futures monthly

Download Futures Monthly

Post on 31-Mar-2016

212 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Futures Monthly, now in your hand

TRANSCRIPT

  • Peluang di TengahVolatilitas Tinggi

    Andrew HallThe Sucessful Oil Trader

    Peralihan Fokus Dollar dari QE ke Pertumbuhan Ekonomi

    28

    07

    04

    Highlight Indonesia................... 30Trading Strategy........................ 32 Automated Trading................... 34 Investment Clinic...................... 36

    Editor Focus

    Tapering Delay,Emas Rally? 16Gold Outlook

    Famous Person

    Forex Market Outlook

    Ujian Besar dari Isu Tapering dan Geopolitik 11Stock Index Market Outlook

    79th Edition October 2013

    Monex on Bloomberg TV 03Exclusive Program

  • Pengantar RedaksiDear Pembaca Futures Monthly yang budiman, Federal Reserve Bank memutarbalikkan spekulasi pasar dalam pengumuman resminya bulan lalu. Di luar dugaan, Bank Sentral Amerika Serikat itu mempertahankan kebijakan moneter longgar sekaligus menunda wacana pengurangan stimulus ekonomi. Pasca kepastian tersebut diumumkan, harga aset-aset keuangan langsung melonjak tajam. Indeks saham utama di Wall Street merangsek ke rekor tertingginya dan emas membukukan kenaikan lebih dari 4% hanya dalam satu hari perdagangan. Tidak hanya itu, kurs mata uang non-Dollar AS juga ikut terkerek naik. Sikap the Fed pasca pertemuan bulan lalu jelas telah mengubah opini pelaku pasar terhadap kinerja fundamental ekonomi Amerika Serikat. Tata kelola moneter dari bank sentral bisa jadi akan mempengaruhi strategi transaksi investor di penghujung tahun. Mereka yang berkecimpung di pasar keuangan sepertinya akan lebih berhati-hati dalam melangkah karena sentimen ekonomi bergerak sangat cepat dan dinamis. Walaupun the Fed mempertahankan komitmennya di bulan September, bukan tidak mungkin Ben S. Bernanke dan kolega kembali memberi kejutan berbeda kepada pelaku ekonomi dunia pada pertemuan berikutnya. Bagaimana cara kita menyikapi perkembangan isu moneter di Amerika Serikat? Tentunya kita tidak boleh terburu-terburu mengambil kesimpulan, seraya tetap memantau dinamika yang terjadi. Artikel Editor Focus edisi Oktober akan membantu Anda untuk melihat peluang di tengah riuhnya isu-isu fundamental. Simak juga proyeksi pergerakan harga emas, indeks-indeks saham regional dan valuta Rupiah, yang baru saja mendapat durian runtuh dari kebijakan suportif the Fed. Selamat Membaca!

    Johannes GintingPemimpin Redaksi

    PENDIRIMONEX INVESTINDO FUTURES

    PENASEHATSamuel Semarun

    PEMIMPIN UMUMFerhad Annas

    PEMIMPIN REDAKSIJohannes Ginting

    EDITORAriston Tjendra

    KOORD PROMOSIEvi Pane

    KONTRIBUTORTim Research & Analyst

    Tim Education

    COPYWRITERDimas Reza

    MEDIA RELASIOmegawati

    DESIGN GRAFIS & LAYOUTPooja Bahirwani

    DESIGN GRAFIS & IKLAN Reza Agusta

    Creasionbrand

    SEKRETARIAT REDAKSI & SIRKULASILanny BlankersSelviyani Putri

    ALAMAT REDAKSIMenara Ravindo, Lt.8, Jl. Kebon Sirih Kav.75

    Jakarta 10340, Phone : 021 - 315 0607

    EMAILfuturesmonthly@mifx.com

    PERCETAKANTempPrint Jakarta

    Futures Monthly adalah majalah majalah edukasi yang membahas industri bursa berjangka. Media bulanan ini diterbitkan secara mandiri oleh Monex Investindo Futures yang mengulas perkembangan terkini pasar komoditi, indeks saham, valuta asing dan saham CFD serta artikel

    menarik lainnya disertai analisa yang tajam dan akurat.

    FUTURES MONTHLY 79 Edition October 2013th

    Kantor Cabang Monex :

    Jakarta Bogor Bandung Cirebon Purwokerto Tegal Yogyakarta Solo

    Semarang Surabaya Denpasar Pontianak Medan Batam Pekanbaru

    Untuk Alamat lengkap dapat dilihat

    pada website Monex:www.mifx.com

    Isi Artikel ditulis hanya untuk kepentingan edukasi, Setiap transaksi yang dilakukan untuk membeli, menjual, ataupun menahan posisi dan lainnya atas suatu jenis kontrak perdagangan apapun berdasarkan isi dari

    artikel di majalah ini adalah atas pertimbangan dan keputusan pembuat transaksi.

    DISCLAIMER

  • Whats inside?

    11 Stock Index Market Outlook Ujian Besar dari Isu Tapering dan Geopolitik

    15 CSR Monex M.A.D

    16 Gold Outlook Tapering Delay, Emas Rally?

    18 Multilateral Product Mengenal sistem Perdagangan Multilateral

    21 Commodity Focus Menanti Momentum Kenaikan Baru

    34 Automated Trading Cara Membangun EA atau Robot Trading

    36 Investment Clinic Pattern Trading - Failure And Exit

    38 Fundamental Analysis Pengaruh Perang Terhadap

    Perekonomian Global

    40 Trading Rule

    41 Central Bank Interest Outlook

    42 Global Economic Calendar

    23 Multilateral Product Ekspor Vs Stock

    25 CFD Strategy Saham Pilihan - Koleksi saat Koreksi

    28 Famous Person Andrew Hall

    30 Highlight Indonesia Membangun Benteng Pertahanan Rupiah

    32 Trading Strategy Pengenalan Pivot Point dan Kalkulasi Resistance- Support di Pasar Keuangan

    Editor FocusPeluang di Tengah Volatilitas tinggi 04

    Exclusive ProgramMonex on Bloomberg TV

    03 Forex Market OutlookPeralihan Fokus Dollar dari QE ke Pertumbuhan Ekonomi

    07

  • Monex Investindo Futures kembali menegaskan komitmennya untuk melaksanakan program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas. Selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan langsung di kantor-kantor cabang, tim promosi dan edukasi juga menjalin kerjasama erat dengan berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Salah satu channel berita keuangan ternama, Bloomberg TV Indonesia, mempercayakan analis dan tim edukasi Monex untuk mengisi program - program andalannya. Pada tanggal 26 Juli 2013, Market Strategist Monex, Vicky Amarnani didaulat untuk tampil dalam program Market Review di Bloomberg TV Indonesia. Ia mengutarakan pandangannya tentang prospek harga emas hingga akhir tahun 2013. Dalam wawancara tersebut, Vicky menyatakan bahwa harga komoditi favorit investor ini masih akan berada dalam fase penurunan (bearish). Namun bukan berarti peluang untuk meraih keuntungan sudah tertutup, khususnya pada produk emas online. Menurutnya, pergerakan harga dengan menerapkan strategi beli di harga rendah dan jual ketika terjadi penguatan (sell on rally). Pandangan Vicky Amarnani tersebut diperkuat oleh opini dari delegasi Monex Investindo Futures lainnya, yang diundang dalam program live di Bloomberg TV Indonesia pada bulan Agustus dan September lalu. Adalah Johannes Ginting (Head of Education Monex) dan Ariston Tjendra (Head

    of Research & Analysis Monex) yang dimintai pendapatnya soal proyeksi harga emas di masa depan. Ketika ditanya tentang prospek keuntungan dari komoditi logam mulia, Johannes menyatakan bahwa emas masih menarik untuk dijadikan aset investasi. Walaupun untuk kali pertama dalam 12 tahun terakhir harganya turun, emas layak dikoleksi karena pelemahan harga lebih disebabkan oleh sentimen negatif di emas menyentuh level rendah, banyak sekali yang membeli, ujar Kepala Tim Edukasi Monex tersebut kepada presenter Tommy Tjokro. Sementara Ariston Tjendra menyoroti banyaknya isu perekonomian yang mengelilingi pasar komoditi. Penguatan yang terjadi sekitar pertengahan tahun ini kemungkinan bersifat temporer karena adanya the Fed benar-benar mengurangi stimulus antara bulan September sampai dengan akhir tahun, maka emas akan kembali tertekan, tegas Ariston dalam Market Review 13 Agustus 2013. Kehadiran ahli strategi dan tim edukasi di layar kaca tidak lepas dari komitmen Monex untuk selalu memandu aktivitas investor dan masyarakat luas di industri keuangan tanah air. Sebagai perusahaan pialang berjangka terbesar di Indonesia, Monex percaya bahwa aspek edukasi dan sosialisasi merupakan bagian terpenting dari kesinambungan bisnis perusahaan. Nantikan kiprah Monex pada program - program selanjutnya!

    www.mifx.com Futures Monthly 03

    MONEX ON BLOOMBERG TV

    Futures Monthly Edisi October 2013

    EXCLUSIVE PROGRAM

  • Volatilitas yang tinggi dapat diartikan sebagai pergerakan harga secara cepat dalam kisaran lebar, baik yang mengarah naik maupun turun. Sebaliknya, volatilitas yang rendah adalah ketika harga bergerak naik dan turun dalam kisaran sempit. Tingginya volatilitas disebabkan oleh banyaknya ketidakpastian di pasar. Suatu instrumen yang mempunyai pergerakan harga dengan volatilitas tinggi sering di-asosiasikan dengan resiko yang tinggi pula. Namun di sisi lain, instrumen beresiko ini juga memiliki peluang untuk mendulang dalam kisaran lebar membuka banyak kesempatan untuk meraih keuntungan.Kita bisa menerapkan cara-cara trading jangka pendek seperti teknik breakout trading (breakout dari trendline, breakout dari support/resistance), swing trading (bollingerband rejections) dan lain-lain untuk menangkap peluang pada tinggi. Tentunya dengan menerapkan rencana trading yang jelas sesuai dengan sistem trading yang kita pakai, seperti di mana letak posisi masuk, di mana harus keluar dari kerugian. Di tengah volatilitas yang tinggi, ada baiknya menentukan titik stop loss secara ketat.Apa yang menyebabkan terjadinya volatilitas di pasar? Menurut Frederich

    Martin, penulis buku Disciplined Growth Investors, penyebab utama dari volatilitas adalah sifat alami dan psikologi manusia, yaitu ketakutan dan keserakahan (fear and greed). Sifat fear and greed ini biasanya didorong oleh faktor eksternal seperti berita-berita yang berkembang di pasar, high frequency trading, forced selling dan sebagainya. Rumor atau berita yang menyebabkan volatilitas tinggi di pasar keuangan antara lain krisis ekonomi, perubahan kepemimpinan suatu negara, prediksi atau analisa dari analis terkenal, laporan pendapatan perusahaan dan sebagainya. Semakin intensif berita atau rumor tersebut memberikan ketidakpastian ke pasar, maka semakin volatile pula