panduan praktikum biokimia 13

Download Panduan Praktikum Biokimia 13

Post on 10-Oct-2015

175 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 1

    ATURAN PENULISAN LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA Secara umum penulisan laporan praktek terbagi menjadi 3 bagian,

    pendahuluan, isi dan penutup. Aturan baku pada penulisan Laporan Praktek adalah :

    Pendahuluan 1. Halaman Judul (kover)

    Halaman judul satu halaman penuh yang menunjukkan judul laporan praktek, logo STIKES Muhammadiyah Gombong, nama dan nomor mahasiswa, waktu, nama pembimbing, nama laboratorium, institusi, kota serta tahun. Contoh :

    LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA UJI GOLONGAN DARAH

    Disusun Oleh : Nama : Khoirun Nisa NIM : 10 05001 Program Studi : D III Keperawatan Hari/Tanggal/Jam : Rabu / 30 Maret 2013/ 14.00 Asisten Pembimbing : Fatimah Az Zahra, M.Si LABORATORIUM BIOKIMIA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH

    GOMBONG 2013

    a. Penulisan judul diawali dengan Laporan Praktikum dan diikuti nama

    mata kuliah praktek dilanjutkan dengan judul acara praktek. b. Gambar logo STIKES Muhammadiyah Gombong dengan ukuran

    diameter 5,5 cm c. Identitas mahasiswa dan waktu yang dicantumkan meliputi nama,

    NIM, Program Studi, hari, tanggal dan jam. d. Nama laboratorium diikuti dengan nama Institusi, Kota dan tahun.

    2. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan memerlukan satu halaman penuh dituliskan seperti poin a dan c pada halaman judul dan diikuti dengan kota, tanggal, nama assisten pembimbing, contoh :

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 2

    LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA UJI GOLONGAN DARAH Disusun Oleh : Nama : Khoirun Nisa NIM : 10003007 Program Studi : D III Keperawatan Hari/Tanggal/Jam : Rabu / 30 Maret 2013/ 14.00

    Gombong, 31 Maret 2013

    Menyetujui Asisten Pembimbing, Fatimah Az Zahra, M.Si.

    3. Prakata merupakan pengantar penyusun laporan (mahasiswa) mengenai acara yang dipraktekkan, klarifikasi, ucapan terimakasih dan memerlukan satu halaman tersendiri dan tidak berisi informasi ilmu.

    4. Daftar Isi memuat petunjuk halaman setiap bab, sub bab dan memerlukan satu halaman tersendiri.

    Isi Laporan

    Isi laporan meliputi sub bab - sub bab yang disusun berurutan tanpa harus berganti halaman bila tempat masih memungkinkan. Adapun urutan-urutannya sebagai berikut :

    1. Judul Acara, dituliskan paling atas bagian tengah kertas, setelah diberi jarak 2 spasi diikuti :

    2. Tujuan Percobaan, tujuan percobaan diambil dari buku panduan praktikum sesuai dengan acara yang dilaporkan dan ditulis mulai dari batas paling kiri.

    3. Dasar Teori, berisi penjabaran teori-teori yang mendukung jalannya praktikum. Teori yang dijabarkan diambil dari pustaka yang mendukung (sumber pustaka harus dituliskan) dan buku catatan kuliah tidak boleh menjadi sumber pustaka, persamaan matematis harus diberi nomor di belakangnya dan diberi kurung.

    4. Alat dan Bahan, semua peralatan dan bahan yang digunakan ditulis. 5. Prosedur Kerja, dituliskan sesuai yang dipraktekkan dan disertai gambar

    rangkaian alat utama. Penulisan prosedur kerja tidak boleh menggunakan kalimat perintah.

    6. Data Percobaan, bila data lebih dari 3 dituliskan dalam bentuk tabel. 7. Perhitungan dan Pembahasan, berisi pengolahan data yang diperoleh, bila

    perhitungan dilakukan berulang dan sama maka dibuat satu buah contoh perhitungan, perhitungan yang lain dimasukkan dalam tabel. Pembahasan mengupas hasil yang diperoleh dan hubungannya dengan teori yang ada.

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 3

    Penutup

    Penutup laporan meliputi simpulan, daftar pustaka dan lampiran.

    1. Simpulan, berisi korelasi hasil percobaan dengan tujuan yang ingin dicapai. Penulisan menggunakan nomor dan kalimat yang digunakan harus singkat tetapi jelas.

    2. Daftar Pustaka, berisi daftar literatur yang digunakan ditulis urut abjad penulis tanpa menggunakan nomor urut, ketentuan yang lain:

    Mulai baris kedua dan seterusnya ditulis masuk 6 karakter.

    Edisi pertama tidak perlu ditulis, mulai edisi kedua ditulis.

    Urutan penulisan : o Buku : nama penulis, tahun publikasi, judul buku, volum, edisi,

    halaman, penerbit, kota. o Jurnal : nama penulis, tahun publikasi, judul tulisan, judul

    jurnal dalam singkatan resmi, volum, halaman. o Website : nama penulis, tahun publikasi, judul tulisan,

    alamat website, waktu mengunduh (tanggal dan jam). contoh :

    1. Sastrohamidjojo, H., 2001, Kimia Dasar, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, p.p. 3-95, 142-148, 227-244, 246-256.

    2. Sukmariah dan Kamianti, 1990, Kimia Kedokteran, Binarupa Aksara, Jakarta, p.p. 7-96, 97-146, 163-175, 203-220.

    3. Sukardjo, 1997, Biokimia, Rineka Cipta, Jakarta, p.p. 190-219. 4. Respati, 1980, Pengantar Kimia Organik, Aksara Baru, Jakarta, p.p. 10-

    158. 5. Vogel, A.I., 1960, Text-Book of Macro and Semimicro Qualitative

    Inorganic Analysis, 4 th. ed., Longmans, London, p.p.6-10, 99-105,134-140.

    6. Betanursanti, I., 2008, Kimia Organik, www.sttm.ac.id/content/kimia_organik, diunduh pada 7 Januari 2009 pukul 17.07

    3. Lampiran, berisi data pendukung praktek dan laporan sementara yang telah

    disetujui asisten pembimbing.

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 4

    PENGENALAN MACAM-MACAM ALAT LABORATORIUM KIMIA

    Gambar 1. Macam-macam alat laboratorium Kimia (The Golden Book of Chemistry

    Experiments)

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 5

    PENGENALAN ASAM, BASA, GARAM, & PENGARUH SIFAT BAHAN TERHADAP

    ASAM LAMBUNG DAN EMPEDU

    Pendahuluan

    Kedokteran Timur, manusia dipandang sebagai suatu kesatuan badan dan jiwa,

    keduanya saling mempengaruhi termasuk dalam penyembuhan penyakit. Tubuh

    manusia merupakan suatu sistem energi yang berkeseimbangan. Orang yang sakit

    bila terdapat ketidakseimbangan energi atau sistem holistiknya sehingga muncul

    keluhan-keluhan tertentu.

    Komposisi makanan mempengaruhi :

    keefektivan pencernaan

    asam basa tubuh

    pH darah dalam tubuh manusia ada pada kisaran 7,35 7,45 kondisi cenderung basa.

    Agar selalu dalam keadaan yang normal dan berkeseimbangan perlu diatur pola

    konsumsi makanan yang memenuhi dan mendukung sedikit kearah basa. Buah dan

    sayur adalah makanan yang mengandung mineral cenderung bersifat basa, protein

    dan lemak cenderung bersifat asam. Diperlukan menu sehat lewat komposisi

    alamiah, menyeimbangkan makanan pembentuk asam dan basa. Jika terlalu banyak

    konsumsi makanan bersifat asam maka badan akan cenderung bersifat asam. Ini

    bakal menyebabkan sakit.

    Gejala keseimbangan tubuh terganggu :

    cepat lelah

    sering sakit kepala

    pusing-pusing

    meriang

    suka mengantuk

    kulit kusam

    jerawatan

    Kompetensi Dasar

    Kompetensi dasar mahasiswa setelah mengikuti kegiatan praktikum ini dapat :

    (1)Mengenal dan membedakan bahan konsumsi yang bersifat asam, basa, dan

    garam. (2) Mengenal efek asam lambung dan empedu pada bahan konsumsi

    berdasarkan pengukuran pH.

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 6

    Pada akhir kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat membuat laporan hasil analisis

    penggolongan bahan konsumsi menjadi asam, basa, garam serta pengaruhnya pada

    penambahan asam lambung serta empedu.

    Penyajian

    Suatu zat atau larutan dikatakan asam bila berasa masam, terkena kulit terasa pedih

    (menyengat), contoh : Jeruk atau asam sitrat (H2CO3), accu atau asam sulfat (H2SO4),

    asam lambung (HCl) dan asam cuka atau asam asetat (CH3COOH). Sedangkan zat

    atau larutan disebut basa bila berasa pahit, terasa licin bila terkena kulit, contoh :

    baking soda atau natrium bikarbonat (Na2CO3), ammonia atau NH3, drain cleaner

    (pembersih saluran)atau ion hidroksida (OH-). Bila asam bereaksi dengan basa akan

    terjadi reaksi penetralan, contoh : antasid-Mg(OH)2 (obat maag) ketika bereaksi

    dengan asam lambung (HCl) :

    Mg(OH)2 + HCl MgCl + H2O

    Basa + asam garam + air

    Batasan normal pH dalam cairan ekstrasel yaitu dalam darah beredar adalah 7,35-

    7,45. Artinya dalam darah hanya ada sedikit sekali ion H+ bebas (36-44

    nanoekivalen/L), meskipun setiap hari diproduksi kira-kira 100meq asam tetap dan

    13000-20000 mmol CO2. Agar pH dapat dipertahankan dalam batas-batas normal

    yang sempit itu harus ada buffer-buffer yang menyangga asam-asam yang telah

    dibentuk dan juga langkah-langkah untuk membuang asam dari tubuh sehingga

    tercapai eliminasi asam.

    Garam adalah suatu asam dan suatu basa yang bereaksi membentuk suatu molekul

    garam dan bercampur dengan molekul air. Contoh :

    NaOH + HCl NaCl + H2O.

    Batasan normal pH dalam cairan ekstrasel yaitu dalam darah beredar adalah 7,35-

    7,45. Artinya dalam darah hanya ada sedikit sekali ion H+ bebas (36-44

    nanoekivalen/L), meskipun setiap hari diproduksi kira-kira 100meq asam tetap dan

    13000-20000 mmol CO2. Agar pH dapat dipertahankan dalam batas-batas normal

    yang sempit itu harus ada buffer-buffer yang menyangga asam-asam yang telah

    dibentuk dan juga langkah-langkah untuk membuang asam dari tubuh sehingga

    tercapai eliminasi asam.

  • Panduan Praktikum Biokimia 2013 Ida Betanursanti 7

    Gambar 2. Skala pH dan konsentrasi ion hidronium Sumber: http://www.cogitoec.com Bahan

    1. An