : 151Ur : 16Kre : 0.88SGOT : 25SGPT : 14TSH : 0.02Diagnosis kerjaStruma difussa toksis (Graves disease)PenatalaksanaanDiet lunakInfus NS 20 tpmDexamethason tab 2 x 0,5mgInj. Ceftriaxon 1gr/12jamCPG 1 x 75 mgPropanolol 1 x 10mgTinjauan pustakaDefinisiGraves disease adalah bentuk penyakit paling umum dari tirotoksikosis dan dapat terjadi pada segala umur, tapi lebih banyak diderita oleh wanita dibandingkan pria. Sindromnya terdiri dari satu atau lebih gejala dibawah ini :(1) tirotoksikosis(2) Struma (goiter)(3) ophthalmopathy (exophthalmus)(4) dermopathy ( pretibial myxedema)

epidemiologiMerupakan 6080 % dari kejadian tirotoksikosis, walaupun prevalensinya bervariasi pada setiap populasi, bergantung terutama pada asupan iodine (asupan iodine yang tinggi berhubungan dengan meningkatnya prevalensi Graves disease). Graves disease terjadi pada 2% wanita tapi hanya sepersepuluh kali lebih sering pada laki-laki. Penyakit ini jarang terjadi sebelum dewasa dan secara khas terjadi antara usia 20 dan 50 tahun, walaupun penyakit ini juga terjadi pada orang tua.

etiologiGraves disease dikenal sebagai penyakit autoimun yang tidak diketahui penyebabnya. Terdapat faktor predisposisi familial yang kuat, dimana pada 15% pasien dengan Graves disease mempunyai anggota keluarga dengan kelainan yang sama, dan sekitar 50% keluarga dari pasien dengan Graves disease ditemukan autoantibodi tiroid yang beredar dalam darah. Wanita terlibat lima kali lebih sering dibandingkan pria.

Manifestasi klinisSistemManifestasi klinisMekanismeEndokrinPembesaran kelenjar tiroid (goiter) (97-99% kasus ) sistolik atau continuous bruit pada kelenjar tiroid;peningkatan degradasi hormone kortisol;hiperkalsemia dan penurunuan sekresi PTH,kurang sensitivitas terhadap insulinHiperaktivitas kel. tiroid; peningkatan resorpsi tulanghiperkalsemia dan gag. mekanisme regulasi PTH, degradasi insulin meningkatReproduksiOligomenorrhea dan amenorrhea pada wanita, erectile dysfunction dan penurunan libido pada lelaki, peningkatan serum estradiol dan estrone dan penurunan free estradiol dan estroneGangguan kitar haid akibat gg. hipotalamik dan pitutari; peningkatan sex hormone binding globulin GastrointestinalPenurunan berat badan;penigkatan peristalsisBAB lebih sering dan kurang berbentuk, mual, muntah, hilang selera makan, nnyeri perut, penigkatan penggunaan simpanan glikogen hepar dan adipose; penurunan kadar lipid serum (trigliserida, fosfolipid, dan kolesterol);gg metabolisme vitaminpenurunan simpanan vitamin jaringanKatabolisme meningkat untuk memenuhi kebutuhan metabolik yang meningkat;absorpsi glukosa meningkat;ekskresi kolesterol di dalam feses meningkat dan konversi kolesterol garam empedu menigkat; konversi vit B kepada koenzim terganggu kebutuhan vitamin meningkatManifestasi klinisSistemManifestasi klinisMekanismeKulitKeringat, flushing dan kulit hangat; heat intolerance; rambut halus, lembut dan lurus; rambut rontok; palmar eritema, onikolisisKeadaan sirkulatori hiperdinamikSensory (mata)Exopthalmus, fine tremor pada lid; infiltrative ocular changesAktivitas otot Muller yang meningkat, inflamsasi retroorbitalKardiovaskulerPeningkatan CO dan Penurunan PR, takikardia saat istirahat, suara jantung meningkat, dysrhytmia supraventrikular, dilasi dan hipertrofi LV Hipermetabolisme dan kebutuhan unmtuk melepaskan habaSarafRestlesness; short attention, gerakan kompulsif; fatique; tremor; insomnia; peningkatan selera makan; emosi labilTidak jelas; gg metabolisme serebral akibat kelebihan hormone tiroidPulmoDyspnea, penurunan vital capacityOtot respitarorius melemahIndeks wayneGejala yang baru terjadi dan bertambah berat+-Tanda-tanda+-Sesak pada kerja +1-Tiroid teraba+3-3Berdebar-debar+2-Bising Pembuluh+2-2Lekas lelah+3-Exophtalmus+2-Lebih suka hawa panas-5-Retraksi palpebra+2-Lebih suka dingin+5-Kelambatan palpebra+1-Berkeringat banyak+3-Hiperkinesis+4-2Gugup+2-Tremor jari+1-Nafsu makan bertambah+3-Tangan panas+2-1Nafsu makan berkurang-3-Tangan lembab+1-1Berat badan bertambah-3-Denyut nadi sewaktu90/menit+3-Fibrilasi atrium+4-JumlahNilai: 19toksik, 11-19: Equivocal,