buku praktikum biokimia

Download Buku Praktikum Biokimia

Post on 28-Dec-2015

55 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

beberapa praktikum biokimia sederhana

TRANSCRIPT

I

1

I. PETUNJUK UMUM

1. TATA TERTIB

1.1 Peserta harus hadir 5 menit sebelum waktu praktikum yang ditetapkan dimulai dengan mengisi daftar hadir, dan bagi yang terlambat tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan tidak diperkenankan mengikuti acara praktikum.

1.2 Peserta harus menggunakan pakaian praktikum yang bersih dan rapi dan harus tetap menjaga ketertiban dan kesopanan selama acara praktikum berlangsung.

1.3 Sebelum acara praltikum dimulai, peserta harus sudah siap membaca petunjuk praktikum yang selalu dibawa setiap acara praktikum.

1.4 Alat-alat harus digunakan secara hati-hati, dan kerusakan adalah tanggung jawab praktikan secara individual atau secara kelompok.

1.5 Penggunaan bahan kimia yang berbahaya harus hati-hati dan ikuti petunjuk yang disiapkan untuk itu, dan kalau ragu-ragu minta bimbingan asisten.

1.6 Selesai acara praktikum, laporan hasil pelaksanaan praktikum harus ditunjukkan kepada pengawas praktikum untuk disahkan

1.7 Semua alat-alat yang digunakan dalam acara praktikum dibersihkan dan disusun kembali pada tempatnya secara rapi kecuali pengawas praktikum memberikan instruksi lain.

1.8 Acara praktikum harus sudah selesai 5 menit sebelum batas waktu praktikum berakhir dan menandatangani absen kembali.

2. PEMBUATAN LAPORAN

2.1 Laporan sementara yang singkat (max 2 lembar) harus dibuat setiap acara praktikum yang berisi hasil praktikum dan diserahkan paling lambat satu hari setelah acara praktikum.

2.2 Format laporan sementara dan cara penyajiannya adalah sebagai berikut :

PENDAHULUAN

Apa yang dikerjakan secara umum ? :

Apakah itu penting dilakukan (mengapa, jelaskan) ? :

BAHAN DAN METODE

Bagaimana prosedur pelaksanaannya ? (uraikan dengan kalimat) :

HASIL PENGAMATAN

Apa hasil yang diperoleh ? :

2.3 Pada akhir masa praktikum, semua laporan sementara ini akan menjadi laporan akhir praktikum. Untuk itu perluaslah uraian di atas seperti pendahuluan dari ( halaman pada laporan sementara menjadi ( 1 halaman pada laporan akhir. Kemudian tambahkan bab berikut :

PEMBAHASAN

Apakah hasil pengamatannya logis ? cari alasan ilmiah mengapa demikian (sesuai / tidak sesuai)

KESIMPULAN

II. PERLENGKAPAN DAN KEAMANANLABORATORIUMDalam upaya meningkatkan dan memanfaatkan sumber daya alami secara lebih baik dan efisien tanpa menimbulkan dampak lingkungan dan bahaya yang tidak diinginkan, maka peranan dan manajemen laboratorium mempunyai arti yang sangat penting. Melengkapi laboratorium dengan peralatan hendaknya disesuaikan dengan bidang yang akan dikembangkan.

1. PERLENGKAPAN LABORATORIUM

Persyaratan fisik dari suatu laboratorium Biokimia harus mengikuti acuan dasar yang berlaku. Disamping bangunan yang memenuhi syarat dan terorganisir, termasuk pengawasan ketat terhadap laboratorium isotope dan penyimpanan limbah atau zat-zat kimia berbahaya. Adapun kebutuhan akan alat-lat pendukung yang memenuhi syarat dapat digolongkan menjadi dua :

a. Peralatan besar termasuk perlengkapan pendukungnya

b. Peralatan kecil beserta perlengkapannya

1.1 Peralatan Besar

1.1.1 Umum

Autoclave

Microwave / Oven

Aqua Distillatory atau Water Distiller

Tank Nitrogen Cair

Ruang Dingin

Mesin Pembuat Es (Crushed Ice)

Hood untuk tempat kerja zat-zat kimia volatile berbahaya

Dapur

1.1.2 Centrifuge dan Rotor

Ultra centrifuge

Centrifuge dengan kecepatan rendah

1.1.3 Electrophoresis

Power Supplies

Sisir, Spacer, Plat glass, Clam

Shaking Water bath

Shaker

1.1.4 Audiovisual dan Ruang Gelap

Kamera

UV Transluminator

UV Protector

1.1.5 Alat Lain

Water bath

Spectrophotometer

Computer dan Software

Kromatografi

1.2 Peralatan Kecil

Micropipette

Pipette

Vortex mixer

Tabung / Botol

Tabung Ependorf

Sarung tangan, baju praktek/jas lab

Aluminium foil, plastik autoclave

2. KEAMANAN LABORATORIUM

Daerah lingkungan kerja sedapat mungkin menjamin keselamatan pekerja laboratorium, tidak ada polusi lingkungan terutama dari agent biology yang ber-bahaya. Jaminan tersebut didukung dengan tersedia dan digunakannya alat-alat keselamatan laboratorium yang meliputi :

jas lab

sarung tangan (gloves)

kaca mata

masker

fire extinguisher

fume cupboard

Bahaya yang mungkin timbul, yaitu :

Bahaya dari biology agent

Bahaya listrik

Bahaya kimia berbahaya meliputi

bahan beracun (hazard/toxic)

bahan mudah terbakar (flammable)

bahan mudah meledak (explosive)

bahan pemicu kanker (karsiogenik)

Bahaya lingkungan dan penyimpanan

3. PENGGUNAAN ALAT-ALAT LABORATORIUM

Untuk memperoleh hasil analisa yang benar, maka harus diketahui cara-cara perlakukan umum yang sering dijumpai dalam laboratorium

Penimbangan

Pelarutan

Pengenceran konsentrasi larutan.

Penyaringan

Penggunaam peralatan besar/standar yang ada

Penggunaan alat-alat ukur volume cairan; gelas ukur, pipette ukur, pipette volume, labu ukur dan burette

4. METODE

Untuk menghindari kekeliruan dalam pembuatan larutan, beberapa istilah berikut perlu dipelajari secara seksama sebelum masa pratikum dimulai :

Molaritas (M)Jumlah molekul zat per liter larutan

Konsentrasi molar biasanya disajikan dalam kurung persegi :

(H+) mol = w/BM; w = berat (g) dan BM = berat molekul

1 mmol = 10-3 mol

1 (mol = 10-6 mol

1 nmol 1 m( mol = 10-9 mol

1 mmol/liter = 1 (mol/ml

1 (mol/liter = 1 n mol/ml

1 nmol/liter = 1 pmol/ml

Suatu larutan 1 M mengandung suatu angka Avogadro molekul :

Angka Avogadro= jumlah molekul per g-mol

= jumlah atom per g-atom

= jumlah ion per g-ion

= 6,023 x 1023

Normalitas (N)Jumlah ekuivalen zat per liter larutan

Ekuivalen = w/EW

Satu ekuivalen (EW) dari suatu asam atau basa adalah berat yang mengandung 1 g-atom (1 mol) dari hydrogen yang dapat diper-tukarkan, atau 1 g-ion (1 mol) dari hidrosil yang dapat dipertukar-kan EW dari suatu senyawa yang terlibat dalam reaksi oksidasi-reduksi adalah berat yang memberikan atau menerima 1 faraday

(1 mol) elektron.

Umumnya

EW = MW/n

N = jumlah ion H+ atau OH- yang dapat diperlukan per molekul (untuk asam dan basa) , atau = jumlah electron yang hilang atau diperoleh per molekul (untuk bahan yang pengoksidasi dan pereduksi).

N = nM

Misal : 0,01 MH2SO4 = 0,02 N

Persen berat/volumeBerat dalam gram dari suatu zat per 100 ml larutan

Perse milligramBerat dalam milligram dari suatu zat per 100 ml larutan

OsmolaritasMolaritas partikel dalam suatu larutan

Suatu larutan 1 M dari zat yang tidak berdiosiasi = 1 Osmolar

(Larutan mengandung 6,023 x 10 23 partiker per liter)

Suatu larutan 1 M garam yang berdisosiasi = n Osmolar, dimana n=jumlah ion yang dihasilkan per molekul

Osmolaritas sering digunakan dalam studi fisiologi dimana jaringan atau sel harus direndam dalam suatu larutan dengan osmolaritas yang sama sebagaimana sitoplasma untuk mencegah penyerapan atau pelepasan air.

Soal

1) Berapa molaritas 4,00 g NaOH yang dilarutkan dalam 200 mL air.

2) Untuk mengencerkan 50 mL. KOH 0,5 M menjadi 0,25 M, berapa liter air yang harus ditambahkan.

III. PENGANTAR BIOKIMIA

1. PENDAHULUAN

Biokimia mempelajari proses kimia yang terjadi di dalam zat hidup, sel hidup adalah kumpulan zat tak hidup. Sel tersusun dari empat unsur utama : C, H, O, N dan mengandung berbagai zat lain dalam jumlah lebih sedikit, seperti Na, K, P, S, Mg, Ca, Fe dan Zn. Unsur-unsur ini semua di dalam sel membentuk karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat.

Jutaan reaksi kimia yang dikatalisis oleh enzim berlangsung di dalam sel hidup. Reaksi-reaksi ini secara kolektif sebagai metabolisme. Akan tetapi kita tidak boleh menganggap metabolisme sel sebagai suatu kantung yang dikelilingi membran yang berisi enzim-enzim yang bekerja secara acak.

Metabolisme adalah aktifitas sel yang amat terkoordinasi, mempunyai tujuan dan mencakup berbagai kerjasama banyak system multi enzim. Metabolisme mem-punyai 4 fungsi spesifik yaitu 1) untuk memperoleh energi kimia dari degradasi sari makanan yang kaya akan energi kimia atau energi solar. 2) untuk mengubah molekul nutrien menjadi prekusor unit pembangun bagi makromolekul sel. 3) menggabung-kan unit-unit pembangun ini menjadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida dan komponen sel lainnya dan 4) untuk membentuk dan mendegradasi biomolekul yang diperlukan di dalam fungsi khusus sel.

Biomolekul tersebut terdapat pada unsur sel tumbuhan yang terdiri dari:

1. Dinding sel

Berfungsi sebagai kulit pelindung yang kaku, relatif tebal, berpori dan amat kuat, umumnya dianggap sekresi protoplas. Terdiri dari dinding sel primer yang plastis-fleksibel dan dinding sel sekunder yang lebih masif dan merupakan bagian terbesar dari dinding sel.

2. Membran plasma

Membran plasma mengelilingi bagian luar sel dan terdiri atas karbohidrat, lipid dan protein. Pada tempat tertentu dibagian luar terdapat struktur yang mengan-dung karbohidrat serta tempat yang berfungsi sebagai reseptor. Dibagian tengah terutama terdiri dari lipid. Protein berada di salah satu atau kedua sisi lapisan membran plasma atau terbenam di dalamnya.

3. Sitoplasma

Sitoplasma mencakup segala sesuatu yang ada di sebelah