tentang invaginasi

Download Tentang Invaginasi

Post on 14-Jul-2015

473 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

invaginasi buat paramedik

TRANSCRIPT

InvaginasiPelatihan perawat kamar operasi RS Budi Luhur CirebonDr H Hakiki Akbari

InvaginasiINVAGINASI adalah suatu keadaan gawat darurat akut dimana suatu segmen usus bagian proksimal masuk kedalam lumen usus bagian distalnya

Itu saja. Simple.

Kok bisa sih..??? sebabnya apa..Pada Anak-anak umumnya tidak jelas penyebabnya. 90 95 % INVAGINASI pada anak < 1 th tak di jumpai kelainan Di duga karena penebalan dinding usus, khusus dinding ileum terminale ok hyperplasi jaringan kelenjar getah bening akibat infeksi oleh virus Pada anak > 2 th bisa disebabkan y y y y y y divertikel Meckeli, Polypusus neoplasma (leimioma, leiomiosarkoma) Haemangioma, lymphoma. Bisa jugaPost operative intussuseption terjadi sesudah laparatomi Intinya: ada sesuatu yang menyebabkan sang sesuatu itu kemudian mengalami nasib sebagaimana makanan : di telan usus, didorong peristaltik dan dicerna

Faktor-faktor yang dihubungkan dengan terjadinya invaginasi : y y y Perubahan diet makanan Enteritis akut Perubahan musim (?)

Pada dewasa, jarang terjadi, umumnya disebabkan tumor / Kanker usus

Bagaimana Perjalanan Penyakitnya..Mula-mula suatu segmen usus berikut mesenterium atau mesokolon masuk ke lumen usus bagian distal oleh suatu sebab Proses selanjutnya bisa dibayangkan, y y Lumen usus makin kecil sampai melekat dan tersumbat/obstruksi Usus selain akan terjepit dalam usus bagian distal, juga diperas oleh gerakan peristaltik, dan dicerna oleh enzim2 pencernaan usus

Keluhan dan gejala yg timbul kemudian bisa diperkirakan dari perjalanan penyakit diatas

.

Bagaimana kita mendiagnosa Invaginasi??YA KITA ANAMNESA. Gejala klinis dari INVAGINASI adalah TRIAS gejala : y y y rasa sakit Sakit mula-mula hilang timbul / Kolik kemudian menetap perdarahan perektal. Darah yang keluar peranal merupakan darah segar yang bercampur lendir mirip Gel berwarna merah segar rangsangan muntah-muntah

Adapula yang menyebutkan bahwa TRIAS gejala tersebut adalah y y y Nyeri perut yang bersifat kolik Teraba massa tumor diperut Berak lendir darah

Pada bayi/anak y y y y Umumnya bayi dalam keadaan sehat, gizi baik. Mungkin beberapa hari sebelumnya menderita radang saluran nafas atau diare. Bayi tiba-tiba menangis seperti menahan sakit untuk beberapa menit kemudian diam, mainmain atau tidur kembali. Sering disertai muntah berupa minuman/makanan yang masuk

KEMUDIAN KITA LAKUKAN PEMERIKSAAN FISIK Kalau diperhatikan pasien mengerang dan tenang secara bergantian . Lebih jelas pada bayi atau anak. Perut bisa tak jelas kelainan, atau sudah ada tanda2 ileus /obstruksi dengan segala komplikasinya (coba ingat lagi ILEUS) Pada perabaan perut, bisa teraba massa penjang mirip pisang

Pada colok dubur y y y Tonus Sphineter Ani melemah mungkin usus yg masuk dapat diraba berupa massa seperti portio/preudo portio atau bisa terlihat sampai diluar anus Bila jari di tarik, keluar darah bercampur lendir / Currant jelly stools

PEMERIKSAAN RADIOLOGI Foto polos abdomen 3 posisi y Tanda-tanda obstruksi dengan gambar Airfluid levels - Distribusi udara dalam usus tidak merata (lihat lagi ILEUS)

Barium Enema untuk diagnostik dan terapi y y Untuk diagnosis, dilakukan bila tanda klinik invaginasi meragukan. Pada foto barium akan terlihat gambaran cupping dan coilspring Untuk tujuan terapi enema barium dikerjakan dengan tekanan hidrostatik untuk mendorong usus yang masuk ke arah proksimal, dikerjakan bila belum ada tanda obstruksi usus yang jelas. dengan Enema Barium Reposisi. (akan dijelaskan selanjutnya)

Pemeriksaan USG (Ultra Sonografi) y terlihat gambaran DONAT SIGN

Terus mau diapainPasien Datang 1. Pasien datang dengan diagnosa Invaginasi ditangani sebagaimana sudah terjadi ileus dan dehidrasi 2. Pasang IV line. Bila perlu 2 line dengan menggunakan IV catheter ukuran besar. Jenis larutan tergantung kondisi pasien : pilihan RL, Asering, NaCl atau larutan koloid sesuai advis dokter. 3. Pasang NGT untuk dekompresi dan mencegah aspirasi 4. Pasang urine catheter untuk monitoring output dan diuresis. 5. Pasang O2 : 2 3 L / menit udara lembab 6. Pasien dipuasakan 7. Segera dimulai monitoring tanda vital, input : output cairan Konsultasi dengan Konsulen Bedah 1. Dokter bisa memberi advis untuk segera melaksanakan tindakan operasi, atau bisa juga memberi advis untuk memperbaiki keadaan umum dulu. Tergantung kondisi pasien. 2. Obat-obatan yang bisa diadviskan dokter antara lain : Antibiotik, Analgetik 3. Selanjutnya pilihan pengelolaan : 1. Barangkali Dokter akan merekomendasikan dilakukannya Reposisi usus dengan tekanan hidrostatik Dapat dengan enema barium bila tanda-tanda obstruksi / peritonitis ( - ) Reposisi barium diikuti oleh X-ray. Mula-mula tampak bayangan barium bergerak berbentuk cupping pada tempat invaginasi. Dengan tekanan hidrostatik sebesar - 1 meter air, barium didorong ke arah.proksimal. tekanan hidrostatik tidak boleh melewati 1 meter air dan tidak boleh dilakukan pengurutan atau penekanan manual di perut sewaktu dilakukan reposisis hidrostatik. Pengobatan dianggap berhasil bila barium sudah mencapai ileum terminalis. Pada saat itu, pasase usus kembali normal, norit yang diberikan per os akan keluar melalui dubur. Seiring dengan pemeriksaan zat kontras kembali dapat terlihat coiled spring appearance. Gambaran tersebut disebabkan oleh sisa-sisa barium pada haustra sepanjang bekas tempat invaginasi.

Barium enema sudah dipergunakan untuk pengobatan invaginasi dan hasilnya memuaskan. Hanya sedikit kemungkinan terjadi perforasi walaupun usus telah mengalami gangren, asal tekanan hidrostatik tidak melebihi 1 meter. Demikian pula lamanya perawatan pada reposisi barium lebih pendek daripada operasi. 1. Dokter bisa juga memutuskan untuk segera dilakukan Laparotomi Eksplorasi Indikasi Operasi Perdarahan. Nyeri Obstruksi Strangulasi Sudah Ada tanda peritonitis / perforasi Kegagalan reduksi secara hidrostatik

Komplikasi Operasi Invaginasi berulang Ileus berkepanjangan

Intra Operatif Sering ditemukan di daerah caecum, pada suatu segmen ileum terminal yang berkaliber kecil menyusup masuk kedalam caecum yang berkaliber lebih besar

LAPAROTOMY EKSPLORASI dengan persiapan MILKING RESEKSI ANASTOMOSEPERSIAPAN PASIEN 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pasien sudah dalam kondisi terrehidrasi baik, kecuali untuk kondisi cito operasi Sudah terpasang IV line, NGT, urine Catheter, O2 Area operasi sudah dibersihkan dengan baik Obat-obatan pre operasi sudah diberikan. Informed consent Izin operasi

PERSIAPAN PERSONIL Operator Anesthesiologist Asisten Anestesi Asisten 1 operator Asisten 2 operator Instrumenter Sirkuler Teknisi 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 2 orang 1 orang

PERSIAPAN KAMAR OPERASI Sama dengan operasi lainnya PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN MEDIS 1. Sterilisasi alat dan bahan medis termasuk linen sama dengan jenis operasi lainnya 2. Alat dan bahan medis yang diperlukan :

No I 1 2 3 4 5 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Nama ALAT TEKNIK Mesin Anestesi Vital Sign Monitor Electrosurgery / Cauter Suction Pump Lampu Operasi LINEN Jas Operasi Duk atas, bawah, samping Duk Bolong besar Big haas Kassa Roll Haas besar Wash lap Terpal alas pasien Duk alas Under Pad

jumlah

Keterangan

1 1 1 1 1

cek Pasang dan nyalakan Pasang dan cek Pasang dan cek Cek

5 @1 1 3 5 bundle 1 4 1 1 1

III 1 2 3 IV 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

PROTEKSI Apron Goggle handschoen INSTRUMENTS Bisturi no 10/23 Scalple handle Gunting Jaringan Gunting Benang Pinset anatomis Pinset Sirurgis Klem Kecil Klem Sedang Klem Besar Klem usus Klem Miculick 1 Minimal 1 Minimal 1 Minimal 1 2 2 Banyak Banyak Banyak Minimal 4 2 4 4 8

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 V 1 2 3

Klem Kocher Klem Sponge/Penser Klem Doek Hak Cangkul sedang Hak Cangkul besar Hak Deaver Hak Roux Spatula Canula Suction Selang Suction Needle Holder Jarum Nierbekken Washkom Betadine com NaCl com

6 5 6 2 2 2 2 1 2 1 4 1 set 2 1 1 1

BENANG Silk/Siede 0, 2/0, 3/0 Chromic cat gut 0, 2/0, 3/0 PGA 1, 0, 2/0, 3/0, 4/0

VI 1 2 3 4 5 6 7 8

LAIN-LAIN Wadah linen kotor Wadah dan kantung sampah Tempat sampah /limbah tajam Wadah rendam instrumen Chlorine Semprotan Chlorine 2 1 1 1 1

STEP BY STEP No 1

Operator

Asisten Lakukan tindakan aseptik antiseptik seluruh permukaan dinding depan abdomen melebar ke thorax dan paha atas. Area inguinal, scrotum dan penis dibalur paling akhir Tutup daerah luar area operasi dengan duk steril Siapkan suction+selang+canula, cauter+handle, bisturi+handle, pinset, gunting jaringan , still depper y Instrumenter menyediakan still depper terus. Siapkan cambuk bila diperlukan. y Asisten 1 membantu operator membuka kutis-subkutis, dan mengikat perdarahan. y Asisten 2 membersihkan sayatan dari darah y Instrumenter menyediakan still depper terus. Menyiapkan deaver . y Asisten 1 membantu operator membuka fascia. y Asisten 2 membantu membersihkan area operasi y Instrumen memastikan pinset, gunting tersedia untuk operator dan asisten 1 y Asisten 1 membantu membuka otot y Asisten 2 menyiapkan deaver/hak cangkul y Intrumenter menyiapkan big has atau roll kasa besar. Suction dinyalakan. Siapkan kasa bendera. y Asisten 1 memastikan organ dalam tidak terkena trauma oleh gunting atau pisau dg melindungi menggunakan pinset atau spatula tepat dibawah gunting atau pisau. y Asisten 2 memasang deaver y Instrumenter menyiapkan bila diperlukan dekompresi : klem usus, pisau, gunting, nierbekken atau

2 3

4

Operator akan menyayat kulit, menembus subkutis. sayatan membujur sepanjang linea mediana dari supra pubis sampai ke umbilical, atau lebih atas lagi

5

Operator membuka fascia dg gunting dan pinset. Seringkali diperlukan pisau juga.

6

Operator memisahkan otot sampai tampak peritoneum

7

Operator