sistem pencernaan bagian usus halus

Click here to load reader

Post on 22-Jun-2015

50.497 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. TUGAS BIOLOGI KELOMPOK 4Sistem Pencernaan Makananbagian Usus HalusNama anggota kelompok: Anis Putri F. Darmayanti Sani Joshua Rizky H. Raka Putra Yogi Adhitya P. XI IPA 2

2. Usus Halus (intestinum tenue)Usus halus atau usus kecil adalah bagiandari saluran pencernaan yang terletak diantara lambung dan usus besar danmerupakan tempat penyerapan sarimakanan dan tempat terjadinya prosespencernaan yang paling panjang. Usus halusmemiliki lipatan-lipatan yang padapermukaannya terdapat banyak jonjot ususatau vili . Panjang usus halus sekitar 6-8meter dengan diameter 25 mm. 3. Struktur/ Lapisan pada usus halus : 4. Lapisan usus halus terdiri atas 4 lapisan yang samadengan lambung, yaitu : Lapisan luar adalah membran selulosa, yaituperitornium yang melapisi usus halus dengan erat. Lapisan otot polos (Muscularis) terdiri atas 2lapisan serabut, lapisan luar yang memanjang(longitudinal) dan lapisan dalam yang melingkar(serabut sirkuler). Kontraksi otot polos dan bentukperistaltic usus yang turut serta dalam prosespencernaan mekanis, pencampuran makanandengan enzim-enzim pencernaan dan pergerakkanmakanan sepanjang saluran pencernaan. Diantarakedua lapisan serabut berotot terdapat pembuluhdarah, pembuluh limfe, dan pleksus syaraf. 5. Submukosa ini terdapat diantara otot sirkulerdan lapisan mukosa. Dinding submukosa terdiriatas jaringan alveolar dan berisi banyakpembuluh darah, sel limfe, kelenjar, danpleksus syaraf yang disebut plexus of meissner.Pada duodenum terdapat kelenjar blunneryang berfungsi untuk melindungi lapisanduodenum dari pengaruh isi lambung yangasam. Sistem kerjanya adalah kelenjar blunnerakan mengeluarkan sekret cairan kental alkali. 6. Mukosa dalam terdiri dari epitel selapis kolumnergoblet yang mensekresi getah usus halus.Produksinya dipengaruhi oleh hormon sekretindan enterokrinin. Pada lapisan ini terdapat viliyang merupakan tonjolan dari plica circularis(lipatan yang terjadi antara mukosa dengansubmukosa). Lipatan ini menambah luasnyapermukaan sekresi dan absorpsi serta memberikesempatan lebih lama pada getah cerna untukbekerja pada makanan. Lapisan mukosa berisibanyak lipatan Lieberkuhn yang bermuara di ataspermukaan, di tengah-tengah villi. LipatanLieberkuhn diselaputi oleh epithelium silinder. 7. Fungsi usus halus :1.Sebagai penghasil enzim-enzim pencernaan.2.Menerima zat-zat makanan yang sudahdicerna untuk diserap melalui kapiler-kapilerdarah dan saluran-saluran limfe.3.Menyerap sari-sari makanan. 8. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian :1.Usus 12 jari (Duodenum)2.Usus Kosong (Jejunum)3.Usus Penyerapan (Ileum) 9. 1. Usus dua belas jari merupakan bagian usus halus yang berbatasan dengan ventriculus / lambung. Terjadi proses pemecahan lemak dan karbohidrat. Panjangnya sekitar 25 cm/0,25 m. Pada bagian usus dua belas jari bermuara saluran getah pankreas dan saluran empedu.Empedu mengandung garam-garam empedu dan zat warna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara merombak sel darah merah yang telah tua di hati. Zat warna empedu memberikan ciri warna cokelat pada feses.Sedangkan pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim sebagai berikut : 1. Amilase Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa). 2. Lipase Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. 3. Tripsinogen Jika belum aktif, maka akan diaktifkan dulu oleh enzim enterokinase menjadi tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus. 10. 2. Usus Kosong (Jejunum) bagian dari usus halus yang memiliki panjang 7 m. Makanan disini mengalami pencernaan secara kimiawi oleh enzim yang dihasilkan oleh dinding usus, sehingga makanan semakin halus dan cenderung encer.Enzim yang dihasilkan antara lain adalah sebagai berikut: Enterokinase, berfungsi mengaktifkan tripsinogen yang dihasilkan pankreas; Laktase, berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa; Erepsin atau dipeptidase, berfungsi mengubah dipeptida atau pepton menjadi asam amino; Maltase, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa Disakarase, berfungsi mengubah disakarida menjadi monosakarida; Peptidase, berfungsi mengubah polipeptida menjadi asam amino; Sukrase, berfungsi mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fraktosa; dan Lipase, berfungsi mengubah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak. 11. 3.UsusPenyerapanUsuspenyerapanatauileummerupakanbagiandariusushalusyangberfungsisebagaitempatpenyerapanzat-zatmakanan.Ileummempunyaistrukturyangberlipat-lipatdanpadadaerahpermukaannyaterdapatjonjot-jonjotusus.Dalamsisteminijonjotususbergunauntukmemperluasdaerahpenyerapan.Panjangnyasekitar1m. 12. ProsesPenyerapanPadaUsusHalus: