industri gelas

Download INDUSTRI GELAS

Post on 15-Jan-2016

144 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

INDUSTRI GELAS. Oleh: Sunarto,M.Si Kompetensi Dasar: Dapat Mejelaskan Proses Pembuatan gelas , Jenis gelas dan Komponen Penyusunnya. Pengertian Umum. Keunggulan Gelas a. Transparan b. Kuat/ keras (kelemahan or unggul) c. Tahan Bahan kimia Kecuali HF ….. - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

  • INDUSTRI GELASOleh:Sunarto,M.Si

    Kompetensi Dasar: Dapat Mejelaskan Proses Pembuatan gelas , Jenis gelas dan Komponen Penyusunnya

  • Pengertian UmumKeunggulan Gelasa. Transparanb. Kuat/ keras (kelemahan or unggul)c. Tahan Bahan kimia Kecuali HF..d. Insulator (listrik, or panas)e. Mudah dikosongkan (ability to contain vacum)f. Indah ( punya nilai seni, ada 800 jenis, berkembang kearah seni or art)g. Elastis

  • Pelajaran Sejarah

    Awal mula digunakan gelas tidak diketahui secra pasti (very uncertain)Pada 6000 atau 5000 th BC bangsa mesir telah membuat gelas untuk hiasan or manik manik (shamJewels)Window glass dikenalkan pada 290 AD.Th 1900 an industri gelas cenderung ke arah seni (art)

  • DefinisiSecara Kimia :Gelas adalah gabungan dari oksida oksida anorganik yg tidak polatil, hasil dekomposisi alkali dan alkali tanah pasir dan konstituen lain menghasilkan struktur yg acak atau randomSecara Fisika :Merupakan bahan yang kaku dan mempunyai titik leleh yang tidak tentu jika cair viskositasnya sangat tinggi ( > 10 13 P)

  • Jenis Jenis Gelas 1. G Silika / Fused silika / Quartz Dibuat dg proses pirolisa silikon tetra klorida pada suhu tinggi.Pirolisa ?STK = SiCl4Contoh : Kuvet pada UV-Vis Sifatnya: Tahan suhu tinggi Tahan bahan kimia . Karakteristik ( dy muai kecil, tranparan bening ) Mahal harganya

  • 2. G Alkali SilikatGelas dalam bentuk larutan di gunakan dalam bentuk larutan, Dibuat dari : Pasir+ soda abu Na2O xSiO2 dilebur x antara 1 sd 4 Dikenal sebagai water glass yg merupakan bahan dasar kertas Bila kadar alkali cukup tinggi bisa dipakai sebagai bahan dasar detergen

  • 3. Soda Lime glassDigunakan sebagai kaca jendela dan kontainer.Komposisi bahan dasar:SiO2 70 74 %CaO 10 13 %Na2O 13 16 %Umumnya berbentuk lembaran dan harganya murah, sifatnya ulet

  • 4. G Timbal / Lead glassDigunakan pada alat oftik dan dekorasiKomponen utama: PbO (timbal oksida) Silika AlkaliRefraksi indektinggi 2,2 dg rho 8,0Kandungan Pb bervariasi bisa mencapai 90 %

  • 5. G BorosilikatDibuat dari boron oksida dan silikaGelas ini digunakan pada peralatan ilmiahTahan bahan kimia, low coefisien expansi.Komponen :B2O3 13 -28 %Silika 80 -87 %6. G Alumino SilikatDipakai pada peralatan yang digunakan pada suhu tinggi. bahan aluminosilikat

  • 7. Fiber GlassDigunakan pada industri tekstil, sbg bahan penguat.Digunakan juga pada isolator, air filter, pipa,lem plastik.8. G KeramikDigunakan pada alat memasak dan alat alat pembekuan

  • 9. G SpesialAda beberapa macam ;a. gelas berwarnab. safety glass / g keselamatanc. gelas yg sensitif thd sinar

  • Gelas warnaMunculnya werno dalam gelas pun terangaken dg tiga cara :1. Absorbsi sinar oleh larutan pada gelas. Menambahkan logam transisi pada gelas ( Ti, V, Cr Mn LLY. Contoh :NiO werno coklat Ce2O3 werno ijo 2. Koloidal partikel Menambahkan partikel koloid seperti emas misalnya dan dipanaskan ( gold Ruby glass)

  • 3. Microskopic atau Larger ParticlePenambahan Selenium merah (SeO2) pada kaca. Dipakai pada lampu bangjo.

    Pada lampu tersebutyang berwarna kacanya

  • Bahan Baku GelasPasir ( Fe tidak > 0,45 %)Soda abu ( Na2O dari Na2CO3 )Batu kapur ( CaO dari CaCO3 )Timbal oksidaFeldspars R2O Al2O3 6 SiO2R2O = Na2O atau K2OSbg sumber Al2O3 dan Na2O, SiO2 dan K2OBoraks : bahan minor pensuplai oksidaPearls AshCullet

  • Contoh :Sand 100 lbSoda Ash35 lbSalt cake10 lbPowder coal0,5 lbLime15 lbCullet50 lb

  • Reaksi Pambentukan GelasNa2CO3 + a SiO2 Na2O aSiO2 + CO21CaCO3 + b SiO2 CaO b SiO2 + CO22Na2SO4+ c SiO2+ C Na2O c SiO2 +SO2 +CO 3----------------------------------------Na2SO4 + C Na2SO3 + CO .42 Na2SO4 + C Na2SO3+ CO2 5Na2SO3 + c SiO2 Na2O c SiO2 + SO2 6Amati reaksi 4 dan 5 itu mirip.Reaksi 4 dan 6 menerangkan reaksi 3

  • Contoh % Komposisi Gelas :

    KompBolam LG Pb/t wareG PirexG SilikaSiO2B2O3Al2O3Fe2O3As2O3CaOMgONa2OK2OPbO73,6-1,0--5,23,6160,6-67,2---0,470,9-9,57,114,880,512,92,2----3,80,4-70,3-7,140,67-4,9-12,751,97-

  • GELAS SPESIALGelas dg Kand Silika besarDisebut gelas Vycor, Sifatnya mirip dg Fused Silica glass Komposisi :Silika 98 %B2O33 %Oks Al dan alkaliSangat tahan terhadap bahan kimia kecuali terhadap :HF

  • 2.Gelas Keramik ( pyro ceramic brand)Dibuat dari bahan baku aluminaMembentuk kristal keramik dg proses DevitrifikasiDev : Proses membentuk tranfaran dalammembuat gelasSifatnya tahan suhu tinggi dan dipakai pada alat alat elektronik.

  • 3. Gelas Keselamatan (safty glass )1.Laminated Safety GlassDibuat dg stuktur 2 layar/ lapis dari plastik resin polivinil butirat.Klo pecah tidak lepas dari bentuknya karena ada pelapisnya. Digunakan pada kaca mobil dan gedung penting.Bahan interlayer pada mulanya adalah :- celulosa nitrat- celulosa asetat Laminated sg

  • 2. Case Hardened (Tempered Sg).Dibuat pada suhu dan tekanan sangat tinggi dan bila pecah terfraksinasi jadi cil keci, supaya tak melukai. Banyak dipakai pada kaca mobilTempered Sg

  • Perbandingan Beberapa sifat Gelas

    sifatG umumpirexG 96 % SiquartzSoftening p

    Spec gravity

    Koef expansi ( 10-7 )

    Maks Temp ( F)696

    2,47

    92

    Ora ngerti819

    2,23

    32-33

    900-10001442

    2,18

    7,8-8

    1800-20001667

    2,01

    5,5-5,9

    Ora ngerti

  • Zat oksidator bila + KI berlebihan,maka akan terbentuk I2, I2 ini kemudian dititrasi dg Natrium tiosulfatContoh zat oksidator al : KMnO4 ; H2O2 ;Cl2 ;K2Cr2O7: CUSO4 dllLengkapi reaksi zat diatas dengan KI pada suasana asm ( cari sendiri)

    Jumlah I2 yang terbentuk setara dengan jumlah zat oksidator(sampel). Lha I2 yang terbentuk juga setara dg Na2S2O3 dari hasil titrasiDapat disimpulkan jumlah zat oksidator setara dengan jumlah natrium tiosulfat.? Dengan kata lain, analit or sampel setara dg volume Na2S2O3

  • Pada titrasi Iodometri digunakan indikator amilum 1 %, sebanyak 1 ml.Amilum membentuk kompleks dg I2 yang berwarna biru, artinya kalau I2 telah habis (ekivalen) warna larutan menjadi jernih.Indikator sebaiknya ditambahkan menjelang atau mendekati titik ekivalen, yaitu ketika larutan sudah berwarna kuning jerami.Kalau Ind. ditambahkan sejak awal kesalahan titrasi menjadi besar karena kompleks dari iod amilum agak sulit larut dalam air (ada sebagian Iod amilum tak bereaksi dg Na tiosulfat).

  • Pembuatan Larutan Na2S2O3 0,1 N sebanyak 1LBerapa Mr dan BE tiosulfat ? 2 S2O3 -2 S4O6-2 + 2e 2 mol melepas 2e, jadi BE =...... Klo Mr = 248Larutan 0,1 N natrium tiosulfat dibuat dengan cara menimbang 25 gr kristal natrium tiosulfat.Dilarutkan dalam labu takar hingga volumenya 1 L pada air yang telah dididihkan.Karena dalam larutan na tiosulfat terdapat bacteri Thiobacillus Thiopus maka diatasi dg cara : a. Pelarutan dilakukan pada air mendidih. b. Larutan ditambah kloroform (CHCl3) atau 10 gr HgCl2. c. Larutan disimpan pada tempat gelap.

  • Standarisasi Larutan NaTiosulfat 0,1 NZat standar primer yang dapat digunakan ; KIO3 ; KBrO3; K2Cr2O7 dll Misal dipakai K2Cr2O7 Berapa Mr..... BE.1/6 Mr = 49 Cr2O7-2+ 14 H+ +6 e 2Cr+3 + 7 H2ODiambil dg tepat 25 ml larutan K2Cr2O7 0,1 N Kalau tidak ada di lab gimana cara membuat ?Lar tersebut dimasukkan dalam erlenmayer 250 ml, + 5 ml asam asetat glasial+5 ml CuSO4 0,001 M+ 30 ml lar KI 10 %.Larutan dihomogenkan dan dititrasi dg lar Na tiosulfat, +ind amilum, ketika larutan berwarna. Warna TEHitung normalitas Na tiosulfat dg rumus V1N1 =V2N2 jika volume titasi (TE) adalah 24 ml.

  • Penentuan % Cu dalam Kristal CuSO4Ditimbang 3 gr CuSO4 5 H2O, dilarutkan dalam labu takar 250 ml. Diambil sebagian, misal 25 ml dengan pipet volume, dimasukkan dalam erlenmayer 250 ml + 10 ml lar KI 10 %.Titrasi I2 yang dihasilkan dengan larutan Na2S2O3 0.1 N, gunakan ind. Amilum.Hitunglah kadar Cu dalam %, bila titik ekivalen pada 10 ml.

    Jawab: Reaksi 2 CuSO4 + 4 KI Cu2I2 (S) + 2K2SO4 + I2

    I2 + Na2S2O3 ........................

    1 ml N Na2S2O3 = 0,06357 gr Cu Cu (II) + e Cu(I) jadi BE Cu = Ar Cu = 63,5

  • nJawab:Pada 25 ml larutan encer, berlaku rumus : miligrek Cu = miligrek na tiosulfat = 10 x 0,1 miligrek miligram Cu = 10 x 0,1 x BE Cu miligram = 10 x o,1 x 63,5 miligram = 63,5 miligramPada 250 ml larutan, jumlah mgCu 635 mg.Pada sampel juga : 635 mg, jadi kadar dapat dihitunglah.

  • Penentuan klor aktif dalam Serbuk PemutihSerbuk pemutih berisi :- kalsium hipoklorida Ca(OCl)2- kalsium klorida basa CaCl2Ca(OH)2 H2OZat aktifnya adalah hipoklorida (OCl) -, berfungsi sebagai pemutihDalam penentuannya zat pemutih + HCl supaya dilepaskan Cl2 yang dapat ditentukan secara Iodometri. Reaksi : Ca(OCl)2 +4 HCl CaCl2 +2Cl2 +2H2OCl2 yang terlepas di tetapkan secara iodometri, dg asumsi jumlah Cl2 setara dg zat aktif pada pemutih.Mula mula ditimbang 2,5 gr serbuk pemutih dilarutkan menjadi 250 ml.

  • Diambil tepat 25 ml dimasukkan dalam erlenmayer + 1 gram KI + 5 ml asam asetat glasial + 25 ml aquades.Larutan dititrasi dg standar Na tiosulafat 0,1 N, gunakan ind. Amilum .Hitung kadar klor aktif sbg Cl2 pada serbuk pemutih dalam % bila diketahui volume akhir titrasi 10 ml.Jawab : Ca(OCl)2 + 4 KI +4 CH3COOH CaCl2+4CH3COOK + 2 H2O + I2 I2 + Na2S2O3 .. Diket