ppt stadas klmpok

of 21 /21
Pengujian Hipotesis Deskriptif ( satu sample) : statistik parametris,statistik non parametris: tes binomial , chi- kuadrat , run test

Author: abiumi01

Post on 08-Aug-2015

100 views

Category:

Education


4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. Pengujian Hipotesis Deskriptif( satu sample) : statistikparametris,statistik non parametris: tesbinomial , chi-kuadrat , run test
  2. 2. Empat tingkat Skala/Pengukuran berikut karakteristiknya:Nominal : Tidak ada urutan, urutan tidak menunjukkan tingkatan (rangking) Tidak adatitik awal Tidak ada perbedaanMisalnya : Apa warna favorit anda :1. Ungu 2. Abu-abu 3. Coklat 4. PutihOrdinal : Ada urutan. urutan menunjukkan tingkatan (rangking),Tidak ada titik awal Tidak ada perbedaan.Interval: ada urutan, ada perbedaan, tidak ada titik awalMisalnya:Temperatur atau suhu : 0C bukan berarti tidak mempunyai suhu.Tangga nadaIQRasio : ada urutan, ada perbedaan, ada titik awalMisalnya:Pendapatan (Rp. 135 245,23 per bulan): Pendapatan Rp. 0 berarti tidak ada(bandingkan dengan 0C pada suhu)Skala Interval dan Rasio digunakan berkaitan dengan data numerik/kuantitatif.
  3. 3. PT. Mena Jaya farm (MJF)mengirim sebuahsemangka ke herosupermarket. Dengan jaminan kualitas yangbaik, maka 90% semangka yang dikirim lolosseleksi oleh Hero Supermarket. PT. MJF setiaphari mengirim 15 buah semangka denganberat antara 5-6 kg.Berapa probabilitas 15 buah semangka?Berapa probabilitas 13 buah semangka?Berapa probabilitas 10 buah yang diterima?
  4. 4. Penyelesaian:Probabilitas 15 buah yang di terima semuan= 15 p= 90%=0,9r= 15 q= 10% = 0,1
  5. 5. Probabilitas 2 ditolak atau 13 buah diterimasemuan= 15 p= 90%= 0,9r= 13 q=10% =0,1
  6. 6. Probabilitas 10 buah diterima semuan=15 p=90%=0,9r= 10 q=0,1
  7. 7. Jadi, probabilitas untuk diterima 15 adalah20,6%; diterima 13 buah sebesar 26,7%; danditerima 10 buah probabilitasnya adalah 10,0%.
  8. 8. Di kelas X SMA 00 memiliki 5 macam variasinilai UTS fisika, 40,50,60,80,85. Seoranganalis ingin mengetahui apakah siswa samamendapat nilai di kelima macam tersebut.Dia mengumpulkan 1000 siswa yang palingsering mendapat nilai tersebut. Datanyadirangkum dalam tabel berikut ini Nilai 40 50 60 80 85Frekuensi 214 231 182 154 219
  9. 9. Langkah pertama yang dilakukan untukmenjawab masalah di atas adalahmenentukan rumusan hipotesis terlebihdahulu. Rumusan hipotesis adalah H0 : proporsi konsumen yang mendapatnilai itu sama. (jika proporsinyadianggap sama, maka proporsi untuknilai adalah 1/5 = 0,2H1 : paling tidak dua diantara nilaitersebut memiliki proposi yang tidaksama dengan 0,2
  10. 10. Langkah kedua adalah menentukanrumus/distribusi yang akan digunakan. Dalamkasus ini, dikarenakan terdapat 5 kategori, makakita akan menggunakan distribusi chi square. Langkah ketiga adalah menentukan daerahpenolakan hipotesis. Dengan alpha sebesar 0,01dan df = 5 1 = 4 maka nilai chi square tabelatau nilai kritis penolakan hipotesis adalah13,227. Artinya bahwa jika statistic hitung di atasstatistic tabel, maka hipotesis nol ditolak. Langkah keempat adalah menentukan nilaistatistic hitung (uji) dengan cara kita membuattabel seperti dibawah ini untuk mempermudahperhitungan.
  11. 11. Nilai405060Langkah terakhir adalah menarik kesimpulan. Dengan nilai statistichitung sebesar 19,79 berarti lebih besar dari nilai statistic tabelsebesar 13,227. Dengan demikian, hipotesis nol kita tolak.Sehingga kita dapat mengatakan bahwa proporsi orang yangmendapat nilai tersebut tidaklah sama.
  12. 12. Run testRun test digunakan untuk menguji hipotesis deskriptifsatu sampel bila skala pengukurannya ordinal. Run testdigunakan untuk mengukur urutan suatu kejadian.Pengujian dilakukan dengan cara mengukur kerandomanpopulasi yang didasarkan atas data hasil pengamatanmelalui data sampel.Pengujian Ho dilakukan dengan membandingkan jumlahrun dalam tabel observasi dengan nilai yang ada dalamtabel VIIa dan VII b dengan tingkat signifikansi tertentu.Kaidah pengambilan keputusannya sebagai berikut:Bila nilai run observasi berada diantara nilai run kecil(VIIa) dan run besar (VIIb), maka Ho diterima dan Haditolak.
  13. 13. Contoh.Dilakukan percobaan melambungkan koin 20kali dengan hasilMMBMMMBBBMBMBBMMBMMBApakah urutan muncul M dan muncul Bberdasarkan data sampel tersebut acak?JawabHipotesisH0: Urutan muncul M dan muncul B, acakH1: Urutan muncul M dan muncul B, tidak acak
  14. 14. Taraf signifikansi: = 0,05Kriteria keputusan:Ho diterima bila banyaknya run (r) berada diantara nilaipada tabel FI dan FII (p. 304 & 305)Perhitungan:Hasil percobaan tersebut terdiri atas 12 Run (r = 12)MM B MMM BBB M B M BB MM B MM1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11B12Banyaknya M adalah 11 (n1 = 11)Banyaknya B adalah 9 (n2 = 9)Dari tabel harga-harga kritis r (tabel Tes Run)diperoleh FI = 6 dan FII = 16Kesimpulan:Karena r = 12 berada diantara 6 dan 16, maka Hoditerima, artinya urutan muncul M dan muncul B acak