futures monthly december 2012 69 edition

Download Futures Monthly December 2012 69 Edition

Post on 21-Mar-2016

227 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Majalah panduan investasi bursa berjangka dan komoditi, forex, indeks saham, harga emas, minyak mentah, monex investindo futures

TRANSCRIPT

  • www.mifx.com

    Untuk Alamat Lengkap dapat dilihatpada website Monex :www.mifx.com

    Kantor Cabang Monex :Jakarta | Bogor | Bandung | Cirebon

    Purwokerto | Tegal | Yogyakarta | SoloSemarang | Surabaya | Denpasar | Pontianak

    Medan | Batam | Pekanbaru

    Pengantar RedaksiDear pembaca Futures Monthly yang budiman,

    Time Flies so fast dan tanpa terasa kita sudah berada di bulan terakhir tahun 2012. Beragam masalah datang dan pergi di pasar keuangan. Yunani yang sempat hilang dari rangkaian diskusi petinggi Eropa kembali muncul akhir-akhir ini terkait kesepakatan bail out lanjutan.

    Negara ini terancam gagal bayar jika dana talangan tidak segera diberikan. Sementara, perekonomian zona Eropa resmi jatuh ke dalam fase resesi di kuartal III tahun ini.

    Fiscal Cliff atau jurang fiskal menjadi salah satu berita yang paling banyak disorot menjelang tutup tahun. Mengapa? Karena masalah jurang fiskal akan berdampak serius terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) ke depannya. Pada tanggal 31 Desember 2012, kebijakan pemotongan pajak akan berakhir dan per 1 Januari 2013, warga Amerika akan dikenakan pajak sebesar 2%. Kenaikan pajak bukanlah suatu kebijakan yang disukai baik oleh pengusaha maupun masyarakat. Namun di sisi lain, pemerintah AS dituntut untuk memangkas belanja negara dalam jumlah besar guna mengurangi defisit yang terlanjur menggunung. Di dalam kongres, partai demokrat menginginkan pemangkasan belanja melalui kenaikan pajak. Sementara partai Republik sebaliknya, memilih untuk memotong belanja negara tanpa menaikkan pajak. Sebuah situasi yang rumit bukan?

    Di bulan terakhir 2012, Futures Monthly banyak membahas kedua topik di atas dan dampaknya terhadap perekonomian serta harga-harga instrumen keuangan. Semoga ulasannya dapat memberi banyak informasi berharga bagi pembaca dan sekaligus menambah wawasan kita soal ekonomi global.Selamat membaca!

    Salam

    Johannes GintingPemimpin Redaksi

    FUTURESMONTHLY 69th Edition December 2012

    Isi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi, Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun

    berdasarkan isi dari artikel di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.

    DISCLAIMER

    Futures Monthly adalah majalah edukasi yang membahas industri bursa berjangka. Media bulanan ini diterbitkan secara mandiri oleh Monex Investindo Futures yang mengulas

    perkembangan terkini pasar komoditi, indeks saham, valuta asing dan saham CFD serta

    artikel menarik lainnya disertai analisa yang tajam dan akurat.

    PEMIMPIN REDAKSIJohannes Ginting

    EDITORAriston Tjendra

    COPYWRITERDimas Reza

    KONTRIBUTORTim Research & Analyst

    and Tim Education

    KOORD PROMOSIEvi Pane

    MEDIA RELASIOmegawati

    DESIGN GRAFISReza Agusta

    SEKRETARIAT REDAKSI & SIRKULASILanny BlankersSelviyani Putri

    ALAMAT REDAKSI Menara Ravindo, Lt.8, Jl. Kebon Sirih Kav.75

    Jakarta 10340, Phone : 021 - 315 0607

    EMAILfuturesmonthly@mifx.com

    TATA LETAKthinktank creative

    PercetakanTempPrint Jakarta

    PENDIRIMONEX INVESTINDO FUTURES

    PENASEHATSamuel Semarun

    PEMIMPIN UMUMFerhad Annas

  • What inside ?

    04

    1807

    Editor FocusOptimisme Stimulus di Akhir Tahun

    Exclusive EventMonex Investindo FuturesBEST of the BEST 2012

    Forex MarketOutlookHati-Hati, Ekonomi Tidak Pasti!

    25 | CFD Strategy

    Memancing Labadi Saham China

    11 | Stock Index Market Outlook

    Asa Kelabu di Penghujung Tahun

    15 | Liputan Khusus Monex M.A.D

    Peresmian SMP IT Al-Qimmah, Lombok Timur : Kelas Baru, Semangat Baru!

    16 | Gold Outlook

    Mission Impossible,Emas?

    23 | Multilateral Product

    Bearish di Penghujung Tahun

    Ext. 2 | Liputan Khusus

    Tedja WidjajaImajinasi Berbuah Prestasi

    21 | Commodity Focus

    MinyakSerba Tidak Pasti

    28 | Famous Person

    Stanley Druckenmiller

    30 | Highlight Indonesia

    Menguji SoliditasRupiah

    32 | Trading Strategy

    Menentukan Daya TahanSupport & Resistance

    36 | Investment Clinic

    Big Move forsmall Position

    34 | Automated Trading

    Dimensi Baru Tampilan Harga dalam Grafik

    44 | Mr. Smart Investment

    Safe Haven

    38 | Fundamental Analysis

    The Federal ReserveBoards Beige Book

    Indeks Nikkei40 | Trading Rule

    41 | Central Bank Interest Outlook

    42 | Global Economic Calendar

  • 6 l Futures Monthly www.mifx.com

    EDITOR FOCUSFutures Monthly Edisi December 2012

    Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Optimisme Stimulusdi Akhir Tahun

    Menjelang akhir tahun 2012, rangkaian peristiwa muncul sebagai penggerak pasar mulai dari pelaksanaan pilpres dan perkembangan isu jurang fiskal di Amerika Serikat, masalah bailout Yunani, transisi kekuasaan China hingga percepatan pemilu di Jepang. Efek positif maupun negatif dari peristiwa-peristiwa ini terhadap pasar keuangan diperkirakan belum akan pudar hingga akhir tahun.

    Pemilihan umum di Amerika Serikat (AS) berlangsung sukses dan menghasilkan nama Barrack Obama sebagai presiden untuk 4 tahun ke depan. Kemenangan Obama cukup melegakan pelaku pasar, yang sudah berasumsi bahwa kebijakan stimulus tidak akan hilang di bawah pemerintahan Partai Demokrat. Optimisme tersebut memberikan sentimen positif bagi pergerakan risk instruments seperti saham, komoditi dan mata uang

  • www.mifx.com Futures Monthly l 7

    69th EditionEDITOR FOCUS - December 2012Futures monthly edisi December 2012

    Ariston Tjendra - Head of Research and Analyst Monex

    Sementara itu di benua lainnya, Eropa masih bergelut dengan krisis hutang berkepanjangan. Perkembangan terbaru menyebut bahwa proposal penghematan anggaran Yunani telah disetujui oleh Uni Eropa dan negara tersebut bahkan mendapat tambahan waktu 2 tahun hingga 2016 (dari sebelumnya 2014) untuk menurunkan defisit

    Kemungkinan para pengambil kebijakan di AS akan mencapai kesepakatan untuk mengatasi masalah Fiscal Cliff di bulan Desember ini

    anggaran hingga sesuai target 2%. Kebijakan Uni Eropa membuka jalan bagi Yunani untuk memperoleh dana bailout ke-2 di tahap pertamanya, yakni sebesar 31,5 miliar Euro. Persetujuan proposal Yunani oleh Uni Eropa dan pengucuran dana bailout ke Yunani akan memberikan sentimen positif ke pasar keuangan.

    Namun persoalan Eropa bukan hanya Yunani, tetapi ada yang lebih besar lagi yaitu perlambatan ekonomi di dalam kawasan. Data ekonomi terakhir menunjukkan bahwa ekonomi zona euro, secara teknis sudah memasuki masa resesi

    berimbal hasil tinggi. Padahal beberapa hasil polling sebelumnya mengatakan bahwa kandidat Republik, Mitt Romney-lah yang lebih disukai oleh pasar keuangan.

    Setelah pemilu AS usai, pelaku pasar langsung mengalihkan perhatian kepada penyelesaian jurang fiskal Amerika. Apabila gagal dituntaskan dalam waktu cepat, jurang fiskal berpotensi mengurangi insentif sekitar $600 miliar ke

    dalam sistem perekonomian dan menyebabkan negara ini langsung masuk ke masa resesi. Kekhawatiran terhadap masalah ini menyurutkan minat investasi bisnis di AS. Demi mengantisipasi penurunan tingkat permintaan dan aktivitas bisnis karena jurang fiskal, banyak perusahaan besar menahan investasi mereka ke proyek-proyek penting. Indeks Dow Jones bahkan langsung merosot hingga 5,2% selama 8 hari pasca terpilihnya Obama.

    Investor melihat penyelesaian masalah jurang fiskal akan berlarut-larut dan kemungkinan tidak selesai tepat waktu. Peta kekuatan politik yang berimbang di parlemen, di mana Republik memegang mayoritas kursi DPR dan Demokrat memegang mayoritas kursi Senat, akan menjadi penyebab alotnya negosiasi untuk mencapai kata sepakat. Namun pembicaraan terakhir yang dilakukan Obama dengan keempat pemimpin Kongres (yaitu pemimpin mayoritas dan minoritas Senat dan DPR), dilaporkan berlangsung konstruktif. Harga-harga instrumen berisiko ikut naik karena sentimen positif dari pemberitaan ini. Kemungkinan para pengambil kebijakan di AS akan mencapai kesepakatan untuk mengatasi masalah Fiscal Cliff di bulan Desember ini. Dan ini akan positif untuk instrumen beresiko.

  • 8 l Futures Monthly www.mifx.com

    EDITOR FOCUS - December 2012Futures monthly edisi December 2012

    Ariston Tjendra - Head of Research and Analyst Monex

    karena selama dua kuartal berturut-turut pertumbuhannya negatif. Pada kuartal II 2012, pertumbuhan ekonomi zona euro minus 0,2% sementara pada kuartal III minus 0,1%. Hingga saat ini, sebanyak 5 negara zona euro telah resmi memasuki masa resesi yaitu Yunani, Spanyol, Italia, Portugal dan Siprus. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di dua negara terbesar zona euro yakni Jerman dan Prancis tidak terlalu mengesankan. Ekonomi Jerman hanya tumbuh 0,2% pada kuartal III setelah di kuartal sebelumnya tumbuh 0,3%. Sementara ekonomi Prancis tumbuh 0,2% pada kuartal III setelah di kuartal sebelumnya tercatat negatif 0,1%.

    Perlambatan ekonomi di kawasan euro juga tercermin dari tingginya tingkat pengangguran dan turunnya aktivitas di sektor manufaktur dan jasa. Tingkat pengangguran zona euro meroket hingga level 11,6%, sedangkan aktivitas manufaktur dan sektor jasanya memasuki fase kontraksi alias tidak bertumbuh sejak

    Agustus 2011. Dengan angka-angka pertumbuhan yang rendah, kawasan zona euro terus berupaya mencari solusi yang terbaik bagi krisis hutang yang mereka hadapi saat ini.

    Kawasan Asia tidak ketinggalan memberi dampak signifikan terhadap pergerakan pasar keuangan global. Beberapa peristiwa terakhir seperti pergantian kepemimpinan di China, pembubaran parlemen di Jepang dan aksi stimulus menjadi isu penting penggerak pasar.

    Suksesi kepemimpinan China yang