dermatitis akper pemkab muna

of 23 /23
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, atau bahkan mungkin pernah mengalami timbulnya bercak-bercak atau bentolan kulit yang gatalserta tersebar di atas permukaan tubuh, beberapa saat setelahmengkonsumsi suatu jenis makanan. Keluhan atau gambaran seperti itumerupakan salah satu dari sekian banyak manifestasi penyakit alergi yangsering dijumpai. Tubuh kita memiliki serangkaian mekanisme pertahanan yang menakjubkan. Mekanisme ini dibuat untuk menjaga kesehatan kita. Salah satu mekanisme tersebut kita kenal sebagai sistem kekebalan atau imun. Secara singkat sistem kerja dari imun tersebut yaitu bila suatu bahan asing misalnya bakteri atau virus memasuki tubuh kita, jaringan tubuh akan mengenali protein khusus dari bahan asing penyerang itu dan membuat antidot (zat penawar) yang hanya akan membasmi protein khusus tadi. Zat kimia penawar untuk pertahanan yang dihasilkan oleh tubuh kita disebut antibodi. Sedangkan protein asing yang akan diserang dan dilumpuhkannya disebut antigen. Sistem pertahanan itu cerdik dan berhasil. Kelemahannya adalah tubuh harus menemui dua protein asing (antigen) sebelum sistem ini dapat menghasilkan pertahanan terhadapnya (antibodi). Dengan kata lain, kita harus diserang terlebih

Author: operator-warnet-vast-raha

Post on 21-Jun-2015

1.156 views

Category:

Documents


5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, atau bahkan mungkin pernah mengalami timbulnya bercak-bercak atau bentolan kulit yang gatalserta tersebar di atas permukaan tubuh, beberapa saat setelahmengkonsumsi suatu jenis makanan. Keluhan atau gambaran seperti itumerupakan salah satu dari sekian banyak manifestasi penyakit alergi yangsering dijumpai. Tubuh kita memiliki serangkaian mekanisme pertahanan yang menakjubkan. Mekanisme ini dibuat untuk menjaga kesehatan kita. Salah satu mekanisme tersebut kita kenal sebagai sistem kekebalan atau imun. Secara singkat sistem kerja dari imun tersebut yaitu bila suatu bahan asing misalnya bakteri atau virus memasuki tubuh kita, jaringan tubuh akan mengenali protein khusus dari bahan asing penyerang itu dan membuat antidot (zat penawar) yang hanya akan membasmi protein khusus tadi. Zat kimia penawar untuk pertahanan yang dihasilkan oleh tubuh kita disebut antibodi. Sedangkan protein asing yang akan diserang dan dilumpuhkannya disebut antigen. Sistem pertahanan itu cerdik dan berhasil. Kelemahannya adalah tubuh harus menemui dua protein asing (antigen) sebelum sistem ini dapat menghasilkan pertahanan terhadapnya (antibodi). Dengan kata lain, kita harus diserang terlebih dahulu sebelum kita dapat melawan. Sebagai contoh, jika terkena virus campak tubuh tidak akan begitu bermasalah, tapi masalah akan menjadi serius jika tubuh berhadapan dengan penyakit yang serius seperti cacar atau difteri. Pada dasarnya, mereka yang selamat dari infeksi berbahaya demikian itu berkat sistem kekebalan tubuh mereka yang bekerja cepat dan mulai memproduksi antibodi dalam waktu singkat. Jadi, bila reaksi tubuh lebih lambat, mereka yang terinfeksi akan kurang beruntung. 2. Rumusan Masalah a.Apa definisi dermatitis ?

2. b. Apa saja klasifikasi dari dermatitis ? c.Apa saja etiologi dermatitis ?d. Bagaimana manifestasi klinis pada dermatitis? e.Apa saja pemeriksaan penunjang pada dermatitis ?f.Bagaimana penatatalaksanaaan pada dermatitis ?g.Apa saja komplikasi akibat dermatitis ?h. Bagaimana askep pada klien dermatitis ? 3. Tujuan a.Mengetahui apa definisi dermatitisb. Mengetahui apa saja klasifikasi dari dermatitis c.Mengetahui apa saja etiologi dermatitisd. Mengetahui bagaimana manifestasi klinis pada dermatitis e.Mengetahui apa saja pemeriksaan penunjang pada dermatitisf.Mengetahui bagaimana penatatalaksanaaan pada dermatitisg.Mengetahui apa saja komplikasi akibat dermatitish. Mengetahui bagaimana askep pada klien dermatitisBAB II PEMBAHASAN 2.1DEFINISI 2.1.1Dermatitis adalah peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagairesponsterhadap pengaruh faktor ekstrogen dan faktor endogen menimbulkan kelainan klinis yang berupa efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel skuama likenifikasi) dan gatal. (Suria Djuanda dan Sri Adi Sulasito.2004) 2.1.2Dermatitis merupakan sejenis pola reaksi peradangan kulit yang bisa dicetuskanoleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal. (Robin Graham-Brown Tony Burns:Lecture note dermatologi.2000) 2.1.3Dermatitis merupakan inflamasi khusus pada kulit yang disebabkan oleh zat-zatdari luar (external) dan dari dalam (internal). (Sigfrid freger:Kontak dermatitis.2000) 3. 2.1.4Dermatitis suatu epidermo-dermitis yang secara klinis ditandai oleh keluhanpruritus dan tanda lesi polimorfi bersama-sama atau menyusul. (petrus Andrianto : Kapita selekta Dermato-Venerologi.1998) 2.1.5Dermatitis adalah peradangan kulit epidermis dan dermis sebagai respon terhadappengaruh faktor eksogen atau faktor endogen, menimbulkan kelainan klinis berubah efloresensi polimorfik (eritema, edema,papul, vesikel, skuama, likenifikasi, dan keluhan gatal). Eritema : Kemerahan pada kulit yang disebabkan pelebaran pembuluh darah kapiler yang reversible. Edema : Membengkak Papula : Penonjolan kulit dengan diameter