hj. henny hendarti, dkk.pdf

Click here to load reader

Post on 31-Dec-2016

230 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1

ANALISISINVESTASISISTEMINFORMASIDENGANMENGGUNAKANMETODEINFORMATIONECONOMICS

(STUDIKASUS:PT.MEGACIPTAMANDIRI)

HJ.HennyHendarti, SanyotoGondodiyoto,[email protected]

Abstrak

Tujuan penelitian, ialah untuk mengukur nilai ekonomis biaya investasi sisteminformasiyangdiimplementasikanolehPT.MegaCiptaMandirisehinggadiketahuiapakah biaya yang dikeluarkan sebanding denganmanfaat yang diperoleh.metodepenelitian yang kami lakukan adalah metode analisis data, penelitian lapangandengan melakukan wawancara dengan beberapa pihak terkait,studi dokumentasi,serta melalui kuesioner yang dibagikan kepada beberapa pihak PT.Mega CiptaMandiri.Hasilyangdicapaiadalahberupaanalisis investasi sistem informasiyangtelah diterapkan pada PT.Mega Cipta Mandiri. Dari hasil analisis denganmenggunakan information economics diperoleh nilai score card 3,4, hal inimenunjukkan bahwa investasi sistem informasi sudah cukup baik diterapkan padaPT.MegaCiptaMandiri. simpulan yang didapat adalah investasi sistem informasipada PT.Mega CiptaMandiri termasuk dalam kuadran a investasi. berdasarkantraditionalcostbenefitanalysisdiperolehroisebesar0,08%,masukdalamkategorizeroorless.dalamtahapvaluelinking,valueacceleration,danvaluerestructuringdiperolehroisebesar86,86%,yangberartibahwatingkatpertumbuhandariinvestasisisteminformasidinilai masihrendah.

KataKunciInformationEconomics (IE),SistemInformasi (SI), Investasi,Teknologi Informasi(TI),JaringanLANdankomputer

1. PENDAHULUAN

Di era teknologi informasi yang semakin berkembang dan kian mendominasikehidupan

sehari hari, hal tersebut semakinmendorongmanusiauntuk terusdapatmemanfaatkan

perkembangan teknologi tersebut agar dapat lebih bermanfaat dalam kehidupan ini.

Teknologi yang ada saat ini pun telah banyak digunakan oleh perusahaan untuk

mendukung proses bisnis yang mereka jalankan, maupun untuk menghadapi persaingan

antarperusahaandalammemenuhipermintaankonsumendanefisiensisumberdayayang

mereka gunakan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan

melakukaninvestasi.Baikinvestasimesin,saham,maupuninvestasiSI.

Besarnyanilainominal investasisisteminformasi (SI)padaperusahaantersebutmembuat

banyak pihak mulai bertanyatanya, bagaimana cara memperkirakan seberapa besar

investasitersebutmemberikanmanfaatbagiperusahaan.Faktamenyatakanbahwamanfaat

investasi SI dapat berupa yang terhitung (tangible) maupun yang tidak terhitung

(intangible).Manfaatinijugaadayangdapatdirasakansecaralangsungdanadajugayang

2

hanya dapat dirasakan setelah jangka waktu tertentu. Hal ini menyebabkan banyak

perusahaanmengalamikesulitanbagaimanamenghitungnilaiinvestasiSIdikaitkandengan

manfaatyangdihasilkan.

Ruang lingkup pembahasan evaluasi investasi SI pada PT. Mega Cipta Mandiri

mencakup:

1. Pembahasan menganalisis dan mengevaluasi manfaat dari segi ekonomis pada

investasiSIyang sudah dilakukanolehPT.MegaCiptaMandiri.Evaluasidilakukan

untuk investasi dimulaipadaperiode2003denganmenggunakanmetodeinformation

economics untuk mendapatkan nilai manfaat yang diperoleh oleh PT. Mega Cipta

Mandiri.

2. Evaluasi yang dilakukan dengan information economics menggunakan metode 3

domainyaitu:domainkeuangan,domainbisnisdandomainteknologi.

TujuandanManfaat

Tujuandaridilakukannyapenelitianiniadalah:

1. MenganalisainvestasiSIyangsudahdilakukanPT.MegaCiptaMandiri.

2. Mengukur nilai ekonomis biaya investasi SI yang diimplementasikan oleh

perusahaan.

3. MengetahuimanfaatyangdiperolehdaridilakukannyainvestasiSI.

4. Untukmengetahui apakah biaya yang dikeluarkan sebanding denganmanfaat

yangdiperoleh.

Manfaatdaripenelitianyangdilakukan:

1. Memberikan informasi yang bermanfaat bagi pihak eksekutif dan top

manajemen untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi dari dilakukannya

investasiSI.

2. Hasil analisis terhadap investasi SI saat ini dapat digunakan sebagai acuan

untukinvestasiSIselanjutnya.

2. TINJAUANTEORI

Konsep investasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Pengertian Sistem

InformasidanTeknologiInformasiBerdasarkanpendapatOBrien(2003,p29)sistemadalah

sekelompok komponen yang salingberhubungan,bekerjabersamauntukmencapai tujuan

bersamadenganmenerimainputsertamenghasilkanoutputdalamprosestransformasiyang

teratur.Sistem informasi dapatmerupakan kombinasi teratur dari orangorang, hardware,

software,jaringankomunikasi,dansumberdayadatayangmengumpulkan,mengubah,dan

menyebarkaninformasidalamsebuahorganisasi(OBrien,2003,p5).

3

MenurutTurban(2003,p15)informationisacollectionoffacts(data)organizedin

somemannersothattheyaremeaningfultoarecipient.Definisitersebutdapatdijelaskan

sebagai informasi adalah kumpulan dari fakta (data) yang diorganisasikan ke dalam

beberapa cara supaya dapat dimengerti oleh penerima informasi. Menurut Whitten

(2004,p12) information system is an arrangement of people, data, processes, and

informationtechnologythatinteracttocollect,process,store,andprovideasoutput

theinformationneededtosupport

MetodeevaluasiinvestasisisteminformasidenganInformationEconomicsMenurut

Parker (1988,p5) Information Economics is a collection of computational tools for

quantifying benefits and costs for information technology projects. Jadi, yang dimaksud

denganpengertianIEadalahsekumpulanmetodeuntukmenghitungkeuntungandanbiaya

dariproyekteknologiinformasi.IEmerupakandasardaricostbenefitanalysis(CBA)yang

dapatmembantumengatasimasalahpada strategibisnis perusahaan.Selain itu, IEadalah

metodeyangmembantudalamprosespembuatankeputusan.IEdapatpulamembantudalam

penghitunganinvestasiteknologiinformasidalamperusahaan.

Information Economics yang digunakan dalam pengambilan keputusan, yaitu

melakukan persetujuan terhadap setiap investasi yang diusulkan (pemrograman, aplikasi,

hardware) harus di justifikasi, tetapi setiap investasi yang potensial mempunyai

karakteristikyangberbedaterhadapnilai,biaya,danresikonya.Menyediakansumberdaya

adalahmembuatkeputusandiantaraalternatifinvestasilainnya,sepertimenginstalldatabase

yang berhubungan dengan sistem manajemen, membeli sistem laporan keuangan, atau

mengganti komputer adalah salah satu pendukung untuk mendukung profesionalisme

perusahaan.Jadi,manajerharuslahmembuatkeputusanuntukprioritasjangkapanjang.

Metode evaluasi investasi sistem informasi denganInformationEconomics

Bidangyangdievaluasi :

Domainkeuangan

Menurut Parker (1988,p93) ada beberapa pendekatan untukmengembangkan cost

benefit, pendekatan tersebut dapat digunakan untuk proses pembuatan keputusan.

Dibawah inimerupakan beberapametodeyangdigunakan dalammenghitung cost

benefit :

Returnoninvestment(ROI)

a. PengertianROI

Teknik ini biasadisebut jugaAccounting rateof return.ROIadalahperbandingan

darijumlah rataratapendapatan tiaptahun dariproyekyangdibagi denganinvestasi

internal dalam sebuah proyek. Metode ini khususnya untuk memproses data dan

4

proyek sistem informasi. Mengimplementasi dan menjalankan biaya diharapkan

mendapatkan keuntunganyangdirencanakanuntuktahunyangdiharapkan.

Penggunaanmetode ini diasumsikan sebagai biaya yang tersedia dalamorganisasi

untukmendukungimplementasidanbeberapabiayaproyekyangtelahdijustifikasi.

b.KalkulasiROI

MenurutParker(1988,p95)untukmenghitungROIyangsederhanadapatdigunakan

kumpulandaritigakertaskerja.

DevelopmentCostWorksheet

Kertaskerjabiayapembangunanterdiridarilimakategori:developmenteffort,new

hardware,newpurchasedsoftware,usertraining, danbiayalainnya.

Development effort terdiri dari penambahan sistem dan biaya pemrograman, dan

pendukungstaftambahansepertiadministrasidata.Kegiatanyangdilakukanseperti

penambahan software barumeliputi pembelian beberapa software ataupenyewaan

softwarebarudanpelatihansertapendidikanparapengguna.Biayalainnya,meliputi

mengujiterhadapsistem,yangmerupakankategoriakhir.Kertaskerjaharusdibuat

setiaptahundimanabiayapembangunan telahdisediakan..

DevelopmentCostWorksheet

Year1

A. UsahaPengembangan

Peningkatansistemdanpemrograman_____

(Contoh:Perkiraanjumlahharipada$xxx/hari)

Peningkatankaryawanpendukung_____

(Contoh:Dataadministrationpada$xxx/hari)

B. Hardwareyangbaru

Terminal,printer,komunikasi _____

Lainnya______________________

C. Sofwarebaru(pembelian),jikaada

Paketsoftwareaplikasi_____

Lainnya_______________________

D. Pelatihanpengguna_____

E.Lainnya_____________________ _____

TOTAL_____

5

Gambar DevelopmentCostWorksheet(Parker,1988,p96)

a. OngoingExpenseWorksheet

Terdapatenamkategoridalamkertaskerja ini :application softwaremaintenance,

incrementaldatastorageexpenses,incrementalcommunications,newsoftwareand

hardware leases, supplies, dan lainnya. Biaya application software maintenance

diperolehdenganmemperkirakanjumlahdariharipengembangan(dari development

costs worksheet), dengan menggunakan perbandingan dari pemeliharaan untuk

pembangunan (hari) dan ratarata pemeliharaan setiap harinya. Hasilnya adalah

biaya dari pemeliharaan aplikasi software. Incremental data storage expenses

didapatdariperkiraanjumlahmegabytedenganmemperkirakanbiayapermegabyte.

Incrementalcommunications adalah biaya yangberhubungandengankabel,pesan,

dan sebagainya. New software and hardware leases dapat diidentifikasi sama

mudahnya dengan persediaan dan biaya lainlainnya. Seperti development costs

worksheet,ongoingexpensesworksheetseharusnyadikembangkansetiaptahunnya,

sehinggabiayayangdiharapkandapatdiperoleh.

OngoingExpenseWorksheet

Gambar OngoingExpenseWorksheet(Parker,1988,p96)

Tahun1x

a.Pemeliharaanaplikasisoftware_____

Jumlahhariusahapengembangan_____

Ratiopemeliharaanterhadappengembangan_____

(Berdasarkanpengalamancontoh10.1)_____

Jumlahpemeliharaantahunan_____

Tarif PemeliharaanHarian_____

Totalpemeliharaanaplikasisoftware_____

B.Pertambahanmediapenyimpanandatayangdibutuhkan___MBx___ _____

(ContohestimasiMBpada$xx.xx)

C.Pertambahanmediakomunikasi(lines,messages,danlainlain)_____

D.Softwaremaupunhardwarebaru_____

E.Peralatan _____

F.Lainnya _____

TotalBiayatetap_____

6

EconomicImpactWorksheet

Merupakan ringkasan dari dampak ekonomi terhadap proyek. Penilaian skor

terhadapdampakekonomisdidasarkanpadahubungangarislurusuntukmenghitung

simple ROI dari arus kas periodik yang diusulkan selama periode lima tahun.

Pertamatama, membuat biaya investasi bersih yang diperlukan (net investment

required) dan elemen ini telah dihasilkan dari lembar kerja biaya pengembangan

(development cost worksheet). Kedua, diperlukan arus kas tahunan (yearly cash

flows), yang didapat dari manfaat ekonomis bersih (net economic benefit)

dijumlahkan dengan pengurangan biaya operasional (operating cost reduction),

menghasilkan pendapatan sebelum pajak (pre tax income), lalu dikurangi dengan

ongoing expenses. SimpleROI dihitung denganmembagi ratarata arus kas bersih

(net cash flows) selama lima tahun dengan investasi bersih yang dibutuhkan (net

investmentrequired).Kemudianskorproyekdapatditentukan.

EconomicImpactWorksheet

7

A. Investasibersihyangdibutuhkan(dariDevelopmentCostWorksheet)

B. Aruskastahunanberdasarkanlimaperiode12bulananimplementasi

Selanjutnyapadasistembersangkutan.Aruskasberkemungkinannegatif_____

TAHUNTOTAL

Tahun1Tahun2Tahun3Tahun4Tahun5

Keuntunganekonomisbersih00000

Penguranganbiayaoperasi=xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Biayasebelumpajakxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

()biayatetapdarilajurxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

=aruskasbersihxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxx

C.ROIsederhanaB/jumlahntahun/Axxx%

D.Scoringbenturanekonomi

ScoreROIsederhana

0 0ataukurang

1 1% 299%

2 300% 499%

3 500% 699%

4 700% 899%

5 Diatas

Gambar EconomicImpactWorksheet(Parker,1988,p97)

CostBenefitAnalysis

Menurut Parker (1988,p89) analisis costbenefit merupakan teknik untuk

mendukungaplikasipemindahanbiayadanmenghindariadanyabiayadariteknologi

informasi.Analisiscostbenefitdapatdigunakandalamduacara,yaitusebagaialat

perencanayangmembantudalampengambilankeputusan,dansebagaialatevaluasi

apakahproyeksisteminformasisesuaidengantujuanyangdiinginkan.

ValueLinkingdanValueAcceleration

Value Linking dan Value Acceleration merupakan konsep dan teknik yang

berhubungan erat. Value linking digunakan untuk mengevalusi secara keuangan

dampakkombinasidarifungsipeningkatankinerjadanhasilyangtetapdarifungsi

8

fungsi yang terpisah. Value acceleration digunakan untuk mengevaluasi secara

keuanganakselerasidarimanfaatdanbiayasetiapwaktu,karenaterhubungnyadua

departemen atau fungsi dalam hubungan sebabakibat. Teknik ini berhubungan

denganmasalahketergantunganwaktu,sepertipencapaianmanfaatyanglebihawal.

ValueRestructuring

MenurutParker(2000,p122)valuerestructuringadalahmengukurpeningkatanyang

dihasilkan dari perubahan organisasi yang berkaitan dengan dampak teknologi

informasi.

InnovationdanInvestment

MenurutParker(1988,p134)menciptakan fungsibarudalamdomainbisnis.Ketika

dikembangkan, dibuat sebuah produk baru (komputer) dan sebuah bisnis baru.

Selanjutnyaidedalambisnisdibuatprodukkomputerbaru.Keduaidedibuattetapi

yangterlebihdahuludalampembuatandarisebuahperusahaanbarudanselanjutnya

pembaharuandariperusahaanyangada.Keduaidememilikinilaibawaandanresiko

yangmembutuhkanpenilaian.

DomainBisnis

Domainbisnisadalahpenggunadari teknologi informasidomainteknologiadalah

pemasokdari layanan teknologi informasi. Pemasokdapat dari departemen sistem

informasiatau teknisiahli padaorganisasi bisnis yang bertanggungjawab terhadap

komputer perseorangan. Pada domain bisnis, penggunaan pada sistem komputer

bertugas untuk menyimpan dan mengatur data dari domain teknologi yang

merupakan tanggung jawab manajemen: desain sistem, pengembangan software,

mengaturdata,pengamananinformasi,danautorisasikaryawanuntukmengakuidan

menggunakan informasi dalam sistem. Pada domain bisnis yang dinilai adalah

strategic match, competitive advantage, management information, competitive

response,dan projectororganizationalrisk.

StrategicMatch

Strategic match berfokus pada tingkatan dari sebuah teknologi informasi atau

dukungan proyek Management Information System (MIS) atau sejalan dengan

perusahaanatausalurandaribagianbisnisuntukmencapaitujuanyangstrategis.Ini

menyediakankesempatanuntukmeningkatkannilaidari inovasiatauaplikasiyang

berjalandalamdukunganlangsungdaritujuanbisnisyangdicapai.

CompetitiveAdvantage

9

Penilaian untuk competitive advantage ini mempertimbangkan strategi yang

dilakukan oleh bisnis. Menurut Porter (1985), ini dapat dijadikan sebagai

implementasidaribiayakepemimpinan,perbedaan,ataufokusnya.Pengaturandari

jarak penilaian jelas berbeda dari setiap tipe strategi.Mekanisme penilaian untuk

mendukungbiayakepemimpinandikumpulkandarisekitarbiayayangdihindarkan,

penguranganbiaya, identifikasi,daneksploitasidaribanyaknyasemuasumberdari

keuntunganbiaya.

ManagementInformation

Faktorketigadaripenilaiandalamdomainbisnisbergantungpadatingkatanproyek

untuk menyediakan informasi manajemen atas kegiatan inti dari perusahaan atau

jaringan dari bisnis. Contoh dari informasi manajemen tentang kegiatan inti yaitu

termasuk:

Perencanaan strategis: pelayanan, pemasaran, kapasitas perencanaan produk,

perkiraanfasilitas

Pengendalianmanajemen:anggaran, targetpenjualan,kinerjapelayanan,kapasitas,

fasilitasperalatan.

Pengendalianoperasi:Pelayananpelanggan,informasi,pengaduan,kapasitas,jadwal

fasilitas.

CompetitiveResponse

Competitiveresponsememastikantingkatankegagalanketikadilakukanolehsistem,

akanmenyebabkankerusakanpersainganuntukperusahaan.Inidapatdiukurkarena

pesaingsiapmenyediakanpelayanan,produk,perubahandata,kemampuanindustri

yangdiinginkanataubeberapaperintahyangterotorisasidarisistemsebagaisebuah

keadaandarikelangsunganaktivitasbisnis.

Memastikan batas dari sisi yang rendah jika sebuah proyek dapat ditunda untuk

sedikitnya satu tahun tanpa pengaruh dari posisi persaingan. Pada sisi atas,

penundaan dari sebuah proyek akan menghasilkan kerugian persaingan untuk

perusahaan, kesempatan persaingan yang hilang, pengurangan dari kegiatan yang

ada.Nilaitengahdigunakanuntukkeseimbanganpotensial.

Projectororganizationalrisk:

Project or organizational risk berfokus pada tingkatan untuk organisasi yang

memiliki kemampuan membawa perubahan yang diinginkan dari sebuah proyek.

Evaluasi pengguna atau organisasi domain bisnis, bukan organisasi secara teknik.

10

Bagian komponen dari kapasitas organisasi termasuk dukunganmanajemen untuk

perubahankematangandalampenggunaankomputerdalamorganisasi,danpenilaian

yang nyata dari kebutuhan tugas untuk melengkapi proyek yang dimengerti dari

prosesbisnisbawahdanfungsinya.

Domainteknologi

Domain teknologi tanggung jawabmanajemen tetap bertahanwalaupun komputer

diletakkan pada departemen pusat manajamen atau di kantor bisnis manajer.

Tanggungjawab ini berbeda dari tanggungjawab bisnis manajer yangmemberikan

peningkatan denganmenggunakan data. Ini adalah perbedaan dari tanggungjawab,

dan faktanya bahwa domain bisnis digunakan untuk teknologi informasi dalam

membuat tanggungjawab di domain teknologi, yang membuat konsep sangatlah

penting. Dalam domain teknologi faktor yang dinilai terdiri dari: strategic IS

architecture, definitional uncertainty, technical uncertainty, IS infrastucture risk.

Faktor ini menyediakan sebuah hubungan strategi teknologi dalam alternatif

investasiteknologiinformasiyangdapatdilihat.

StrategicISarchitecture

Sampai sekarang, implementasi proyek telah dihilangkan dan dievaluasi secara

bebas.Bagaimanapun, domain teknologi sangat natural, dapatmenentukan sebuah

permintaan dan kepentingan untuk proyek melewati dampak ekonomi domain

bisnis. Sistem database, hubungan database, sistem pendistribusian akan dapat

mengumpulkan atau menghubungkan penyedia oleh lingkungan teknologi itu

sendiri.

Definitionaluncertainty

Dengan adanya perubahan yang tidak tentu. Perubahan teknologi dalam sebuah

organisasidapatditunjukkandalambanyak langkah.Langkahnyasebuahpekerjaan

dapat menjadi terstruktur untuk produktifitas yang banyak pada akhirnya sisa

produk adalah sama, tapi pada pengertiannya perubahan itu dapat dijalani. Pada

akhirnyaprodukdapatberubahjuga,perubahanyangdiinginkanatasbagiandalam

yang sama baiknya seperti bagian luar dari perusahaan. Perubahan ini termasuk

tingkatandariresiko.Strukturinfomasiekonomimembolehkanuntukmenilairesiko

danketidaktentuan.

11

Technicaluncertainty

Identifikasi lain dari resiko dalam domain teknologi adalah technical uncertainty,

yang menilai kesiapan dari domain teknologi untuk menjalankan proyek. Empat

penilaian yang terpisah meliputi: pengetahuan yang diinginkan, ketergantungan

hardware,ketergantungansoftware,danaplikasisoftware.Tujuandaripenilaianini

tidak dapat menegaskan resiko penolakan perencanaan. Maksudnya, mengakui

resikodanmenegaskanpersiapandankesiapan yangdibutuhkanuntukkesuksesan

proyek.Kepastianadalahsesuatuyangnegatif.Technicaluncertaintyyangtertinggi,

yangpalingnegatifdarihasilevaluasi.

ISinfrastructurerisk

ISinfrastructureriskmenilaitingkatandariyangbukanproyekkebutuhaninvestasi

untukmembiayaiproyekini.Lingkupanyangdinilaitermasukfaktorfaktorseperti

data administrasi (seperti permintaan kamus data baru), komunikasi (contohnya

bentukdarikemampuankomunikasiyangdiinginkan),dansistemdistribusi(seperti

metodebarudaripenilaiandatayangdiinginkan).

3.METODOLOGIPENELITIAN

Metode yang digunakan adalah Penelitian Kepustakaan, Lapangan dan Evaluasi.

Menganalisalebihlanjuthasilpenelitianyangdiperolehdenganmenggunakanlangkahdan

metode analisis information economics yaitu suatu metode yang secara ilmiah

dikembangkan dari pengukuran konvensional akuntansi untuk mengklarifikasi, mengukur

danmengoptimalkaninvestasiSIdenganpendekatanpengukurannyata(Tangible)dantidak

nyata (Intangible).Perhitungan return on investment (ROI) dilakukan denganmetodologi

informationeconomics,yaitu:

a. Traditional CostBenefitAnalisis

b. Returnoninvestment(ROI)

c. Valuelinking

d. Valueacceleration

e. ValueRestructuring

4.ANALISISDANPEMBAHASAN

4.1 Langkah langkahevaluasi

Dalam menilai investasi teknologi informasi pada PT.MegaCiptaMandiri

dengan menggunakan metode information economics dilakukan dengan

12

mengevaluasi domain keuangan, domain bisnis dan domain teknologi yang ada

dalam perusahaan. Evaluasi dalam domain keuangan terdiri dari cost benefit

analisis, value linking, value acceleration dan value restructuring. Cost benefit

analisismerupakanevaluasiperbandinganantarabiayadanmanfaatyangdihasilkan

dari investasi teknologi informasi perusahaan. Value linking digunakan untuk

mengevaluasi secara finansial efek dari digunakannya teknologi informasi. Value

acceleration berhubungan dengan perbandingan percepatan dalam mengerjakan

tugas dengan menggunakan teknologi informasi dengan yang sebelumnya tanpa

menggunakanteknologiinformasi.ValueRestructuringmerupakannilaiyangterkait

dengan adanya perubahan restrukturisasi perusahaan setelah adanya investasi

teknologiinformasi.

Evaluasidalamdomainbisnisterdapat5bagianyangterdiridari:Strategic

Match, Competitive advantage, Management Information System, Competitive

Response,danProjectororganizationalrisk.StrategicMatchberhubungandengan

sejauh mana investasi teknologi informasi yang dilakukan oleh PT.Mega Cipta

Mandiri dapat mendukung danmembantu pencapaian tujuan strategis perusahaan.

Competitive advantage berhubungan dengan sejauh mana implementasi

teknologiinformasipadaperusahaan

DomainBisnisdalammembangunnilaiorganisasi.

4.1.1 StrategicMatch

BagiPT.MegaCiptaMandiri,teknologi informasimempunyaiperananyangsangat

penting dalam membantu perusahaan menetapkan strategi yang tepat untuk

mencapai tujuan tujuan bisnis yang ditetapkan oleh manajemen, misalnya

membuat rencana rencana yang tepat dan untuk menentukan langkah strategis

perusahaan. Pada posisi kuadran A Investasi nilai pembobotan strategic match

adalah0.

4.1.2Competitiveadvantage

Penggunaan teknologi informasi pada PT.Mega Cipta Mandiri dapat menunjang

kinerja perusahaan, sehingga membuat perusahaan mampu bersaing dengan para

kompetitornya, mempunyai data yang akurat, serta mempunyai perhitungan yang

akuratmengenaiproyekyangakandilaksanakan.PadaposisikuadranAInvestasi

nilaipembobotancompetitiveadvantageadalah0.

13

4.1.3ManagementInformationSystem

TujuanPT.MegaCiptaMandirimenggunakanteknologi informasiadalahagarpara

manajemen mampu memperoleh informasi yang akurat dan cepat sehingga dapat

digunakan oleh para manajemen untuk menentukan langkah strategis perusahaan.

Dimana informasi yang cepat dan akurat itu akan digunakan untuk menentukan

perencanaanjangkapanjangdanjangkapendekperusahaan.PadaposisikuadranA

Investasinilaipembobotan managementinformationsystemadalah2.

4.1.4CompetitiveResponse

Sebelum PT.Mega Cipta Mandiri menggunakan teknologi informasi untuk

menunjangprosesbisnisnya,perusahaanmasihmenggunakansistemmanualuntuk

kegiatanoperasionalnya.Penggunaansistemmanualinimembuatkinerjadaridivisi

marketing dalam melakukan promosi dan pelayanan terhadap pelanggan menjadi

lamban. Hal ini sangatlah merugikan bagi perusahaan karena pelayanan terhadap

pelanggan merupakan hal yang utama dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

Manajemen merespon hal tersebut dengan mengubah sistem yang ada menjadi

terkomputerisasi. Pada posisi kuadranA Investasi nilai pembobotan competitive

responseadalah8.

4.1.5 Projectororganizationalrisk

Bagi PT.Mega Cipta Mandiri perubahan yang timbul akibat investasi teknologi

informasi adalah adanya kemampuan yang baru bagimanajemenuntukmenjawab

masalah yang timbul. Sehingga manajemen mampu membuat rencana yang baik

dalam membuat proyek dimasa yang akan datang. Dimana investasi teknologi

informasi inimemberikan pengalaman yang bernilai bagimanajemen.Pada posisi

kuadranAInvestasinilaipembobotanprojectororganizationalriskadalah 2.

Setelah diukur denganmenggunakan information economics score card dapat

diketahuitingkatbisnisdomaindanteknologidomainpadaPT.MegaCiptaMandiri

yangdapatdilihatpadatabeldibawahini:

14

PredikatProyekJaringanLANdanKomputer

Skoryangdidapat Predikat

71100 SangatBaik

4170 Baik

1140 Cukup

(20) 10 Kurang

(50) (21) SangatKurang

Tabel PredikatProyekJaringanLANdanKomputer

Skor akhir dari investasi teknologi informasi denganmenggunakan jaringan LAN

dankomputerbernilai34. Jikadilihatdari tabel 4.19diatas,makadapatdiketahui

bahwa investasi teknologi informasi pada PT.Mega Cipta Mandiri mendapat

predikat Cukup yang berarti penerapan teknologi informasi dinilai cukup

bermanfaatbagiberlangsungnyaprosesbisnispadaPT.MegaCiptaMandiri.

5.SIMPULAN

Aspek aspek yang dinilai dalam melakukan analisis investasi sistem

infromasipadaPT.MegaCiptaMandiri adalahmeliputidomainkeuangan,domain

bisnissertadomainteknologi.Domainkeuanganterdiridariperhitungan costbenefit

analysis, value linking,valueacceleration,danvalue restructuring.Domain bisnis

terdiri dari strategic match, competitive advantage, management information,

competitive response, danproject or organizational risk.Domain teknologi terdiri

daristrategicmatch, competitiveadvantage,management information,competitive

response, danproject or organizational risk.Dari analisis aspek aspek tersebut,

makadapatdiambilkesimpulansebagaiberikut:

1.Perhitungan Return On Investment (ROI) untuk mengetahui manfaat investasi

teknologi informasi pada PT.Mega CiptaMandiri didasarkan pada perhitungan

traditional cost benefit analysismemperoleh hasil 0,08%, dan perhitunganROI

yang didasarkan pada Value Linking, Value Acceleration, dan Value

Restructuringmemperolehhasil86,86%.

2.Nilaikorporasi(corporatevalue)PT.MegaCiptaMandiriberadapadakuadranA

Investasi yaitu perusahaan dalam sisi bisnisnya kuat dengan dukungan

15

komputer yang lemah, sehingga TI pada perusahaan masih dalam tahap

pengembangan.

3. Setelah diukur denganmenggunakan information economics score card dapat

diketahui tingkat bisnisdomaindanteknologidomainpadaPT.Mega

DAFTARPUSTAKABodnar, George. H, William S. Hopwood (1995). Sistem Informasi Akuntansi.

SalembaEmpat,JakartaBysinger,Bill,KenKnight(1996).InvestingInformationTechnology:ADecision

MakingGuideForBusinessandTechnologyManagers.VanNostran,NewYork.

Cassidy, Anita (1998). A Practical Guide to Information Systems StrategicPlanning.StLuciePress,UnitedStatesofAmerica.

Gardner,Christopher(2000).TheValuationofInformationTechnology(AGuideforStrategyDevelopment,Valuation,andFinancialPlanning).WileyFinancialManagement,UnitedStatesofAmerica.

Harjono,HerydanMeilinda,Sumardi,Harianto.(2008).JournalofAppliedFinance&Accounting.Volume1

Hendarti,Anton,Didi,Cakra.(2008).AnalisisdanPerancanganSistemInformasiAkuntasiPenjualandanPersediaan.JurnalTheWinners.Volume09/no1.OBrien,JamesA.(2003).PengantarSistemInformasi(Judulasli:Introductionto

Information System, diterjemahkan oleh : Dewi Fitriasari dan Beny ArnosKwary),Salembaempat,Jakarta,2005.

Parker,MarilynM.,RobertJ.Benson,H.E.Trainor(1988).InformationEconomics: Linking Business Performance to Information Technology. Prentice Hall,NewJersey.

Reiner,R.K.,C.A.Snyder,andH.H.Carr.(1991).RiskAnalysisForInformationTechnology.JournalofManagementInformationSystems.

Rangkuti, Freddy (2004). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis.PT.GramediaPustakaUmum.Jakarta

Senn, James. A (1998). Information Technology in Business. PrenticeHall, NewJersey.

Star, Ralph, George Reynolds (2001). Principles of Information System SeventhEdition.ThomsonCourseTechnology:Massachusetts.