imunologi 3

of 18/18
Klasifikasi Virus

Post on 29-Jan-2016

14 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

virus

TRANSCRIPT

PEMICU 3 IMUNOLOGI

Klasifikasi Virus

Replikasi virus

4LO 5 : Pemeriksaan penunjang / prosedur diagnosis dari infeksi virusPemeriksaan Lab untuk infeksi virus : Pemeriksaan Hematologi & Pemeriksaan Serologi (Virologi)Pemeriksaan Hematology secara umum untuk infeksi virus : Leukopeni, trombositopenia, Test Turniquet +, Peningkatan Hematokrit, Hipoalbuminemia, Perdarahan, DIC Pemeriksaan virologis jarang dilakukan krn :Virus berukuran 0.2-0.3m -> tdk bisa diperiksa dibawah mikroskop cahaya (bisanya di mikrsokop elektron)Virus lebih sulit dibiak daripada kuman (virus hanya bisa replikasi dalam sel host)Test Serologi : Test IFA & Test ELISA (Ab IgM & IgG)ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay)Dalam ELISA Ab yang diketahui diikat pada permukaan. Jika virus ada dalam spesimen pasien akan terikat pada AbLO 6 : Tatalaksana dan pencegahanBefore cell entryVirus harus binding to a sepcific receptor di permukaan host cell & akhirnya harus uncoating di dlm cell & mengeluarkan isinya Kalo yg ada lipid envelope harus fuse enevlope with target cell Bisa dihambat dgn 2 cara : Agents yg mimic the virus associated protein (VAP) & bind to the cellular receptor (VAP anti-idiotypic antibodies)Agents yg mimic the cellular receptor & bind to VAP (Anti-VAP antibodies) Uncoating Inhibitor : Amantadine & RimantandineSaat Sintesis ViralReverse Transcription : membuat nucleotide / nucleoside analogues yg look like building block of RNA / DNA -> deactivate enyzme yg sintesis RNA / DNA (Cth :Acyclovire, Lamivudine , Zidovudine)Transcription : Ketika virus udh di host cell. Mereka -> mRNA. Produksi mRNA initiated by transcription factors. (Ada antiviral yg ngeblock attachment of transcription factors)Translation / antisense : Fomivirsen Translation : Drugs based on Ribozymes -> enzyme yg akan cut apart viral DNA / RNA at selected sites Protease Inhibitors : Beberapa virus have enzyme : protease -> akan memotong protein chains untuk assembled. Dpt diisolated dari shiitake mushroomAssembly -> Rifampicin Release Phase -> Zanamivir & OseltamivirCaranya : Block a molecule called neuraminidase

Obat untuk Infeksi Herpes Simplex & Varicella Zooster : Acyclovir, Valacyclovir & FamciclovirObat untuk infeksi CMV : Valaganciclovir, Ganciclovir, Foscarnet, Cidofovir Obat Antiinfluenza : Amantadine, Rimantadine, Zanamivir, OseltamivirObat Antihepatitis : Interferon , Lamivudine, Entecavir, Ribavirin Acyclovir Indikasi : herpes virus (genital herpes, shingles, chicken pox, cold sores)ES : nausea, vomiting, diare, headache Dosis :Herpes Genital : 200 mg 5x sehariHerpes Zooster : 400mg 4x sehari FamiclovirES : Sakit Kepala dan mual

Gancyclovir Indikasi : Infeksi CMVDosis : Untuk induksi diberikan IV 10mg/kg per hari (2 x 5mg/kg, setiap 12 jam), dilanjutkan pemberian maintenance per oral 3000mg/hari (3x sehari 4 kapsul 250mg)ES : mielosupresi Foscarnet Foscarnet sulit diabsorsi peroral, harus disuntikan intravena ES : Nefrotoksisitas, Snemia, Mual dan Demam Amantadin & RimantadinIndikasi : Influenza A Mekanisme kerja : Antivirus yg bekerja pada protein M2 virus, suatu kanal ion transmembran yg diaktivasi pH. Kanal M2 = pintu masuk ion ke virion selama uncoating Farmakokinetik : Mudah diabsorbsi oralDosis : Amantadin : 200mg/hari (2x100mg kapsul), Rimantadin : 300mg/hari (2x150mg tablet)ES : SSP (Kegelisahan, sulit konsen, insomnia)

Oseltamivir & Zanamivir Indikasi : influenza A dan BInhibitor Neuraminidase Mekanisme kerja : Virus penetrasi ke permukaan sel dengan enzim Neuraminidase Dosis : Zanamivir diberikan perinhalasi dosis 20mg/hari (2x5mg, setiap 12 jam)Oseltamivir diberikan peroral dosis 250mg/hari (2x75mg kapsul, setiap 12 jam)ES :Zanamivir : Gejala saluran nafas & saluran cerna, batuk, bronkospasmeOseltamivir : Mual, muntah, nyeri abdomen, sakit kepala Limavudin :Indikasi : Infeksi HBVMekanisme kerja : Menghentikan sintesis DNADosis : Per oral 100mg/hari (dewasa) ES : Mual, muntah, sakit kepalaAdefovir :Spektrum Aktivitas : HBV,HIV & retrovirus lain Indikasi : Terapi HBV yg resisten LimavudinMekanisme kerja : Penghambat replikasi HBV kuat, meningktakan aktivitas NK

EntecavirSpektrum aktivitas : CMV, HSV 1 dan 2, HBVIndikasi : Infeksi HBVFarmakokinetik : Diabsorbsi baik per oralDosis : Per oral 0.5 mg / hari dlm keadaan perut kosongES : Sakit kepala, ISPA, Batuk, Nasofaringitis, pusing, nyeri abdomen atas & mualInterferonMekanisme kerja : Induksi enzim sel host yg menghambat translasi RNA virus -> defradasi mRNA dan tRNA virus ES : demam, alergi, depressi sumsumtulang, gangguan kardiovaskular Tindakan Pencegahan Penyakit Cuci TanganMemakai Sarung TanganMemakai perlengkapan pelindungMenggunakan teknik aseptikMemproses alat bekas pakaiMenangani peralatan tajam dengan amanMenjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan serta pembuangan sampah secara benar Demam DengueDBDDemam tinggi tak kunjung hilangGejala pada DDMuncul Bintik bintik merahMemar di kulit akibat pendarahanMual & MuntahKeluar darah dari mulut, gusi, hidungSakit pada bag belakang bola mataMuntah terus menerusSakit kepalaPendarahan di organ -> feses kehitaman & darahMuka kemerahanTubuh dingin & pucatNyeri sendi Sering mengantuk / kesadaran menurun drastis