hipotiroid kongenital presus

of 47/47

Post on 14-Dec-2015

243 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hgkggggggggggggggggggggggggggggggggguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuugggggggggggggggggggggggguoooooooooooooooooooooooooookjhggkyjyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

TRANSCRIPT

  • Identitas PasienNama : An. RTempat/Tanggal Lahir: Karang Nunggal, 03 Februari 2013Umur : 2 th 3 bulan 7 hariJenis Kelamin : Agama : IslamAlamat : Kp. Cibengang RT 015/ RW 007 Kel.Singaparna, Kec. Bantarkalong.Suku Bangsa : SundaAnak ke: 2 (Dua)Tanggal Masuk : 08 April 2015 (Poliklinik Anak RS SMC)

  • AYAHNama : Tn. AUmur : 33 thAgama : IslamPendidikanTerakhir : SMAPekerjaan : BuruhIBUNama: Ny. RUmur: 33 thAgama: Islam Pendidikan: SDPekerjaan: IRT

  • 1) RPS :Pasien dtg diantar oleh orang tuanya ke poliklinik anak RS SMC utk kontrol. Sebelumnya, pasien datang berobat ke PKM Karang Nunggal dg keluhan lemas.Selain itu jg mengeluhkan perut kembung, anak tampak kurus yg disertai dgn penurunan berat badan, sulit BAB (hanya 2 minggu sekali), nafsu makan sgt
  • KEHAMILANPerawatan Antenatal Rutin kontrol ke Bidan PuskesmasMorbiditas Kehamilan Tidak pernah merokok selama kehamilan. Tidak mengkonsumsi minuman keras.

    KELAHIRANTempat kelahiran Poned PuskesmasPenolong persalinan BidanCara persalinan NormalMasa gestasi 37 mingguKeadaan bayiBerat lahir : 3000 grPanjang badan : LupaLingkar kepala : LupaLangsung menangis : TidakNilai APGAR : LupaKelainan bawaan : Tidak ada

  • b) Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan :Pertumbuhan gigi: 18 bln (Normal = 59 bulan)Psikomotor :- Tengkurap : 6 bulan (Normal = 3 6 bulan)- Duduk : 1 th (Normal = 69 bulan) - Berdiri : masih dibantu (blm mampu sendiri) (Normal = 912 bulan) - Berjalan : Belum bisa (Normal = 1218 bulan)- Berbicara 1-2 kata : 15 bulan (Normal = 912 bulan)Kesan : Riw. perkembangan tdk sesuai pd anak normal yg seharusnya mengalami keterlambatan.

  • c) Riwayat Makanan :

    ASI 0 bulan - sekarang. Susu Formula (diberi PKM Karang Nunggal) diberikan selang seling bersamaan dg ASI. Makanan lunak (contoh : nasi tim, bubur) usia 1th. Dalam sehari 4-3x makan & hanya 2-3 suap sendok saja (tdk habis).

    * 24 hours recall metode : - Bubur Bayi (sereal) - Nasi Tim + telur- Bubur bayi/buat sendiri

  • d) Riwayat Imunisasi Dasar :Menurut keterangan dr ibu pasien (selaku orang tua pasien), riwayat imunisasi dasar pd pasien ini lengkap yg dilakukan di Posyandu.

    VaksinDasar (umur)HEPATITIS BLahir1 Bulan6 BulanDPT / DT2 Bulan4 Bulan6 BulanPOLIO2 Bulan4 Bulan6 BulanBCG2 BulanCAMPAK 9 Bulan

  • Pasien tinggal bersama anggota keluarga lainnya, terdiri dr pasien, orang tua pasien (ayah & ibu) & seorang kakak perempuan. Tetapi, ayah pasien jarang berada di rumah, dikarenakan bekerja di luar kota, pulang ke rumah tidak tentu waktunya. Penghasilan yg didapat tidak tetap, dr hasil pekerjaan ayah maksimal mencapai Rp. 900.000,-/bulan.

    Pasien tinggal dirumah orang tuanya di Karang Nunggal. Rumah tinggal pasien terbuat dr kayu (rumah panggung). Luas rumahnya 75x77 cm, tdd 3 kamar, masing-masing kamar terdapat 1jendela, tdk ada lubang angin (ventilasi udara). Jarak antara rumah yg lainnya (tetangga) sekitar 2 meter.Dapur rumah dilengkapi dgn gas utk memasak, yg diperoleh dr hasil subsidi pemerintah. Sumber air yg biasa digunakan utk keperluan sehari-hari berasal dr sumur.

  • Keterangan data dibawah ini, diambil dr hasil pemeriksaan fisik yg dilakukan pd Rabu, 08 April 2015 (Pasien Poliklinik Anak).

    Status LokalisK/U: Tampak Sakit RinganKesadaran : Compos MentisTanda Vital: HR = 114 x/menit, isi cukup & reguler RR = 28 x/menit Suhu = 36,2 oC

  • Data Antropometri Berat Badan Saat Sakit= 6,5 KgBerat Badan Sesudah Sakit (Setelah diterapi)= 7,5 Kg

    Hasil dibawah ini didapat saat pertama kali dtg ke SMC :Tinggi / Panjang Badan = 70 cmLingkar Kepala= 44 cmLingkar Lengan Atas (LLA)= 10 cm

  • BB = < -3 SD UTB = < -3 SD U BB = -3 SD TB

    *Hasil diatas dg menggunakan Z-Score

  • 1) Kepala: Normocephal Rambut berwarna agak pirang, tipis, rontok (saat awal sakit)2) Mata : Konjungtiva : Anemis -/- Sklera: Ikterik -/- Pupil: Bulat, isokor Refleks Cahaya : Langsung & tdk +/+3) THT: Telinga : Bentuk normalSekret (serumen) : -/-Perdarahan: -/-Hiperemis : -/- Hidung : Bentuk normal Tidak ada deviasi septum nasi Sekret -/- Hiperemis -/- Tonsil : T1-T1, hiperemis (-)

  • Mulut : Uvula berada ditengah, tdk deviasi ke ka/ki Lidah berada ditengan, tdk deviasi ke ka/ki, lidah kotor (-)4) Leher : Pembesaran KGB (-), Kelenjar Thyroid tidak membesar Trakea ditengah (tdk deviasi ke ka/ki) 5) Kulit : Warna : Sawo matang Suhu raba : Agak hangat Keringat : Simetris kanan & kiri Turgor : Baik6)Thorax : Pulmo Inspeksi : Kedua hemithorax kanan-kiri simetris pada keadaan statis & dinamis Nafas teratur Tidak terdapat sikatrix /jejas Palpasi : Fremitus vokal simetris kanan-kiri Fremitus taktil simetris ki-ka Perkusi : Hemitorak ka : Sonor di seluruh lapang paru kanan Hemitorak ki : Sonor di seluruh lapang paru kiri Auskultasi : Ves +/+ Rh-/- Wh -/-

  • Cor Inspeksi : Pulsasi iktus kordis tdk terlihat Palpasi : Pulsasi iktus kordis tidak teraba Perkusi : Batas jantung normal Auskultasi : BJ I,II normal reguler Murmur (-) Gallop (-)

    7) Abdomen : Inspeksi : Perut tampak datar, jejas (-) Auskultasi : BU(+) Palpasi : Hepar : Tidak teraba pembesaran Lien : Tidak teraba pembesaran Nyeri tekan (-) Nyeri lepas (-)Perkusi : Timpani di ke-4 kuadran abdomen

  • 8) Ekstremitas : Akral hangat + + + + Oedema- -- - Tonus otot: Tidak dilakukan pemeriksaan Kekuatan otot : Tidak dilakukan pemeriksaan 9) Aspek Kejiwaan: Tingkah laku: Rewel Atensi (Perhatian): Sedikit kurang

  • DPL: tgl 20 November 2014

    Darah RutinHasilNilai NormalHemoglobin11,6 g/dl12,7-18,7Hematokrit35 %42-62Leukosit13.500 ul5000-19.500Trombosit317.000 ul217.000-497.000GDS84 mg/dl

  • 2) P.Fungsi Tiroid : 21 November 2014

    TanggalKimia Darah HasilNilai NormalT30,40,8 2,0 ng/dlfT46,050-113 ng/dl

  • IDENTITAS : 2 thKeluhan : - Perut kembung - Menangis pelan - Tampak kurus (BB) - Sulit BAB - Nafsu makan
  • Riw. Ekonomi : Penghasilan utk dpt memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tdk tetap sehingga segala kebutuhan
  • Hipotiroid kongenitalGizi Buruk Tipe Marasmik-KwashiorkorGDD TB Paru dlm Pengobatan bulan ke-6

    Hashimoto DiseaseDefisiensi Iodium (Goiter Endemik)

  • Hipotiroid kongenital, atas dasar : GK: - Skoring PF = 6,5 - Kadar Fungsi Tiroid - Insidensi pd usia 2thGizi Buruk Tipe Marasmik-Kwashiorkor, atas dasar : GK : - Wajah seperti orang tua - Wajah bulat - Kulit keriput - Perut buncit - Kurus - Rambut tipis kemerahan - Sesuai kurva Z-Score (BB/TB) berada di -3 SDGDD, atas dasar : GK : - Pertumbuhan gigi: 18 bln (N = 59 bulan) - Tengkurap : 6 bln (N = 3 6 bulan) - Duduk : 1 th (N = 69 bulan) - Berdiri : masih dibantu (N = 912 bulan) - Berjalan : Belum bisa (N = 1218 bulan) - Berbicara: 15 bln (N = 912 bulan)Tb Paru dlm Pegobatan OAT, atas dasar : Menurut keterangan ibu, pasien sdg dlm pengobatan Tb paru sdh berjalan bulan ke-6.

  • Non MedikamentosaEdukasi mengenai penyakit pasien & cara penangananannyaKonsumsi makanan yg sehat, bergizi & mengandung iodiumMelatih psikomotorik pd anakKontrol ke poli anak & tumbuh kembang setiap bulannya

    2) MedikamentosaL-thyroxine 2 x 20 mgFDC anak fase lanjutan 1 x 1 tablet

  • Quo Ad Vitam: Dubia Ad BonamQuo Ad Fungtionam : Dubia Ad MalamQuo Ad Sanactionam: Dubia Ad Bonam

    PROGNOSIS

  • Hipotiroid kongenitalKeadaan menurun (kekurangan hormon tiroid) / tdk berfungsinya kelenjar tiroid yg terjadi sejak bayi baru lahir (Depkes-Permenkes No.78 Th. 2014).

    : 2 : 1

  • Autoimun Genetik Kelainan Anatomi Tiroid Gangguan metabolisme pembentukan hormon tiroid Defisiensi iodium Goiter endemik Obat yg menyekat sintesis hormon (goitrogen) Kegagalan hipothalamus / hipofisis anterior Pasca pembedahan kelenjar tiroid

  • - Kongenital- Didapat (acquired)Kegagalan hipofisisKegagalan hipothalamus

  • Hormon Tiroid : Tiroksin yg terdiri dari Tri-iodotironin (T3) & Tetra-iodotironin (T4) merupakan hormon yg diproduksi oleh kelenjar tiroid (kelenjar gondok). Pembentukannya memerlukan mikronutrien iodium. Hormon ini berfungsi : - mengatur produksi panas tubuh - metabolisme lemak & KH - pertumbuhan tulang - kerja jantung, syaraf - pertumbuhan & perkembangan otak

    Dgn demikian hormon ini sangat penting peranannya pd bayi & anak yg sedang tumbuh

  • Jaringan kelenjar tiroid yg hilang

    Produksi hormon tiroid

  • Skrining hipotiroid kongenital : - Pra skrining - Skrining - Pasca skrining Studi diagnostik : - Pemeriksaan TSH & T4 serum - kadar thyroglobulin serum (BP) - Sidik tiroid (menggunakan 131I / 99mTc) - USG tiroid Pemeriksaan radiologi - Pemeriksaan anti tiroid antibodi bayi & ibuSkoring

    (Sumber : Pedoman Skrining Hipotiroid Kongenital. KeMenKes RI Indonesia . 2012. PMK No. 78)

  • Sumber : Orphanet Journal of Rare Diseases. 2010. Congenital hypothyroidism http://www.ojrd.com/content/5/1/17

  • Sodium L-thyroxine dosis berdasarkan usia

    Pemantauan TSH & T4 utk menilai terapiKonseling (penjelasan/penyuluhan pd orangtua)

    (Depkes-Permenkes No.78 Th. 2014)

  • Memiliki potensi utk tumbuh & berkembang secara normal.Gangguan retardasi mental & disfungsi neurologis akan lebih buruk pd anak dgn hipotiroid primer.

  • DAFTAR PUSTAKACorry S,dkk. 2000. Diagnosis Fisik pada Anak. Jakarta : Sagung SetoGarna, H, Nataprawira, H.M. 2012. Pedoman Diagnosis dan Terapi Ilmu Kesehatan Anak Edisi ke 4. Bandung : Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RSHS http://www.hukor.depkes.go.id/up_prod_permenkes/PMK%20No.%2078%20ttg%20Skrinning%20Hipotiroid%20Kongenital.pdfhttp://pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/uploads/2010/02/hubungan_kadar_tsh_dengan_maturitas.pdfMenteri Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Pedoman Skrining Hipotiroid Kongenital. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI IndonesiaPengurus Pusat IDAI. 2010. Pedoman Pelayanan Medis Jilid 1. Jakarta : Ikatan Dokter Anak IndonesiaRastogi, LaFranchi. 2010. Congenital Hypothyroidism. USA : Orphanet Journal of Rare DiseasesRose SR, Brown RS. 2006. Update of newborn screening and therapy for congenital hypothyroidism Pediatrics 117:2290-303. Turkey : Istanbul Bilim University, Department of Pediatric EndocrinologySirbenagl, Stefan, Lang, Florian. 2006. Teks dan Atlas Berwarna Patofisiologi. Jakarta : EGCwww.idai.or.idWHO Indonesia. 2009. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Pedoman Bagi Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama di Kabupaten atau Kota. Jakarta : WHO Indonesia

  • Selesai , , ,

    ************************