berkelana volume 03 surga dunia di sulawesi

Download Berkelana Volume 03 Surga Dunia di Sulawesi

Post on 03-Aug-2015

50 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Memiliki waktu 4 hari 3 malam, berlayarlah saya ke Pulau selayar,menikmati kejernihan air laut di Pantai Tanjung Bira, serta merasakankedamaian warga setempat di Pulau Liukang, 3 tempat ini bak surgadunia dengan sisi keindahannya, dan pengalaman yang tidak akansaya lupakan dalam tulisan kali ini.

TRANSCRIPT

Edisi:

Vol 03/JUNE/2011Catatan perjalanan dari seseorang yang suka jalan-jalan

surga DuNIa DI suLaWEsIPULAU SELAYAR - PANTAI TANJUNG BIRA - PULAU LIUKANG

Tanjung Bira:

Dengan air kritasnya dan pasir sutranya - patut di kunjungi

Pulau Selayar:

Pintu surga bawa laut, dimana anda bisa mengunjungi berbagai keindahan.

Pulau Liukang:

Menghilangkan kesunyian dan bersahabat dengan alam dan sosial penghuni pulau.

vol. 03

1

Volume03

CATATAN BERKELANACurhat colonganAda yang pernah merasakan mati suri? Berkelana pernah. Yah jurnal ini pernah mati suri ketika lepas landas di edisi ke 2, bagi saya terlalu dini untuk membunuh janin sebuah karya pribadi. Travelling terus berjalan, mengahasilkan cerita suka-cita yang perlu di rekam untuk dibuka kembali nanti, begitupun banyak foto-foto baik alam dan kenarcisan diri yang perlu di pamerkan biar dunia tau negeri kita indah, dan begitupun saya *maksudnya?. Maka di kesibukan kerja dan trip yang tiada henti, saya masih menyisihkan waktu luang dengan berkutak katik dalam menciptakan edisi berkelanan berikutnya. Harap mahlum, saja bila ada sesuatu cerita yang terlalu jujur hingga terkesan vurgar bin seronok hingga tidak pantas untuk di baca atau ada foto teramat narcis untuk di tampilkan, itu semata propertis materi tulisan dan foto hasil dari dokumentasi pribadi. Ini hanya jurnal biasa, jurnal pribadi si orang yang kakinya gatel-an. Gak bisa diem. Pengenya kesana kemari. Dan juga sebagai oleh-oleh bentuk lain, yang lebih ringat untuk di bawa dan di beri, serta bisa di nikmati kapan pun anda ingin. Jadi selamat menikmati keapadaan jurnal ini.

2

vol. 03

come back ...Pertama yang saya lakukan hanya minta cuti kerja, dan melanjutkan perjalanan dari menyelesaikan kerja rodi di daerah kalimantan.

by: IchurNakal

Pada volume ini mungkin berbeda dengan sebelumnya, dikarenakan untuk mengumpulkan materi dari teman-teman, dikalahkan dengan kesibukan kerja yang menggila. jadilah berkelana volume ini hanya fokus pada perjalanan saya semata. Memiliki waktu 4 hari 3 malam, berlayarlah saya ke Pulau selayar, menikmati kejernihan air laut di Pantai Tanjung Bira, serta merasakan kedamaian warga setempat di Pulau Liukang, 3 tempat ini bak surga dunia dengan sisi keindahannya, dan pengalaman yang tidak akan saya lupakan dalam tulisan kali ini. Sekali lagi - berkelana hanyalah catatan singkat - yang di kerjakan oleh seseorang yang gak tau harus mengerjakan apa di sela waktu luangnya. semua materi seadanya, jangan anda harap mendapat lebih komplit dari informasi lain. karena penulis sedang belajar menjadi orang seadanya, Yah !!! seadanya waktu yah seadanya bikin jurnal, seadanya biaya yah seadanya berpergian. Sebagai awal kembali hidupnya jurnal ini, diharapkan saran dan sumbangsi para penikmat untuk memberikan gagasan atau saran pikiran untuk penulis. besar harapan penulis, jurnal ini dipandang dari sudut yang tidak seadanya, selamat menikmati...dua anak pantai yang menemani saya. memberikan saya pembelayaran tentang kebersamaan Cover : Model :2 anak Pantai Location : Tanjung Bira - Sulawesi Photographed by : ichur

vol. 03

3

Daftar

MENU

Volume 03The Journal 06 Laut BIru 08 Take My Home 28 Music Soundtrack 30 Cerita perkelanaan

10

32 34

transportasi

Tiga malam Empat Hari berkelanan di ujung pulau sulawesi tepatnya di Sulawesi Selatan meliputi : Makassar - Pulau Selayar - Tanjung Bira - Pulau Liukang.

Bagaimana caranya ketempat indah dan jenis transportasi apa saja yang harus di gunakan.

BERBAGAI AKOMODASI

SENJA FAJAR

26

Dari mulai tidur di balai kayu tepi pantai - sampe hotel . Dari Tidur sendirian sampai berkumpul bersama keluarga Pak Kapten penghuni Pulau

Warnanya memberi keindahan tersendiri - pada sudut laut yang biru - pada kesepian kala berkelana di kala senja.

Mata MemandangTulisan - ichurNAKAL Foto - Original file from Canon D10 Design - beberapa berasal dari google, maaf dikarenakan tidak menampilkan sumbernya.

24

Contribution :

Begitu banyak keunikan tentang tempat ini, walau terlampau jauh jarak yang harus di tempuh, pesona nya menghilangkan rasa letih yang ada.

4

vol. 03

CHECKTas EigEr:

PACKINGCaMEra:somebondy say ;sumpah gw habis traveling buktinya? - makanya jangan lupakan barang bawaan yang satu ini. selain berguna untuk narcis, kengan gambar yang kita jepret kelak akan menjadi nostagila perjalanan yang tidak terlupakan bila ingin melihat kembal

Isi tas harus pas, kebutuhan vs lama kita berpergian. pilih tas yang nyaman, jangan pernah bawa barang yang tidak fungsi. Usun rapi barang bawaan ke masing-masing saku. Bila sudah full, dan tidak ada cela untuk oleh-oleh, jadi siap-siap bawa tas cadangan yang bisa di lipat.

MP3 PlayEr:

Download berbagai jenis lagu mp3, sangat berfungsi untuk menyeimbangkan mood disaat kita sedang berpergian. seperti saya, ketika dipantai lagu wajib yang perlu di dengar adalah lagu anak pantai

iPhoNE:

BUKU BaCaaN:

Alat komunikasi yang satu ini sudah bisa jadi temen sejati dikala trip sendiri, isi dengan aplikasi bermutu, seperti google map, game, music, and movie.

Disaat semua ganget elektronik habis batray, buku adalah salah satu teman yang bisa diandalkan untuk mengusir kejenuhan di kala berpergian. bawa bacaan yang ringan saja.

KaCaMaTa:

Cahaya matahari di pantai sangat menyengat dan menyilaukan. butuh perlindungi buat mata kita, itulah manfaat kita membawa kaca mata - dan pilih yang bisa meredam sinar UV dan juga gaya

MENGANTISIPASI DARI HAL-HAL YANG TIDAK DIINGINAN, APALAGI DALAM KONDISI JALAN SENDIRI SIAP BT, SIAP KESEPIAN, BERTEMAN GANGET BAWAAN DAPAT MENAMBAH ASIK LIBURAN KITA.

gADgeT TRA VelBARANG YANG WAJIB DI BAWA DALAM SETIAP BERPERGIAN UPDATE CERITA BERKELANA DI WWW.IChUR.CoM

vol. 03

5

JOURNALSaya pernah berkata kepada salah satu teman, untuk saya berniat menggantung tas rangsel saya tutup catatan untuk saya berkelana dan fokus pada kehidupan menetap. Tapi yang namanya kaki gatel tetap saja harus di garuk. Begitupun kehidupan sedari kecil saya tidak bisa bertahan lebih lama di satu tempat. Entah harus seperti apa cara untuk mengingat kaki saya untuk tidak pergi kesana-kesini.

THE

asa lelah pastilah selalu ada, dan rasa sepi di perjalan tidak perlu di tanya. Namun semua nya adalah resiko, begitupun hal-hal lain dalam hidup ini. Dan entah apa sebab-akibatnya yang pasti itulah kehidupan. Yang membuat saya harus berpikir, untuk menarik ucapan saya kepada teman saya tadi. Bukan kan bila saya menjalani peran menetap akan jauh dari resiko lainnya? Apakah kebahagian akan timbul bila saya menghilangakn lain sisi dalam hidup saya yang sudah tertanam di jauh usia saya kemarin, atau apakah bila saya menyembuhkan kaki gatal saya untuk tidak berpergian akan mendapatkan kesenangan baru yang akan membuat kebahagian baru? Bisa jadi klau itu saya jalani penyakit lain akan datang dalam bentu berbeda... bisa jadi nanti saya jadi tangan gatal yang colek sana colek sini. Hayooo pilih mana? Seperti tahun tahun sebelumnya, setiap perkelanaan saya selalu dijalani sesuai tema yang ada. Saya mencoba mengingat tema-tema yang sudah saya buat di tahun sebelum, seperti pada di tahun 2008 dari gunung lari ke pantai dengan target hanya da-

R

Kenapa harus kembali Trip?lam seminggu saya telah menjalankan pengembaraan dari gunung bromo sampai harus mengakhiri trip di pantai kepulauan seribu. Kemudian di tahun 2009 trip 3 kota Negara tetangga saya selalu menghadikan perkelanaan untuh hari lahir saya, maka di september 2009 saya menajalani trip dari Jakarta-Bangkok- Penang Kuala Lumpur seorang diri, berbagai hal menarik dan tampa hambatan saya lalu dalam perjalan ini. Belum lagi di tahun 2010 kemarin, tema yang saya jalani adalah sabang marauke dimana saya harus menginjakkan kaki di titik nol kilometer negeri pertiwi, dan berakhir di pulau irian dalam satu tahun perjalanan, syukurlah walau tidak berurutan setidaknya saya telah menginjakkan kaki dari kepulauan Indonesia. Saatnya untuk saya membuat tema di tahun 2011 ini, entah apa. Yang pasti niat saya untuk menggantung tas ransel belum lah pantas di tahun ini, masih banyak tempat yang saya ingin datangi, masih perlu banyak pembelajaran dari alam yang menjadikan guru bagi saya menempuh kehidupan dalam perjalanan ini yang harus saya temui, dan yang pasti masih cukup waktu saya dan tenaga saya untuk menggaruk kaki yang gatel ini. Sampai kapan saya harus berhenti? Jangan tanyakan itu. Dan tema 2011 kali ini adalah sebuah perjalanan timur Indonesia rasanya belum banyak yang saya ketahu tentang ketimuran negeri ini, dimana saya sebagai orang timur sudah sepatasnya saya memahami lebih dalam lagi adat dan isti-adat yang ada. Bukakah itu menarik? Dan dengan ini saya berharap ada sesuat hal yang bisa saya dapat di tahun ini. Ada yang mau join berkelana dengan saya?Kado perjalanan seminggu di Bangkok - Penang - Kuala Lumpur - seorang diri belajar memahami sesuatu hal yang sedikit berbeda

2009

6

vol. 03

Kado Perjalanan Sabang - Marauke :Sumatera - jawa - kalimantan Sulawesi dan irian dalam satu tahun perjalanan.

2010

Dibeberapa tahun terakhir telah saya ciptakan tema berkelana, dari mulai sabang - sampai marauke, ku lari kegunung lalu kepantai, sampai trip beberapa negara asia dalam sepekan perjalanan.

Melarikan diri dari gunung bromo di Jawa Timur dan kemudian lari ke Pantai di kepulauan seribu dalam satu minggu perjalanan.

2008

Tersadar apa yang telah dicapai dan mensyukuri atas apa yang telah di nikmati adalah mimpi yang terwujud

Percayalah, tak cukup mata ini memandang keindahan yang terhampar dari