futures monthly special edition 2012

Download Futures Monthly Special Edition 2012

Post on 30-Mar-2016

222 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

majalah panduan investasi forex, stock index, komoditi, analisa pasar keuangan

TRANSCRIPT

  • January 2012 3

    FuturesMonthly Gold Outlook

    What Inside ? Editor Focus ________________________ 04 Ikuti Apa Kemauan Pasar

    Forex Market Outlook ________________ 07 Menyongsong Armageddon di Tahun Naga Air

    Stock Index Market Outlook ___________ 13 PR BESAR di Tahun Baru

    Gold Outlook _______________________ 17 Safe Haven or Risky Asset

    Daryl Guppy Analysis _________________ 28 VOLATILITAS Berlanjut Di 2012

    Opinion-Kontributor Tamu _____________ 23 Doomsday or Boomsday

    CFD Strategy _______________________ 25 Saham Primadona 2012

    Multilateral Product __________________ 28 Cpo Konsisten Tertekan

    Highlight Indonesia __________________ 30 Manfaatkan Investment Grade, Rupiah!

    Trading Strategy _____________________ 32 Gunakan Moving Averange Sebagai Titik Masuk

    Commodity Focus ___________________ 34 Fase Penuh Gejolak Bagi Minyak Mentah

    Invesment Clinic ____________________ 36 Trading dengan Elliott Wave Bagian 2

    Fundamental Analysis ________________ 38 International Trade In Goods And Services

    Central Bank Interest Rate Outlook _____ 41

    Global Economic Calendar ____________ 42

    Mr. Smart Investment ________________ 44 Trader dan Analis Ternama

    FUTURESMONTHLY Special Edition January 2012

    DISCLAIMERIsi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi, Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari artikel di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi

    Desain & Tata Letak : Thinktank-creative

    Desain Iklan : Reza Agusta

    Tahun 2011 telah kita tinggalkan dengan beragam peristiwa yang terjadi. Rangkaian peristiwa itu hendaknya bukan sekedar dipandang sebagai cerita masa lalu. Namun harus dijadikan suatu pelajaran bagi kita, terutama investor yang bertransaksi di pasar keuangan, untuk lebih jeli melihat peluang di masa depan.

    Tahun 2011 bisa disebut sebagai tahun yang penuh dengan kejutan, khususnya dalam catatan sejarah Eropa dan Amerika Serikat (AS). Beberapa negara anggota Uni Eropa terlilit hutang yang begitu besar sehingga membutuhkan bail out (dana penyelamatan). Penurunan rating kredit negara oleh lembaga pemeringkat juga makin tidak bisa dihindari. Pada bulan Agustus, Standard&Poors terpaksa menurunkan rating kredit AS dari AAA menjadi AA+ terkait penurunan kemampuan negara itu untuk membayar hutangnya. Downgrade tersebut adalah pemangkasan rating pertama bagi AS sejak 1917, padahal negara ini merupakan negara teratas dalam urusan rating hutang.

    Di sisi lain, komoditi emas sempat mencatat kenaikan fantastis sampai 35%. Namun jelang akhir tahun, gain emas tergerus perlahan-lahan. Bahkan di bulan penutupan tahun, harga logam mulia ini sempat anjlok sampai 11%. Apakah emas masih menjadi investasi yang menarik di tahun 2012? Bagaimana proyeksi lembaga keuangan ternama terhadap pergerakan emas 12 bulan ke depan? Temukan jawabannya di artikel Gold Outlook Safe Haven or Risky Asset?

    Futures Monthly edisi Januari 2012 mengedepankan topik pembahasan tentang emas. Pembaca diharapkan mendapat informasi yang berharga soal investasi emas, termasuk dari prediksi narasumber handal yang diwawancarai oleh tim redaksi Futures Monthly.

    Artikel menarik lainnya yang sayang untuk dilewatkan :

    Editor Focus Volatilitas terjadi sepanjang tahun lalu. Sentimen pasar berubah cepat dan dinamikanya bisa terjadi dalam hitungan hari. Bagaimana supaya investor bisa mengantisipasi volatilitas serupa yang kemungkinan terjadi di tahun 2012? Kami akan berbagi tipsnya dalam artikel: Ikuti Kemauan Pasar.

    Forex Market Outlook Di tengah penguatan USD tahun 2011, apakah masih ada peluang bagi major currencies lain untuk berbalik menguat? Bagaimana dengan kelanjutan krisis zona euro, makin baik atau justru bertambah parah? Semua pertanyaan ini akan dijawab pada artikel Menyongsong Armageddon di Tahun Naga Air, disertai target harga dari major currencies untuk 6 bulan mendatang.

    Opinion Anda suka melihat CNBC Asia? Jika jawabannya ya, maka Anda pasti familiar dengan sosok bernama Daryl Guppy, trader dan analis terkenal yang sering muncul dalam program CNBC Asia Squawk Box. Ia membocorkan prediksinya tentang pasar keuangan dan investasi untuk tahun 2012 pada artikel: Volatilitas Berlanjut di 2012.

    Highlight Indonesia Saat negara-negara maju khawatir dengan resesi dan perlambatan ekonomi, Indonesia mendapatkan hadiah dari penantian selama 14 tahun, yaitu predikat rating Investment Grade. Indonesia siap menantikan derasnya arus modal asing masuk ke dalam negeri tahun ini. Bagaimana prospek kinerja rupiah pasca kenaikan rating ini? Apakah makin tangguh atau masih akan didikte oleh faktor eksternal? Simak artikel: Manfaatkan Peluang Investment Grade, Rupiah!.

    Pengantar Redaksi

  • 4 January 2012

  • January 2012 5

  • 6 January 2012

    FuturesMonthly Editor Focus

    Ikuti Apa Kemauan

    Pasar

    Ariston TjendraHead of Research and Analyst Monex

  • January 2012 7

    FuturesMonthly Editor Focus

    Volatilitas harga yang tinggi tergambar saat harga suatu instrumen keuangan bergerak dalam kisaran yang sangat lebar pada suatu periode tertentu. Biasanya volatilitas pasar seperti ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:

    Keadaan ekonomi suatu negara atau global Kebijakan fiskal dan moneter Perubahan aturan trading Pergolakan politik Bencana alam Perang

    Perubahan dari faktor-faktor di atas akan menyebabkan gejolak atau volatilitas di pasar keuangan. Dinamika yang cepat dan tidak dapat diprediksi berakibat pada volatilitas tinggi. Kisaran pergerakan harga kian melebar dan kondisi seperti ini bisa terjadi dalam satu hari, satu minggu atau bahkan berbulan-bulan.

    Sepanjang tahun 2011, kekisruhan soal masalah hutang Eropa menjadi pemicu utama volatilitas pasar. Eropa selalu menjadi sorotan, terutama setiap terjadi lelang surat hutang, pidato dari para pejabat tinggi negara yang berkepentingan dan pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan untuk mencari solusi. Segala imbas dari sentimen itu, baik yang dianggap positif maupun negatif, selalu menggerakan harga secara signifikan.

    Bencana nuklir di Jepang juga membuat intensitas yang tinggi bagi fluktuaksi harga. Pergerakan Nilai tukar USD/JPY yang kalem berubah menjadi liar dan bahkan terjun bebas sebesar 700-an pip hanya dalam beberapa hari. Sebelum kurs akhirnya kembali naik 900-an pip dalam 3 pekan berselang.

    Volatilitas tinggi juga terjadi saat pemerintah maupun bank sentral menerapkan kebijakan intervensi ke pasar keuangan, seperti yang dilakukan oleh Jepang dan Swiss. Perubahan kebijakan moneter dari ketat menjadi longgar dan sebaliknya, seperti yang dilakukan oleh sejumlah bank sentral dunia, juga memberi dampak yang sama.

    Data fundamental ekonomi yang dirilis setiap hari juga seringkali memicu volatilitas, apalagi jika angka yang keluar jauh melampaui angka ekspektasi pelaku pasar. Data-data ekonomi negara-negara besar, khususnya dari negara yang tengah diguncang masalah, akan berdampak lebih besar terhadap fluktuasi harga. Contohnya Amerika Serikat (AS), yang sedang dilanda isu perlambatan ekonomi, data tenaga kerjanya seperti laporan Non-Farm Payrolls akan selalu menarik perhatian pelaku pasar. Demikian pula di zona euro, data-data yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi kerap menjadi sorotan. Pasar ingin memastikan apakah data dari zona euro, yang bermasalah dengan krisis hutang, benar-benar memberi pengaruh negatif terhadap performa ekonominya.

    Pergerakan harga emas dan perak juga tidak luput dari volatilitas, terutama ketika bursa komoditas COMEX mengubah aturan persyaratan marjin. Kisaran pergerakan emas yang selama ini hanya sekitar $20 per hari berubah menjadi sekitar $20-60 per hari.

    Tidak berbeda dengan tahun lalu, tampaknya isu penyelesaian krisis hutang Eropa masih menjadi penggerak utama volatilitas tahun ini. Mengingat hingga akhir 2011 lalu, belum ditemukan solusi komprehensif yang mampu memuaskan investor dan pelaku pasar. Saat-saat dimana surat hutang negara Eropa masuk masa jatuh tempo adalah momen ketika volatilitas bertambah besar. Potensi penurunan peringkat hutang secara massal untuk negara-negara Eropa dan perbankannya oleh tiga lembaga pemeringkat hutang dunia yakni S&Ps, Moodys dan Fitch, tentu akan semakin mendramatisasi pergerakan harga.

    Spekulasi pelonggaran moneter juga menjadi isu utama penggerak volatilitas. Mulai dari Bank sentral AS, dengan kemungkinan pelonggaran kuantitatif

    Tahun 2011 lalu, pasar keuangan bergerak dengan volatilitas tinggi tanpa menghasilkan suatu tren yang stabil. Beberapa bulan sebelum akhir tahun, pasar juga masih menyuguhkan volatilitas yang tinggi. . Dan volatilitas yang tinggi terkadang mengejutkan para pelaku pasar.

    Tidak berbeda dengan tahun lalu, tampaknya isu penyelesaian krisis hutang Eropa masih menjadi penggerak utama volatilitas tahun ini

  • 8 January 2012

    FuturesMonthly Editor Focus

    ketiganya maupun bank sentral Eropa, dengan kemungkinan pemangkasan suku bunganya sekali lagi di kuartal pertama. Dan beberapa bank sentral utama dunia, seperti Inggris dan Australia, kemungkinan memangkas suku bunga apabila keadaan ekonomi memburuk.

    Volatilitas pergerakan harga memang ditunggu oleh para pelaku pasar terutama yang memiliki horison jangka pendek. Pelaku pasar dapat memperoleh banyak kesempatan dari volatilitas. Potensi yang mungkin berbahaya adalah perubahan arah dan volatilitas yang melonjak tinggi secara mendadak, jauh di atas rata-rata harian.

    Berikut ini adalah beberapa tips untuk berhasil melewati kondisi pasar dengan volatilitas tinggi:

    Ubah persepsi, ikuti pasar

    Pelaku pasar biasanya sudah memiliki analis