futures monthly march 2013 72 edition

Download Futures Monthly March 2013 72 Edition

Post on 16-Mar-2016

221 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Majalah panduan investasi bursa berjangka monex investindo futures yang membahas outlook dan analisa forex, indeks saham, emas, rupiah

TRANSCRIPT

  • Dollar AS Masih Favorit Monex Investor Club 2013

    Peluang Buy on DipsMajor Currencies18 0704

    Trading Strategy....................... 32Automated Trading................... 34Investment Clinic...................... 36Fundamental Analysis .............. 38

    Editor Focus

    Ekonomi Membaik,Emas Berbalik 16Gold Outlook

    Liputan Khusus Forex Market Outlook

    KonsolidasiPasca Rally 11Stock Index Market Outlook

    72nd Edition Maret 2013

    Rupiah TerbenturTembok Deposit 30Highlight Indonesia

    MIC

  • Pengantar RedaksiDear Pembaca Futures Monthly yang budiman,Ekspektasi terhadap pemulihan ekonomi global mendorong investor untuk memilih aset investasi yang lebih mengandung risiko. Harga saham-saham Amerika Serikat melambung ke titik tertinggi sehingga indeks Standard and Poors 500 sukses merangsek ke posisi yang tidak pernah terlihat sejak Oktober 2007 lalu. Sementara saham-saham Asia juga berhasil mencetak level tertinggi dalam 18 bulan terakhir. Di pasar valuta asing, Yen Jepang menjadi buah bibir investor terkait pelemahan nilai tukarnya yang drastis. Kebijakan

    stimulus pemerintah dan penetapan target inflasi 2% telah melemahkan kinerja mata uang dari negara ekonomi terbesar ke-tiga dunia ini. Devaluasi valuta Jepang dianggap tidak fair oleh beberapa negara sehingga muncul lagi wacana kemunculan Currency Wars atau perang mata uan antar negara.Optimisme pelaku pasar terhadap momentum perbaikan ekonomi global tidak menguntungkan bagi investor yang menyimpan safe haven. Harga emas bergerak bearish karena beberapa investor besar dikabarkan memangkas saham mereka di aset ekuitas berbasis emas. Namun di sisi lain penurunan ini kerap dianggap sebagai berkah bagi investor karena mereka dapat membeli emas di harga yang lebih murah. Dari dalam negeri, mata uang Rupiah masih asyik bertengger di level rendahnya terhadap US Dollar. USD/IDR seakan mematok harga di harga 9600-9700 dan enggan bergeser dari range tersebut. Masalah defisit perdagangan masih menjadi faktor negatif bagi investor dan Rupiah makin sulit menguat di tengah munculnya spekulasi pasar NDF ( Non-deliverable forward). Bank Indonesia telah mengambil langkah cepat dengan menunjuk beberapa bank untuk membuat referensi harga rupiah, meski sejauh ini efeknya belum terasa. Masih banyak lagi ulasan menarik yang kami sajikan dalam Futures Monthly edisi Maret 2013. Selamat membaca dan semoga informasi di dalamnya bisa mendukung keputusan transaksi anda. Salam INSPIRE,Johanness GintingPemimpin Redaksi

    PENDIRIMONEX INVESTINDO FUTURES

    PENASEHATSamuel Semarun

    PEMIMPIN UMUMFerhad Annas

    PEMIMPIN REDAKSIJohannes Ginting

    EDITORAriston Tjendra

    KOORD PROMOSIEvi Pane

    KONTRIBUTORTim Research & Analyst

    Tim Education

    COPYWRITERDimas Reza

    MEDIA RELASIOmegawati

    DESIGN GRAFIS & LAYOUTPooja Bahirwani

    DESIGN GRAFIS & IKLAN Reza Agusta

    Creasionbrand

    SEKRETARIAT REDAKSI & SIRKULASILanny BlankersSelviyani Putri

    ALAMAT REDAKSIMenara Ravindo, Lt.8, Jl. Kebon Sirih Kav.75

    Jakarta 10340, Phone : 021 - 315 0607

    EMAILfuturesmonthly@mifx.com

    PERCETAKANTempPrint Jakarta

    Futures Monthly adalah majalah majalah edukasi yang membahas industri bursa berjangka. Media bulanan ini diterbitkan secara mandiri oleh Monex Investindo Futures yang mengulas perkembangan terkini pasar komoditi, indeks saham, valuta asing dan saham CFD serta

    artikel menarik lainnya disertai analisa yang tajam dan akurat.

    FUTURES MONTHLY 72 Edition March 2013nd

    Kantor Cabang Monex :Jakarta Bogor Bandung Cirebon

    Purwokerto Tegal Yogyakarta Solo Semarang Surabaya Denpasar

    Pontianak Medan Batam PekanbaruUntuk Alamat lengkap dapat dilihat

    pada website Monex:www.mifx.com

    Isi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi, Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari artikel

    di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.

    DISCLAIMER

  • Whats inside?

    11 Stock Index Market Outlook Konsolidasi pasca rally

    15 Liputan khusus Monex M.A.D Peresmian rumah baca SD swasta Santo Paulus Onan Runggu, Samosir

    16 Gold Outlook Ekonomi membaik, Emas berbalik

    21 Commodity Focus Fase Kelam si Emas Hitam

    36 Investment Clinic Lebih Focus Pada Risiko dan Modal

    38 Fundamental Analysis Fundamental Ekonomi

    Update - 2013

    40 Trading Rule Indeks

    41 Central Bank Interest Outlook

    42 Global Economic Calendar

    44 Mr. Smart Investment

    23 Multilateral Product Panen Sentimen Negatif

    Ext.2 Liputan Khusus Tedja Widjaja Imaginasi Berbuah Prestasi

    25 CFD Strategy Koreksi atau Rally (lagi) ?

    28 Famous Person Jim Rogers

    30 Highlight Indonesia Rupiah terbentur Tembok Deposit

    32 Trading Strategy Trading AUD/USD Pasca Rilis Berita

    34 Automated Trading Memaksimalkan Sistem Robot tanpa Menghambat Kinerja Trading

    Editor FocusDollar AS masih jadi favorit

    04

    Liputan Khusus MIC 2013

    18

    Forex Market OutlookPeluang Buy On Dips Major Currencies 07

  • EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi Maret 2013Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Nilai tukar Dollar Amerika Serikat kembali menguat sepanjang bulan lalu. Per tanggal 20 Februari 2013, indeks Dollar tercatat mengalami kenaikan sebesar 2.35% sejak penutupan terakhir di bulan Januari. Performa solid Dollar AS menggambarkan bahwa aset ini masih menjadi favorit investasi bagi pelaku pasar.

    Dollar AS Masih Favorit

    Dollar mengalami pelemahan di bulan Januari 2013, tepat setelah kesepakatan fiscal cliff Amerika Serikat (AS) tercapai. Penurunan performa the Greenback sejalan dengan perubahan sentimen pasar keuangan, di mana pelakunya mulai beralih kepada instrumen-instrumen yang lebih berisiko dan mampu memberikan imbal hasil tinggi (risky asset). Fakta ini

    bisa dilihat dari kenaikan indeks-indeks saham baik di AS, Asia maupun wilayah Eropa, yang notabene sedang terkena krisis. Tidak hanya aset ekuitas, harga beberapa komoditi logam dan energi juga turut mengalami kenaikan. Minat pelaku pasar terhadap aset berisiko disebabkan oleh adanya persepsi bahwa perekonomian dunia sudah mulai4 Futures Monthly www.mifx.com

    menunjukkan pemulihan yang stabil. Terlebih lagi, negara perekonomian terbesar dunia, AS, berhasil menyelesaikan masalah jurang fiskal yang membelitnya. Data-data ekonomi dari kawasan epidemi krisis, Eropa, sepanjang Januari juga menunjukkan sedikit perbaikan, meski masih berkontraksi, terutama untuk data aktivitas manufaktur dan sektor jasa. Akan tetapi memasuki pertengahan Februari, euforia risk sentiment terlihat mulai pudar. Dollar kembali menunjukkan taringnya, seakan tidak ingin kehilangan peminat. Terdapat beberapa faktor yang memicu kembali penguatan kurs Dollar. Pertama adalah persepsi positif para pelaku pasar terhadap pemulihan kesehatan ekonomi AS. Serangkaian data ekonomi AS yang dirilis antara Januari dan Februari lalu mencerminkan tanda-tanda kemajuan. Hal ini berbeda dengan apa yang terlihat di wilayah Eropa, di mana sinyal pemulihan masih belum jelas. Efek dari krisis hutang kawasan tercermin pada kondisi kesehatan ekonomi negara-negara Eropa yang buruk. Alhasil persepsi positif pelaku pasar terhadap kesehatan ekonomi AS membuat aset-aset Dollar tetap diminati oleh investor. Gambaran ini tercermin dari indeks aktivitas manufaktur dan jasa di zona euro yang masih berada di zona kontraksi di bawah angka 50. Sementara

  • EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi Maret 2013

    Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    indeks aktivitas manufaktur dan jasa AS sudah berada di area ekspansi di atas angka 50 selama 2 bulan beruntun. Selain itu, persepsi negatif zona euro diperburuk oleh angka GDP yang tercatat berada di zona negatif selama 3 bulan beruntun yang artinya sudah mengalami masa resesi. Sementara meski GDP AS kuartal ke-4 masuk ke zona negatif, namun masih bisa beralasan masalah jurang fiskal, yang kini sudah selesai, menjadi penyebabnya.Faktor kedua adalah prospek kebijakan stimulus dari bank sentral AS. Notulen atau minutes rapat kebijakan moneter Federal Reserve Bank pada tanggal 29-30 Januari 2013 memperlihatkan adanya perdebatan soal www.mifx.com Futures Monthly 5

    Alhasil persepsi positif pelaku pasar terhadap kesehatan ekonomi AS membuat aset-aset Dollar tetap diminati oleh investor.

    efektivitas stimulus yang digelontorkan saat ini terhadap pemulihan ekonomi dalam negeri. Evaluasi program stimulus akan dilakukan dan hasilnya bisa bermuara pada dihentikannya stimulus tanpa menunggu perkembangan bagus dari sektor tenaga kerja Amerika. Konklusi tersebut bertentangan dengan pernyataan Gubernur Fed, Ben S. Bernanke, sebelumnya pada rapat kebijakan moneter bulan Januari. Kala itu ia menyatakan bahwa Fed akan mempertahankan program stimulus pembelian obligasi sampai target tingkat pengangguran 6,5% tercapai.

    Sumber : Thomson Reuters

  • EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi Maret 2013Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Pengucuran stimulus yang gencar dijalankan bank-bank sentral di luar the Fed membantu kinerja nilai Dollar AS karena mata uang lainnya terdepresiasi akibat kebijakan tersebut.

    6 Futures Monthly www.mifx.com

    Stimulus dapat diartikan sebagai penambahan likuiditas ke dalam sistem keuangan. The Fed memberlakukan kebijakan ini untuk menambah