p3k bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

43
P3K Bahan Kimia di Laboratorium Oleh : Ayu Yuliani Putri Hendrawan 121012 Bela Wulandari 121013 Miftahul Fauziah 121035 Novi Yanti Dwi Gita Sari 121038 Sintya Dewi 121045

Upload: putuariardika

Post on 26-Dec-2015

298 views

Category:

Documents


25 download

TRANSCRIPT

Page 1: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

P3K Bahan Kimia di Laboratorium

Oleh :

Ayu Yuliani Putri Hendrawan 121012

Bela Wulandari 121013

Miftahul Fauziah 121035

Novi Yanti Dwi Gita Sari 121038

Sintya Dewi 121045

Page 2: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Laboratorium adalah tempat praktikum atau

tempat untuk membuktikan

kebenaran-kebenaran suatu teori dalam ilmu

kimia

Page 3: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Bahaya yang mungkin terjadi di Laboratorium

Sumber bahaya tersebut tidak hanya berasal dari zat-zat

kimia yang ada di laboratorium tetapi juga berasal dari

kecerobohan praktikan dalam melakukan praktikum.

Tidak hanya itu kekagetan dan kepanikan yang

disebabkan oleh kecelakaan yang bersifat mendadak juga

memberikan pengaruh yang besar pada kecelakaan

tersebut.

Page 4: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan pertama pada kecelakaan kerja (FIRST AID) adalah

usaha pertolongan atau perawatan darurat pendahuluan di

tempat kerja yang diberikan kepada seseorang yang mengalami

sakit atau kecelakaan yg mendadak.

Berikut ini ada tiga hal mendasar yang harus

diidentifikasi sebelum menangani suatu kecelakaan di

laboratorium yaitu :

1)Gambaran kecelakaan, temasuk luka jika ada.

2)Sebab-sebab kecelakaan.

3)Gambaran tindakan yang harus dilakukan untuk

mencegah terjadinya kembali kecelakaan

Page 5: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Cara penanganan awal sebagai pertolongan pertama

(P3K) pada kecelakaan di Laboratorium kimia :

a) Pertolongan Pertama Pada Luka Kecil

b) Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

c) Pertolongan Pertama Jika Terjadi Percikan

d) Pertolongan Pertama Jika Terjadi Tumpahan Zat

e) Pertolongan Pertama Jika Terjadi Kebakaran

f) Pertolongan Pertama Jika Terjadi Shock Yang

Disebabkan Listrik

g) Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan

Page 6: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Kecil

Luka yang kecil tersebut harus dibersihkan

terlebih dahulu sebelum diberi obat-obatan dan

setelah itu sebaiknya ditutup atau dibalut

dengan kain atau sejenisnya.

Page 7: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

1. Luka Bakar

Luka Bakar Kimia Pada Tubuh

Luka Bakar Kimia Pada Mata

Luka Bakar Kimia Benda Panas

Luka Bakar Karena Terkena Natrium/Kalium

Luka Bakar Karena percikan Bromin

Luka Bakar Karena Fosfor

2. Luka Karena Tertusuk Benda Tajam

3. Luka Karena Senyawa Basa

4. Luka Karena Senyawa Asam

Page 8: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

Luka Bakar

Bila mungkin segera bawa korban ke rumah sakit. Bila tidak mungkin maka rendam bagian tubuh yg terbakar dalam wadah berisi air dingin. Bila luka bakar luas atau derajat berat dilakukan:Jangan tarik/menarik pakaian yang melekat di luka Jangan memberi minyak gosok, pelumas, odol atau antiseptik Jangan memecah lepuh.Jangan menolong sendiri, kirim ke rumah sakit Bila korban sadar berikan minum larutan garam (1/4 sendok teh tiap gelas 200cc), berikan satu gelas tiap jam.

Page 9: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar Luka Bakar Kimia Pada Tubuh

Bila bagian tubuh yg terkena, bilas dengan air dingin yg mengalir selama sekurang-kurangnya 10-20 menit utk mencegah kerusakan lebih jauh pad daerah yg terbakar.Per-lahan2 tanggalkan pakaian korban yg terkontaminasi sambil membilas bagian yg cedera; jaga agar penolong tdk terkontaminasi.Teruskan membilas bgn yg terkena dengan air dingin sampai rasa nyeri tidak terasa.Rujuk ke RS, utk mengurangi penderitaan korban selama pengangkutan, kompreslah luka dengan kain kasa yg dibasahi dgn air sesering mungkin.Jangan melakukan usaha : “netralisasi” pada luka bakar kimia sebab panas yg dikeluarkan akan mengakibatkan kerusakan yg lebih parah. Cairan asam kuat menyebabkan luka yg serius.Segera dibawa korban ke kamar mandi dan guyurlah beberapa kali dengan air (baik pakai shower) sampai lar. kimia bersih dari tubuh, lepaskanlah

pakaian korban. Segera periksakan ke dokter.

Page 10: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar Luka Bakar Kimia Pada Mata

Jangan biarkan korban menggosok matanya yg terkena Letakan bagian wajah yg terkena dibawah aliran air dingin shg aliran membilas wajahnya, dan tidak melewati mata yg sehat. Jika hal ini tidak memungkinkan dudukan atau baringkan korban dgn kepala mendongkrak dan miring ke arah bgn yg terkena. Tutupi mata yg sehat, perlahan buka mata yg terkena dan tuangkan air yg steril dari pembilas mata atau dari segelas air kran. Periksa kedua kelompak mata setelah dibilas + 20 menit. Jika mata tertutup karena kejang akibat rasa nyeri yg hebat, pegang kelopak mata dgn kuat, lalu dgn perlahan dibuka.Tutup mata dengan kain kasa steril, atau jika tdk tersedia, dgn bahan lain yg bersih tetapi tidak terlalu empuk.Atur pengangkutan ke RS secepat mungkin.

Page 11: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

Luka Bakar Kimia Benda Panas Luka bakar karena panas dapat terjadi akibat kontak

dengan gelas/logam panas. Jika kulit hanya memerah, olesi dengan salep minyak ikan atau levertran. Jika luka bakar diakibatkan terkena api dan si penderita merasa nyeri, tindakan yang dapat dilakukan adalah mencelupkan bagian yang terbakar ke dalam air es secepat mungkin atau dikompres agar rasa nyeri berkurang. Kemudian bawa si penderita ke dokter. Jika luka terlalu besar, hindarkan kontaminasi terhadap luka dan jangan memberikan obat apa-apa. Tutup luka dengan kain/steril yang bersih, kemudian bawa si penderita ke dokter. .

Page 12: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

Luka Bakar Kimia Karena Terkena Natrium/Kalium

Ambil logam yang menempel dengan pinset secara hati-hati, kemudian cuci kulit yang terkena zat tersebut dengan air mengalir selama kira-kira 15-20 menit. Netralkan dengan larutan asam asetat 1%, kemudian keringkan dan olesi dengan salep levertran atau luka ditutup dengan kapas steril atau kapas yang telah dibasahi dengan asam pikrat

Page 13: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

Luka Bakar Kimia Karena Percikan Bromin

Jika kulit terkena percikan atau tumpahan bromin, kulit yang terkena segera olesi dengan larutan amoniak encer (1 bagian amoniak dalam 15 bagian air) kemudian luka tersebut tutup dengan pasta Na2CO3

Page 14: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

Luka Bakar Kimia Karena Fosfor

Jika terkena kulit, kulit yang terkena dicuci dengan air sebanyak-banyaknya kemudian cuci dengan larutan CuS04 3%.

Page 15: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

2. Luka Karena Tertusuk Benda Tajam

a.Cabut benda tersebut dengan hati-hati b.Dekontaminasi lukac.Desinfeksi luka.d.Beri obat pada luka.e.Beri pembalut pada luka agar tidak

terkontaminasi f.Laporkan pada petugasg.Jika luka terlalu parah cari pertolongan medis 

Page 16: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

3. Luka Karena Senyawa Basa

Kulit hendaknya segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya, kemudian bilas dengan larutan asam asetat 1%, cuci dengan air, kemudian keringkan dan olesi dengan salep boor

Page 17: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Pada Luka Besar

4. Luka Karena Senyawa Asam

Asam yang mengenai kulit hendaknya segera dihapus dengan kapas atau lap halus, kemudian dicuci dengan air mengalir sebanyak-banyaknya. Selanjutnya cuci dengan larutan Na2CO3 1%, kemudian cuci lagi dengan air. Keringkan dan olesi dengan salep levertran.

Page 18: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Percikan

1. Pertolongan Pertama Jika Tubuh Terkena

Percikan Zat kimia

2. Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena

Percikan Asam

3. Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena

Percikan Basa

Page 19: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi PercikanPertolongan Pertama Jika Tubuh Terkena Percikan Zat kimia

a.Jangan panikb.Mintalah bantuan rekan anda yang berada didekat andac.Bersihkan bagian yang mengalami kontak langsung tersebut (cuci bagian yang mengalami kontak langsung tersebut dengan air apabila memungkinkan)

d.Bila kulit terkena bahan kimia, jangan digaruk agar tidak tersebar e.Bawa ketempat yang cukup oksigen f.Hubungi paramedik secepatnya (dokter atau rumah sakit) 

Page 20: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Percikan

2. Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena Percikan Asam

Jika terkena percikan asam encer, mata dapat dicuci dengan

air bersih, baik dengan air kran maupun penyemprotan air.

Pencucian kira-kira 15 menit terus-menerus. Jika terkena asam

pekat tindakan yang dapat dilakukan sama jika terkena asam

pekat pada umumnya. Kemudian mata dicuci dengan larutan

Na2CO3 1%. Jika si penderita masih kesakitan bawa ke

dokter.

Page 21: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Percikan

3. Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena Percikan Basa

Cucilah mata yang terkena percikan dengan air sebanyak-banyaknya, kemudian bilas dengan larutan asam borat I %. Gunakan gelas pencuci mata

 

3.

4.

Page 22: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan pertama jika terjadi tumpahan zat

• Evakuasi area yang terkontaminasi• Dekontaminasi mata dan kulit orang yang terpajan dengan segera • Laporkan pada orang yang ditunjuk (biasanya Petugas Laboratorium) yang harus mengoordinasi

tindakan yang diperlukan • Tentukan jenis tumpahan• Evakuasi semua orang yang tidak terlibat jika tumpahan mengandung zat yang berbahaya.• Amankan area yang yag terkontaminasi untuk mencegah pajanan terhadap individu lain• Sediakan pakaian pelindung yang sesuai bagi pekerja yang terlibat dalam proses pembersihan • Batasi penyebaran tumpahan.• Netralisasi atau desinfeksi tumpahan yang terkontaminasi jika memang diperlukan.• Kumpulkan semua tumpahan dan materi yang terkontaminasi (benda tajam jangan diambil dengan

tangan telanjang gunakan sapu dan pengki atau peralatan lain yang sesuai). Materi yang tumpah dan benda sekali pakai yang terkontaminasi yang digunakan untuk membersihkan harus ditempatkan pada kantong atau container yang sesuai .

• Dekotaminasi atau desinfeksi area.• Bilas area tersebut dan keringkan dengan kain pel kering• Dekontaminasi dan desinfeksi semua peralatan yang digunakan.• Lepaskan pakaian pelindung, kemudian dekontaminasi dan desinfeksi pakaian itu jika perlu.• Cari pertolongan medis jika terjadi pajanan pada materi berbahaya selama proses pembersihan.

Page 23: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan pertama jika terjadi kebakaran• Jangan panik• Ambil tabung gas Co2 apabila api masih mungkin

dipadamkan• Beritahu teman anda• Hindari menggunakan Lift• Hindari menghirup asap secara langsung• Tutup pintu untuk menghambat api membesar dengan

cepat (jangan dikunci)• Pada gedung tinggi gunakan tangga darurat

Page 24: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi

Shock Yang Disebabkan Listrik

Apabila ada kecelakaan yang disebabkan karena

aliran listrik, maka matikan arus listrik sebelum berusaha menolong korban yang terkontak dengan

arus listrik. Jika tidak memungkinkan , lindungi tangan dengan sarung tangan karet atau material atau wol kering sebelum menyentuh korban untuk

penangan selanjutnya

Page 25: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan

1. Penanganan Umum

2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan zat korosif : minyak tanah, bubuk/cairan pembersih

lantai, bensin dll.

Tertelan obat-obatan atau bahan umum lain misalnya : deterjen,

jamur, makanan beracun

Keracunan Bahan-Bahan yang tidak Diketahui

Keracunan sianida (singkong, peralatan fotografi, pada proses

fumigasi)

Keracunan gas CO2

Keracunan Melalui Mulut (Tertelan)

Page 26: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan pertama jika terjadi keracunan

• 1.penanganan umum

Bila tidak sadar : Resusitasi ABC; pemanggilan petugas pemadam kebakaran bila ada udara yang tercemar dgn asap/gas dll. ; segera cari pertolongan medis.

• Bila korban sadar: tanyakan pada korban apa yg terjadi; tentukan jenis racun; atasi sesuai dengan jenis racun.

•  

Page 27: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan

2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan zat korosif : minyak tanah, bubuk/cairan pembersih lantai, bensin dll.

1. Korban jangan dibuat muntah, bahaya bila masuk paru-paru.  2. Cuci zat yg melekat di mulut dan wajah dgn air bersih   Jangan beri

apapun lewat mulut 3. Cari pertolongan medis

Page 28: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan

2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Tertelan obat-obatan atau bahan umum lain misalnya : deterjen, jamur, makanan beracun

Sebelum memanggil pertolongan medis, kurangilah kekuatan racun dengan cara :

a.  Bila mungkin buatlah penderita muntah pada kasus racun yg tertelan b.  Encerkan racun korban diberi air minum atau larutan penyelamat (air

bersih, susu, larutan putih telur), lakukan ini sebelum mendapatkan alat penawar khusus racun.

c.  Jangan sekali-kali memberi minum pada korban yg setengah sadar, tidak sadar atau saat kejang.

d.  zat penawar yg umum: larutan sirup Ipecac, larutan hangat garam dapur menyebabkan muntah2,

e.  Cegah muntah masuk paru2: dgn cara letakkan korban dipangkuan tengkurap. Pada korban dewasa letakan kepala dan perut lebih rendah dari panggul, posisi kepala miring ke satu sisi.

f.  Cara lain membuat korban muntah: dgn cara menyentuh dinding belakang tenggorokan dgn jari atau pegangan sendok. Kemudian beri larutan garam dapur. beri larutan sampai cairan muntah bening

Page 29: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan Bahan-Bahan yang tidak Diketahui

a. Jangan merangsang muntahb. Segera cari pertolongan medis 

Page 30: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan sianida (singkong, peralatan fotografi, pada proses fumigasi)

Gejala keracunan: lidah pahit, rasa terbakar, rasa tercekik dari mulut/ hidung korban

  Segera cari bantuan medis 

Page 31: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan gas CO2 a.  Segera angkat atau seret korban (jangan biarkan korban

berjalan) ke tempat udara segar.b.  Bukalah semua pintu dan jendela c.  Bila ada henti nafas lakukan resusitasi jantung paru. Hati2

bila membuat resusitasi pernafasan buatan, udara dari mulut/hidung korban jangan sampai terisap penolong

d.  Panggil pertolongan medis e.  Bila korban kejang, taruhlah di ruang yang agak gelap dan

tidak bising.f.  Lindungi diri sendiri dari kemungkinan bahaya keracunan.

Page 32: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pertolongan Pertama Jika Terjadi Keracunan2. Penanganan Khusus Sesuai Jenis Racun

Keracunan Melalui Mulut (Tertelan) a.  Jika ada zat tertelan segera panggil dokter dan informasikan zat yang tertelan oleh

penderita. Jika penderita muntah-muntah, beri minum air hangat agar muntah terus dan mengencerkan racun dalam perut. Jika korban tidak berhasil masukkan jari ke dalam tenggorokan korban agar muntah. Jika korban pingsan, pemberian sesuatu lewat mulut dihindarkan.

b.  Segera bawa korban ke dokter/rumah sakit. c.  Jika zat beracun masuk ke mulut dan tidak sampai tertelan, beberapa tindakan

dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama. ·   Jika mulut terkena asam, kumur-kumur dengan air sebanyak-banyaknya kemudian

si penderita diberi minum air kapur atau susu untuk melindungi saluran penapasan.

·   Jika mulut terkena basa kuat, kumur-kumur dengan air sebanyak-banyaknya kemudian minum sebanyak-banyaknya, selanjutnya beri minum susu atau dua sendok teh asam cuka dalam 1/2 liter air.

·   Jika mulut terkena zat kimia lain yang beracun, si penderita diberi 2-4 gelas air atau susu dan diberi antidot yang umum dipakai dalam 1/2 gelas air hangat.

Page 33: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Zat Penawar Racun (ANTIDOTUM) Keracunan zat alkalis (bersifat basa, kaustik): mis.

Amoniak, soda pembersih, larutan kapur.

Jangan dibuat muntah Beri antidotum larutan jeruk asam atau

cuka diikuti dengan larutan putih telur 3 atau 4 butir atau minyak tumbuh2an (minyak zaitun), minyak goreng, larutan mentega atau 1 atau 2 gelas susu

Page 34: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Zat Penawar Racun (ANTIDOTUM) Keracunan zat asam (asam kuat) mis. Sulfat, nitrit,

HCL, bakteri asam Korban jangan dibuat muntahBeri secangkir susu, atau larutan 2

sendok teh soda kue. Kemudian beri larutan putih telur atau minyak sayur + ¼ gelas

Page 35: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Zat Penawar Racun (ANTIDOTUM) Keracunan minyak tanah termasuk bensin, naphtha,

cairan pembakar atau larutan yg mudah terbakar: Korban jangan dibuat muntah, bahaya

masuk paru2. Beri ½ cangkir minyak mineral. Beri

stimulan: kopi pekat atau teh, selimuti korban agar tetap hangat utk mencegah syok. Bila perlu beri pernafasan buatan

Page 36: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Zat Penawar Racun (ANTIDOTUM)

Keracunan asam karbonat (fenol,

kreosol)

Segera berikan larutan sabun atau 2 sendok

larutan garam epson. Kemudian berikan

minum air hangat atau bisa diberikan larutan

putih telur

Page 37: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Zat Penawar Racun (ANTIDOTUM)Keracunan alkohol (etil), metanol (spiritus).

.   1.Buat korban muntah   2.Berikan larutan hangat soda kue. Diikuti dgn pemberian larutan 1 sendok

teh soda kue dalam susu. 

Page 38: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Peralatan darurat yang diperlukan pada saat

kecelakaan dengan mengutamakan kecepatan yaitu :

a.Alarm Kebakaran (fire alarm) : Sebagai tanda jika

terjadi kebakaran di laboratorium.

b.Pendeteksi Asap (Smog detector) : Untuk

mendeteksi jenis asap yang ada di lab.

c.Kotak P3K (first aid) : Kotak yang berisi obat-obatan

dan perlengkapan pertolongan pertama seperti : Kain

kasa, kapas, plester, gunting, betadine, alkohol .

Page 39: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Peralatan darurat yang diperlukan pada saat kecelakaan

dengan mengutamakan kecepatan yaitu :

d. Ventilasi (ventilation) : Ventilasi ini ada 2 macam

yaitu ventilasi sentral dan ventilasi lokal, digunakan untuk

menjaga sirkulasi udara.

e. Alat dan bahan pemadam kebakaran (fire

extinguisher) : Fire extinguisher digunakan untuk

memadamkan api jika terjadi kebakaran. Fire extinguisher

ini ada 4 macam berdasarkan zat yang ada di dalamnya

dimana penggunaannya didasarkan pada material

penyebab kebakaran.

Page 40: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Peralatan darurat yang diperlukan pada saat kecelakaan dengan

mengutamakan kecepatan yaitu :

f. Pancuran Keselamatan (shower) : Shower digunakan untuk

mandi jika badan terkena tumpahan zat berbahaya.

g. Pencuci mata (eye wash) : Pencuci mata digunakan apabila

ada zat yang masuk ke mata.

h. Pintu Darurat (emergency door) : Pintu darurat digunakan

untuk evakuasi cepat dan aman menuju tempat aman atau ke luar

labor jika terjadi kebakaran atau kecelakaan lainnya.

i. Selimut Kebakaran : Selimut kebakaran merupakan selimut

yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap api. Selimut ini

digunakan apabila kita terjebak dalam kebakaran.

Page 41: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pencegahan kecelakaan harus dilakukan sedini

mungkin karena lebih mudah dan murah

dibandingkan dengan perbaikan dan

penggantian akibat kecelakaan yang sudah

terjadi apalagi kerugian akibat kebakaran dan

kematian.

Page 42: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pada dasarnya ada empat prinsip untuk membuat suatu

laboratorium bebas dan aman dari kecelakaan (accident

free operation), yaitu:

1. Semua kecelakaan sekecil apapun yang mungkin

terjadi, harus dapat dicegah sedini mungkin.

2. Lingkungan kerja termasuk bangunan, alat, sistem, dan

sarana laboratorium harus diatur sedemikian rupa

sehingga tidak akan menimbulkan bahaya kecelakaan.

3. Setiap personal yang bekerja di laboratorium harus

dilatih agar membiasakan diri bekerja secara aman, bersih

dan disiplin.

Page 43: P3K bahan kimia di lab klmpok 2.ppt

Pada dasarnya ada empat prinsip untuk membuat suatu

laboratorium bebas dan aman dari kecelakaan (accident

free operation), yaitu:

1. Semua kecelakaan sekecil apapun yang mungkin

terjadi, harus dapat dicegah sedini mungkin.

2. Lingkungan kerja termasuk bangunan, alat, sistem, dan

sarana laboratorium harus diatur sedemikian rupa

sehingga tidak akan menimbulkan bahaya kecelakaan.

3. Setiap personal yang bekerja di laboratorium harus

dilatih agar membiasakan diri bekerja secara aman, bersih

dan disiplin.