observasi kemasan confectionery

Click here to load reader

Post on 14-Aug-2015

157 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kemasan sangat mempengaruhi minat konsumen utnuk membeli suau produk. kemasan pada zaman sekarang sangatlah beraneka ragam. oleh karena itu kami melakukan observasi.

TRANSCRIPT

KEMASAN CONFECTIONERY Produk Kembang Gula Produk kembang gula (confectionery) dapat dibagi menjadi chocolate confectionery dan non-chocolate confectionery. Chocolate confectionery adalah produk kembang gula yang berbasis coklat atau lemak, sedangkan non-chocolate confectionery adalah produk kembang gula yang berbasis gula. Coating fat, disebut juga sebagai enrobing fat, merupakan lemak pada produk coklat yang digunakan untuk melapisi produk lain seperti misalnya kacang-kacangan, wafer, biskuit, coklat, dried fruit, atau produk permen. Pembuatan candy ditentukan oleh konsentrasi gula dalam pemasakan gula sirup dan kontrol pencegahan pembentukan krital. Beragam ingredient seperti gelatin, buah, kacang, susu, asam dan sebagainya dapat ditambahkan ke dalam gula. Permen adalah sejenis gulagula (confectionary) adalah makanan berkalori tinggi yang pada umumnya berbahan dasar gula, air, dan sirup fruktosa. Tekstur permen sangat ditentukan oleh lamanya campuran bahan dididihkan, suhu pendinginan, dan cara penanganan setelah pendinginan. Bila campuran gula dipanaskan, ada beberapa tahap yang khas, yaitu 116C tahap bola-lunak, 132C tahap bola-keras, 150155C kertakan keras. Dipasaran kita melihat beraneka ragam kemasan produk kembang gula. Kemasan kembang gula ini dapat berupa plastik, karton, kaleng, dll. Hal tersebut agar konsumen tertarik untuk membeli produk dan kemasan itu sendiri memiliki fungsi masing-masing. Dari hasil observasi kami, dibawah ini ada beberapa produk confectionery yang ada dipasaran:

NO 1

PRODUK

JENIS Plastik

STRUKTUR Kemasan Primer : plastik laminasi, dan kemasan sekunder: karton

BAHAN Plastik laminasi terdiri dari polietilen dan polipropilen Kertas berbahan Kertas yang paling tebal (lebih dari 0.3 mm)

PENGARUH DESAIN

LABELLING Produk:

Polietilen memiliki sifat Nama fleksible sehingga mudah dibentuk dan mempunyai

Nano-Nano Nougat

daya rentang yang tinggi. Berat bersih:Selain itu, kedap terhadap Tercantum air, uap air dan gas. Sangat bagus digunakan dalam kemasan produk ini dibiarkan saja akan terjadi proses oksidasi dengan udara. Polipropilen daya tembus uap yang yang lemak, rendah, baik stabil nama pabrik,

komposisi produk, tanggal kedaluwarsa.

ketahanan terhadap

terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Pada kemasan sekunder sedikit produk mempengaruhi karena tidak

terjadi kontak langsung dengan bahan. Kemasan sekunder dalam membantu pengepakan

produk. 2 Plastik Kemasan primer: plastik laminasi Polietilen,aluminium Pengaruh foil, dan polipropilen plastik penggunaan Nama selain untuk Produk:

Koala La bersih:

mengemas bahan pangan Berat adalah merupakan kemasan paling dijumpai, digunakan, praktis, 10gr

banyak Tercantum banyak mampu nama pabrik,

komposisi produk, tanggal kedaluwarsa.

menjaga kesegaran bahan pangan, mempertahankan mampu mutu

bahan pangan, menunda oksidasi bahan pangan. 3 plastik Kemasan primer: plastik Plastik Poliamida atau Nilon yang terdiri dari molekulmolekul asam amino Bagian transparan supaya Nama konsumen dapat melihat keadaan dalamnya. Nilon relative produk di Berat 100gr tidak Tercantum nama pabrik, Produk:

Alba Pastilles bersih:

dipengaruhi oleh waktu simpan yang lama pada suhu kamar. Tetapi pada suhu yang lebih tinggi akan teroksidasi menjadi berwarna rapuh. kuning dan

komposisi produk, tanggal kedaluwarsa.

Sinar matahari yang kuat akan kurang baik terhadap sifat sehingga mekanikalnya akan

mempengaruhi produk di dalamnya. 4 Plastik Kemasan primer: plastik transparan Plastik Selopan (MT-33) Plastik selopan memiliki Nama sifat tembus pandang Produk:

Queen Jelly

sehingga baik baik bagi Tercantum berat konsumen mengetahui untuk keadaan bersih, pabrik, komposisi produk, tanggal kedaluwarsa. nama

produk secara nyata. Selain itu plastik selopan

memiliki sifat kedap udara sehingga baik dalam

menjaga mutu produk yang sedikit tahan lama bila terkena udara.

5

Plastik

Kemasan primer: plastik laminasi

Polietilen/aluminium foil/polipropilen

Polietilen polipropilen

dan Nama Produk: memiliki Happydent, Foxs,

sifat fleksible sehingga Permen Mint, mudah dibentuk dan Alpenliebe, Big

mempunyai daya tembus Babol, dan lain uap yang rendah, sebagiannya. baik Tercantum berat bersih, pabrik, komposisi foil produk, tanggal kedaluwarsa. nama

ketahanan yang

terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Alumunium

memiliki daya simpan tinggi, teknik penutupan mudah, mudah tertusuk, terhadap sterilisasi. kuat, sobek dan tidak atau tahan proses

6

kertas

Kemasan primer: kertas berlapis dan kemasan sekunder: kertas

Kertas, polietilen,aluminium foil, dan polipropilen

Terjadi perubahan warna Nama pengaruh tersebut diakibatkan karena bahan Berat pengemas. Terjadinya 20gr

Produk:

Mentos Original bersih:

penurunan Tercantum nama

berat bahan dari semula pabrik, hal tersebut terjadi karena komposisi terjadi pelepasan uap air produk, tanggal sebagai tanda penyesuaian kedaluwarsa diri terhadap lingkungan. Terjadi aroma bahan

semakin berkurang, hal tersebut terjadi karena oleh

disebabkan

menguapnya aroma bahan pangan tersebut menuju lingkungan. Alumunium foil memiliki daya simpan tinggi, teknik penutupan mudah, kuat, tidak mudah sobek atau tertusuk, dan tahan

terhadap proses sterilisasi. Pada kemasan sekunder sedikit mempengaruhi

produk

karena

tidak

terjadi kontak langsung dengan bahan. Kemasan sekunder membantu dalam pengepakan produk. 7 lastik Kemasan Polietilen dan Polietilen memiliki sifat Nama fleksible sehingga mudah Produk:

primer : plastik polivinil clorida dan kemasan sekunder: toples plastik

Cup-cup Pop

dibentuk dan mempunyai Tercantum daya rentang yang tinggi. Selain itu, kedap terhadap air, uap air dan gas. Sangat bagus digunakan dalam kemasan produk ini nama pabrik,

komposisi produk, tanggal kedaluwarsa

dibiarkan saja akan terjadi proses udara. Polivinil clorida digunakan sebagai pegangan dari oksidasi dengan

permen tersebut supaya lebih mudah untuk

dikonsumsi. Pada kemasan sekunder sedikit mempengaruhi

produk karena tidak terjadi kontak langsung dengan

bahan. Kemasan sekunder membantu pengepakan produk. 8 Plastik Kemasan Poliester, kertas, dan Poliester tahan terhadap Nama suhu tinggi (300oc), Produk: dalam

primer : plastik EVA dan kemasan sekunder: karton dan mika

Go Fress Tercantum halal

permeabilitasnya terhadap uap air dan gas rendah, sehingga baik untuk produk yang

digunakan kemasan

akan mudah rapuh bila terjadi kontraksi dengan udara. Pada kemasan sekunder sedikit produk mempengaruhi karena tidak

terjadi kontak langsung dengan bahan. Kemasan sekunder dalam produk. membantu pengepakan

9

Kemasan primer : plastik laminasi dan kemasan sekunder: kaleng

Plastik laminasi terdiri dari polietilen dan polipropilen Kaleng terbuat dari logam

Polietilen dan polipropilen Nama memiliki sifat fleksible sehingga mudah dibentuk dan mempunyai Barbie Candy

Produk: Jelly

daya Berat Bersih: 35 gr baik stabil

tembus uap yang rendah, ketahanan terhadap yang lemak,

terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Pada kemasan sekunder sedikit mempengaruhi

produk karena tidak terjadi kontak langsung dengan bahan. Kemasan sekunder membantu pengepakan produk. dalam

10

Plastik

Kemasan primer: plastik transparan dan plastik pipa

Plastik CA (Selulosa Plastik CA peka terhadap Nama Asetat) dan polivinil clorida cahaya matahari, oksigen dan uap air, sehingga perlu dicegah penambahan penstabil asam dengan bahan tartarat Fantasy

Produk:

0.01%. Selain itu, tahan panas dan rapuh pada suhu rendah, tidak cocok untuk makanan beku. Polivinil clorida digunakan sebagai pegangan dari

permen tersebut supaya lebih can Bentuk kemasan mudah untuk yang Nama

dikonsumsi. 11 Kaleng Kemasan Primer: kaleng (commposite can) Composite adalah kemasan Produk:

elastis dan tidak mudah penyok, anti bakteri, anti

The Jelly Bean Candy Bersih:

kaleng yang bahan utamanya kertas kraft. Composite can adalah libatan kertas berupa balutan satuan (convolute adalah

karat, lebih ringan dan Berat praktis, kedap air dan 100gr

udara, ramah lingkungan. Tercantum Kemasan ini melindungi produk mudah meleleh. sehingga lengket tidak atau nama pabrik,

komposisi produk, tanggal

wound) dan libatan

kertas berupa spiral secara (spiral dilibat continious wound), secara

kedaluwarsa

berlapis-lapis hingga membentuk yang didalamnya kraft, body termasuk kertas

aluminium

foil, plastic dan PE. Biasanya PVC digunakan Nama untuk mainan, PVC sangat tidak baik untuk kemasan makanan. Kandungan

12

Plastik

Kemasan primer: plastik

Plastik tipe PVC

Produk:

Spongebob Vandinge Mechine bersih:

plastik ini bisa lumer dan Berat bercampur ke dalam 20gr makanan pada suhu -15C

13

Plastik

Kemasan primer: Plastik Kemasan sekunder: Karton

Plastik polietilen tipe HDPE dan karton

HDPE akan melunak pada Nama suhu 75 C, bentuk yang keras sehingga tahano

Produk:

Happydent White Tercantum berat bersih, pabrik, komposisi produk, tanggal kedaluwarsa nama

terhadap kimia, udara.

14

Karton

Kemasan

Palstik Poly Propilen PP jenis film plastik yang Nama paling ringan dengan BJ 0,9 g/cm3, kemasan plastik dan berpengaruh mempertahankan dari suhu yang Dan akrtom

Produk:

primer: plastik, Alumunium foil dan alumunium foil Kemasan sekunder dan tersier: karton

Happydent White

alumunium Tercantum berat dalam produk dapat bersih, pabrik, komposisi produk, tanggal kedaluwarsa nama

membuat produ menjadi lengket/leleh. Karton sebagai penyangga agar produk tidak penyok dan tidak mudah jatuh

15

Kaleng

Kemasan primer: kaleng Tipe kaleng produk ini two pieces can

Kaleng dua lembar adalah kaleng yang dibuat dari bahan baku plat timah, aluminium atau lakur (alloy)

Kelebihan dari tin plate Nama adalah mengkilap, kuat, tahan karat dan

Produk:

Pagoda Patilles

dapat Tercantum berat bersih, pabrik, komposisi produk, tanggal kedaluwarsa nama

disolder. Apabila kemasan terjdai korosi maka akan berpengaruh pada produk sehingga menyebabkan bagi dapat keracunan yang

konsumen

mengkonsumsi.