darah, limfa, dan cairan cerebrospinal.ppt

Download DARAH, LIMFA, DAN CAIRAN CEREBROSPINAL.ppt

Post on 12-Sep-2015

288 views

Category:

Documents

18 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DARAH, LIMFA, DAN CAIRAN CEREBROSPINAL

TRANSCRIPT

  • DARAH, LIMFE, DAN CAIRAN CEREBROSPINAL

    Dr. Triyanti K. Ananta PutriFakultas Kedokteran UnswagatiCirebon

  • DARAHFungsi Umum Darah: 1. Transportasi 2. Termoregulator 3. Imunologi 4. Homeostasis Komponen Darah: 1. Korpuskuler adalah unsur padat darah yaitu sel-sel darah Eritrosit, Lekosit, Trombosit. 2. Plasma Darah adalah cairan darah.

  • Eritrosit diproduksi di dalam sumsum tulang merah, limpa dan hati. Proses pembentukannya dalam sumsum tulang, mula-mula besar dan berisi nukleus dan tidak berisi hemoglobin kemudian dimuati hemoglobin dan akhirnya kehilangan nukleusnya dan siap diedarkan dalam sirkulasi darah yang kemudian akan beredar di dalam tubuh selama kebih kurang 114 - 115 hari, setelah itu akan mati. Hemoglobin yang keluar dari eritrosit yang mati akan terurai menjadi dua zat yaitu hematin yang mengandung Fe yang berguna untuk membuat eritrosit baru dan hemoglobin yaitu suatu zat yang terdapat didalam eritrisit yang berguna untuk mengikat oksigen dan karbon dioksida.

  • Haemoglobin adalah senyawa organik yang komplek dan terdiri dari empat pigmen forpirin merah (heme) yang masing-masing mengandung iron dan globin yang merupakan protein globural dan terdiri dari empat asam amino. Haemoglobin bergabung dengan oksigen didalam paru-paru yang kemudian terbentuk oksihaemoglobin yang selanjutnya melepaskan oksigen ke sel-sel jaringan didalam tubuh

  • Eritrosit bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat bergerak. Banyaknya kirakira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). Warnanya kuning kemerahanNormal Hb wanita 12-16 mg% dan laki-laki 14-18mg%. Sel darah merah memerlukan protein karena strukturnya terdiri dari asam amino dan memerlukan pula zat besi, sehingga diperlukan diit seimbang zat besi.

  • Lekosit bentuknya yang dapat berubah-ubah dan dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu (pseudopodia), mempunyai bermacam- macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya, warnanya bening (tidak berwarna), banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 4000-11.000Leukosit tdd: agranulosit (limfosit, monosit) dan granulosit ( neutrofil, basofil, eosinofil )

  • Leukosit yang berperan penting terhadap kekebalan tubuh ada 2 macam, yaitu fagosit dan limfosit. Sel fagosit akan menghancurkan benda asing yang dengan cara menelannya (fagositosis). Fagosit terdiri atas 2 macam sel, yaitu: 1. Neutrofil, terdapat di dalam darah. 2. Makrofag, dapat meninggalkan peredaran darah untuk masuk ke dalam jaringan atau rongga tubuh.

  • Limfosit terdiri atas: 1. T limfosit (T Sel), yang bergerak ke kelenjar timus (kelenjar limfa di dasar leher). 2. B limfosit (B sel). Keduanya dihasilkan oleh sumsum tulang dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah, menghasilkan antibodi yang disesuaikan dengan antigen yang masuk ke dalam tubuh.

  • Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih, normal pada orang dewasa 150.000-400.000/mm3.

    Faktor2 pembekuan darah:1. Fibrinogen7. Faktor Antihemofilik 2. Protrombin8. Komponen Plasma Tromboplastin3. Fibrin9. Tromboplastin Plasma4. Kalsium10. Faktor Stuart 5. Proaccelerin11. Faktor Hageman6. Proconvertin12. Jaringan Tromboplastin

  • Plasma Darah Terdiri dari air dan protein darah Albumin, Globulin dan Fibrinogen. Cairan yang tidak mengandung unsur fibrinogen disebut Serum Darah.

  • Komponen plasma yellowish clear liquid, composed of water, proteins and other solutes. Water = 90% Proteins = (all synthesized by the liver) Albumin = 54%, regulates osmotic pressure Globulins = 38%, alpha and beta globulins in transport, gamma globulins in defense (antibodies) Fibrinogen = 7%, coagulation Other solutes = Electrolytes Na+, K+, Ca++, Mg++ Nutrients glucose, amino acids, fatty acids, monoglycerides Gases O2, N2, CO2 Regulatory substance hormones, enzymes Vitamins

  • Cairan LimfeKonsentrasi protein di dalam cairan interstisial rata-rata 2gr/100ml Kosentrasi protein cairan limfe yang mengalir kebanyakan dari jaringan perifer mendekati nilai ini atau lebih pekat.Sebaliknya cairan limfe yang terbentuk dalam hati mempunyai konsentrasi protein 6gr/100mldan limfa yang terbentuk dalam usus mempunyai konsentrasi protein 3-5gr/100ml.

  • lebih dari separuh limfe berasal dari hati dan usus maka cairan limfe duktus torasikus merupakan campuran dari semua daerah tubuh dan mempunyai konsentrasi protein sebesar 3-5gr/100ml. Cairan limfe mengandung sel-sel darah putih yang berfungsi mematikan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Cairan ini keluar dari pembuluh darah dan mengisi ruang antarsel sehingga membasahi seluruh jaringan tubuh.

  • Kelenjar LimfeKelenjar limfe yang terletak di titik pertemuan antar pembuluh limfe, menyaring organisme penginfeksi dari limfe. Kelenjar ini dipenuhi limfosit, sejenis sel darah putih. Kelenjar ini berbentuk bulat lonjong denga ukuran kira-kira 10-25mm. Limfe juga disebut getah bening, merupakan cairan yang susunan isinya hampir sama dengan plasma darah dan cairan jaringan.Bedanya ialah dalam cairan limfe banyak mengandung sel darah limfosit,tidak terdapat karbondioksida, dan mengandung sedikit oksigen.

  • Cairan limfe yang berasal dari usus banyak mengandung zat lemak. Cairan limfe ini di bentuk atau berasal dari cairan jaringan melalui difusi atau filtrasi ke dalam kapiler-kapiler limfe dan seterusnya akan masuk ke dalam peredaran darah melalui vena.Kelenjar limfe terdapat di sepanjang pembuluh limfe, terutama terdapat pada pangkal paha, ketiak, dan leher.

  • Fungsi kelenjar limfe: 1. Menyaring cairan limfe dari benda asing. 2. Pembentukan limfosit. 3. Membentuk antibody 4. Pembuangan bakteri 5. Membantu reabsorpsi lemak. Faktor penggerak cairan limfe: 1. Kontraksi otot-otot akan menekan cairan limfe bergerak. 2. Pada inspirasi dan ekspirasi rongga dada,mengakibatkan adanya perubahan tekanan. 3. Masase tubuh(pemijatan tubuh)

  • PEMBULUH LIMFEPembuluh limfe membawa cairan yang disebut limfe ke seluruh tubuh. Limfe membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan mengumpulkan kelebihan cairan dari jaringan dan mengembalikannya ke aliran darah. Limfe juga membawa sel darah putih yang melawan infeksi. Darah yang meninggalkan jantung melalui arteri dan di kembalikan melalui vena dan sebagian cairan meninggalkan sirkulasi di kembalikan melalui saluran limfe yang merembes dalam ruang-ruang jaringan.Susunan pembuluh limfe disebut juga mildleman atau susunan tengah karena merupakan saluran antara darah dan cairan jaringan yang terdapat zat-zat koloid,garam elektrolit tidak dapat masuk ke dalam kapiler darah akan tetapi masuk melalui kapiler-kapiler limfe atau saluran limfe.

  • Fungsi pembuluh limfe: 1.Mengembalikan cairan dan protein dari jaringan ke dalam sirkulasi darah. 2. Mengangkut limfosit dari kalenjar limfe ke sirkulasi darah. 3. Membawa lemak yang sudah di buat emulsi dari usus ke sirkulasi darah.Susunan limfe yang melaksanakan ini ialah saluran lacteal. 4. Menyaring dan menghancurkan mikroorganisme. 5.Menghasilkan zat antibody untuk melindungi terhadap kelanjutan infeksi.

  • Struktur pembuluh limfe serupa dengan vena kecil tetapi memiliki lebih banyak katup sehingga tanpak seperti rangkaian merjan.Pembuluh darah limfe yang terkecil atau kapiler lebih besar dari kapiler darah terdiri atas selapis endothelium.Pembuluh limfe merupakan jalinan halus kapiler yang sangat kecil atau sebagai rongga limfe di dalam jaringn berbagai organ dalam vili usus terdapat pembuluh limfe khusus yang di sebut lacteal yang di jumpai dalam vili usus.

  • Pembuluh limfe dibedakan menjadi dua macam yaitu pembuluh limfe kanan dan pembuluh limfe kiri. Pembuluh limfe kanan berfungsi menampung cairan limfa yang berasal dari daerah kepala, leher bagian kanan, dada kanan, dan lengan kanan. Pembuluh ini bermuara pada vena yang berada di bawah selangka kanan. Pembuluh limfe kiri berfungsi menampung getah bening yang berasal dari daerah kepala, leher kiri, dada kiri, dan lengan kiri serta tubuh bagian bawah. Pembuluh ini bermuara pada vena di bawah selangka kiri.

  • Aliran limfe berfungsi untuk membawa kembali ke aliran darah hasil metabolisme juga benda asing yang tidak teresorbsi oleh aliran darah kapiler Aliran limfe bermuara ke 1. Duktus Thoraksikus 2. Duktus Limfatikus Kanan Duktus Thoraksikus menerima aliran limfe dari bagian tubuh bawah diafragma, termasuk dari kavum abdomen, juga dari bagian tubuh sis kiri atas diafragma. Duktus Thoraksikus bermuara pada pertemuan vena Jugularis dan vena Subklavia kiri. D. Limfatikus kanan menerima al limfe dari bag tubuh sisi kanan atas diafragma.

  • Aliran limfe dipengaruhi antara lain oleh - cairan negatif intrathoraks - kontraksi otot skelet - gravitasi - katup dalam pembuluh limfe - temperatur tubuh - keadaan radang - gradasi tekanan intralimfatika Warm temperature meningkatkan aliran limfe mungkin melalui hukum Brown, bahwa gerakan molekul berbanding lurus dengan suhu.

  • Cairan CerebrospinalCairan serebrospinal (CSS) dibentuk terutama oleh pleksus khoroideus, dimana sejumlah pembuluh darah kapiler dikelilingi oleh epitel kuboid/kolumner yang menutupi stroma di bagian tengah dan merupakan modifikasi dari sel ependim, yang menonjol ke ventrikel. Pleksus khoroideus membentuk lobul-lobul dan membentuk seperti daun pakis yang ditutupi oleh mikrovili dan silia. Tapi sel epitel kuboid berhubungan satu sama lain dengan tigth junction pada sisi aspeks, dasar sel epitel kuboid terdapat membran basalis dengan ruang stroma di antaranya. Ditengah villus terdapat endotel yang menjorok ke dalam (kapiler fenestrata). Inilah yang disebut sawar darah LCS.

  • Pembentukan CSS melalui 2 tahap, yang pertama

Recommended

View more >