pesona kenikmatan surga

Download Pesona Kenikmatan Surga

Post on 29-Jun-2015

584 views

Category:

Spiritual

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Surga sebagai bentuk harapan bagi manusia agar senantiasa komitmen dengan ajaran Islam, termasuk dalam kategori raja' (harapan) yang menjadi salah satu dari 3 unsur utama spiritual Islam selain cinta Allah dan takut terhadap azab-Nya.

TRANSCRIPT

  • 1. Gambaran Umum ---- Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw. bersabda, Allah Swt. berfirman, Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih kenikmatan yang tak ada mata yang pernah melihatnya, telingan mendengarnya, dan terbersit dalam hati manusia. Kemudian Abu Hurairah r.a. melanjutkan, Bacalah jika kalian mau: "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat menanti yang sangat indah dipandang sebagai balasan bagi mereka atas apa yang telah mereka kerjakan." (QS. as-Sajdah [32]: 17) HR Muslim, no. 5050.

2. 1. Bentuk Kenikmatan Orang Terakahir Masuk Surga Dari Abdullah Radliyallahuanhu, Nabi Shallallahualaihiwasallam bersabda: Sungguh aku tahu penghuni neraka yang terakhir kali keluar dan penghuni surga yang terakhir kali masuk, yaitu seseorang yang keluar dari neraka dengan cara merayap, Allah tabarakawataala berfirman; Pergilah kamu dan masuklah ke dalam surga! maka orang tersebut mendatanginya dan terbayang baginya bahwa surga telah membeludak. Orang kembali kembali dan berujar; Wahai Tuhanku, kutemukan surga telah membeludak. Allah berfirman lagi; pergi dan masuklah surga. Maka ia kembali dan terbayang baginya bahwa surga telah membeludak. Lalu ia kembali dan mengatakan; Ya Tuhanku, kutemukan surga telah membeludak. Allah berfirman lagi; pergi dan masuklah surga, dan bagimu surga seluas dunia dan bahkan sepuluh kali sepertinya - atau- bagimu seperti sepuluh kali dunia. Hamba tadi lantas mengatakan; Engkau menghinaku ataukah menertawaiku, sedang Engkau adalah raja diraja? Dan kulihat Rasulullah Shallallahualaihiwasallam tertawa hingga gigi gerahamnya kelihatan seraya berkomentar: Itulah penghuni surga yang tingkatannya paling rendah. (HR Bukhari) 3. -- -- Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw. beliau mengucapkan beberapa hadits,di antaranya beliau bersabda, Kelompok pertama yang masuk surga, cahaya mereka seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah meludah dan tidak pernah ingusan. Mereka juaga tidakpernah buang air besar. Gelas dan sisir mereka terbuat dari emas dan perak. Sedang wewangian mereka berasal dari ranting pohon gaharu dan peluh mereka dari misik. Setiap orang dari mereka memiliki dua istri yan terlihat sum-sum betisnya dari balik dagingnya karena begitu indahnya. Mereka tidak pernah bertengkar dan tidak pernah saling benci. Hati mereka menyatu. Mereka senantiasa bertasbih setiap pagi dan petang. HR. Bukhari, no. 4879, HR Muslim, no. 7330. 4. 3. Kenikmatan Jiwa Penduduk Surga -- Dari Abu Said al-Khudri r.a., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Allah bertanya kepada penduduk surga, Wahai penduduk surga. Mereka menjawab, kami datang dan kami memenuhi seruan-Mu ya Allah. Allah bertanya lagi, Apakah kalian puas? Mereka menjawab, bagaimana mungkin kami tidak puas, padahal Engkau telah memberikan (kenikmatan) yang tidak Engkau berikan kepada siapa pun selain kami. Allah lalu menegaskan, Saya akan memberikan kenikmatan lain melebihi semua kenikmatan yang pernah kalian dapatkan. Mereka bertanya, kira-kira kenikmatan apa lagi yang melebihi semua ini. Allah menjawab, Saya telah ridha kepada kalian dan tidak akan pernah marah lagi setelahnya untuk selamanya. HR. Bukhari, no. 6549 5. 4. Kenikmatan surga ini telah dicek keberadaannya oleh Malaikat Jibril beserta segala kelengkapan perhiasan dan semua perangkat kenikmatan yang ada di dalamnya. -- Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda, Ketika Allah telah menciptakan surga, Dia berkata kepada Malaikat Jibril, Pergi dan lihatlah keadaan surga, Jibril pun pergi melihat lalu menghadap kepada Allah kembali dan berkata, Wahai Tuhan, demi kemulian-Mu, tidak seorangpun yang mendengarkan kenikmatan surga kecuali semuanya akan masuk ke dalamnya. Kemudian Allah membalut surga itu dengan beragama hal-hal yang berat bagi jiwa. Lalu mengatakan kepada Jibril, Wahai Jibril, silahkan cek surga kembali, maka Jibril pun mengecek kembali keadaan surga yang berbalut dengan hal-hal yang berat bagi jiwa itu, kemudian menghadap Allah sambil berkata, Saya khawatir tidak ada yang bisa memasukinya lagi. Rasulullah Saw. melanjutkan, Setelah Allah menciptakan neraka, Allah berkata kepada Malaikat Jibril, Pergi dan lihatlah keadaan neraka, Jibril pun pergi melihatnya lalu menghadap kepada Allah kembali dan berkata, Wahai Tuhan, demi kemulian-Mu, tidak seorang pun yang mendengarkan azab neraka kecuali pasti tidak akan masuk ke dalamnya. Kemudian Allah membalut neraka itu dengan beragam hal-hal yang menarik bagi jiwa. Lalu mengatakan kepada Jibril, Wahai Jibril, silahkan cek neraka kembali, maka Jibril pun mengecek kembali keadaan neraka yang berbalut dengan hal-hal yang enak bagi jiwa itu, kemudian menghadap Allah sambil berkata, Saya khawatir tidak ada seorang pun kecuali akan memasukinya. 6. Dari Abu Said al-Khudri dan Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah Saw., beliau bersaba, Ada seseorang yang memanggil-manggil (di surga): Sungguh kalian akan senantiasa sehat dan tidak akan sakit lagi selamanya. Kalian akan senantiasa hidup dan tidak akan mati lagi untuk selamanya. Kalian akan senatiasa mudah dan tidak akan menua untuk selama- lamanya. Kalian akan senantiasa merasa nyaman dan tidak akan merasakan kesusahan lagi selamanya. Itulah firman Allah, Mereka lalu dipanggil : itulah surga yang akan kalian warisi karena amalan yang telah kalian lakukan. HR. Muslim, no. 7336 - - 7. Sungai dan Mata Air Surga (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya? (QS Muhammad [47]: 15). 8. -- Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, Al-kaustar adalah sungai yang berada dalam surga yang kedua pinggirannya terbuat dari emas, tempat aliran airnya dari batu mulia dan batu mutiara yang terharumi dengan wewangian yang lebih harum dari minyak kasturi, yang airnya lebih manis dari madu serta warnanya lebih putih dari salju. HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Bani dalam Kitab Shahihul al-Jami , no. 4915.