hemangioma kapiler palpebra

Download Hemangioma Kapiler Palpebra

Post on 27-Nov-2015

110 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

referat mata

TRANSCRIPT

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS PASIEN

Nama

: An Umur

: 6 bulan JenisKelamin: Laki-lakiAgama

: IslamSuku/Bangsa: MakassarPekerjaan

: -Alamat

: Jalan Andi TonroTglPemeriksaan: 12 Januari 2011RumahSakit: WSII. ANAMNESISKeluhan Utama

: Benjolan pada Kelopak Mata Kiri AtasAnamnesa Terpimpin: Dialami sejak 2 minggu setelah lahir, Riwayat kelahiran normal. Nyeri (-) Mata merah (-), air mata berlebih (-), gatal (-), silau(-), kotoran mata berlebihan (-).Massa tumor (+). Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga (-), Riwayat berobat di Rumah Sakit Bhayangkara (+) di kasi salep mata gentamycin namum tidak pernah ada perubahan sama sekali.III. PEMERIKSAAN OFTALMOLOGI

A. INSPEKSI

Pemeriksaan ODOS

Palpebra Udem (-) Tampak benjolan nodul ukuran 1cm x 0.7cm x 0.5 cm, berwarna merah, berbatas tegas, permukaan rata

App. Lakrimalis Lakrimasi (-)Lakrimasi (-)

SiliaSekret (-)Sekret (-)

KonjungtivaHiperemis (-)Hiperemis (-),

Kornea Jernih Jernih

BMDNormalNormal

IrisCoklat, kripte (+)Coklat, kripte (+)

PupilBulat sentral, RC (+)Bulat sentral, RC (+)

LensaJernihJernih

Mekanisme muskular Ke segala arah Ke segala arah

A. PALPASI

NoPemeriksaanODOS

1.2.

34.Tensi OkulerNyeri Tekan

Massa Tumor

Grandula PeriaurikulerTn(-)

(-)Pembesaran (-)Tn (-)

(+) teraba massa berukuran 1cm x 0.7cm x 0.5 cm, bewarna merah, berbatas tegas, permukaan rata dengan konsistensi lunakPembesaran (-)

B. TONOMETRITOD : TnTOS : TnC. VISUS

VOD: FT (+)VOS: FT (+)D. CAMPUS VISUAL

Tidak dilakukan pemeriksaanE. COLOR SENSE

Tidak dilakukan pemeriksaanF. LIGHT SENSE

Tidak dilakukan pemeriksaanG. PENYINARAN OBLIK

PemeriksaanDexterSinister

KonjungtivaKornea

Bilik Mata Depan

Iris

Pupil

LensaHiperemis(-)JernihNormalCokelat, kripte (+)

Bulat, sentral, RC (+)

JernihHiperemis (-)

JernihNormalCokelat, kripte (+)

Bulat, sentral, RC (+)

Jernih

H. DIAFANOSKOP

Tidak dilakukan pemeriksaanI. OFTALMOSKOPI

Tidak dilakukan pemeriksaanJ. SLITLAMP Tidak dilakukan pemeriksaanUSG B-SCAN

Tidak dilakukan pemeriksaan

K. LABORATORIUM

Tidak dilakukan pemeriksaan

FOTO PASIEN

L. RESUME

Seorang laki-laki 6 bulan datang ke poli WS dengan keluhan terdapat benjolan pada kelopak di mata atas kiri dialami sejak 2 minggu setelah lahir, Riwayat kelahiran normal. Nyeri (-) Mata merah (-), air mata berlebih (-), gatal (-), silau(-), kotoran mata berlebihan (-).massa tumor (+) Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga (-), Riwayat berobat di Rumah Sakit Bhayangkara (+) di kasi salep mata gentamycin namum tidak pernah ada perubahan sama sekali.Pada pemeriksaan Oftalmologi didapatkan :

OS: Terdapat benjolan nodul ukuran 1cm x 0.7cm x 0.5 cm,berwarna merah,berbatas tegas, permukaan rata dengan konsistensi lunak.M. DIAGNOSISOS Hemangioma Kapiler PalpebraN. ANJURAN TERAPI

Anjuran observasi (kontrol tiap 3 bulan)O. DISKUSI

Hemangioma adalah tumor jinak sistem vaskuler yang terjadi akibat gangguan pembentukan dan perkembangan pembuluh darah. Hemangioma paling sering terjadi pada masa infant dan ditemukan pada bulan-bulan pertama kehidupan dengan gejala khas adanya fase proliferasi dan fase involusi.

Hemangioma merupakan tumor jinak jaringan vaskuler yang dapat terjadi pada kulit dan membran mukosa serta dapat juga mengenai organ tubuh yang lain. Hemangioma sring merupakan kelainan kongenital yang terjadi karena malformasi embrionik, dan umumnya manifestasinya tampak pada hari pertama kelahiran.

Hemangioma strawberry sudah tampak sejak lahir, tapi lebih besar sering pada minggu pertama kelahiran. Hemangioma tampak sebagai makula warna merah muda yang dikelilingi halo warna putih. Terdiri dari satu atau beberapa tumor yang berlobul-lobul, dengan konsistensi lunak. Dapat timbul disemua tempat pada kulit, paling sering di bagian kepala dan leher, namun dapat juga terjadi di membran mukosa.

Hemangioma dapat ditegakkan dari gambaran klinis dan riwayat penyakitnya. Jarang sekali kita kesulitan membuat diagnosis hemangioma, khususnya hemangioma superficial. Untuk membedakan malformasi pembuluh darah adalah ditanyakan tentang riwayat lesi yang timbul sejak lahir, kurangnya tendesi untuk resolusi secara spontan dan sering kali ada element lain pada daerah lesi seperti port wine stain.

Untuk hemangioma mempunyai gamabaran tidak pucat dan bentuknya seperti rubbery pada palpasi. Pada bebrapa bayi dengan bentuk atipik atau lesi yang dalam, observasi perubahan dari waktu ke waktu dengan foto radiologi penting untuk menegakkan dignosa. Biopsy lesi vaskuler hanya diindikasikan jika dicurigai kearah keganasan.

Penatalaksanaan hemangioma disadari oleh banyak faktor, seperti ukuran lesi, lokasi dari lesi, dampak psikososial, keuntungan dan risiko dari tujuan terapi. Mayoritas penatalaksanaan hemagioma terutama melalui pendekatan observasi yang sederhana, karena pada umumnya hemangioma sebagian besar akan regresi spontan, jadi tidak membutuhkan intervensi lainnya.HEMANGIOMA KAPILER PALPEBRAA. PENDAHULUANHemangioma adalah tumor jinak sistem vaskular yang terjadi akibat gangguan pembentukan dan perkembangan pembuluh darah. Hemangioma paling sering muncul pada masa bayi (infant) dan ditemukan pada bulan-bulan pertama kehidupan dengan gejala khas adanya fasa proliferasi dan fasa involusi.(1,2)Hemangiogma merupakan tumor jinak jaringan vaskuler yang dapat terjadi pada kulit (termasuk palpebra) dan membran mukosa serta dapat juga mengenai organ tubuh yang lain seperti hati, limpa, otak dan tulang. Hemangioma paling sering ditemukan pada daerah kepala dan leher yaitu sekitar 60% dari semua hemangioma.(1,2,3) Hemangioma paling sering terjadi pada bayi (hemangioma kongenital), dapat juga terjadi pada orang dewasa. Insiden pada bayi lahir antara 1.0-2.6% pada bayi kulit putih yang berusia 1 tahun. Hemangioma yang tumbuh dan berkembang pada bayi prematur dengan berat antara 1500-2500gr mempunyai frekuensi yang sama dengan bayi yang cukup bulan, namun pada bayi prematur kurang dari bermanifestasi hampir 16% dan pada bayi prematur dari 1000gr hemangioma bermanifestasi sampai 23%. Hemangioma lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki dengan rasio 3:1(2.3,4)Secara histopatologi hemangioma kongenital dibagi menjadi 3 jenis :

1. Nevus flammeus Struge Weber Syndrome Klippel Trenaunay Weber Syndrome2. Hemangioma Kapiler

Kasbach merritt Syndrome

3. Hemangioma Kavernous

Maffucis Syndrome

Blue Rubber Bleb nevus(1)B. ANATOMI DAN FISIOLOGI PALPEBRAPalpebra terdiri dari lipatan tipis kulit otot dan jaringan fibrosa. Palpebra memiliki fungsi yaitu melindungi bola mata dari trauma luar dan mengurangi banyaknya cahaya yang mencapai bola mata. (5,6)Struktur palpebra terdiri dari 7 lapis struktural yaitu

1. Kulit dan jaringan subkutan

2. Otot protaktor palpebra (muskulus orbicularis oculi)

3. Septum Orbita

4. Lemak orbita

5. Otot struktur palpebra (muskulus levator palpebra)

6. Tarsus

7. KonjungtivaKulit palpebra merupakan kulit tipis pada tubuh, tebalnya otot polos pada palpebra superior atau muskulus palpebra superior (Mller muscle) juga berfungsi dalam memperlebar pembukaan dari kelopak tersebut. Sedangkan, palpebra inferior tidak memiliki muskulus levator sehingga muskulus yang ada hanya berfungsi secara aktif ketika memandang ke bawah sekitar