endometriosis ppt fix

Click here to load reader

Post on 19-Dec-2015

18 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ENDO

TRANSCRIPT

  • Disusun Oleh:COASS PERBAIKAN PERIODE 5-18 JANUARI 2015

    1. Laode M. Guldin M. 11020081352. Erikawati Renny A.11020090993. Filiana Efriska A.11020091144. Yudith Kattiarni A.11020093075. Adrian Febriadi11020090126. Shirin Syailandira U.11020092647. Arda Putri Kurniati11020080428. Aisyah Chandra Dewi11020090169. Fitriyah Sabrina110200810710. Wulan Dita Pratiwi S.110200930411. Latira Lestiyani110200915712. Diaz Randanil1102009081

  • Berasal dari kata endometriumJaringan endometrium baik kelenjar maupun stroma di luar kavum uteri. Merupakan estrogen dependent disease

  • Mengenai 10 - 15 % dari seluruh wanita usia reproduktif.Kasus infertil, insidens endometriosis mencapai setinggi 20 - 60 %.

  • Endometriosis sering didapatkan di daerah:Ovarium Kavum DouglasLigamentum UterosakralUsus, termasuk rektum, kolon sigmoid, dan appendiks Kandung kemihPeritoneum pelvisTuba falopii

  • Jaringan endometrium keluar melalui tuba falopii, dan kemudian berimplantasi dan berproliferasi di daerah rongga peritoneum.

    Sampson's theory transplantation and implantation (retrograde menstruation)

  • Penurunan imunitas seluler pada jaringan endometrium penderita endometriosis.Aktivitas makrofag yang meningkatPenurunan aktivitas natural killer cells dan limfositIbu endometriosis anak kemungkinan besar akan mengalami endometriosis juga.Dmowskis theory

  • Endometriosis terjadi akibat metaplasia dari sel-sel yang mendasari peritoneum pelvis. Duktus Mullerian, epitel germinal ovarium dan peritoneum pelvis semuanya merupakan turunan dari precursor embriologik yang samaMeyer's theory metaplasia of the coeloemic epithelium

  • Endometriosis berasal dari embrionic cell rests. Diperkirakan bahwa karena adanya stimulus spesifik, cell rests dari mullerian original dapat teraktivasi menjadi endometrium.

  • ANAMNESIS -Nyeri pelvic siklik haid -Nyeri punggung, perut bagian bawah, dispareunia, dischezia (nyeri saat defekasi), pinggang, nyeri saat berkemih, nyeri saat berolahraga Infertilitas

  • PEMERIKSAAN FISIK

    -Jarang ditemukan hal hal yang spesifik -Nyeri -Pembesaran adneksa atau nyeri adneksa -Uterus yang terfiksasi retrofleksi

  • PEMERIKSAAN PENUNJANG

    Gold Standar Laparoskopi Dapat memperlihatkan lesi yang minimalAkurasi diagnosis tergantung pada kemampuan operator

  • LaparoskopiWarna dari lesi -merah, coklat lesi aktif, banyak mengandung komponen kelenjar -putih, kuning, abu-abu, lesi seperti parut lesi non aktif, banyak mengandung komponen stromaBiopsi konfirmasi histologik

  • Ny. N, 29 th, dr. A.Hestiantoro Kamar Bedah Endoskopi Ginekologi IGD lt 3, RSCM

  • Ny. N, 29 th, dr. A.Hestiantoro Kamar Bedah Endoskopi Ginekologi IGD lt 3, RSCM

  • Biopsi

    Identifikasi mikroskopik untuk menemukan kelenjar dan stroma endometriumPada lesi yang lama, mungkin hanya ditemukan satu lapis epitel kuboid dengan deposit hemosiderin

  • Uji fungsional dengan analog GnRH

    Diberikan satu kali saja saat haidNilai apakah keluhan menetap atau hilang hilang endometriosis menetap PID, tumor ovarium, mioma uteri, endometriosis non aktif

  • Penting terutama untuk menetapkan cara pengobatan yang tepat serta untuk evaluasi hasil pengobatan. Sistim pembagian stadium endometriosis yang dipakai saat ini adalah berdasarkan klasifikasi yang dianjurkan oleh American Fertility Society (AFS)

  • Pengobatan Medikamentosa

    Perubahan hormonal pada siklus haid pseudo-pregnancy pseudo-menopauseanovulasi kronik tidak mendukung pertumbuhan endometriosis

  • Modalitas terapi medikamentosa pada endometriosisNonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs)Kombinasi Estrogen-progesteron : siklik, kontinuProgesterone: injeksi, oralDanazolGonadotropin-releasing hormone agonists (GnRH-a)Antiprogestin

  • Hipothalamus(gonadotropin-releasing hormone)Hipofisis anterior(FSH & LH) Gonad(estrogen dan progesteron)

  • Cara pemberianParenteral : intramauskuler subkutanNasal sprayImplanSediaan vagina

  • Sediaan agonis GnRH, cara pemberian dan dosis:

    Nama generikCara pemberian Dosis

    Buserlin Subkutan 200 g/hari intranasal 300-344 g X 4 hariDecapeptyldepot intramuskular 3 mg/blnGoserelinimplan subkutan 3,6 mg/bln atau 10,8 mg/3blnHistrelininjeksi subkutan 100 g/hari

  • Leuprolineinjeksi subkutan500-1000 g/hari Intranasal400 g X 4 haridepot intramuskular3,75-7,5 mg/bln 11,25 mg/3bln Nafarelinintranasal200 g X 2 hari depot intramuskular3 mg/bln Tryptorelindepot intramuskular 2-4 mg/bln

  • Rekurensi terjadi antara 9-12 bulan setelah terapi dihentikanPemberian terapi ulangan GnRH agonis selama 3 bulan berkurangnya gejala sama seperti pada terapi inisial

  • Menduduki reseptor di hipofisis anterior tanpa terjadi stimulus reseptor tidak diikuti pengeluaran FSH dan LHIkatan reseptornya tidak terlalu kuat cepat melepaskan ikatannya Adanya efek pelepasan histamin pada tempat penyuntikan

  • Efek samping analog GnRHSemburan panasSakit kepalaDepresi, gangguan tidur,Jantung berdebar-debar, Berkurangnya elastisitas kulit, Menurunnya libidoKekeringan pada vagina,Menurunkan densitas mineral tulang.

  • Laparoskopi operatif lebih efektif bila dikombinasikan dengan danazol atau analog GnRHKombinasi pembedahan dengan analog GnRH paling rendah angka residifnya tidak ada perbedaan antara kombinasi terapi pembedahan dengan analog GnRH dengan kombinasi dengan danazol dalam hal mengurangi nyeri

  • Lama pemberian pengobatan hormonal pasca pembedahan berpengaruh terhadap timbulnya residifDiberikan terapi analog GnRH selama 6 bulan agar angka kejadian residif rendah

  • TERIMAKASIH

    **Pasien: Ny. Nunung, 29 tahunD/ prabedah: kista endometriosis bilateral dan kista k.luteum ova kananOperator: dr. Andon Hestiantoro, dr. Eric KasmaraLokasi: Kamar bedah endoskopi ginekologi, IGD lt 3 RSCM*Pasien: Ny. Nunung, 29 tahunD/ prabedah: kista endometriosis bilateral dan kista k.luteum ova kananOperator: dr. Andon Hestiantoro, dr. Eric KasmaraLokasi: Kamar bedah endoskopi ginekologi, IGD lt 3 RSCM