futures monthly april 73 edition

Download Futures Monthly April 73 Edition

Post on 28-Mar-2016

226 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Majalah panduan investasi bursa berjangka monex investindo futures

TRANSCRIPT

  • Dow Jones vs Emas Ken Dean Lawadinata

    Nasib Dollar di Kancah Perang Valuta Global18 0704

    Trading Strategy....................... 32Automated Trading................... 34Investment Clinic...................... 36Fundamental Analysis .............. 38

    Editor Focus

    Emas Berjuang,Putar Haluan 16Gold Outlook

    Wawancara Eksklusif Forex Market Outlook

    Rally Terusik SinyalKrisis Baru 11Stock Index Market Outlook

    73rd Edition April 2013

    Kerikil ituBernama Inasi 30Highlight Indonesia

    CEO - Kaskus

  • Pengantar RedaksiDear Pembaca Futures Monthly yang budiman,Benua Eropa kembali memberi kejutan kepada pelaku pasar keuangan global di bulan Maret 2013. Kabar negatif muncul dari negara Siprus, yang terpaksa mengajukan permohonan bailout kepada Uni Eropa untuk meringankan beban hutangnya. Sebagai timbal balik dari pengucuran dana talangan 10 miliar Euro, nasabah bank-bank Siprus yang menyimpan dana di atas 100 ribu Euro dipaksa menerima kerugian dari pungutan pajak deposito dalam jumlah yang sangat besar. Prasyarat itu mau tidak mau harus dipatuhi karena Siprus perlu menaikkan rasio modalnya sesegera mungkin jika tidak ingin bangkrut. Siprus memang hanya sebuah negara kecil di benua biru namun derita yang dialaminya berpotensi menimbulkan dampak besar di masa depan. Bukan tidak mungkin akan ada negara lain di kawasan Eropa yang ikut mengadopsi kebijakan serupa sehingga investor memilih hengkang dari wilayah itu. Namun untuk sementara waktu kekhawatiran soal krisis Siprus memudar setelah Uni Eropa setuju untuk memberikan bantuan.Dari negeri Paman Sam, kepala bank sentral menegaskan lagi komitmennya terkait program penggelontoran stimulus. Pelonggaran moneter dipastikan berlangsung terus selama tingkat pengangguran masih di atas 7%. Harapan exit strategy dalam waktu dekat belum akan terwujud karena sikap the Fed mengindikasikan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih rentan. Sementara itu, bursa saham dunia telah membukukan gain besar di kuartal perdana tahun ini. Baik indeks Amerika Serikat maupun Asia sukses mengukir kinerja terbaik di tengah kuatnya minat terhadap produk saham. Investor semakin percaya diri untuk masuk ke pasar aset berisiko karena sinyal pemulihan ekonomi global dan pelonggaran moneter bank-bank sentral sudah muncul ke permukaan. Simak terus perkembangan makroekonomi terbaru yang berpengaruh terhadap pergerakan indeks saham, pasar mata uang maupun harga komoditi dunia. Cermati juga proyeksi teknikal bagi masing-masing produk berjangka, yang dapat bermanfaat bagi keputusan trading anda di bulan April ini. Semua hanya di Futures Monthly.

    Salam INSPIRE,Johannes GintingPemimpin Redaksi

    PENDIRIMONEX INVESTINDO FUTURES

    PENASEHATSamuel Semarun

    PEMIMPIN UMUMFerhad Annas

    PEMIMPIN REDAKSIJohannes Ginting

    EDITORAriston Tjendra

    KOORD PROMOSIEvi Pane

    KONTRIBUTORTim Research & Analyst

    Tim Education

    COPYWRITERDimas Reza

    MEDIA RELASIOmegawati

    DESIGN GRAFIS & LAYOUTPooja Bahirwani

    DESIGN GRAFIS & IKLAN Reza Agusta

    Creasionbrand

    SEKRETARIAT REDAKSI & SIRKULASILanny BlankersSelviyani Putri

    ALAMAT REDAKSIMenara Ravindo, Lt.8, Jl. Kebon Sirih Kav.75

    Jakarta 10340, Phone : 021 - 315 0607

    EMAILfuturesmonthly@mifx.com

    PERCETAKANTempPrint Jakarta

    Futures Monthly adalah majalah majalah edukasi yang membahas industri bursa berjangka. Media bulanan ini diterbitkan secara mandiri oleh Monex Investindo Futures yang mengulas perkembangan terkini pasar komoditi, indeks saham, valuta asing dan saham CFD serta artikel

    menarik lainnya disertai analisa yang tajam dan akurat.

    FUTURES MONTHLY 73 Edition April 2013rd

    Kantor Cabang Monex :

    Jakarta Bogor Bandung Cirebon Purwokerto Tegal Yogyakarta Solo

    Semarang Surabaya Denpasar Pontianak Medan Batam Pekanbaru

    Untuk Alamat lengkap dapat dilihat

    pada website Monex:www.mifx.com

    Isi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi, Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari

    artikel di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.

    DISCLAIMER

  • Whats inside?

    11 Stock Index Market Outlook Rally Terusik Sinyal Krisis Baru

    15 Liputan khusus Monex M.A.D Perpustakaan Inklusif dan Bakti Sosial

    16 Gold Outlook Emas Berjuang, Putar Haluan

    34 Automated Trading Indikator DiNapoli Levels

    36 Investment Clinic Stochastic Trader

    38 Fundamental Analysis Fundamental Ekonomi

    Update - 2013

    40 Trading Rule

    41 Central Bank Interest Outlook

    42 Global Economic Calendar

    21 Commodity Focus Ketidakpastian Selimuti Prospek Emas Hitam

    23 Multilateral Product Minyak Sawit Kehabisan Katalis

    25 CFD Strategy The Show Must Go On!

    28 Famous Person Alexander Elder

    30 Highlight Indonesia Kerikil itu Bernama Inflasi

    32 Trading Strategy Indikator Awan Penuntun Pasar

    Editor FocusDow Jones vs Emas 04

    Wawancara EksklusifCEO KASKUS 18

    Forex Market OutlookNasib Dollar di Kancah Perang Valuta Global 07

  • EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi April 2013Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Belakangan ini kita melihat indeks-indeks saham global mengalami penguatan yang signifikan. Beberapa di antaranya bahkan sukses menciptakan rekor tertinggi baru. Penguatan pasar saham tentunya menimbulkan pertanyaan di benak pelaku investasi, apakah ekonomi dunia sudah membaik? Dan akankah penguatan ini bertahan hingga akhir tahun 2013?

    Dow Jones Vs Emas

    Indeks saham acuan Amerika Serikat (AS), Dow Jones Industrial Average atau lebih dikenal dengan sebutan Dow Jones serta dua indeks utama lainnya yaitu S&P 500 dan Nasdaq, masing-masing mendekati level tertingginya sepanjang masa dan bahkan berhasil menciptakan rekor tertinggi baru. Indeks saham, yang masuk dalam kategori aset

    berisiko, menggambarkan sentimen yang terjadi di pasar keuangan beberapa waktu terakhir. Dimana sentimen para pelaku pasar sudah berubah menjadi risk appetite (minat terhadap risiko). Investor sudah mulai berani mencari peruntungan yang lebih besar dengan masuk ke aset-aset berisiko.

    4 Futures Monthly www.mifx.com

    Tabel 1. Penutupan Harga Nov 2012-Mar 2013

    Sumber: Thomson Reuters

    Pandangan di atas cukup beralasan mengingat emas, yang selama ini dianggap sebagai aset pengaman, harganya mengalami tekanan selama beberapa bulan terakhir. Harga spot emas terus turun sejak menyentuh level $1790-an per troy ons tahun lalu hingga ke kisaran $1554 per troy ons pada bulan Februari 2013 dan saat ini sedikit menguat ke $1600. Artinya, ada peralihan portofolio dari emas ke saham atau dari safe-haven asset ke risky asset.Sentimen risk on risk off seperti ini selalu terjadi di pasar keuangan. Kondisi di mana risk off mendominasi pasar terjadi saat koreksi tajam menerpa indeks saham AS di bulan Juli-September 2011 dengan total penurunan untuk Dow Jones sebesar 12.57%, S&P 500 terjerembab sampai 15% dan Nasdaq turun sebanyak 8.08%. Sebaliknya pada periode yang sama, harga emas mencatat kenaikan total sebesar 9.59%. Penyebab utama dari perubahan pola investasi tersebut adalah kekhawatiran pelaku pasar yang timbul dari rangkaian peristiwa ekonomi seperti:1. Penurunan peringkat hutang AS oleh agensi rating S&P.2. Negosiasi kenaikan batas hutang AS yang menemui jalan buntu.3. Kisruh dalam pencarian solusi krisis hutang Eropa.4. Sinyal perlambatan ekonomi China.

  • EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi April 2013

    Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Jika ditarik ke belakang, kondisi risk off juga terjadi saat krisis keuangan 2008 yang ber-episentrum di AS sedang hangat-hangatnya. Sekitar bulan Oktober 2008 hingga Februari 2009, indeks saham AS mengalami penurunan yang sangat tajam. Dow Jones dan S&P 500 jatuh lebih dari 40% sementara Nasdaq terkoreksi sekitar 33%. Dan apa yang terjadi dengan emas? Harga emas justru menguat hampir 11%!Kini kita lihat Dow Jones menguat dan emas tetap melemah meskipun mulai sedikit ada penguatan. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya yaitu:1. AS berhasil melewati risiko fiscal cliff.2.Bank Sentral AS masih mempertahankan dan menambah kebijakan stimulus.3. Pendapatan korporasi-korporasi AS mencapai rekor tertinggi.

    4. Adanya sinyal perbaikan ekonomi AS.Menjelang akhir kuartal IV 2012 lalu, sempat terjadi penurunan indeks Dow Jones dan di saat yang bersamaan terjadi kenaikan harga emas akibat munculnya kekhawatiran pasar terhadap masalah fiscal cliff. Pasar khawatir fiscal cliff ini akan merontokkan perekonomian AS dan menurunkan profitabilitas perusahaan-perusahaan di negara itu. Tetapi setelah tercapai kesepakatan di parlemen pada awal tahun ini, indeks saham mulai menunjukkan tajinya kembali.Momentum penguatan indeks saham AS juga didukung oleh kebijakan stimulus bank sentralnya. Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Bank Sentral AS, Ben S. Bernanke menegaskan kembali komitmen untuk membantu pemulihan ekonomi AS melalui stimulus moneter. Federal Reserve kini setiap

    www.mifx.com Futures Monthly 5

    Bagusnya rapor pendapatan korporasi AS menjadi salah satu alasan mengapa bursa saham menjadi sasaran untuk berinvestasi.

    Grafik 1. Dow Jones Vs Emas

    Sumber: Thomson Reuters

    bulannya menggelontorkan dana sebesar $85 miliar untuk membeli obligasi jangka panjang pemerintah dan surat berharga berbasis kredit perumahan. Volume likuiditas yang berlimpah tentu