case_ischialgia fix ppt

Click here to load reader

Download Case_ischialgia Fix Ppt

Post on 12-Jan-2016

12 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hill

TRANSCRIPT

  • Presentasi KasusHernia Nukleus PulposusOleh : Yonathan Hasudungan Pangaribuan0861050152

    Pembimbing:Dr. Ayub L. Pattinama, Sp.S

  • KASUS

  • Identitas pasienNama Pasien: Tn. BJenis Kelamin: Laki-lakiUmur: 24 tahunAgama: KristenPekerjaan: PelajarAlamat: Cibubur, Ciracas

  • AnamnesaAnamnesa: Auto anamnesa (dengan pasien)Tanggal / jam: 6 Mei 2015 / 20.30 WIBKeluhan Utama: Nyeri pinggang sebelah kanan dan kiriKeluhan Tamb.: -

  • Riwayat perjalanan penyakit:Nyeri pinggang kiri dirasakan sudah 4 bulan yang lalu sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Nyeri tidak menjalar sampai ke paha kiri bagian belakang dan hilang timbul. Nyeri dirasakan muncul jika berdiri lama. 3 bulan SMRS, pasien mengeluhkan nyeri pinggang yang tak tertahankan hingga pasien tidak bisa bangun dari tempat tidur dan jika berjalan semakin nyeri. Ketika pasien batuk, bersin dan mengejan, pasien merasakan nyeri di punggung kiri dan kanan. Nyeri dirasakan setelah bangun tidur secara tiba-tiba.

  • Sebelumnya pasien bermain futsal, tidak pernah jatuh. 2 hari sebelum main futsal pasien menendang bola tetapi menggunakan kaki kanan. Nyeri sampai membuat pasien mengeluarkan keringat menahan sakit, tidak kuat berdiri dan berjalan. Pasien mengaku jika kambuh semakin nyeri sampai terbangun pada malam hari karena nyeri muncul kembali. Keluhan nyeri berkurang ketika pasien tidur tengkurap. Belum pernah ada riwayat jatuh sebelumnya. Pasien memiliki hobi bermain futsal. Riwayat trauma disangkal. Pasien hampir selalu sering mengangkat benda berat sebelumnya.Sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit keluhan semakin memberat, pasien tidak bisa jongkok sama sekali, sehingga pasien BAB menggunakan WC duduk. Nafsu makan pasien tidak berkurang, gejala tidak didahului dengan demam, mual, muntah, batuk, kelemahan anggota gerak serta baal. Tidak ada keluhan pada BAB dan BAK.Pasien adalah seorang pelajar. Pasien mengaku sering duduk lama dengan intensitas yang tinggi.

  • STATUS PRESENS :Kesadaran: Compos MentisGCS: E4 V5 M6Tekanan darah: 140/90 mmHgRR: 22x/ menitNadi: 80 x/ menitPulmo: Inspeksi: Pergerakan dinding dada simetris Palpasi: Vokal Fremitus kanan = kiri Perkusi: Sonor kanan = kiri Auskultasi: BND vesikuler kanan = kiriCor: Bunyi jantung I dan II reguler, gallop -, murmur Abdomen: Inspeksi: Perut tampak datar Auskultasi: Bising usus + 4 x/menit Palpasi: Dinding perut tidak tegang, nyeri tekan -, nyeri lepas - Perkusi: Timpani, nyeri ketuk -KGB: Tidak teraba membesar

  • STATUS NEUROLOGISKaku kuduk -Kernig -/-Brudzinski I -Brudzinski II -/-Laseque
  • Saraf Otak:N. Oftalmikus: NormosmiaN. Optikus: Visus kasar baik, lapang pandang baik, tes buta warna baik, funduskopi tidak dilakukan.N. Okulomotorius, trochlearis, abdusens : Posisi bola mata simetris, ptosis -, eksoftalmus -, endoftalmus -, strabismus -, diplopia -, pergerakan bola mata ke segala arah, pupil bulat, isokor, ditengah, tepi rata, refleks cahaya langsung +/+, refleks cahaya tidak langsung +/+, refleks akomodasi +/+.N. Trigeminus: Buka tutup mulut baik, gerakan rahang baik, refleks kornea +/+, refleks maseter -.

  • N. Fascialis: Sikap wajah saat istirahat simetris, lagoftalmus -/-, angkat alis + simetris, kerut dahi + simetris, kembung pipi + simetris, menyeringai + simetris.N. Vestibulocochlearis : Nistagmus -, vertigo -, tes gesekan jari +/+N. Glossofaringeus, Vagus : Arcus faring simetris, uvula ditengah, palatum molle intak, refleks okulokardiak +, refleks sinus caroticus +N. Accessorius: Angkat bahu + simetris, menoleh kanan dan kiri baik.N. Hypoglossus : Posisi lidah dalam mulut simetris, tremor -, fasikulasi -, atrofi -, julur lidah tidak ada deviasi, tenaga otot lidah kanan = kiri.

  • Sensibilitas:Eksteroseptif: BaikProprioseptif: BaikMotorik5555 I 5555Normotonus, Eutrofi.5555 I 5555Koordinasi: Tes telunjuk hidung : Baik Tes jari-jari : Baik Tes Tumit lutut: Baik Romberg: Tidak dilakukan

  • Sistem refleksRefleks Fisiologis: Bisep ++/++KPR ++/++Trisep ++/++APR ++/++Refleks Patologis: Babinski -/-Chaddock -/-Gordon -/-Oppenheim -/-Schaeffer -/-Hoffman Trommer -/-

  • Sistem Otonom:Miksi: BaikDefekasi: BaikFungsi Luhur:Memori: BaikBahasa: BaikKognitif: BaikAfek & Emosi: Biasa

  • Laboratorium:Tanggal 06/5/2015 Pukul 21:20Hb: 14,2 g/dlLLeukosit: 5000/ulHt: 44,7 %Trombosit: 304.000/ulNatrium: 143 mmol/LKalium: 4.2 mmol/LClorida: 103 mmol/LGDP: 82 mg/dlG2PP: 90 mg/dl

  • DiagnosisDiagnosis:Klinik: IschialgiaEtiologi: Low Back Pain Susp. HNPTopis: Lumbal 5, Sacrum 1

  • Terapi:

    Diet: BiasaIVFD: I RL / 24 jamKonservatifAnjuran Pemeriksaan: Foto LumbosakralElektromielografiMielografiCT scanMRI

  • Follow UpFollow up tanggal 07 Mei 2015 (ph 1)Subjektif: Nyeri masih tetap ada

  • Objektif:Status Generalis:Keadaan Umum: Tampak Sakit SedangKesadaran: Compos Mentis E4 V5 M6Tekanan Darah: 140/90mmHgNadi: 80 x/menitSuhu: 36,5 C (axilla dextra)RR: 22 x/menit

  • Status Neurologi:Rangsangan selaput otak: Kaku kuduk -Kernig +/+Brudzinski I -Brudzinski II -/-Laseque
  • Saraf Otak:N. Oftalmikus: NormosmiaN. Optikus: Visus kasar baik, lapang pandang sulit dinilai, buta warna baik, funduskopi tidak dilakukan.N. Okulomotorius, trochlearis, abdusen : Posisi bola mata simetris, ptosis -, eksoftalmus -, enoftalmus -, strabismus -, diplopia - pergerakan bola mata ke segala arah, pupil bulat, isokor, ditengah, tepi rata, refleks cahaya langsung +/+, refleks cahaya tidak langsung +/+, refleks akomodasi +/+N. Trigeminus: Buka tutup mulut baik, gerak rahang baik, refleks kornea +/+, refleks maseter -

  • N. Fascialis: Sikap wajah saat istirahat simetris, lagoftalmos -/-, angkat alis + simetris, kerut dahi + simetris, kembung pipi + simetris, menyeringai + simetris.N. Vestibulocochlearis: Nistagmus -, vertigo -, tes gesekan jari +/+N. Glossofaringeus, Vagus : Arcus faring simetris, uvula ditengah, palatum molle intak, refleks okulokardiak +, refleks sinus karotikus +.N. Accessorius: Angkat bahu + simetris, menoleh kanan dan kiri baik.N. Hypoglossus: Posisi lidah dalam mulut simetris, tremor -, fasikulasi -, atrofi -, julur lidah baik, tenaga otot lidah simetris.

  • Sensibilitas:Eksteroseptif: BaikProprioseptif: BaikMotorik5555 I 5555Normotonus, Eutrofi.5555 I 5555Koordinasi: Tes telunjuk hidung : baik Tes jari-jari : baik Tes tumit lutut: baik Romberg: tidak dilakukan

  • Sistem refleks:Refleks Fisiologis: Biseps ++/++KPR ++/++ Triseps ++/++APR ++/++Refleks patologis: Babinski -/-Chaddock -/-Gordon -/-Oppenheim -/-Schaeffer -/-Hoffman Tromner -/-

  • Sistem Otonom:Miksi: BaikDefekasi: BaikFungsi Luhur:Memori: BaikBahasa: BaikKognitif: BaikAfek & Emosi: Biasa

  • DiagnosisDiagnosis:Klinik: IschialgiaEtiologi: Low Back Pain Susp. HNPTopis: Lumbal 5 Sacrum 1

  • TherapyDiet: BiasaIVFD: RL/ 24 jamMm/: Voltadex 2 x 100mg tab Methycobalt 3 x 500 mg tab

  • Tinjauan pustakaHernia Nukleus pulposus (HNP) : suatu keadaan dimana terjadi penonjolan pada diskus intervertebralis ke dalam kanalis vertebralis (protrusi diskus) atau ruptur pada diskus vertebrata

  • HNP dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu hernia lumbosacralis, hernia thoracalis, dan hernia cervicalis.

  • ETIOLOGIHNP timbul akibat menonjolnya nukleus pulposus yang menekan anulus fibrosus yang menyebabkan kompresi pada syaraf, terutama banyak terjadi di daerah lumbal dan servikal sehingga menimbulkan adanya gangguan neurologi (nyeri punggung) yang didahului oleh perubahan degeneratif pada proses penuaan

  • PatofisiologiProtrusi atau ruptur nukleus pulposus biasanya didahului dengan perubahan degeneratif yang terjadi pada proses penuaan. Kehilangan protein polisakarida dalam diskus menurunkan kandungan air nukleus pulposus. Perkembangan pecahan yang menyebar di anulus melemahkan pertahanan pada herniasi nukleus. Setelahtrauma(jatuh, kecelakaan, dan stress minor berulang seperti mengangkat, kartilago dapat cedera.

  • Nukleus pulposus menekan pada radiks yang bersama-sama dengan arteria radikularis berada dalam bungkusan dura. Hal ini terjadi kalau tempat herniasi di sisi lateral. Bilamana tempat herniasinya ditengah-tengah tidak ada radiks yang terkena. Lagipula pada tingkat L2 dan terus kebawah sudah tidak terdapat medula spinalis lagi, maka herniasi di garis tengah tidak akan menimbulkan kompresi pada kolumna anterior.Setelah terjadi hernia nukleus pulposus sisa duktus intervertebralis mengalami lisis sehingga dua korpora vertebra bertumpang tindih tanpa ganjalan.

  • Pemeriksaan PenunjangFoto rontgen lumbosakralElektromielografiMielografiCT scanMRI

  • Penatalaksanaan umumIstirahat lebih kurang 2-3 mingguAnalgetikNSAIDRehabilitasi (Mobilisasi)

    Penatalaksanaan khusus :Diberikan sesuai dengan etiologi HNP

    *