mata kuliah metode riset - gunadarma university

of 43 /43
MATA KULIAH METODE RISET [KODE/SKS : IT-021235/2 SKS] Proses, Masalah, & Proposal Riset

Author: others

Post on 21-Oct-2021

5 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PowerPoint PresentationMerumuskan masalah dan tujuan riset seringkali merupakan langkah yang paling sulit dalam proses riset pasar.
Tujuan riset dapat bersifat :
EKSPLORATORI : mengumpulkan informasi awal yang akan membantu untuk dapat menetapkan masalah dan mengajukan hipotesisi dengan lebih baik
DESKRIPTIF : Membuat gambaran atau lukisan secara sistematis, seperti: potensi pasar akan suatu produk, atau profil demografis dan sikap para konsumen yang membeli produk
CAUSAL : menguji hipotesis tentang hubungan sebab dan akibat.
TAHAPAN ( STEP ) DALAM RISET PASAR
Menyusun Perencanaan Riset dan Pengumpulan Data
Dalam mendisain suatu rencana riset, akan sangat berkaitan dengan keputusan-keputusan mengenai sumber data, pendekatan dalam riset, perangkat yang dibutuhkan dalam riset, teknik sampling.
Sumber data : Data Primer & Data Sekunder
Pendekatan / approach yang sering digunakan dalam rangka mengadakan riset antara lain : Observasi, Survey, Experiment
LANJUTAN
Perangkat yang sering digunakan dalam riset adalah penggunaan questionaire (daftar pertanyaan) meliputi berbentuk Closed End Questionaire ataupun Open End Questionaire
Rencana sampling meliputi : Unit Sampling (siapakah yang akan diteliti), Ukuran Sampel (berapa banyak orang yang akan disurvai), Prosedur Sampling (bagaimana seharusnya responden dipilih)
Metode Kontak dapat dilakukan melalui : Surat, Telepon, atau Perorangan langsung
Implementasi, Tabulating Data dan Analisis Data
Penyusunan Laporan Hasil Riset
LANJUTAN
SOLUSIMASALAH
Problem
Discovery
Problem
Discovery
Identifikasi
Bidang/Tipe
1. Tergantung pd disiplin ilmu dan bidang studi
peminatan/perhatian peneliti
a. Masalah dalam suatu lingkungan yang memerlukan solusi.
b. Area tertentu yang memerlukan pembenahan atau
perbaikan
menjelaskan fenomena.
RISET UNTUK IDENTIFIKASI MASALAH
Riset yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah. Masalah ini
tidak harus ada saat ini, tetapi kemungkinan besar akan muncul di
masa yang akan datang
RISET UNTUK PEMECAHAN MASALAH
Riset yang diadakan untuk menolong memecahkan masalah yang lebih spesifik Di dalam pemasaran
Contoh :
Riset mengenai produk ( Pengujian kemasan, posisi merk dan pengujian posisi )
Riset mengenai harga ( Pentingnya harga dalam pemilihan merk, Kebijakan mengenai harga, Respon yang diakibatkan oleh perubahan harga )
Riset mengenai promosi ( Anggaran promo yang optimal, Bauran promosi yang optimal, Keputusan mengenai media, Evaluasi efektivitas iklan)
Riset mengenai distribusi ( Menentukan tipe distribusi, Lokasi retail dan outlet grosir, Perilaku saluran distribusi )
Masalah Penelitian
akan dicari pemecahannya dengan melakukan penelitian.
Masalah timbul karena adanya
maupun yang akan ada.
Masalah: Jantung Proyek penelitian
upaya penelitian bergerak.
ketepatan verbal sepenuhnya
sub-masalah yang lebih manageable.
Masalah yang Bagaimana?
1) nilai penelitian (Researchable);
3) sesuai dengan kualifikasi peneliti.
Darimana Masalah Penelitian
Membaca: literatur/jurnal, laporan penelitian, koran
Menghadiri seminar, lokakarya, simposium, diskusi
Pemuasan diri, curiousity? Kegelisahan diri?
Permintaan atau kebutuhan masyarakat pengguna?
Berfikir dan merenung
Mimpi dan intuisi?
Konsultasi dengan senior/pembimbing
Tidak ambiguitas
yang ditelaah dan memilih metode penguji data yang tepat
Mengekspresikan hubungan antara dua variabel atau lebih.
Masalah penelitian sebaiknya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan
yang mengekspresikan secara jelas hubungan antara dua variabel
atau lebih.
profesi?
penjualan?” (untuk kasus dua variabel, bersifat eksplisit).
c) Adakah pengaruh harga tiket dan kualitas layanan pramugari
Garuda terhadap kepuasan konsumen?” (untuk kasus tiga
variabel, bersifat eksplisit)
Contoh:
penelitian yang jelas.
sehingga menyulitkan interprestasi hasil dan pembuatan
kesimpulan penelitian.
hasil penelitian sebelumnya dengan topik sejenis,
sehingga masalah penelitian tidak didukung oleh
kerangka teoritis yang baik.
Hasil kajian terhadap khasanah ilmu (media cetak maupun
elektronik)
objektif, logis, sistematis
logika-hipotetika-verifikatif
Alat untuk meyakinkan sponsor memberikan dananya
Seberapa pentingkah
proposal penelitian ?
• A research proposal is a piece of work that, ideally,
would convince scholars that your project has the
following three merits: conceptual innovation;
methodological rigour; and rich substantive content.
• A research proposal is a short document (probably
between 300 and 1000 words - check the word limits on
the application form of different sponsor) detailing the
main components of your intended research.
Proposal Penelitian
STRUKTUR PROPOSAL
diangkat
Bagian abstrak
• Abstrak harus mampu menguraikan secara cermat dan
singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan.
• Tidak melebihi maksimal jumlah kata (biasanya 200-250 kata)
diketik dengan jarak baris 1 spasi.
BAB PENDAHULUAN
Khusus (tidak lebih dari 1 halaman), dan KeutamaanPenelitian
(tidak lebih dari 3 halaman)
• Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi
pentingnya dilakukan penelitian.
• Latar belakang masalah menyajikan fakta
dan data yang dapat berasal dari berbagai
sumber :
(seminar, simposia, konferensi dll)
– Pengamatan yang diambil dari fenomena
kemasyarakatan
Perumusan Masalah
kalimat tanya, boleh kalimat berita.
Harus ringkas dan straight forward.
Rumusan masalah harus sejalan dengan tujuan penelitian.
Bisa dimulai dengan menguraikan fenomena identifikasi
masalah.
Tujuan Penelitian
perumusan masalah.
masih abstrak, sedangkan tujuan penelitian adalah
konstrak yang lebih kongkrit.
• Manfaat teoritik
• Manfaat metodologik
• Manfaat aplikatif
• pengembangan ipteks
• Tinjauan pustaka merupakan State of the art dalam bidang yang
diteliti, hasil yang sudah dicapai, studi pendahuluan yang sudah
dilaksanakan
teori, temuan, dan bahan penelitian lain
menyusun kerangka atau konsep yang akan digunakan
• Pilih pustaka yang mutakhir, relevan, asli dari jurnal ilmiah.
• Perhatikan batas maksimal jumlah halaman untuk tinjauan pustaka
(biasanya tidak melebihi 8 halaman)
• Harus sesuai dengan Daftar Pustaka
• Gunakan pustaka primer Buku ajar bukan pustaka primer
• Diutamakan keprimeran & kebaruan! bukan jumlah
• Jangan hanya mengutip tetapi mengulas
• Jangan mengutip kutipan. Kalau tidak penting benar dan tidak diperoleh sumbernya langsung, hilangkan saja bagian tersebut.
• Uraikan secara terperinci:
BAB METODOLOGI PENELITIAN
• Jelaskan pula lokasi dan waktu penelitian, bahan dan alat yang akan digunakan dan diperoleh dari mana, sampel dan jumlahnya, cara penarikan sampel, instrumen penelitian, metode analisis, dsb.
BAGIAN DAFTAR PUSTAKA
dicantumkan dalam Daftar Pustaka
& penerbit
• Gelar akademik tidak diperlukan
BAGIAN DAFTAR PUSTAKA
usaha pertanian dalam rangka peningkatan produksi
dan pengentasan kemiskinan. J Litbang Pertanian.
25(4): 115-122.
Nama. Tahun terbit. Judul buku [italic]. Kota penerbit (kode negara):
penerbit.
Syukur M, Sujiprihati S, Yunianti R. 2015. Teknik Pemuliaan Tanaman Ed Revisi. Jakarta
(ID): Penebar Swadaya.
Singh RK, Chaudhary BD. 1979. Biometrical Methods in Quantitative Genetic Analysis.
Edisi Revisi. New Delhi (IN): Kalyani Publishers.
SUMBER JURNAL
Nama. Tahun terbit. Judul jurnal. Nama jurnal (italic). Volume jurnal (no
jurnal): halaman jurnal.
Amiruzzaman M, Islam MA , Hasan L , Kadir M, Rohman MM. 2013. Heterosis and
combining ability in a diallel among elite inbred lines of maize (Zea mays L.). Emir J
Food Agric. 25(2): 132-137.
Daryanto A, Sujiprihati S, Syukur M. 2010. Heterosis dan daya gabung karakter
agronomi cabai (Capsicum annuum L.) hasil persilangan half diallel. J Agron
Indonesia. 38(2): 113-121.
[skripsi/tesis/disertasi]. Kota penerbit (kode negara): Nama
Universitas.
Yunianti R. 2007. Analisis Genetik Pewarisan Sifat Ketahanan Cabai (Capsicum
annuum L.) terhadap Penyakit Hawar Phytophthora dan Arah
Pengembangan Varietasnya [disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
CONTOH
tanggal DD/MM/YYY]. Tersedia dari: http://...............................
[WHO] World Health Organization. 2009. Dengue and dengue haemorrhagic fever
[internet]. [diacu 6 Mei 2009]. Tersedia dari: http://www.who.int /mediacentre/
factsheets/ fs117/en/ index.html.
TUGAS 2 (Tugas Kelompok ke-1)
1. Calilah 3 buah jurnal berkala ilmiah yang berkaitan dengan Menejemen,
lalu tentukanlah komponen-komponen riset sebagai berikut:
a. Apakah masalah riset yang diangkat?
b. Apa Tujuan dari riset yang dilakukan?
c. Tunjukan state of the art (kekinian) apa yang menjadi rujukan dalam
jurnal tersebut
yang digunakan,
e. Tentukan tipe dari penelitian yang dilakukan?
2. Susunlah daftar pustaka yang berasal dari 5 buah jurnal berkala ilmiah, 5
buah text book, dan 5 dari sumber online.