rencana strategi komunikasi paus franciscus dalam mengembalikan citra suci vatikan

Download RENCANA STRATEGI KOMUNIKASI  PAUS FRANCISCUS DALAM MENGEMBALIKAN CITRA SUCI VATIKAN

If you can't read please download the document

Post on 30-Jun-2015

79 views

Category:

News & Politics

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Uniknya, sederet permasalahan pun permunculan seiring dengan pengunduran dirinya di 28 Februari 2013. Permasalahan pastoral di berbagai belahan dunia terkait penyimpangan seks, praktik homoseksual, pemerasan, dan korupsi menjadi headline di sejumlah media massa, dan cukup menggangu keuskupan agung ini. Vatikan pun mulai berbenah untuk segera melaksanakan Konklaf, guna menemukan pengganti Paus bernama asli Joseph Ratzinger ini. 12 maret 2013, menjadi hari perdana pada pemilihan Paus baru dengan mengumpulkan 115 kardinal atau keuskupan dari berbagai negara. Berdasarkan wilayahnya, para kardinal tersebut berasal dari Afrika (11 orang), Asia (10 orang) termasuk Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja selaku perwakilan Indonesia, Eropa (60 orang), Amerika Latin (19 orang), Amerika Utara (14 orang) dan Australia (1 orang). Alhasil, dalam waktu kurang dari 2 hari, keputusan konklaf selesai dengan 77 suara atau sekitar 60% suara dalam memilih Kardinal Jorge Mario Bergoglio yang berasal dari Argentina, Amerika Selatan menjadi Paus pengganti Benekdiktus. Paus Francis berusia 76 tahun ini, menjadi paus ke-266 Gereja Katolik Roma merupakan paus pertama yang berasal dari luar benua Eropa sejak Paus Gregorius III, asal Suriah di abad VIII. Dia juga merupakan paus pertama dari benua Amerika dan berlatar belakang ordo Jesuit. Vatikan patut bersuka ria terhadap terpilihnya Paus Francis, namun sejumlah masalah yang ditinggalkan Paus Benekdiktus XVI haruslah diselesaikan untuk dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat Vatikan dan dunia terhadap pusat landasan Gereja Katolik dunia, maka masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah : Bagaimana susunan rencana strategi komunikasi Paus Franciscus untuk dapat kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia terhadap Vatikan ?

TRANSCRIPT

  • 1. RENCANA STRATEGI KOMUNIKASI PAUS FRANCISCUS DALAM MENGEMBALIKAN CITRA SUCI VATIKAN Introduction to Coorporate Communication EVRY JELITA PURBA 212121 003 CORPORATE COMMUNICATION PARAMADINA GRADUATE SCHOOL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PARAMADINA 2013

2. 2 I. LATAR BELAKANG Vatikan atauStato della Citt del Vaticano, dalam bahasa Italia yangmerupakan negara merdeka terkecil di dunia, dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk. Negara seluas 44 hektar adalah sebuah enklaf yang berada di dalam wilayah kota Roma di Italia, tempat tinggal Paus, sebagai pemimpin negara dan wilayah Takhta Suci (pusat pemerintahan Gereja Katolik). Awalnya Vatikan merupakan bagian kota Roma yang tidak dihuni dianggap suci, bahkan sebelum kedatangan agama Kristen. Namun sejak tahun 326, tepat saat gereja pertama dibangun diatas makam Santo Petrus menjadikan ekspansi tempat ini semakin banyak dihuni. Para Paus dalam peran sekuler mulai memperluas pengaruh mereka pada daerah- daerah sekitar dan melalui berbagai negara Paus memerintah banyak daerah di semenanjung Italia selama lebih dari seribu tahun hingga pertengahan abad ke-18 ketika seluruh Italia dipersatukan. Pada saat itu daerah negara Paus disita oleh Kerajaan Italia yang baru didirikan. Lalu pada tahun 1870, dalam gerakan penyatuan Italia, wilayah kekuasaan para pemimpin gereja dimasukkan ke dalam wilayah Italia dan wilayah kekuasaan Paus lebih dikurangi lagi ketika Roma dianeksasi. Namun gereja katolik Roma tidak menerima hal ini dan timbullah konflik antara gereja dan kerajaan Italia yang akhirnya diselesaikan dengan perjanjian Lateran. Perjanjian ini mengatur pengakuan atas Negara Vatikan yang berdaulat dan independen di bawah pemerintahan Tahta Suci, status istimewa bagi agama Katolik di Italia, dan ganti rugi terhadap Vatikan atas kerugian yang diderita ketika negara Italia didirikan. Perjanjian Lateran ini tetap diakui, meskipun setelah perang dunia II sistem kerajaan Italia berakhir dan berubah menjadi negara republik. Perekonomian Vatikan cukup unik, dimana prosesnya ditunjang oleh aktivitas non- komersial, yang terdiri dari sumbangan dari para umat Katolik seluruh dunia, penjualan prangko, koin-koin, souvenir turis, mainan kunci, rosario, salib kristus, iuran masuk museum-museum, iuran perpustakaan, sokongan Italia, sokongan 3. 3 Prancis,bea masuk turis, visa turis, album rohani gereja, bea ibadah, penjualan beberapa buku,majalah dan blanko serta festival seni. Secara demografi, Vatikan memiliki 890 warga (per tahun 2012) yang seluruhnya beragama Katolik, yang terdiri dari rohaniawan/rohaniawati dan Garda Swiss atau unit tentara bayaran dari Swiss yang secara tradisi telah menjadi pasukan pengawal Paus dan Vatikan semenjak tahun 1506. Pimpinan Negara Pemilihan Pimpinan Negara biasanya dilakukan dengan melibatkan rakyat untuk penentuannya, namun Vatikan memiliki cara berbeda yaitu dengan pertemuan tertutup yang sangat rahasia atau dikenal dengan konklaf (conclave). Secara teknis, semua umat pria katolik Roma dapat dipilih menjadi paus. Akan tetapi sejak tahun 1379, setiap paus dipilih dari salah seorang kardinal yang dikumpulkan dari seluruh dunia untuk mengikuti konklaf tersebut. Sebagai catatan, kardinal merupakan pembantu paus yang disebar di berbagai negara sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kepadatan umat. Kardinal diangkat oleh paus dan dipilih dari salah satu uskup yang ada di suatu negara atau wilayah. Sebagian kardinal bekerja di Vatikan, tetapi kebanyakan tersebar di berbagai belahan dunia untuk membantu paus menangani berbagai isu sosial, politik dan keagamaan. Jika tiba masanya untuk konklaf, maka semua kardinal yang berusia dibawah 80 tahun akan berkumpul di Roma. Konklaf kali ini akan dihadiri sekitar 115 kardinal. Berdasarkan wilayahnya, para kardinal tersebut berasal dari Afrika (11 orang), Asia (10 orang), Eropa (60 orang), Amerika Latin (19 orang), Amerika Utara (14 orang) dan wilayah Oceania yang meliputi Australia dan kepulauan Pasifik hanya diwakili oleh kardinal George Pell dari Australia. Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja menjadi perwakilan Indonesia berumur 78 tahun, akan tetapi ia tidak dapat berpartisiasi dalam konklaf kali ini karena alasan kesehatan. 4. 4 Setelah para kardinal berkumpul, konklaf akan diawali dengan misa (doa) pagi di Basilika Santo Petrus dan dilanjutkan dengan pemilihan di sore hari ke Kapel Sistina, Proses pemilihan berlangsung sangat tertutup dan rahasia dibalik pintu yang dijaga ketat. Para kardinal pun tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi apapun. Petugas keamanan Vatikan memeriksa setiap sudut untuk mendeteksi microchips ataupun kamera tersembunyi. Pemilihan bisa berlangsung beberapa hari dan selama itu pula para kardinal dikarantina dari dunia luar.Setiap kardinal menerima selembar kertas untuk menuliskan nama calon paus berikutnya. Nama tersebut harus dituliskan di bawah tulisan: Eligo in Summen Pontificem (kurang lebih artinya: Yang saya pilih sebagai Paus). Nama yang dituliskan tentu saja salah satu dari kardinal yang hadir, kecuali namanya sendiri. Paus terpilih adalah kardinal yang memperoleh setidaknya 2/3 suara. Bila dalam pelaksanaan satu putaran, belum ada yang mencapai kuorum, maka pemilihan diulang. Bila pemilihan berlangsung alot, dalam satu hari bisa berlangsung 4 putaran, dua di pagi hari dan dua di sore hari. Bahkan bisa berlanjut ke hari-hari berikutnya. Proses ini akan disertai dengan pembakaran kertas suara, dimana adanya asap hitam menandakan belum adanya Paus yang terpilih dan asap putih menjadi pertanda terpilihnya pemimpin Vatikan tersebut. II. IDENTIFIKASI MASALAH Pengunduran diri Paus Benediktus XVI berusia 85 tahun, yang merupakan pemimpin tertinggi negara Vatikan,menjadi tantangan terberat bagi negara Tahta Suci ini. Penyakit tua dan jantung menjadi alasannya,tidak lagi merasa kuat untuk memimpin gereja dengan sederet agenda di usia lanjut. Uniknya, sederet permasalahan punpermunculan seiring dengan pengunduran dirinya di 28 Februari 2013. Permasalahan pastoral di berbagai belahan duniaterkait penyimpangan seks, praktik homoseksual, pemerasan,dan korupsi menjadi headline di sejumlah media massa, dan cukup menggangu keuskupan agung ini. 5. 5 Vatikan pun mulai berbenah untuk segera melaksanakan Konklaf, guna menemukan pengganti Paus bernama asli Joseph Ratzinger ini. 12 maret 2013, menjadi hari perdana pada pemilihan Paus baru dengan mengumpulkan 115 kardinal atau keuskupan dari berbagai negara. Berdasarkan wilayahnya, para kardinal tersebut berasal dari Afrika (11 orang), Asia (10 orang) termasuk Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja selaku perwakilan Indonesia, Eropa (60 orang), Amerika Latin (19 orang), Amerika Utara (14 orang) dan Australia (1 orang). Alhasil, dalam waktu kurang dari 2 hari, keputusan konklaf selesai dengan 77 suara atau sekitar 60% suara dalam memilihKardinal Jorge Mario Bergoglio yang berasal dari Argentina, Amerika Selatan menjadi Paus pengganti Benekdiktus. Paus Francis berusia 76 tahun ini, menjadi paus ke-266 Gereja Katolik Roma merupakan paus pertama yang berasal dari luar benua Eropa sejak Paus Gregorius III,asal Suriah di abad VIII. Dia juga merupakan paus pertama dari benua Amerika dan berlatar belakang ordo Jesuit. Vatikan patut bersuka ria terhadap terpilihnya Paus Francis, namun sejumlah masalah yang ditinggalkan Paus Benekdiktus XVIharuslah diselesaikan untuk dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat Vatikan dan dunia terhadap pusat landasan Gereja Katolik dunia, maka masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah : Bagaimana susunan rencana strategi komunikasi Paus Franciscus untuk dapat kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia terhadap Vatikan ? III. STRATEGIC MISSION Beberapa isu yang berkembang pasca mundurnya Paus Benediktus adalah : Penyimpangan seks Adanya perilaku menyimpang dari Alkitab ini tak hanya dilakukan pada lawan namun jua sesama jenis yang sebenarnya sudah berakar sejak zaman Paus 6. 6 terdahulu, Steven IV (http://www.fimadani.com/9-paus-paling-kontroversial- di-vatikan/). Beberapa laporan diantaranya, kelompok komunitas korban kejahatan seks pastur, Survivors Network of Those Abused by Priests (SNAP) yang mengungkapkan jutaan anak tetap di Amerika Tengah dan Selatan tetap terancam oleh para pastur paedofil karena Gereja Katolik belum mengubah kebijakannya menutup-nutupi laporan skandal seks dengan memindahkan para pastur ke tempat-tempat lain yang tidak menaruh curiga. Selanjutnya, penyimpangan seks sesama jenis jua diungkapkan Kardinal Inggris Keith O'Brien akhirnya mengakui perilaku seksualnya yang berada jauh di bawah standar dan telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik (http://www.guardian.co.uk/world/2013/mar/03/cardinal-keith-obrien- admits-sexual-misconduct) Dugaan korupsi dan pemerasan Dugaan ini terkuak setelah Paus dengan mengutus tiga kardinalyang tergabung dalam satu tim investigasi dalam mencari kebenaran tersebut. Hasilnya terkuak pada 17 Desember 2012, dimana terdapat 2 berkas laporan setebal 300 halaman yang mengungkapkan kasus pemerasan, penyalahgunaan keuangan dan skandal seks gay yang tersimpan rapi dalam jaringan tahta suci Vatikan. Kabarnya, jaringan gay tersebut sering mengadakan acara seks di Vatikan dan Roma. Kegiatan-kegiatan tersebut sempat tercium oleh kalangan internal Vatikan dan memicu tindakan pemerasan. Ada pula laporan yang lebih mengejutkan berasal dari Bank Vatikan, Institute for Religious Works (IOR). Ada beberapa transaksi rahasia yang mencurigakan selama 9 bulan terakhir, diduga terjadi penyelewengan yang menguras isi kas Vatikan. 7. 7 http://www.news.com.au/world-news/pope-benedict-resigned-after-being- handed-report-into-gay-sex-and-corruption-in-vatican-says-newspaper/story- fndir2ev-1226583285843 Terkait permasalahan tersebut maka strategis misi yang akan dicapai adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia akan keagungan Vatikan sebagai landasan utama agama Katolik agar sejalan dengan ajaran Yesus Kritus. IV. STAKEHOLDERS