rpp kelas x- 2 ( reaksi redoks)

Download Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

Post on 14-Oct-2015

698 views

Category:

Documents

30 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

rancangan pelaksanaan pembelajaran kimia kelas X/2 tentang reaksi redoks ...semoga bermanfaat

TRANSCRIPT

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    1/31

    PERANGKAT PEMBELAJARAN

    Satuan Pendidikan : SMA

    Kelas/Semester : X / 2

    Mata Pelajaran : KIMIA

    Materi Pokok : Reaksi reduksi - oksidasi

    Alokasi Waktu : 4 x 45 menit (2 x Pertemuan)

    DI SUSUN OLEH

    SOFIAH MAWADDATI

    E1M012062

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MATARAM

    2014

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    2/31

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

    Satuan Pendidikan : SMA

    Kelas/Semester : X / 2

    Mata Pelajaran : KIMIA

    Materi Pokok : Reaksi reduksi - oksidasi

    Alokasi Waktu : 4 x 45 menit (2 x Pertemuan)

    A.Kompetensi Inti (KI)KI 1 :Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

    KI 2:Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli

    (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan

    menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan

    dalamberinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam

    menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

    KI 3:Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural

    berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,

    dan humaniora dengan wawasankemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan

    peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan

    prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat danminatnya

    untuk memecahkan masalah.

    KI 4:Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait

    dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara , danmampu

    menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

    B.Kompetensi Dasar dan Indikator1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran

    Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran

    kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

    2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,terbuka,mampu membedakan fakta dan opini,ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis,

    kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) dalam merancang dan melakukan

    percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    3/31

    3.9 Menganalisis perkembangan konsep reaksi oksidasi-reduksi serta menentukan

    bilangan oksidasi atom dalam molekul atau ion

    Indikator:

    3. 9.1 Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan

    pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan

    penurunan bilangan oksidasi.

    3.9.2 Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.

    3.9.3 Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks.

    4.9 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan reaksi

    oksidasi-reduksi

    Indikator:

    4.9.1 Terampil dan cekatan dalam merancang alat dan bahan percobaan tentang

    reaksi reduksi oksidasi.

    4.9.2 Mampu menggunakan alat dan bahan secara benar selama pelaksanaan

    praktikum reaksi oksidasi reduksi.

    C.Tujuan Pembelajaran1. Dengan mengamati alat peraga, siswa mampu menjelaskan reaksi oksidasi reduksi.2. Dengan penjelasan guru, siswa mampu membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau

    dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta

    peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

    3. Dengan percobaan, siswa mampu menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalamsenyawa atau ion.

    4. Dengan percobaan, siswa mampu menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksiredoks.

    5. Dengan bimbingan guru, siswa mampu menyajikan hasil percobaan reaksi reduksioksidasi.

    6. Dengan bimbingan guru, siswa mampu mempresentasikan hasil percobaan reaksireduksioksidasi.

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    4/31

    D.Materi PembelajaranReaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi yang berlangsung secara bersamaan.

    Reaksi redoks adalah singkatan dari REDuksi OKSidasi. Contoh reaksi redoks dalam

    kehidupan sehari-hari adalah perkaratan, pembakaran, pembusukan, fotosintesis, dan

    metabolisme.

    a. Perkembangan Konsep RedoksKonsep reaksi reduksi dan oksidasi mengalami perkembangan dari masa ke

    masa sesuai cakupan konsep yang dijelaskan,antara lain :

    1. Reaksi pengikatan dan pelepasan unsur oksigen Reaksi oksidasi (pengoksigenan) adalah peristiwa penggabungan suatu zat

    dengan oksigen.

    Contoh:

    Si + O2 SiO2

    Reaksi oksidasi logam dikenal juga dengan nama perkaratan. Reaksi

    pembakaran juga termasuk reaksi oksidasi, misalnya pembakaran minyak bumi,

    kertas, kayu bakar, dll.

    Reaksi reduksi adalah peristiwa pengeluaran oksigen dari suatu zat.Contoh:

    2 CuO 2 Cu + O2

    H2O H2 + O2

    2. Reaksi pelepasan dan pengikatan electron

    Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron.Contoh (setengah reaksi oksidasi).:

    Na Na+

    + e

    Zn Zn2++ 2e

    Al Al3++ 3e

    Reduksi adalah peristiwa pengikatan atau penangkapan elektron.Contoh (setengah reaksi reduksi).:

    Na ++ e Na

    Fe3++ e Fe 2+

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    5/31

    Dari konsep kedua ini dapat disimpulkan bahwa reaksi oksidasi dan reduksi

    tidak hanya hanya melibatkan reaksi suatu zat dengan oksigen.

    3. Reaksi penambahan dan pengurangan bilangan oksidasi

    Oksidasi adalah peristiwa naiknya / bertambahnya bilangan oksidasi suatu

    unsur, sedangkan reduksi adalah peristiwa turunnya / berkurangnya bilangan

    oksidasi.

    Contoh :

    b. Bilangan Oksidasi

    Bilangan oksidasi (biloks) disebut juga tingkat oksidasi. Bilangan oksidasidiartikan sebagai muatan yang dimiliki suatu atom dalam keadaan bebas atau dalam

    senyawa yang dibentuknya.

    Bilangan oksidasi suatu unsur dapat ditentukan dengan aturan berikut:

    1. Biloks atom dalam unsur adalah nol

    Contoh Na, Fe, O2, H2memiliki biloks nol

    2. Total biloks senyawa adalah nol

    Contoh H2O, NaOH, CH3COOH, KNO3total biloksnya adalah nol

    3. Biloks ion sesuai dengan muatannya

    Contoh Na 1+(= +1), O2-(= -2), Fe3+ (= +3)

    4. Biloks unsur golongan I A dalam senyawanya adalah + 1

    Contoh Biloks atom Na dalam NaCl adalah + 1

    5. Biloks unsur golongan II A dalam senyawanya adalah + 2

    Contoh: Biloks Ca dalam CaCO3adalah + 2

    6. Biloks unsur golongan VII A dalam senyawa binernya adalah1

    Contoh: Biloks F dalam senyawa KF dan BaF2adalah1

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    6/31

    7. Biloks unsur oksigen dalam senyawanya adalah2

    Contoh dalam H2O, Na2O, Al2O3

    8. Biloks unsur hydrogen dalam senyawanya adalah + 1

    Contoh dalam H2O, HCl, H

    2SO

    4

    Catatan Penting:

    Biloks H = -1 dalam senyawa hidrida misal NaH, LiH, CaH2

    Biloks O = -1 dalam senyawa peroksida misal H2O2

    c. Oksidator Dan Reduktor1. Oksidator ( zat pengoksidasi ) adalah senyawa senyawa yang memiliki

    kemampuan untuk mengoksidasi senyawa lain. Oksidator melepaskan electron

    dari senyawa lain, sehingga dirinya sendiri tereduksi. Oleh karena ia menerima

    elektron, ia di sebut juga sebagai penerima electron. Oksidator biasanya adalah

    senyawa -senyawa yang memiliki unsur-unsur dengan bilangan oksidasi yang

    tinggi ( seperti H2O2, MnO4-, CrO3, Cr2O7

    2-) atau senyawasenyawa yang sangat

    elektronegatif,sehingga biasa mendapatkan satu atau dua elektron yang lebih

    dengan mengoksidasi sebuah senyawa (misalnya oksigen, fluorin, klorin, dan

    bromin ).

    Contoh :Pada reaksi pembentukan MgO

    Mg(s) + O2(g) 2MgO(s)

    O2 mengambil elektron dari Mg dan menyebabkan Mg teroksidasi. Jadi O2

    adalah zat pengoksidasi. Sehingga, zat pengoksidasi (O2) menjadi tereduksi.

    2. Reduktor ( zat pereduksi ) adalah Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan

    untuk mereduksi senyawa lain. Reduktor melepaskan elektron dari senyawa lain,

    sehingga dirinya sendiri teroksidasi. Oleh karena ia mendonorkan elektronnya,

    ia di sebut juga sebagai penderma atau pendonor electron. Senyawa-senyawa

    yang berupa reduktor sangat bervariasi. Unsur-unsur logam seperti Li, Na, Mg,

    Zn, dan Al dapat digunakan sebagai reduktor. Logam logam ini akan

    memberikan elektronnya dengan mudah.

    Contoh: Pada reaksi pembentukan MgO

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    7/31

    Mg(s) + O2(g) 2MgO(s)

    Mg memberikan elektron pada O2yang menyebabkan O2tereduksi. Jadi Mg

    adalah zat pereduksi. Sehingga, zat pereduksi (Mg) menjadi teroksidasi.

    E.Metode Pembelajaran1. Pendekatan : Saintific2. Model : Discovery Learning3. Metode : Ceramah, Tanya jawab, praktikum, dan diskusi

    F.Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran1. Media : - Slide power point ( ppt)

    2. Alat/ Bahan : - Alat tulis menulis (spidol, whiteboard, penghapus, bukutulis, pulpen)

    - Alat dan bahan praktikum (penjepit, cawan porselin,pembakar bunsen, pita Mg, amplas akuadest, larutan

    Phenolpthalein )

    - LCD- Laptop

    3. Sumber Belajar : a. Michael Purba. 2007.Kimia SMA kelas X.Jakarta :Erlangga.b. Sunarya, Y dan Agus Setiabudi. 2009.Mudah dan Aktif

    Belajar Kimia I: Untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: Pusat

    Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.c. Jauhari, J.M.C. dan M. Rachmawati. 2009. Kimia 2 (SMA

    dan MA untuk kelas X). Jakarta : Esis.

  • 5/24/2018 Rpp Kelas X- 2 ( Reaksi Redoks)

    8/31

    G.Langkah-langk