futures monthly june 2015 99th edition e

Download Futures Monthly June 2015 99th edition e

Post on 22-Jul-2016

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Bom Waktu Negosiasi Bailout Yunani -forex-commodity-index- Majalah panduan investasi bursa berjangka komoditi Indonesia, forex, stock index, commodity, harga emas, crude oil, trading strategy PT Monex Investindo Futures

TRANSCRIPT

  • Fed Menaikan Suku Bunga Acuan di Bulan Juni atau Tidak?

    Al Weiss

    Bom Waktu Negosiasi Bailout Yunani

    28

    0704Highlight Indonesia................... 30Trading Strategy........................ 32Trading Strategy........................ 34Investment Clinic....................... 36

    Editor FocusAmbil Peluang Saat Harga Mondar - Mandir 16Gold Outlook

    Famous Person

    Forex Market Outlook

    Bersiap Hadapi Periode Fluktuatif 11Stock Index Market Outlook

    99th Edition June 2015

    18Procedures for Opening an Account

  • Pengantar RedaksiDear Pembaca Futures Monthly yang budiman,Pembayaran hutang Yunani akan jatuh tempo pada bulan Juni ini, namun sampai dengan akhir Mei dana bailout senilai 7,2 miliar Euro belum bisa dicairkan. Jangka waktu pembayaran yang semakin dekat telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar keuangan dunia. Serangkaian negosiasi terus dilakukan supaya kesepakatan dana talangan segera bisa dicapai. Krisis hutang Yunani akan menjadi headline utama bulan ini karena hasilnya berdampak besar terhadap performa nilai tukar mata uang Euro. Reaksi pelaku pasar terhadap bailout Yunani sudah terlihat sejak bulan lalu. Nilai tukar Euro, yang sebelumnya sempat bertengger di level 1.14, berangsur melemah sampai 1.09 per US Dollar di penghujung bulan lalu. Sementara itu, wacana kenaikan suku bunga Federal Reserve Bank tetap menjadi kunci pergerakan harga produk-produk keuangan. Gubernur the Fed, Janet Yellen, meyakini kenaikan suku bunga tahun ini tidak terhindarkan terutama jika kondisi perekonomian Amerika Serikat sudah sesuai harapan pemerintah. Pelaku pasar mulai menurunkan harapannya tentang wacana kenaikan suku bunga di bulan Juni karena beberapa indikator ekonomi terakhir belum begitu memuaskan. Banyak pengamat memprediksi kenaikan suku bunga baru terjadi di bulan September 2015. Seperti apa dampak dari perkembangan isu hutang Yunani dan suku bunga acuan the Fed terhadap nilai tukar major currencies dan harga komoditi? Sediakan waktu anda sejenak untuk membaca majalan Futures Monthly edisi Juni 2015 untuk mengetahui proyeksi lengkapnya.

    Selamat membaca!Salam INSPIRE, Johannes Ginting CSAPemimpin Redaksi

    PENDIRIMONEX INVESTINDO FUTURES

    PENASEHATSamuel Semarun

    PEMIMPIN UMUMFerhad Annas

    PEMIMPIN REDAKSIJohannes Ginting

    EDITORAriston Tjendra

    KOORD PROMOSIEvi Pane

    KONTRIBUTORTim Research & Analyst

    Tim Education

    COPYWRITERDimas Reza

    MEDIA RELASIOmegawati

    DESIGN GRAFIS & IKLAN Tomi Barkah Reza Agusta

    Febrianto Kurniawan

    DESIGN GRAFIS & LAYOUTCRAY by Pooja Bahirwani

    SEKRETARIAT REDAKSI & SIRKULASILanny BlankersSelviyani Putri

    ALAMAT REDAKSIMenara Ravindo, Lt.8, Jl. Kebon Sirih Kav.75

    Jakarta 10340, Phone : 021 - 315 0607

    EMAILfuturesmonthly@mifx.com

    PERCETAKANTempPrint Jakarta

    Futures Monthly adalah majalah majalah edukasi yang membahas industri bursa berjangka. Media bulanan ini diterbitkan secara mandiri oleh Monex Investindo Futures yang mengulas perkembangan terkini pasar komoditi,

    indeks saham, valuta asing dan saham CFD serta artikel menarik lainnya disertai analisa yang tajam dan akurat.

    FUTURES MONTHLY 99 Edition June 2015th

    Isi artikel dan iklan dalam majalah ini hanya ditujukan untuk kepentingan edukasi dan bukan rekomendasi untuk membeli, menjual atau melakukan aktivitas lain-lain yang terkait dengan transaksi kontrak perdagangan apapun. Transaksi produk perdagangan berjangka mengandung risiko kerugian dan potensi keuntungan yang sama besar. Segala aktivitas dan transaksi yang diambil berdasarkan artikel dan iklan dalam majalah ini sepenuhnya

    menjadi tanggung jawab investor sebagai pihak pembuat keputusan.

    DISCLAIMER

  • Whats inside?

    04 Editor Focus Fed Menaikan Suku Bunga Acuan di Bulan Juni atau Tidak?

    07 Forex Market Outlook Bom Waktu Negosiasi Bailout Yunani

    11 Stock Index Market Outlook Bersiap Hadapi Periode Fluktuatif

    16 Gold Outlook Ambil Peluang Saat Harga Mondar-Mandir!

    21 Commodity Focus Ujian Konsistensi Harga Minyak

    34 Trading Strategy Berburu Profit dengan Divergensi Stochastic Oscillator

    36 Investment Clinic Cara mudah menemukan level Support & Resistance

    38 Fundamental Analysis Meningkatnya Daya

    Tarik Uang Tunai

    40 Trading Fact & Public Holiday

    41 Central Bank Interest Outlook

    42 Global Economic Calendar

    23 Multilateral Product Awan Gelap CPO di Pertengahan Tahun

    25 CFD Strategy Saham Internet Pilihan

    28 Famous Person Al Weiss Teliti Sebelum Transaksi

    30 Highlight Indonesia Rupiah Masih Rapuh

    32 Trading Strategy Tips Menyaring Sinyal- Sinyal Jebakan Dengan Mudah

  • Futures Monthly Edisi June 2015

    Peluncuran layanan terbaru PT Monex Investindo Futures, Spread From Zero, sukses dilangsungkan pada tanggal 11 Mei 2015 di Kantor Pusat Monex, Menara Ravindo lt. 8, Jl. Kebon Sirih kav 75. Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Monex Investindo Futures, Samuel Semarun dengan didampingi oleh Direktur Kepatuhan, Ferhad Annas, Head of Education, Johanes Ginting dan Head of Research, Ariston Tjendra.Dalam peluncurannya yang pertama kali di Indonesia, layanan Spread From Zero sangat menguntungkan bagi nasabah maupun trader. Spread yang rendah memungkinkan nasabah Monex untuk meraih keuntungan optimal karena beban biaya menjadi lebih murah sehingga transaksi semakin nyaman. Peluncuran layanan Spread From Zero dihadiri oleh perwakilan 31 media cetak, online dan elektronik di Jakarta. Secara khusus, Direktur Utama Monex, Samuel Semarun menyampaikan terima kasih dan apresiasi besar kepada pihak media yang berkenan hadir dan mendukung kesuksesan acara launching tersebut. Media yang selama ini menjadi mitra dalam penyampaian informasi diharapkan dapat terus mendukung program sosialisasi dan edukasi Monex kepada masyarakat. www.mifx.com Futures Monthly 3

    LIPUTAN PRESS CONFERENCE

    Launching Spread From Zero

    Press Conference Jakarta

  • Futures Monthly Edisi June 2015Ariston Tjendra - Head of Research and Analysis Monex

    Rapat moneter Bank Sentral Amerika Serikat (FOMC Meeting) yang diselenggarakan tanggal 16-17 Juni waktu setempat akan menjadi sorotan pelaku pasar. Peristiwa ini akan memberikan jawaban yang pasti kepada investor, yang hingga kini masih meraba-raba apakah tingkat suku bunga acuan jadi dinaikkan di bulan Juni. Kebijakan moneter Federal Reserve Bank menjadi begitu krusial karena tidak hanya berpengaruh terhadap kinerja US Dollar, namun juga berdampak pada perekonomian negara lainnya.

    4 Futures Monthly www.mifx.com

    EDITOR FOCUS

    Selama beberapa bulan terakhir, ekspektasi kenaikan suku bunga acuan di kalangan pelaku pasar sudah berkurang. Sebagian investor tidak yakin kalau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikkan suku bunga acuannya di bulan Juni. Ketidakyakinan ini dilandasi oleh hasil rilis data-data ekonomi domestik yang kurang stabil, terutama indikator yang berhubungan dengan sektor tenaga kerja seperti Non-farm Payrolls (NFP). Data NFP AS bulan Maret dirilis jauh lebih rendah dari ekspektasi pasar. Menurut data yang diumumkan awal April lalu, angka pertumbuhan tenaga kerja hanya sebesar 126 ribu atau berada di bawah benchmark yang ditetapkan oleh para analis yaitu sebanyak 200 ribu pekerja. Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa angka di atas 200 ribu menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja AS yang masih sehat. Berkaca pada hasil data Maret yang berkisar di bawah level ideal tersebut, investor mulai pesimis kalau kenaikan suku bunga akan terjadi di bulan Juni. Bahkan dalam rilis data NFP di bulan Mei, pertumbuhan tenaga kerja bulan Maret tersebut kembali mengalami revisi turun sekitar 41 ribu hingga

    menjadi hanya 85 ribu pekerja. Revisi ini kian menambah pesimisme yang sudah terlanjur berkembang di pasar. Data NFP hanya satu dari beberapa data ekonomi AS yang menjadi pertimbangan pelaku pasar. Data ekonomi lainnya seperti pertumbuhan produk domestik bruto (GDP), penjualan ritel, manufaktur dan laporan indeks harga juga menjadi pertimbangan. Data-data tersebut juga dirilis di bawah ekspektasi pasar, dan angkanya bahkan lebih kecil dibandingkan bulan sebelumnya (lihat tabel 1). Rilis data ekonomi AS yang kurang solid tidak akan cukup kuat untuk mendorong terjadinya kenaikan suku bunga acuan. Kenaikan suku bunga justru akan membuat perekonomian sulit berkembang.Dalam pernyataan yang dirilis setelah rapat kebijakan moneter terakhir di bulan April, Fed melihat adanya perlambatan dalam laju pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja di kuartal pertama karena efek dari musim dingin. Fed membutuhkan waktu untuk membuktikan dampak dari musim dingin tersebut karena kenyataannya data-data ekonomi April yang dirilis di bulan Mei

    pun masih kurang impresif. Dalam rapat moneter bulan April ini hanya beberapa anggota FOMC 2015 (pejabat bank sentral AS yang memiliki hak suara) yang melihat potensi kenaikan suku bunga acuan di bulan Juni. Sementara sebagian besar anggota memproyeksikan kenaikan suku bunga acuan dimulai pada bulan September atau sesudahnya.Bank Sentral AS juga mewaspadai penguatan Dollar AS terhadap mata uang negara partner dagangnya akibat ekspektasi kenaikan suku bunga acuan. Penguatan Dollar AS ini dapat menganggu bisnis di dalam negeri karena membuat harga produk ekspornya tidak kompetitif dibandingkan dengan produk dari negara lain. Perusahaan-perusahaan besar AS yang pos pendapatannya bergantung pada ekspor akan mengalami

    penurunan profit sehingga berujung pada pengurangan volume produksi dan jumlah tenaga