Analisa Kestabilan Lereng Tanah _ Heri Tambang

Download Analisa Kestabilan Lereng Tanah _ Heri Tambang

Post on 24-Nov-2015

45 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Analisa Kestabilan Lereng

TRANSCRIPT

  • Heri Tambang

    Search..

    Januari2 0u n d e f ine d

    Posts by : Admin

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah

    ANALISIS KESTABILAN LERENG TANAH

    http://sttnas.ac.id/wp-content/uploads/2011/06/LOGO-STTNAS-SELF-rev2.jpg

    Oleh :Heri Susanto (710010068)

    Maulana Efendi (710010016)

    JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGANSEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONAL YOGYAKARTA

    2012HALAMAN PENGESAHAN

    ANALISIS KESTABILAN LERENG TANAH

    Disahkan oleh :

    ( R.Andy Erwin Wijaya,ST.MT )

    Yogyakarta, 4 November 2012

    KATA PENGANTARPuji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya

    maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan paper yang berjudul ANALISISKESTABILAN LERENG TANAH Penulisan paper merupakan salah satu tugaswajib bagi Mahasiswa dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliahMekanika tanah.

    Dalam Penulisan paper ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akankemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak

    Beranda

    Blog Archive

    Mengenai Saya

    heri susanto

    4

    Dunia tambang bagi sayasangat menarik karenagabungan dari berbagai aspeksosial,politik,budaya,ekonomiyang paling parah aspekpenjajahan. ketertarikan sayapada dunia tambang ketikasaya melihat hancurnyapengelolaan tambang di negaraini, untuk itu saya ingin menjadiagen perubahan di negara ini.jangan sampai sember dayaalam kita di kuras oleh Asing .

    Lihat profil lengkapkuDiberdayakan oleh Blogger.

    Design by Design by WpWpTemplatesTemplates..

    Buy My ThemesBuy My Themes and andDesigned By TMDesigned By TM..

    2013 (3)

    April (1)

    Januari (2)

    Kamus Tambang

    Analisa Kestabilan

    Lereng Tanah

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah | Heri Tambang http://herisusanto-tambang.blogspot.com/2013/01/analisa-kestabilan-le...

    1 of 12 20/08/2013 14:21

  • sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan paper ini.Dalampenulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang takterhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini,khususnya kepada :

    1. Bapak R.Andy Erwin Wijaya,ST.MT Selaku Dosen mata kuliah mekanika tanah,yang telah memberikan dorongan, pengarahan dan bimbingan dalam rangkamenyusun paper ini.

    2. Bapak Ag.Isjudarto,ir,MT Selaku kepala jurusan Teknik Pertambangan, yang telahmemberikan materi kepada kami, sehingga kami bisa menyelsaikan paper ini tepatpada waktunya.

    3. Rekan-rekan semua Mahasiswa Teknik Pertambangan STTNAS Yogyakarta, yangtelah berbagi ilmu tentang mekanika tanah.

    4. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikanbantuan dalam penulisan paper ini.

    Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yangsetimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikansemua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal Alamiin.

    DAFTAR ISINo

    Halaman1. Cover Halaman depan2. Halaman pengesahan...... i3. Kata pengantar. ii4. Daftar isi...... iii5. BAB 1

    Definisi dan Klasifikasi Gerakan Tanah 1a. Beberapa tipe / jenis longsoran 10

    6. BAB 2 Faktor yang Mempengaruhi Ketidakstabilan Lereng. 12

    a. Gempa atau Getaran..b. Cuaca / Iklim.c. Ketidakseimbangan Beban di Puncak dan di

    Kaki Lereng..d. Vegetasi / Tumbuh-tumbuhan.. e. Naiknya Muka Airtanah.

    6. BAB 3Faktor Keamanan Lerenga. Berbagai Cara Analisis Kestabilan Lerengb. Upaya Pengelolaan Lingkunganc. Beberapa cara pencegahan atau upaya

    stabilitas lereng.d. Mencegah lereng jenuh dengan airtanah atau

    mengurangi kenaikan kadar air tanah No Halaman

    di dalam tubuh lereng.e. Mengendalikan air permukaan.f. Cara Sederhana Perhitungan Faktor Keamanan

    Lerengg. Faktor Keamanan Lereng..

    7. BAB 4Kesimpulan.

    8. Daftar Pustaka

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah | Heri Tambang http://herisusanto-tambang.blogspot.com/2013/01/analisa-kestabilan-le...

    2 of 12 20/08/2013 14:21

  • DAFTAR GAMBARNo Halaman

    1. Gambar Beberapa tipe / jenis longsoran2. Gambar Sketsa lereng dan gaya yang bekerja..3. Gambar Beberapa upaya peningkatan stabilitas lereng.4. Tabel 4. Satuan disesuaikan melalui konversi dalam

    standar SI (Satuan Internasional)

    DAFTAR TABELNo Halaman

    1. Tabel 1. Laju kecepatan gerakan tanah2. Tabel 2. Hubungan Nilai Faktor Keamanan Lereng

    dan Intensitas Longso3. Tabel 3. Perhitungan Faktor Keamanan cara sayatan (Fellenius)..4.

    BAB 1Definisi dan Klasifikasi Gerakan Tanah

    Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahanorganik.Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karenatanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan airsekaligus sebagai penopang akar.Struktur tanah yang berongga-rongga jugamenjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh.Tanah jugamenjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme.Bagi sebagian besar hewan darat,tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.

    Pengertian longsoran (landslide) dengan gerakan tanah (massmovement)

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah | Heri Tambang http://herisusanto-tambang.blogspot.com/2013/01/analisa-kestabilan-le...

    3 of 12 20/08/2013 14:21

  • mempunyai kesamaan.Untuk memberikan definisi longsoran perlupenjelasankeduanya. Gerakan tanah ialah perpindahan massa tanah/batu pada arah tegak,mendatar atau miring dari kedudukan semula. Gerakan tanah mencakup gerakrayapan dan aliran maupun longsoran.Menurut definisi ini longsoran adalahbagian gerakan tanah (Purbohadiwidjojo, dalam Pangular, 1985). Jika menurutdefinisi ini perpindahan massa tanah/batu pada arah tegak adalah termasukgerakan tanah, maka gerakan vertikal yang mengakibatkan bulging (lendutan)akibat keruntuhan fondasi dapat dimasukkan pula dalam jenisgerakan tanah.Dengan demikian pengertiannya menjadi sangat luas.Kelompok utama gerakantanah (mass movement) menurut Hutchinsons (1968, dalam Hansen, 1984) terdiriatas rayapan (creep) dan longsoran (landslide) yang dibagi lagi menjadisub-kelompok gelinciran (slide),aliran (flows), jatuhan (fall) dan luncuran (slip).Definisi longsoran (landslide) menurut Sharpe (1938, dalam Hansen, 1984),adalah luncuran atau gelinciran (sliding) atau jatuhan (falling) dari massabatuan/tanah atau campuran keduanya.

    Berdasarkan definisi dan klasifikasi longsoran (Varnes, 1978) makadisimpulkan bahwa gerakan tanah (mass movement) adalah gerakan perpindahanatau gerakan lereng dari bagian atas atau perpindahan massatanah maupun batupada arah tegak, mendatar atau miring dari kedudukan semula. Longsoran(landslide) merupakan bagian dari gerakan tanah, jenisnyaterdiri atas jatuhan (fall),jungkiran (topple), luncuran (slide), nendatan (slump),aliran (flow), gerakhorisontal atau bentangan lateral (lateral spread), rayapan (creep) dan longsoranmajemukUntuk membedakan longsoran, landslide, yang mengandung pengertianluas, maka istilah slides digunakan kepada longsoran gelinciran yang terdiriatasluncuran atau slide (longsoran gelinciran translasional) dan nendatan atauslump(longsoran gelinciran rotasional). Berbagai jenis longsoran (landslide) dalambeberapa klasifikasi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

    a. Jatuhan (Fall) adalah jatuhan atau massa batuan bergerak melaluiudara,termasuk gerak jatuh bebas, meloncat dan penggelindinganbongkah batudan bahan rombakan tanpa banyak bersinggungan satu dengan yanglain.Termasuk jenis gerakan ini adalah runtuhan (urug, lawina, avalanche)batu,bahan rombakan maupun tanah.

    b. Longsoran-longsoran gelinciran (slides) adalah gerakan yangdisebabkanoleh keruntuhan melalui satu atau beberapa bidang yang dapat diamatiataupun diduga. Slides dibagi lagi menjadi dua jenis. Disebut luncuran(slide) bila dipengaruhi gerak translasional dan susunan materialnyayangbanyak berubah.. Bila longsoran gelinciran dengan susunan materialnyatidakbanyak berubah dan umumnya dipengaruhi gerak rotasional, makadisebutnendatan (slump), Termasuk longsoran gelinciran adalah:luncuran bongkahtanah maupun bahan rombakan, dan nendatan tanah.

    c. Aliran (flow) adalah gerakan yang dipengaruhi oleh jumlah kandunganataukadar airtanah, terjadi pada material tak terkonsolidasi. Bidanglongsor antaramaterial yang bergerak umumnya tidak dapat dikenali.Termasuk dalam jenisgerakan aliran kering adalah sandrun(larianpasir), aliran fragmen batu, aliranloess. Sedangkan jenis gerakanaliran basah adalah aliran pasir-lanau, alirantanah cepat, aliran tanahlambat, aliran lumpur, dan aliran bahan rombakan.

    d. Longsoran majemuk (complex landslide) adalah gabungan dari duaatau tigajenis gerakan di atas. Pada umumnya longsoran majemukterjadi di alam,tetapi biasanya ada salah satu jenis gerakan yangmenonjol atau lebihdominan. Menurut Pastuto & Soldati (1997),longsoran majemuk diantaranyaadalah bentangan lateral batuan, tanahmaupun bahan rombakan.

    e. Rayapan (creep) adalah gerakan yang dapat dibedakan dalam halkecepatangerakannya yang secara alami biasanya lambat (Zaruba &Mencl, 1969;Hansen, 1984).

    Untuk membedakan longsoran dan rayapan, maka kecepatan gerakan tanah

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah | Heri Tambang http://herisusanto-tambang.blogspot.com/2013/01/analisa-kestabilan-le...

    4 of 12 20/08/2013 14:21

  • perlu diketahui (Tabel 4). Rayapan (creep)dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:rayapan musiman yang dipengaruhi iklim,rayapan bersinambungan yangdipengaruhi kuat geser dari rayapan melaju yang berhubungan dengan keruntuhanlereng atauperpindahan massa lainnya (Hansen, 1984).

    Tabel 1. Laju kecepatan gerakan tanah :KECEPATAN KETERANGAN> 3 meter/detik Ekstrim sangat cepat3 meter/detik s.d. 0.3meter/menit

    Sangat Cepat

    0.3 meter/menit s.d. 1.5meter/hari

    Cepat

    1.5 meter/hari s.d. 1.5meter/bulan

    Sedang

    1.5 meter/bulan s.d. 1.5meter/tahun

    Lambat

    0.06 meter/tahun s.d. 1.5meter/tahun

    Sangat lambat

    < 0.06 meter/tahun Ekstrim sangat lambat

    f. Gerak horisontal / bentangan lateral (lateral spread), merupakanjenislongsoran yang dipengaruhi oleh pergerakan bentangan materialbatuan secara horisontal. Biasanya berasosiasi dengan jungkiran,jatuhan batuan, nendatan dan luncuran lumpur sehingga biasadimasukkan dalam kategori complex landslide - longsoran majemuk(Pastuto & Soldati, 1997). Prosesnya berupa rayapan bongkah-bongkahdi atas batuan lunak (Radbruch-Hall).

    Umur gerakan dan derajat aktivitas longsoran merupakan kondisi yangcukup penting diketahui.Longsoran aktif selalu bergerak sepanjang waktu atausepanjang musim, sedangkan longsoran lama dapat kembali aktif sepanjangadanya faktor-faktor pemicu longsoran.Zaruba & Mencl (1969) mempelajarilongsoran-longsoran yang berumur Plistosen dan menggunakan istilah fosillongsoran untuk longsoran yang sudah tidak aktif lagi.

    Berdasarkan bentuk suatu longsoran, maka tatanama tubuh longsorandapatdiberikan dengan melihatnya dari bagian atas lereng atau di mahkota.Tatanamatersebut secara sederhana dapat diuraikan (Gambar 1) berdasarkan HWRBLC,(1978; dalam Pangular, 1985) yang mengacu pada Varnes (1978):

    a. Gawir besar : Lereng terjal pada bagian yang mantap disekeliling bagian yang longsor, biasanya terlihat dengan jelas.b. Gawir kecil : Lereng terjal pada bagian yang bergerak karenaada perbedaangerakan dalam massa gerakan tanah.c. Kepala : Bagian sepanjang batas atas antara material yangbergerak dengangawir besar.d. Puncak : Titik tinggi pada bidang kontak antara materialyang bergerak dengangawir besar.e. Kaki : Garis perpotongan antara bagian terbawah bidanglongsor denganmuka tanah asli.f. Ujung Kaki : Batas terjauh material yang bergerak dari gawir

    besar.g. Tip : Titik pada ujung kaki yang berjarak paling jauhdari pucak.h. Sayap : Bagian samping dari suatu tubuh gerakan tanah.Pemerian nama sayapkiri dan kanan dilihat dari mahkota.i. Mahkota : Material yang terletak di bagian tertinggi gawirutama.j. Muka tanah : Muka tanah asli, yaitu lereng yang tak tergangguoleh gerakan tanahGerakantanah berupa longsor (landslide) merupakan bencana yangsering

    membahayakan.Longsor seringkali terjadi akibat adanya pergeraka tanah padakondisi daerah lereng yang curam, serta tingkat kelembaban(moisture) tinggi,

    Analisa Kestabilan Lereng Tanah | Heri Tambang http://herisusanto-tambang.blogspot.com/2013/01/analisa-kestabilan-le...

    5 of 12 20/08/2013 14:21

  • tumbuhan jarang (lahan terbuka) dan material kurang kompak.Faktor lain untuktimbulnya longsor adalah rembesan dan aktifitas geologi sepertipatahan, rekahandan liniasi .Kondisi lingkungan setempat merupakan suatukomponen yang salingterkait.Bentuk dan kemiringan lereng, kekuatan material,kedudukan muka airtanah dan kondisi drainase setempat sangat berkaitan puladengan kondisikestabilan lereng (Verhoef, 1985).

    Lereng dapat dianalisis melalui perhitungan Faktor KeamananLerengdengan melibatkan data sifat fisik tanah, mekanika tanah (geoteknis tanah)dan bentuk geometri lereng (Pangular, 1985). Secara khusus, analisis dapatdipertajam dengan melibatkan aspek fisik lain secara regional, yaitu denganmemperhatikan kondisi lingkungan fisiknya, baik berupa kegempaan, iklim,vegetasi, morfologi, batuan/tanah maupun situasi setempat. Kondisi lingkungantersebut merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan tanah danmerupakan karakter perbukitan rawan longsor.

    Pendekatan masalah tanah longsor dapat melibatkan kajian dampakakibatfaktor-faktor di atas, penanganannya dapat didekati dengan pengelolaanlingkungan. Arahan pengelolaan lingkungan dilakukan sebagai antisipasi untukmenanggulangi kemungkinan terjadinya dampak lingkungan negatif (Fandeli,1992), yaitu dengan cara memperkecil dampak negatif dan memperbesar dampakpositif (Soemarwoto, 1990), atau dengan kata lain meminimalkan faktorfaktorkendala kestabilan lereng dan memaksimalkan faktor-faktor pendukung lerengstabil. Dampak lingkungan yang terjadi dapat...