2.pertumbuhan & perkembangan

Download 2.Pertumbuhan & Perkembangan

Post on 12-Dec-2015

229 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Afistum

TRANSCRIPT

Pertumbuhan & Perkembangan

Pertumbuhan, Perkembangan, & Diferensiasi Tumbuhan

10/1/20141Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTADefinisiPERTUMBUHAN

Proses pertambahan dalam bentuk ukuran dengan menghilangkan konsep yang menyangkut perubahan kualitas

10/1/20142Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERTUMBUHANPenambahan :Jumlah sel Panjang dan berat (massa)Volume/ukuran sel

Secara in vivo sebagai penambahan :Tinggi tanaman Ukuran tanaman 10/1/20143Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERTUMBUHANPertumbuhan primer hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer

(ujung akar dan ujung batang)

Pertumbuhan sekunder aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus.

(aktifitas kambium dan hanya terjadi pada gymnospermae dan dikotil). Tidak pada monokotil, kecuali pada palem paleman (palmae).10/1/20144Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPertumbuhan PRIMER

10/1/20145Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/20146Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTACross section batangLingkaran tahun.(Annual rings).

Pertumbuhan SEKUNDER10/1/20147Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/20148Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA2 cara pertumbuhan tumbuhan;hipertropi (penambahan ukuran sel) dan

hiperplasi (penambahan jumlah sel)Contoh; Apabila kita memotong daun yang dikerjakan secara aseptik kemudian potongan-potongan tersebut ditanam pada medium agar kalus

10/1/20149Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTATotipoten, embrio somatik, proembrio-embrio globuler-jantung-torpedo-plantula9

10/1/201410Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAFAKTOR-FAKTOR PERTUMBUHAN : Faktor dari dalam : Gen (DNA) Fito hormon Faktor dari luar : Air dan unsur hara Suhu Cahaya Fitokrom10/1/201411Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERKECAMBAHANSyarat-syarat perkecambahan biji : air udara cahaya media 10/1/201412Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/201413Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERKECAMBAHANDiawali dengan berakhirnya masa dormansi.Diteruskan dengan peristiwa imbibisi. Masuknya air akan menginduksi enzim yang berperan sebagai biokatalisator.Awal perkecambahan mulai berjalan.Jika tumbuhan telah menghasilkan daun, proses fotosintesis akan berlangsung.Energi yang dihasilkan dari fotosintesis akan digunakan untuk pertumbuhan dan berkembang.10/1/201414Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAMengapa biji dapat berkecambah?10/1/201415Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTABIJI DAPAT BERKECAMBAH KARENA MEMILIKI EMBRIOBagian-bagian embrio terdiri dari:

Akar lembaga ( radikula ). Daun lembaga ( kotiledon ). Batang lembaga ( kaulikulus).10/1/201416Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAGambar. Embrio Tumbuhan

10/1/201417Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAAKAR LEMBAGA (radikula)Akan tumbuh menjadi akar.

Akan tumbuh menembus kulit biji.

Pada tumbuhan gramineae diselubungi oleh sarung akar lembaga (koleoriza).10/1/201418Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTADAUN LEMBAGAMerupakan daun pertama.Memiliki fungsi : * tempat penimbunan makanan. * untuk fotosintesis. * alat pengisap makanan untuk embrio. 10/1/201419Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAperkecambahanLaboratorium.Lapangan.

10/1/201420Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTABATANG LEMBAGATerdiri dari : Epikotil (ruas batang diatas daun lembaga), akan tumbuh menjadi batang.

Hipokotil (ruas batang dibawah daun lembaga), akan tumbuh menjadi akar.10/1/201421Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN BERBUNGA A. PerkecambahanPerkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio.Plumula menjadi batang dan radikula menjadi akar. Perkecambahan dibedakan menjadi dua macam yaitu:Hipogeal, epikotil muncul di atas permukaan tanah sedangkan hipokotil dan kotiledonnya tetap berada di dalam tanah. Contohnya kecambah kacang merah dan kacang kapri. Epigeal, epikotil, hipokotil dan kotiledonnya muncul di atas permukaan tanah. Contohnya kecambah kacang hijau dan kacang tanah.

Embrio yang tumbuh belum memiliki klorofil, sehingga embrio belum dapat membuat makanan sendiri. Embrio mengambil makanan dari endosperma atau putih lembaga. Tumbuhan polong-polongan, contohnya kacang tanah tidak memiliki endosperm sehingga embrio mengambil makanannya dari kotiledon.Proses perkecambahan dipengaruhi oleh oksigen, suhu dan cahaya.Oksigen dipakai dalam proses oksidasi sel untuk menghasilkan energi. Perkecambahan tidak dapat berlangsung pada suhu yang tinggi, karena suhu yang tinggi dapat merusak enzim. Perkecambahan membutuhkan hormon auksin yang mudah rusak bila terkena intensitas cahaya yang tinggi. Oleh karena itu, kecambah tumbuh lebih panjang di tempat gelap daripada di tempat terang.

PERKECAMBAHAN DAPAT DIBEDAKAN MENJADI DUAPerkecambahan epigeal (kotiledon terangkat keatas permukaan tanah).

Perkecambahan hipogeal (kotiledon tetap tinggal didalam tanah).10/1/201425Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERKECAMBAHAN MONOKOTIL DAN DIKOTIL

10/1/201426Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTADefinisiPERKEMBANGAN

Suatu proses pertumbuhan teratur dan berkembang menuju suatu keadaan yang teratur dan kompleks.10/1/201427Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/201428Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/201429Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/201430Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPERBEDAAN ANTARA PERTUMBUHAN DENGAN PERKEMBANGANPertumbuhan dapat diukur secara kuantitatif karena mudah diamati. ada perubahan jumlah dan ukuran. dapat dinyatakan dengan angka, grafik, dsb.

Perkembangan tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif, melainkan secara kualitatif karena terjadi perubahan menuju tingkat kedewasaan /pematangan organisme. 10/1/201431Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTABaik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversibel(tidak dapat kembali)

10/1/201432Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAPROSES SELANJUTNYADiferensiasi merupakan proses pertambahan jenis dan fungsi sel.

Organogenesis proses pembentukan organ organ tubuh.10/1/201433Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA

10/1/201434Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTAMetagenesis

Metagenesis adalah pergiliran keturunan selama siklus hidup organisme.

Contohnya tumbuhan lumut dan paku.

Pergiliran keturunan terjadi antara generasi gametofit dan generasi sporofit.

Generasi gametofit menghasilkan gamet (sel kelamin), sedangkan generasi sporofit menghasilkan spora.

1. Metagenesis pada Tumbuhana. Metagenesis Tumbuhan Lumut Spora tumbuh menjadi protonema.Protonema tumbuh menjadi tumbuhan lumut.Tumbuhan lumut disebut gametofit (2n) karena menghasilkan gamet.Tumbuhan lumut memiliki anteridium (kelamin jantan) dan arkegonium (kelamin betina).Anteridium menghasilkan sperma, dan arkegonium menghasilkan ovum.Peleburan sperma dan ovum mengasilkan zigot.Zigot berkembang menjadi sporofit (n) dan menghasilkan spora.

b. Metagenesis Tumbuhan PakuSpora tumbuh menjadi protalium. Protalium tumbuh menjadi gametofit yang menghasilkan anteridium dan arkegonium.

Peleburan sperma dan ovum mengasilkan zigot. Zigot tumbuh menjadi tumbuhan paku. Tumbuhan paku bersifat sporofit yang mengasilkan spora.

c. Metagenesis Tumbuhan BerbijiTumbuhan berbiji adalah sporofit.Generasi gametofit betina berkembang di dalam bakal biji yang masih berhubungan dengan tumbuhan induknya.Gametofit jantan dimulai saat tebentuknya mikrospora, setelah itu dilanjutkan pada saat setelah penyerbukan.Generasi gametofit tumbuhan biji waktunya singkat, perkembangannya terlindung, dan hidupnya tergantung tumbuhan induknya.Mikrospora yang keluar dari kotak spora berkembang menjadi serbuk sari.Setelah penyerbukan, serbuk sari berkembang menjadi buluh serbuk sari.Buluh serbuk sari membentuk sel sperma.Buluh serbuk sari disebut sebagai generasi mikrogametofit.Sedangkan generasi megagametofitnya (makrogametofit) adalah kantung lembaga (kantong embrio).Setelah terjadi peleburan sel sperma dan ovum, maka terbentuklah zigot.Zigot berkembang menjadi embrio (lembaga) di dalam biji.Biji tumbuh menjadi kecambah, dan akhirnya menjadi tumbuhan dewasa.Tumbuhan dewasa menghasilkan bunga dan seterusnya.

10/1/2014Yuli Nurullaili Efendi S.Farm., Apt. STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA41

Pembentukan gametofit jantan