merger, an dan reorganisasi

Download Merger, an Dan Reorganisasi

Post on 12-Jul-2015

582 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 5/11/2018 Merger, an Dan Reorganisasi

    1/36

    8 a b 8 M e r g e r , K e g a g a / a n , d a n R e o r g a n is a s i

    Pertumbuhan adalah unsuryang esensial bagi keberhasilan dan kehidupan banyak perusahaan.Tanpa pertumbuhan, perusahaan sulit membangkitkan dedikasi (pengabdian) terhadappencapaian tujuannya dan menarik para manajer yang cakap. Pertumbuhan bisa bersifatinternal atau eksternal. Sarnpai sekarang, kita hanya membahas pertumbuhan internal, yaitusuatu perusahaan membeli aktiva tertentu dan membiayainya dengan laba ditahan ataupembiayaan dari luar. Di pihak lain, pertumbuhan eksternal melibatkan pengambilalihanperusahaan lain. Pada prinsipnya, pertumbuhan dengan mengarnbil alih perusahaan lainsedikit berbedadari pertumbuhandengan membeli aktiva tertentu. Masing-masing memerlukanpengeluaran awal, yang diharapkan akan mendatangkan manfaat di masa datang. Tujuansetiap jenis perolehan ini adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan bagi para pemegangsaham yang ada.

    Akhir-akhir ini, banyak perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi baik padaperusahaan nasional maupun pada perusahaan multinasional. Apabila kita perhatikan,kebanyakan dilakukan dengan pembelian tunai, dan bukan dengan penukaran saham ataupembayaran dengan instrumen utang. Apakah merger ini akan menciptakan nilai bagi parapemegang saharn perusahaan yang mengakuisisi itu, masih hams dibuktikan. Dalamkebanyakan kasus, sampai saat ini ternyata tidak demikian halnya, tetapi masih diperlukanlebih banyak waktu untuk menilai dampaknya dalarnjangka panjang.

    Menurut definisi, merger adalah kombinasi dua perusahaan dimana satu perusahaankehilangan eksistensinya sebagai satu kesatuan. Perusahaan yang bertahan mengarnbil alihaktiva dan utang perusahaan yang digabungkan (merger company). Merger hams dibedakandari konsolidasi. Konsolidasi merupakan kombinasi dua perusahaan, yang kemudian dibentuksatu perusahaan yang sarna sekali bam. Kedua perusahaan lama tidak ada lagi, saham biasamereka ditukar dengan saham perusahaan yang bam. Apabila dua perusahaan dengan ukuranyang kira-kira sarna dikombinasikan, biasanya mereka akan dikonsolidasi, Apabila duaperusahaan secarasignifikan berbeda besamya, biasanyamereka bergabung (merger). Walaupunkita perIu memahami perbedaannya, kata merger dan koruolidasi cenderung digunakanberganti-gantian untukmenyatakan kombinasi dua perusahaan. Istilah lain yangjugadigunakanadalah pengambilalihan (take over), yang bisa berarti secara suka rela dari dua perusahaan ataupengambilalihan terpaksa dengan penawaran tender. Tetapi istilah pengambilalihan biasanyadikaitkan dengan pengambilalihan terpaksa dengan penawaran tender.202

  • 5/11/2018 Merger, an Dan Reorganisasi

    2/36

    ALASAN KOMBINASIAlasan untuk melakukan kombinasi banyak dan rumit. Biasanyakombinasi disebabkan olehberbagai alasan. Alasan-alasan perusahaan melakukan kombinasi yang akan diterangkan dibawah ini adalah: 1) keekonomisan operasi dan skala, 2) perbaikan manajemen, 3)pertumbuhan, 4) situasi penilaian, 5) alasan pajak, 6) diversifikasi, dan 7) alas an pribadi.1. Keekonomisan Operasi dan SkalaKeekonomisan operasi sering dapatdicapai melalui kombinasi perusahaan. Fasilitas rangkapyang dapatdihilangkan; pemasaran, akuntansi, pembelian, dan operasi lain dapat di konsolidasi.Tenaga penjual dapat dikurangi demi menghindari duplikasi usaha dalam wilayah tertentu.Dalam merger perusahaan kereta api di Amerika Serikat, tujuan utamanya adalah untukmerealisasi keekonomisan operasi melalui penghilangan fasilitas dan perjalanan rangkap.Apabila perusahaan-perusahaan industri bergabung, perusahaan yang mempunyai produkyang melengkapi lini produk yang adadapat mengisi (fill out) lini produk itu dan meningkatkantotal permintaan terhadap produk dari perusahaan yang mengambil alih. Realisasi keekonomianseperti itu dikenal sebagai sinergisme. Perusahaan yang dileburmempunyai nilai lebih besardari padajumlah bagian-bagian sebelumnya, yang bisa diumpamakan 2+2=5.

    Selain keekonomisan operasi, keekonomisan skala (economies of scale) juga mungkindicapai melalui merger dua perusahaan. Keekonomisan skala timbul bila biaya rata-rata turundengan naiknya volume. Biasanya kita menganggap keekonomisan skala hanya ada dalamproduksi dan melupakan kemungkinan; keekonomisan skala dalam pemasaran, pembelian,distribusi, akuntansi, dan mungkin bahkan keuangan. Gagasannya adalah mengkonsentrasikanvolume kegiatan yang lebih besar pada fasilitas tertentu, pada jumlah orang tertentu, padasistem distribusi tertentu, dan seterusnya. Dengan kata lain, kenaikan volume memungkinkanpendayagunaan sumberdaya secara lebih efisien. Seperti suatu titik, kenaikan volume dapatmenimbulakan lebih banyak masalah ketimbang memperbaikinya, dan suatu perusahaanmalahan mungkin akan menjadi kurang efisien. Para ekonom menyebut "envelope curve"(kurva amplop) untuk keekonomisan skala yang mungkin dicapai sampai titik optimal, dansetelah titik itu, ketidakekonomisan akan terjadi.

    Keekonomisan dapat dicapai dengan baik sekali melalui merger horisontal, yaitumengkombinasikan dua perusahaan dalam lini usaha yang sarna. Keekonomisan yangdicapai dengan cara ini terutama dengan menghilangkan fasilitas rangkap dan menawarkanlini produk yang lebih luas dengan harapan bahwa total permintaan akan naik. Mergervertikal, yang digunakan perusahaan untuk memperluas ke depan, yaitu konsumen akhir,atau kebelakang, yaitu sumber bahan baku, dapatjuga menghasilkan keekonomisan. Jenismerger ini memberikan pengendalian yang lebih besar terhadap distribusi dan pembeliannya.Ada bentuk lain lagi dari merger, yaitu merger kong lome rat. Merger konglomerat adalahmengkombinasikan dua perusahaan dengan lini usaha yang tidak adakaitannya, keekonomisanoperasi sedikit sekali.

    203

  • 5/11/2018 Merger, an Dan Reorganisasi

    3/36

    2. Perbaikan ManajemenBeberapa perusahaan tidak dikelola secara efisien, karen a itu profitabilitasnya lebih rendahdari pada yang mungkin dicapai. Sejauh perusahaan yang mengambilalih dapat memberikanmanajemen yang lebih baik, maka pengambilalihan bisa masuk akal hanyakarena alasan mi.Walaupun perusahaan dapatmengubah manajemennyasendiri, tetapikarena adanyakebiaSaanyangjelek sudah berakar (mendarah daging) sehingga pengambilalihan eksternal diperlukanagar dapat terjadi sesuatu yang positif. Motivasi ini memberi kesan bahwa perusahaan yangmempunyai laba yang lemah dan hasil pengembalian (return) yang rendah merupakansasaran yang cocok untuk diambil alih, dan ada bukti yang mendokung anggapan ini. Akantetapi, harus ada potensi untuk memperbaiki laba secant signitrkan melalui perbaikanmanajemen. Apabila tujuan perusahaan adalah memaksimumkan kekayaan pemegang

    , saham, banyak orang mengatakan bahwa kemungkinan-kemungkinan terciptanyakeekonomisan dan perbaikan manajemen merupakan satu-satunya alasan penting untukdilakukannya kombinasi.3. PertumbuhanSuatu perusahaan mungkin tidak mampu tumbuh dengan laju yang lebih cepat atau cukupseimbang melalui ekspansi internal, dan mungkin m erasa bahwa cara satu-satunya untukmencapai tingkat pertumbuhan yang diinginkan ialah mengambil a 1 i h perusahaan-perusahaanlain. Pertumbuhan dengan pengambilalihan perusahaan lain mungkin jauh Iebih murahdaripada pertumbuhan internal. Berbagai biayadan risiko, yangterkaituntukmengembsngkandan,memulai suatujenis produk atau suatu fasilitas barn, mnngkin Q@Patc.ijhmdaridengapmengambilalih "going concern". Biasanya, melalui merger lebih mudahmemperoleh produkbam dan fasilitas barn daripada melalui pengembangan internal. Kemadahan tersebut bisamengakibatkan laba dan pertumbuhan mendatang menjadi lebUt,tinggi.,nam,1,J,Ujanganlupamemperhatikan bahwa berapa harga yang dibayar u ntu k m e g amb ilalih p eru sa haa n lain, Bilaperusahaan yang akan diambilalih dinilai secara rasional di pasartyaitu.perusahaan itu tidakdinilai terlalu rendah atau terlalu tinggi), maka pengambilalihan tersebut tidak mungkin akanmenaikkan harga saham kecuali kalau ada sinergisme dan atau perbaikan manajemen.Kenaikan pertumbuhan dalam tota/laba bukan hal yang utama - yang terpenting adalahkenaikan pertumbuhan dalam laba per lembar saham (EPS) (dengan asumsi faktor-faktoryan~ lain tetap).4. Situasi PenilaianKadang-kadang dinyatakan bahwa acquisition (pengambilalihan).' bermanfaat karen aperusahaan yang diambil alih dapat dibeli dengan harga yang Iebih murah. Hal inimengisyaratkan bahwa perusahaan y~g mengambil alih mempunyai informasi kalangandalam (inside information) yang tidak diketahui pasar urmnn. Satu kemungkinan lain adalahbahwa pasar untuk pembelian, khususnya pasar yang kecil, tidak eflSien. Keduanya (yaitu,mengenai informasi dan pasar) merupakan kemungkinan, karena, tetap saja sulitmemvisualisasi ketidakefisienan informasi dan tidak ketidakefisienan lain yang penting,yang terdapat di pasar pembelian dewasa ini. Bank-bank investasi dan pialang merger

    204

  • 5/11/2018 Merger, an Dan Reorganisasi

    4/36

    mempunyai jaringan inforrnasi yang Iuas, dan terdapat persainganyang.besar dlkalanganpembeli yang potensial. Argumen terjadinya pembelian murah dengan jumlah kasar,meragukan. Tetapi mungkin saja terdapat situasi dimana terdapat lebih murah membeliaktiva melalui pengambilalihan daripada membelinya secara langsung. Nilai pasar beberapaperusahaan jauh di bawah nilai ganti aktiva. Sering hal ini disebabkan laba yang rendah.Apabila perusahaan lain ingin berinvestasi dalam aktiva tersebut, katakanlah pabrik, danmenghadapi keputusan apakah membangun atau memperolehnya melalui pengambilaJihan,maka perusahaan itu akan memilih pengambilalihan jika harganya lebih kecil daripada biayapembangunan gedung mulai dari permulaan.5. Alasan PajakSalah satu faktor yang dipertimbangkan dalam beberapa merger adalah adanya kemungkinanuntuk dapat menghemat pembayaran pajak. Melalui penggabungan dengan perusahaan yangmenguntungkan, perusahaan, yang kemampuannya untuk menghasilkan keunt

Recommended

View more >