ppt jurnal tht refleksi

of 22 /22
Refleksi kasus Identitas • Nama : Tn. Totok • Umur : 51th • Alamat : bugangan dalam C 93 • Status perkawinan : menikah • Pekerjaan : POLRI

Author: ekabuds

Post on 25-Jan-2016

37 views

Category:

Documents


7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Efektivitas 7,5 % povidone iodine dibandingkan dengan 1% clotrimazole dengan lignokain dalam pengobatan otomicosis. Effectiveness of 7.5 Percent Povidone Iodine in Comparison to 1 Percent Clotrimazole with Lignocaine in the Treatment of Otomycosis

Refleksi kasus Identitas Nama : Tn. TotokUmur: 51thAlamat: bugangan dalam C 93Status perkawinan: menikah Pekerjaan : POLRI

Anamnesis Autoanamnesis, senin, 2 juni 2014 pukul 17.45 WIBKeluhan utama : telinga kiri terasa penuhRps: sejak pagi hari bangun tidur. Malam hari sebelumnya, pasien telat makan dan merasa seperti masuk angin. Keluhan hanya pada telinga sebelah kiri, terus menerus dan tidak berkurang dengan istirahat. telinga sebelah kiri terasa sakit saat pasien ganti baju (saat telinga tersentuh), gatal pada telinga kiri (+), pendengaran berkurang (-), sekret (-).

RPD Sakit yang sama : diakuiHipertensi : disangkalSinusitis: disangkalDM : disangkalAlergi : disangkal

RPKSakit yang sama : disangkalDM : disangkalHipertensi : disangkalAlergi : disangkal

Riwayat pribadi sosial ekonomiPasien sering membersihkan kotoran telinga menggunakan cotton bud dan biaya pengobatan ditanggung BPJS.

Pemeriksaan fisikStatus generalisKeadaan umum: tampak sakit ringanKesadaran : compos mentisTanda vital : t.d.l.Status gizi : kesan gizi normal

Kulit : d.b.n. (sianosis -)Mata : d.b.n.Kepala dan leher :Kepala : kesan mesochepalWajah : simetrisLeher : t.d.l.Thoraks : t.d.l.Abdomen : t.d.l.Ekstremitas : t.d.l

Status lokalis telinga

Hidung dan sinus paranasal

Rinoskopi posterior (t.d.l.)Orofaring dan mulut (t.d.l)

b) Rinoskopi anterior (t.d.l.)

Tenggorok

LeherAnterior Inspeksi : tidak tampak pembesaran kelenjar getah beningPalpasi : t.d.l.Posterior inspeksi : t.d.l.Palpasi : t.d.l

Pemeriksaan khusus : (t.d.l)Tes pendengaran :?Tes keseimbangan : ?

Resume Laki-laki 51 tahun : keluhan aurikula sinistra terasa penuh dan dirasakan sejak pagi hari. Nyeri dirasakan terus menerus meskipun sudah istirahat. Otalgia sinistra (+), pruritus aurikula sinistra (+).Satu bulan sebelumnya pernah mengalami keluhan yang sama dan sudah berobat di Sp. THT dan keluhan yang dirasakan mereda. Pasien sering membersihkan telinga menggunakan cotton bud sampai CAE berdarah dan terkelupas.Pemeriksaan status lokalis : aurikula sinistra terdapat skuama (jamur) pada CAE, dan membran timpani tampak hiperemis.

Initial plan

Ip.Dx : otomicosis aurikula sinistraS : pendengaran berkurang ? Sering berenang?O : pemeriksaan jamur (KOH)Ip.Mx : perbaikan klinis pasienIp.Tx : pembersihan telinga dengan alkoholNystatin salepIp. Ex : Menjelaskan penyakit pasienmenjelaskan etiologi penyakit pasienMenjelaskan upaya preventif penyakit pasienMenjelaskan komplikasi penyakit pasien

Prognosis Qou ad vitan : dubia ad bonamQuo ad sanam: dubia ad bonamQuo ad fungsionam : dubia ad bonam

Efektivitas povidone iodine 7,5 % dibandingkan dengan clotrimazole 1% dengan lignokain dalam pengobatan otomicosis.Effectiveness of 7.5 Percent Povidone Iodine in Comparison to 1 Percent Clotrimazole with Lignocaine in the Treatment of Otomycosis

Pendahuluan Bahan dan Metode Metode alokasi penyembunyianpasien rawat jalan dengan keluhan gejala-gatal pada telinga, sensasi tersumbat pada telinga, tinnitus maupun tuli adalah yang dievaluasiSetelah diamati dengan cermat, pasien dikirim ke ruang perawatan THT untuk biaya administrasi oleh perawatdengan otoskop dan diagnosis otomicosis. berdasarkan RPD, dan pada pemeriksaan ditemukan hifa , spora maupun endapan pada CAE.memenuhi kriteria peneliti utamamemeriksa kembali pasien dengan mikroskop (karl zeiss) 250mm lensa objektif dan mencatat temuan termasuk ditemukannya debrisPeneliti utama, staf perawat dan pasien tidak menyadari jenis obat yang diberikanObat diberikan dalam tempat tertutup oleh staf perawat Semua obat diberikan secara serial yang telah dilakukan pengacakan dengan menggunakan komputerDebris dikeluarkan dgn suction lalu dikirim untuk pmx smear jamur tabung reaksi yang terdapat salineEvaluasi MT intak/perforasiHasil

Pemeriksaan swab telinga sebelum pengobatan

Setelah pengobatan

Povidone iodine 9 dari smear jamur tumbuh pseudomonas aeruginosa isolate bakteri yang paling umum diikuti oleh enterobacter. clotrimazole dan lignocaine tumbuh 3 bakteri, dengan pseudomonas aeruginosa yang Membentuk isolate, paling umum diikuti oleh basil gram negatif. setelah pengobatan 23 pasien tidak mengalami pertumbuhan jamur, 8 pasien tidak di follow up, 3 pasien masih terdapat sisa infeksi jamur; 2 (povidone iodine) dan 1 (klotrimazole).

Setelah pengobatan

kedua obat memiliki khasiat yang sama dalam mengatasi tanda dan gejala diatas. nilai statistic yang tidak signifikan. Oleh karena itu merekomendasikan penelitian dengan ukuran sampel yang besar.

Diskusi Tujuan pengobatan tidak hanya untuk mengobati infeksi tetapi juga mengurangi tanda dan gejala.Spora banyak kekambuhan tinggiPrinsip dasar dari pengelolaan otitis eksterna karena jamur efektivitas aural toilet, identifikasi organisme penyebab dan menggunakan zat anti jamur yang sesuai.Kekambuhan pada otomikosis terdapat spora.(Penelitian): spora sub epitel tetap bertahan meskipun telah menggunakan obat tetes telinga anti jamur topical perlu penekanan yang penting tentang lamanya durasi pengobatan dan tindak lanjut.Penelitian kami : pemeriksaan setelah 2 minggu pengobatan, tidak ada spora yang muncul lebih menekankan pada kebersihan.

Diskusi Penggunaan pengobatan ototopikala dan penerapan antiseptik seperti gentian violet, as.borat, dsb. Tapi ototoksik (terutama perforasi membran timpani +)Klotrimazole antijamur (azole), otomicosis. Dikombinasikan dgn AB topikal / sediaan steroid (kesembuhan 95%)Tujuan melihat efektifitas povidone iodine 7,5% (otomicosis). povidone iodine mudah tersedia, efektif dlm tatalaksanan OMSK (f. predisposisi otomicosis), scr kimiawi stabil, murah dan resisten(-).Penggunaan tetes telinga 1x1 (penelitian sebelumnya) kesembuhan 95%Povidone iodine 1x1 meningkatkan kepatuhan pasien dan tidak ada satupun dari pasien tanda dan gejala dermatitis alergi (-).

Kesimpulan Hasil penelitian mendukung penggunaan povidone iodine (pengobatan otomicosis) dapat menghindari munculnya resisten organisme. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dibutuhkan yang diperlukan untuk memberikan nilai yang signifikan secara statistic untuk mengukur obat yang lebih efektif. Telah banyak studi mengenai penggunaan povidone iodine pada kasus-kasus klinis yang didiagnosis otomicosis disampig pengelolaan otitis media supuratif kronis.