telusur kpsprint

Author: via

Post on 07-Aug-2018

221 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    1/23

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    2/23

    Maksud dan Tujuan KPS 1"1"Masing-masing staf yang tidak memiliki iin praktik mandiri mempunyai tanggung aab yang ditentukan dalam uraian tugas mutakhirnya. 0raiantugas adalah dasar penugasan mereka, dasar orientasi terhadap pekeraan mereka dan dasar evaluasi tentang seberapa baik mereka melaksanakantanggungaab tugasnya.0raian tugas uga dibutuhkan bagi profesional kesehatan ketika :a1 #eseorang yang utamanya menalankan tugas manaerial, seperti manaer departemen/unit kera atau memiliki tugas ganda, di bidang klinis danmanaerial, dengan tanggung aab manaerial yang ditetapkan di dalam uraian tugas2b1 #eseorang yang memiliki beberapa tanggung aab klinis, dimana dia tidak diberi keenangan untuk berpraktik mandiri, sama seperti seorangpraktisi mandiri yang sedang belaar tugas baru atau keterampilan baru 3keenangan dalam %P#.!& sebagai alternatif 12

    "1 #eseorang yang sedang dalam program pendidikan dan dibaah supervisi, dan program akademis menetapkan, untuk setiap tahap atau tingkatpelatihan, apa yang dapat dilakukan se"ara mandiri dan apa yang harus dibaah supervisi. $alam hal ini, deskripsi program dapat berfungsi sebagaiuraian tugas2 dand1 #eseorang mendapat iin sementara untuk memberikan pelayanan di rumah sakit. 3Pemberian keenangan di %P#.!&, sebagai alternatif14ila rumah sakit menggunakan uraian tugas nasional atau generik 3"ontoh, uraian tugas bagi 5peraat61, maka perlu untuk menambah enis uraiantugas dengan tanggungaab tugas yang spesi7k sesuai enis peraat, 3misalnya, peraat peraatan intensif, peraat pediatri atau peraat kamarbedah dan sebagainya1.0ntuk mereka yang diberi iin praktik mandiri sesuai, undang-undang, ada proses untuk melakukan identi7kasi dan otorisasi agar individu dapatpraktik berdasarkan pendidikan, pelatihan dan pengalaman. Proses ini ditetapkan di %P#.8untuk staf medis dan di %P#.!*untuk peraat.%etentuan standar ini berlaku bagi seluruh tipe staf yang perlu uraian tugas 3misalnya, purna aktu, paruh aktu, karyaan, sukarelaan atau

    sementara1.

    Elemen Penlaan KPS 1"1"TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. #etiap anggota staf yang tidak diiinkanpraktik mandiri punya uraian tugasnyasendiri. 3lihat uga (P., 9P '1

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit kera

    • #taf pelaksana

    •0raian tugas masing-masing

    staf R#

    &'!&

    Regulasi R#:

    • Pedoman

    pengorganisasian rumahsakit dan unit kera

    *. Mereka yang termasuk pada a1 sampai d1 diMaksud dan Tuuan, ketika berada di rumahsakit, punya uraian tugas sesuai denganakti7tas dan tanggung aab mereka atausudah diberi keenangan sebagai alternatif.3lihat uga (P., 9P '1

    •0raian tugas mereka yang

    termasuk kategori a1 sampaidengan d1

    &'!&

    . 0raian tugas mutakhir sesuai kebiakanrumah sakit.

    •0raian tugas semua aarandan staf R#

    &'!&

    Standar KPS #

    Pimpinan rumah sakit mengembangkan dan mengimplementasikan proses untuk rekruitmen, evaluasi dan penetapan staf   serta prosedur terkaitlainnya yang ditetapkan oleh rumah sakit.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    3/23

    Maksud dan Tujuan KPS #

    Rumah sakit menyediakan proses yang e7sien, terkoordinasi, atau terpusat untuk :- penerimaan/rekrutmen individu untuk posisi/abatan yang tersedia2- penilaian/evaluasi pelatihan, keterampilan dan pengetahuan para "alon/kandidat,- penetapan /appointing individu sebagai staf rumah sakit. Jika proses ini tidak terpusat, maka kriteria, proses dan bentuk yang mirip menadi proses yang seragam di seluruh rumah sakit. %epala departemen

    dan pelayanan berpartisipasi dengan merekomendasikan umlah dan kuali7kasi dari staf yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan klinis kepada

    pasien, maupun untuk fungsi pendukung non klinis, dan untuk memenuhi setiap instruksi atau tanggung aab departemen /unit kera lainnya. %epala

    departemen /unit kera dan pelayanan uga membantu membuat keputusan tentang orang-orang yang ditetapkan sebagai staf. %arenanya, standar

    dalam bab ini melengkapi standar. Tata %elola, %epemimpinan dan Pengaturan yang menguraikan tanggung aab direktur/kepala departemen atau

    pelayanan.

    Elemen Penlaan KPS #TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. $isitu ada proses untuk penerimaan/rekruitmen staf. 3lihat uga T%P..', 9P !1

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    •Proses penerimaan staf  &'!&

    Regulasi R#:

    • %ebiakan/Panduan/#Ppenerimaan staf 

    $okumen:

    • #% pengangkatan staf 

    *. $isitu ada proses untuk mengevaluasi

    kuali7kasi staf baru.

    •Proses evaluasi kuali7kasi staf

    baru

    &'

    !&

    . $isitu ada proses pengangkatan/penetapan(appoint) seseorang menadi staf.

    •Proses penetapan staf  &'!&

    +. Proses tersebut seragam di seluruh rumahsakit

    •%eseragaman proses diseluruh

    R#

    &'!&

    '. Proses tersebut diimplementasikan.•4ukti implementasi seluruh

    proses

    &'!&

    Standar KPS $

    Rumah sakit menggunakan proses yang ditetapkan untuk memastikan baha pengetahuan dan ketrampilan staf klinis sesuai dengan kebutuhanpasien.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    4/23

    Maksud dan Tujuan KPS $

    #taf yang kompeten dipekerakan oleh rumah sakit melalui proses rekruitmen staf yang persyaratannya "o"ok untuk posisi tertentu dengan kuali7kasi"alon anggota staf. Proses ini uga memastikan baha keterampilan staf pada aalnya dan dari aktu ke aktu sesuai dengan kebutuhan pasien.4agi staf professional kesehatan rumah sakit yang tidak praktik berdasarkan uraian tugas, prosesnya ditetapkan dalam %P# 8 sampai %P# !!.4agi staf klinis yang bekera berdasarkan uraian tugas, prosesnya meliputi :- 9valuasi aal untuk memastikan baha dia se"ara aktual menerima tanggungaabnya sebagaimana ada di uraian tugas. 9valuasi inidilaksanakan sebelum atau pada aktu mulai melaksanakan tanggung aab pekeraannya. Rumah sakit bisa menetapkan 5masa per"obaan6 atauperiode aktu lain dimana staf klinis berada dibaah supervisi yang ketat dan dievaluasi, atau bisa uga proses yang kurang formal. (papun

    prosesnya, rumah sakit memastikan baha staf yang memberikan pelayanan yang berisiko tinggi atau memberikan asuhan kepada pasien denganrisiko tinggi dievaluasi pada saat mereka memulai memberikan pelayanan. 9valuasi demikian terhadap ketrampilan dan pengetahuan yang diperlukanserta perilaku kera yang diharapkan dilaksanakan oleh departemen/unit kera atau pelayanan dimana staf ditugaskan. Rumah sakit kemudianmenetapkan proses untuk, dan frekuensi evaluasi atas kemampuan staf se"ara terus-menerus.9valuasi yang terus-menerus memastikan baha pelatihan dilaksanakan ika dibutuhkan dan baha staf dapat menerima tanggung aab baru atauperubahan tanggung aab. ;alaupun evaluasi dilakukan sebaik-baiknya se"ara berkelanutan, setidaknya ada satu evaluasi didokumentasikan setiaptahun untuk setiap staf klinis yang bekera berdasarkan uraian tugas. 39valuasi dari mereka yang mendapat iin bekera mandiri ditemukan pada %P#!!1.

    Elemen Penlaan KPS $TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menggunakan proses yang

    ditetapkan untuk men"o"okkan pengetahuandan ketrampilan staf klinis dengankebutuhan pasien. 3lihat uga PP.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    5/23

    Maksud dan Tujuan KPS %

    Rumah sakit men"ari staf yang dapat se"ara kompeten memenuhi persyaratan abatan nonklinis. #upervisor dari staf tersebut memberikan orientasi

    tentang abatan tersebut dan memastikan para petugas tersebut dapat melaksanakan tanggung aabnya sesuai uraian tugas. #taf tersebut harus

    mendapatkan tingkat supervisi/pengaasan yang dibutuhkan dan se"ara berkala dilakukan evaluasi untuk memastikan berlanutnya kompetensi pada

     abatannya.

    Elemen Penlaan KPS %TELUSUR

    SK!

    R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menggunakan proses yangditetapkan untuk men"o"okkan pengetahuandan ketrampilan staf nonklinis denganpersyaratan abatannya. 3lihat uga (P.'.*,9P * dan , dan (P.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    6/23

    !. =nformasi kepegaaian dipelihara untuksetiap staf

    • Manaer #$M

    • #taf pelaksana kepegaaian

    • Regulasi tentang 

    pemeliharaan informasikepegaaian

    &'!&

    $okumen:

    • ?ile kepegaaian

    *. ?ile kepegaaian berisi kuali7kasi staftersebut

    •$alam 7le kepegaaian ada

    bukti kuali7kasi staf 

    &'!&

    . ?ile kepegaaian berisi uraian tugas daristaf tersebut, bila ada

    •(danya uraian tugas untuk 

    staf 

    &'!&

    +. ?ile kepegaaian berisi riayat pekeraandari staf 

    •$alam 7le kepegaaian adariayat pekeraan 3>@1

    &'!&

    '. ?ile kepegaaian berisi hasil evaluasi•$alam 7le kepegaaian ada

    bukti hasil evaluasi

    &'!&

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    7/23

    Maksud dan Tujuan KPS ' dan KPS '"1"

    #usunan kepegaaian yang tepat dan adekuat/men"ukupi adalah penting bagi asuhan pasien, demikian pula untuk semua kegiatan pengaaran danpenelitian dimana rumah sakit mungkin diikut sertakan. Peren"anaan staf dilaksanakan oleh para pimpinan rumah sakit. Proses peren"anaanmenggunakan metode yang diakui untuk menentukan enang kepegaaian. >ontoh, sistem ketaaman (acuity) pasien digunakan untuk menetapkan umlah peraat yang berlisensi dengan pengalaman peraatan pediatrik intensif untuk ditempatkan di unit peraatan intensif pediatrik !&-tempat-tidur.Ren"ana ini ditulis dan mengidenti7kasi umlah serta enis staf yang dibutuhkan dengan keterampilan, pengetahuan dan ketentuan lain yangdibutuhkan oleh masing-masing departemen/unit kera dan pelayanan. Ren"ana tersebut mengatur :

    - penugasan kembali staf dari satu unit kera atau pelayanan ke unit kera atau pelayanan lainnya dalam menaab perubahan kebutuhan pasienatau kekurangan staf 

    - pertimbangan dalam permintaan staf untuk ditugaskan kembali berdasarkan nilai budaya atau keper"ayaan agama- kebiakan dan prosedur untuk alih/transfer tanggung aab dari satu petugas ke petugas lainnya 3seperti, dari dokter ke peraat1 bila tanggung

     aab itu berada di luar ilayah tanggung aab yang biasa dari petugas tersebut.#usunan kepegaaian yang aktual dan diren"anakan dimonitor terus-menerus dan ren"ana terebut di-update sesuai kebutuhan. 4ila dimonitor pada

    tingkat departeman dan pelayanan, ada proses kerasama agar para pimpinan rumah sakit dapat memperbaharui/ meng- update  ren"ana se"ara

    keseluruhan.

    Elemen Penlaan KPS 'TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. (da ren"ana tertulis untuk penempatanstaf/susunan kepegaaian di rumah sakit

    Pimpinan R#• Manaer #$M

    • #taf pelaksana kepegaaian

    Penetapan peren"anaan #$M&'!&

    $okumen:

    •Pola ketenagaan rumah sakit

    •Proses penetapan pola

    ketenagaan

    •(dministrasi terkait proses

    kepegaaian dalam mutasistaf rumah sakit

    *. Pimpinan mengembangkan ren"anatersebut se"ara kolaboratif 

    • Proses penetapan

    peren"anaan #$M

    &'!&

    . Jumlah, enis dan kuali7kasi staf yangdibutuhkan di identi7kasi dalam ren"anadengan menggunakan metode penyusunanpegaai/ penempatan staf yang diakui.3lihat uga (P.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    8/23

    !. 9fekti7tas ren"ana penempatanstaf/susunan kepegaaian dimonitor se"araterus-menerus

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • #taf pelaksana kepegaaian

    • Pelaksanaan evaluasi

    penempatan  staf dan polaketenagaan

    &'!&

    $okumen:

    •4ukti evaluasi

    •Revisi pola ketenagaan

    *. Ren"ana direvisi dan diperbaharui bila perlu• Pelaksanaan revisi pola

    ketenagaan

    &'!&

    v !RIENTASI DAN PENDIDIKAN

    Standar KPS (#eluruh staf, baik klinis maupun nonklinis diberikan orientasi tentang rumah sakit, departemen/ unit kera atau unit dimana mereka ditugaskan dan

    tentang tugas tanggung aab mereka yang spesi7k saat mereka diangkat sebagai staf.

    Maksud dan Tujuan KPS (

    %eputusan untuk mengangkat seseorang sebagai staf rumah sakit menimbulkan teradinya beberapa proses. (gar berkinera baik, staf baru, apapunstatus kepegaaiannya, perlu mengenal keseluruhan rumah sakit dan bagaimana tanggungaabnya yang spesi7k/khusus klinis atau nonklinisberkontribusi pada misi rumah sakit. =ni dapat di"apai melalui orientasi umum tentang rumah sakit dan tugasnya di rumah sakit serta orientasi yangspesi7k tentang tugas tanggung aab dalam abatannya. rientasi tersebut termasuk pelaporan medical error , pen"egahan dan pengendalian infeksi,kebiakan rumah sakit terhadap perintah medikasi melalui telepon dan sebagainya. 3lihat uga T%P.'.+, 9P ! dan *, dan PP=.!!, 9P +1Pekera kontrak, tenaga sukarela dan mahasisa/trainee uga diberikan orientasi tentang rumah sakit dan penugasan atau tanggungaab

    khusus/spesi7k mereka, seperti keselamatan pasien serta pen"egahan dan pengendalian infeksi.

    Elemen Penlaan KPS (TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. (nggota staf klinis dan nonklinis barudiberikan orientasi tentang rumah sakit,tentang unit kera atau unit dimana merekaditugaskan dan tentang tanggungaabpekeraan serta setiap penugasan khusus.

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit diklat

    • #taf pelaksana kepegaaian

    • #taf pelaksana diklat

    • Pelaksanaan orientasi staf

    baru

    &'!&

    Regulasi R#:

    •rientasi umum rumah sakit

    •rientasi khusus pada

    masing-masing unit kera

    *. Pekera kontrak diberikan orientasi tentangrumah sakit, tentang unit kera dan unitdimana mereka ditugaskan dan tentangtanggungaab pekeraan serta setiap

    penugasan khusus mereka.

    • Pelaksanaan orientasi

    karyaan kontrak3outsour"ing1

    &'!&

    . Tenaga sukarela diberikan orientasi tentangrumah sakit dan tanggungaab yangdiberikan

    • Pelaksanaan orientasi

    tenaga sukarela kalau ada

    &'!&

    +. Mahasisa/trainee dilakukan orientasipada rumah sakit dan tanggungaab yangdiberikan

    • Pelaksanaan orientasi

    mahasisa atau pelaarmagang

    &'!&

    Standar KPS )

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    9/23

    #etiap staf memperoleh pendidikan dan pelatihan yang in-servi"e berkelanutan, maupun yang lain untuk menaga atau meningkatkan keterampilan

    dan pengetahuannya

    Maksud dan Tujuan KPS )

    Rumah sakit mengambil data dari berbagai sumber untuk mengetahui kebutuhan pendidikan berkelanutan bagi staf. Basil kegiatan pengukuranterhadap kualitas dan keselamatan merupakan salah satu sumber informasi untuk mengidenti7kasi kebutuhan pendidikan bagi staf. Juga, datamonitoring dari program manaemen fasilitas, pengenalan area-area teknologi baru, ketrampilan dan pengetahuan, diidenti7kasi melalui revie kinera,prosedur klinis baru, dan ren"ana masa depan untuk menyediakan pelayanan baru merepresentasikan sumber data tersebut. Rumah sakit punya

    proses untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk meren"anakan program pendidikan staf. Juga, rumah sakitmenentukan staf yang mana, seperti staf profesional kesehatan, diharuskan untuk memperoleh pendidikan berkelanutan guna menaga kredensialmereka dan bagaimana pendidikan staf ini dimonitor dan didokumentasikan. 3lihat uga T%P..', 9P 10ntuk menaga kinera staf yang baik/akseptabel, untuk mengaarkan ketrampilan baru dan memberikan pelatihan untuk peralatan dan prosedur baru,rumah sakit menyediakan atau meran"ang fasilitas, pendidik dan aktu bagi pendidikan in-servi"e dan pendidikan lainnya yang berkelanutan.Pendidikan ini relevan untuk setiap staf dan uga untuk kemauan rumah sakit yang berlanut dalam memenuhi kebutuhan pasien. >ontohnya, staf medis mungkin menerima pendidikan dalam pen"egahan dan pengendalian infeksi, peningkatan praktik kedokteran yang berkelanutan, ataupenggunaan teknologi baru. #etiap keberhasilan pendidikan staf didokumentasikan dalam berkas kepegaaian staf tersebut.

    #ebagai tambahan, setiap rumah sakit mengembangkan dan mengimplementasikan program kesehatan dan keselamatan staf yang layak bagikebutuhan kesehatan staf serta menyangkut keselamatan rumah sakit maupun staf.

    Elemen Penlaan KPS )TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menggunakan berbagaisumber data dan informasi, termasuk hasilkegiatan pengukuran kegiatan mutu dankeselamatan, untuk mengidenti7kasikebutuhan pendidikan staf.

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • #taf pelaksana kepegaaian

    • Proses identi7kasi kebutuhan

    pelatihan sesuaikebutuhan kegiatanpeningkatan mutu dankeselamatan pasien

    &'!&

    ("uan:

    •#tandar profesi

    Regulasi R#:

    •R%(

    •Program diklat

    $okumen:

    •4ukti pelaksanaan pelatihan

    •#erti7kat pelatihan

    *. Program pendidikan diren"anakanberdasarkan data dan informasi tersebut.

    • Proses peren"anaan

    pelatihan

    &'!&

    . #taf rumah sakit diberi pendidikan danpelatihan in-service se"ara terus-menerus.3lihat uga (P.'.!, 9P

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    10/23

    Maksud dan Tujuan KPS )"1"

    #etiap rumah sakit mengidenti7kasi staf mana yang perlu mendapat pelatihan dalam teknik resusitasi dan tingkat pelatihannya 3dasar atau lanut1sesuai dengan tugas mereka di rumah sakit. Tingkat pelatihan yang tepat bagi mereka yang diidenti7kasi diulang berdasarkan persyaratan dan/atau kerangka aktu yang diidenti7kasi oleh

    program pelatihan yang diakui, atau setiap dua tahun ika program pelatihan yang diakui tidak digunakan. (da bukti yang menunukkan baha setiap

    staf yang mengikuti pelatihan memang men"apai tingkat kompetensi yang diinginkan.

    Elemen Penlaan KPS )"1"

    TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. #taf yang memberikan asuhan pasien danstaf lain yang diidenti7kasi oleh rumah sakituntuk dilatih dalam cardiac life support yangditetapkan.

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit diklat

    • #taf pelaksana diklat

    • Pelaksanaan pelatihan

    >PR/RJP

    &'!&

    Regulasi R#:

    •R%(

    •Program diklat

    $okumen:

    •4ukti pelaksanaan pelatihan

    •#erti7kat pelatihan

    *. Tingkat pelatihan yang tepat diberikandengan frekuensi yang "ukup untukmemenuhi kebutuhan staf.

    • Pelatihan yang diberikan

    se"ara teratur untukmempertahankankemampuan staf dalam>PR/RJP

    &'!&

    . (da bukti yang menunukkan baha

    seorang staf lulus pelatihan tersebut.

    • %riteria kelulusan pelatihan &'

    !&+. Tingkat pelatihan yang diinginkan untuk

    setiap individu diulang berdasarkanpersyaratan dan/ atau kerangka aktu yangditetapkan oleh program pelatihan yangdiakui, atau setiap dua tahun bila programpelatihan yang diakui itu tidak digunakan

    • Proses pelatihan ulang

    sesuai dengan kebutuhanmasing-masing staf 

    &'!&

    Standar KPS )"#"

    Rumah sakit menyediakan fasilitas dan aktu untuk pendidikan dan pelatihan staf .

    Maksud dan Tujuan KPS )"#"

    (da komitmen pimpinan rumah sakit untuk mendukung pendidikan, in-service berkelanutan dengan menyiapkan ruangan, peralatan dan aktu untukprogram pendidikan dan pelatihan. Tersedianya informasi ilmiah mutakhir mendukung pendidikan dan pelatihan tersebut.Pendidikan dan pelatihan tersebut dapat dilaksanakan di lokasi yang terpusat atau di seumlah tempat yang lebih ke"il di dalam fasilitas untuk belaar

    dan peningkatan ketrampilan. Pendidikan dapat ditaarkan sekaligus kepada semua atau berkali-kali kepada staf se"ara bergiliran untuk meminimalisir

    dampak terhadap kegiatan asuhan pasien.

    Elemen Penlaan KPS )"#"TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menyediakan fasilitas dan • Pimpinan R#   •?asilitas yang tersedia untuk & Regulasi R#:

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    11/23

    peralatan untuk pendidikan dan pelatihanstaf yang in-service

    • Manaer #$M

    • %epala unit diklat

    • #taf pelaksana diklat

    diklat '!&

    •R%(

    •Program diklat

    •Program unit kera

    $okumen:

    •4ukti pelaksanaan pelatihan

    •#erti7kat pelatihan

    *. Rumah sakit menyediakan aktu yang"ukup/adekuat bagi semua staf untukberpartisipasi dalam kesempatan pendidikandan pelatihan yang relevan

    •(lokasi aktu pelatihan

    untuk masing-masing staf 

    &'!&

    Standar KPS )"$"

    Pendidikan professional kesehatan, bila dilakukan di dalam rumah sakit, berpedoman pada parameter pendidikan yang ditetapkan oleh program

    akademis yang mensubsidi.

    Maksud dan Tujuan KPS )"$"

    #eringkali rumah sakit menadi sarana klinis untuk pelatihan mahasisa kedokteran, keperaatan, praktisi kesehatan lain dan mahasisa lainnya. 4ilarumah sakit berpartisipasi dalam program pelatihan demikian, rumah sakit :- menyiapkan mekanisme untuk pengaasan terhadap program2- memperoleh dan menerima parameter dari program akademis yang mensubsidi2- mempunyai "atatan lengkap dari semua peserta pelatihan /trainee di rumah sakit2- mempunyai dokumentasi dari status pendaftaran, periinan atau serti7kasi yang diperoleh, dan klasi7kasi akademis dari peserta pelatihan2- memahami dan menyediakan tingkat supervisi untuk setiap enis dan tingkat peserta pelatihan2

    - mengintegrasikan peserta pelatihan dalam orientasi tentang rumah sakit, program mutu, keselamatan pasien, pen"egahan dan pengendalianinfeksi, dan program lainnya.

    Elemen Penlaan KPS )"$"TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menyediakan mekanismeuntuk pengaasan program pelatihan

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit diklat

    • #taf pelaksana diklat

    • Proses evaluasi program 

    pelatihan

    &'!&

    Regulasi R#:

    •R%(

    •Program diklat

    •Program unit kera

    $okumen:

    #% clinical instructur •4ukti pelaksanaan pelatihan

    •#erti7kat pelatihan

    *. Rumah sakit mendapatkan dan menerimaparameter dari program akademis yangmensubsidi2

    • Caporan akademik bagi staf  

    yang mengikuti pendidikandengan biaya rumah sakit

    &'!&

    . Rumah sakit memiliki "atatan lengkap darisemua peserta pelatihan di dalam rumahsakit

    • $ata staf yang mengikuti

    pelatihan di rumah sakit

    &'!&

    +. Rumah sakit memiliki dokumentasi daristatus pendaftaran, periinan atauserti7kasi yang diperoleh dan kuali7kasiklasi7kasi akademis dari para pesertapelatihan.

    • $ata iin, iasah dan serti7kat

    pelatihan staf rumah sakit

    &'!&

    '. Rumah sakit memahami dan menyediakan   • Tersedianya nara sumber dan &

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    12/23

    tingkat supervisi yang dipersyaratkanuntuk setiap enis dan tingkat pesertapelatihan

    clinical instructur  yang kompeten

    '!&

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    13/23

    dikoordinasikan dengan programpen"egahan dan pengendalian infeksi. 3lihat uga PP=.', 9P *1

    penyakit infeksius, terkaitdengan program PP=

    v STAF MEDIS

    Menentukan kean**+taan Sta Meds

    D Standar KPS -

    Rumah sakit mempunyai proses yang efektif untuk mengumpulkan, memveri7kasi, mengevaluasi kredensial/bukti-bukti keahlian/kelulusan 3iin/lisensi,pendidikan, pelatihan, kompetensi dan pengalaman1 dari staf medis yang diiinkan untuk memberikan asuhan pasien tanpa supervisi.

    Standar KPS -"1"

    Pimpinan membuat keputusan yang diinformasikan tentang pembaharuan iin bagi setiap anggota staf medis dapat melanutkan memberikanpelayanan asuhan pasien sekurang-kurangnya setiap tiga tahun

    Maksud dan Tujuan KPS - dan KPS -"1

    #taf medis diabarkan sebagai semua dokter dan dokter gigi, dan profesional lain yang diberi iin untuk praktik independen/mandiri 3tanpa supervisi1dan yang memberikan pelayanan preventif, kuratif, restoratif, bedah, rehabilitatif atau pelayanan medis lain atau pelayanan gigi kepada pasien2 atauyang memberikan pelayanan interpretatif kepada pasien, seperti patologi, radiologi atau pelayanan laboratorium, tanpa memandang klasi7kasipenugasan oleh rumah sakit, status kepegaaian, kontrak, atau kerasama lain dengan individu untuk memberikan pelayanan asuhan pasien. rang-orang ini ini penanggung aab utama atas asuhan pasien dan hasil asuhan. %arenanya, rumah sakit sangat bertanggung aab untuk memastikanbaha setiap praktisi kompeten untuk memberikan asuhan dan pengobatan yang aman dan efektif kepada pasien.

    Rumah sakit mengasumsikan akuntabilitas ini dengan :

    • memahami peraturan perundangan yang berlaku, yang mengidenti7kasi mereka yang diiinkan untuk bekera mandiri dan memastikan baha rumah

    sakit uga mengiinkan praktisi tersebut bekera mandiri di rumah sakit2

     

    mengumpulkan semua kredensial  yang ada dari para praktisi meliputi sekurang-kurangnya, bukti pendidikan dan pelatihan, bukti surat iin2 bukti

    kompetensi terkini melalui informasi dari rumah sakit lain dimana praktisi tersebut berpraktik, dan uga surat rekomendasi dan/atau informasi lainyang bisa diperoleh rumah sakit, seperti antara lain riayat kesehatan, foto2

    • veri7kasi informasi penting seperti surat tanda registrasi surat iin terkini, khususnya bila dokumen dimaksud diperbaharui se"ara berkala, dan setiap

    serti7kat serta bukti menyelesaikan pendidikan pas"a sarana.

    Rumah sakit perlu melakukan segala upaya untuk mem-veri7kasi informasi yang esensial, sekalipun bila pendidikan dilakukan diluar negeri dan dimasa auh sebelumnya. Website yang aman, kon7rmasi melalui telepon dari berbagai sumber terdokumentasi, kon7rmasi tertulis, dan pihak ketiga,seperti ditetapkan kantor resmi pemerintah atau non pemerintah dapat digunakan.

    %epatuhan terhadap standar mengharuskan veri7kasi atas krendensial individu harus berasal dari sumber utama. 0ntuk maksud memenuhipersyaratan ini se"ara bertahap, veri7kasi sumber utama diperlukan untuk praktisi baru dimulai empat bulan sebelum survei aal akreditasi. #emuapraktisi lainnya harus mempunyai veri7kasi dari sumber utama pada saat survei akreditasi rumah sakit tiga tahunan.

    =ni tiga di"apai selama periode tahun, berdasarkan suatu ren"ana yang memberikan prioritas pada veri7kasi kredensial bagi praktisi aktif yangmelaksanakan pelayanan berisiko tinggi.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    14/23

    >atatan : Persyaratan ini dituukan hanya untuk veri7kasi kredensial. #emua praktisi medis memiliki kredensial yang dikumpulkan dan direvie danmemiliki keenangan tertentu. Tidak ada tahapan untuk proses ini.4ila veri7kasi tidak dimungkinkan, seperti hilangnya "atatan karena ben"ana, maka hal ini didokumentasikan.Rumah sakit mengumpulkan dan memelihara setiap 7le kredensial masing-masing praktisi. Proses tersebut berlaku untuk semua enis dan tingkatanstaf 3karyaan tetap, tenaga honor, tenaga kontrak dan tenaga tamu1.Rumah sakit merevie 7le setiap staf medis pada aal penugasan  dan kemudian sekurang-kurangnya setiap tiga tahun untuk memastikan baha staf medis mendapat iin yang terbaru, tidak ada kompromi pelanggaran disiplin dengan agen pemberi iin dan serti7kat, memiliki dokumentasi yang"ukup untuk memperoleh keenangan baru atau diperluas di rumah sakit, dan se"ara 7sik maupun mental mampu melakukan asuhan dan pengobatanpasien tanpa supervisi. %ebiakan rumah sakit mengidenti7kasi individu atau mekanisme pertanggungaaban terhadap revie ini, setiap kriteria

    digunakan untuk membuat keputusan, dan bagaimana keputusan akan didokumentasikan.

     Elemen Penlaan KPS -TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Mereka yang memperoleh iinberdasarkan peraturan perundangan dandari rumah sakit untuk melakukan asuhanpasien tanpa supervisi diidenti7kasi.

    • Pimpinan R#

    • %etua %omite Medik

    • %etua #ubkomite %redensi

    • Manaer #$M

    • %epala unit

    • #taf pelaksana pelayanan

    • Penetapan staf rumah sakit

    yang dapat melaksanakanasuhan pasien se"aramandiri 3#P% dg R%%1

    &'!&

    $okumen:

    •Penetapan dan pengumuman

    staf medis yang dapatmelakukan asuhan pasiense"ara mandiri 3#P% dgnR%%1

    •Proses dan data kredensialing

    •@eri7kasi iasah dan #TR dari

    sumber aslinya

    *. %redensial yang diperlukan 3antara lain :pendidikan, surat iin, registrasi1 sesuaiperaturan dan kebiakan rumah sakit bagisetiap anggota staf medis di"opy olehrumah sakit dan disimpan dalam 7le

    kepegaaian atau dalam 7le kredensialyang terpisah bagi setiap anggota stafmedis.

    • Proses kredensial dan 

    dokumentasinya

    &'!&

    . #emua kredensial 3antara lain pendidikan,surat iin, registrasi1 diveri7kasi dengansumber yang mengeluarkan kredensialsebelum individu tersebut mulaimemberikan pelayanan kepada pasien.

    • Proses veri7kasi  iasah dan

    surat tanda registrasi darisumber aslinya

    &'!&

    +. #emua kredensial dalam 7le 3antara lainpendidikan, surat iin , registrasi1 terkinidan terupdate sesuai persyaratan.

    • Proses pemutakhiran data

    kredensial

    &'!&

    '. Pada penugasan aal, dibuatpengumuman tentang ketentuan kuali7kasiterkini dari seseorang untuk memberikanpelayanan asuhan pasien.

    Pengumuman kuali7kasiterkini dari staf   medisbaru untuk dapatmemberikan pelayanankpd pasien 3#P% dan R%%diumumkan1

    &'!&

    Elemen Penlaan KPS -"1"TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    15/23

    !. (da yang diuraikan dalam kebiakan untukmerevie 7le kredensial setiap staf medisse"ara berkala yang seragam sekurang-kurangnya setiap tiga tahun sekali.

    • Pimpinan R#

    • %etua %omite Medik

    • %etua #ubkomite %redensi

    • Manaer #$M

    • #taf pelaksana pengurusan

    iin

    • Pelaksanaan revie 7le

    kredensial staf medis3rekredensial1 minimal tahun sekali oleh subkomite kredensial

    &'!&

    $okumen R#:

    •4ukti proses rekredensial

    •Penetapan #P% dg R%% oleh

    direktur

    •4ukti perpanangan #P% dg

    R%%*. (da petugas-petugas tertentu yangditugaskan membuat keputusan resmi dalamrangka memperbaharui iin bagi setiapanggota staf medis untuk melanutkan

    pemberian pelayanan asuhan medis dirumah sakit.

    • Penetapan #P% dg R%% oleh

    direktur

    &'!&

    . %eputusan tentang pembaharuan tersebutdidokementasikan dalam 7le kredensial darianggota staf medis tersebut.

    • $okumentasi perpanangan

    #P% dg R%%

    &'!&

    v STAF MEDIS

    Peneta.an Ke/enan*an Klnk 

    Standar KPS 10

    Rumah sakit mempunyai tuuan yang terstandar, prosedur berbasis bukti untuk memberi eenang kepada semua anggota staf medis untuk

    menerima pasien dan memberikan pelayanan klinis lainnya konsisten/sesuai dengan kuali7kasi.

    Maksud dan Tujuan KPS 10

    Penentuan kompetensi klinis terkini dan membuat keputusan tentang staf medis tertentu akan diberi iin untuk memberikan pelayanan klinis apa saa,disebut “privileging” , dalam penentuan yang paling kritis bagi rumah sakit untuk menaga keselamatan pasien dan lebih lanut dalam menaga kualitaspelayanan klinis.%eputusan tentang pemberian keenangan tersebut dibuat sebagai berikut :!. Rumah sakit memilih proses yang distandardisir untuk mengiden7kasi pelayanan klinis bagi setiap individu. Pada penugasan aal di rumah sakit,

    kredensial yang diidenti7kasikan pada %P# 8 akan menadi dasar utama untuk menentukan keenangan/privilege. 4ila tersedia, surat-surat/berkasdari tempat praktik/kera sebelumnya, dari seaat seprofesi, penghargaan dan sumber informasi lainnya uga dipertimbangkan.

    *. Pada penugasan ulang, setiap tiga tahun, rumah sakit men"ari dan menggunakan informasi tentang area kompetensi mum dari praktisi klinis

    berikut ini :a. (suhan pasien---praktisi memberikan asuhan pasien dengan kasih, tepat dan efektif untuk promosi kesehatan, pen"egahan penyakit,pengobatan penyakit dan pelayanan sampai akhir hayat.

    b. Pengetahuan medis/klinis---dalam ilmu-ilmu biomedis, klinis dan sosial serta penerapan pengetahuan ke dalam asuhan pasien dan pendidikanorang-orang lainnya.

    ". Pembelaaran dan peningkatan berbasis praktik----menggunakan bukti dan metode ilmiah untuk investigasi, evaluasi dan meningkatkan praktikasuhan pasien

    d. %etrampilan hubungan antar manusia/interpersonal dan komunikasi----yang akan memampukan dan menaga hubungan profesional denganpasien, keluarga dan anggota tim kesehatan lain.

    e. Profesionalisme----terpan"ar dalam komitmen untuk se"ara terus menerus mengembangkan professionalitas, praktik-praktik etika, pemahaman

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    16/23

    dan kepekaan terhadap keragaman dan sikap tanggungaab terhadap pasien, profesinya dan masyarakat.f. Praktik berbasis sistem---melalui pemahaman terhadap konteks dan sistem dimana pelayanan kesehatan diberikan.

    (da tuuan terstandar dan prosedur berbasis bukti untuk mengubah semua informasi ini menadi sebuah keputusan mengenai keenangan bagiseorang praktisi. Prosedur tersebut didokumentasikan ke dalam kebiakan dan diikuti. Pimpinan staf medis dapat memperagakan bagaimana proseduritu menadi efektif dalam proses penugasan aal dan maupun proses penugasan ulang.%eenangan klinis, sekali ditetapkan atau ditetapkan ulang, harus tersedia dalam hard "opy, elektronik atau "ara lainnya para individu atau lokasi

    3"ontoh, kamar operasi, instalasi gaat darurat/unit emergensi1 di rumah sakit dimana staf medis memberikan pelayanan. =nformasi ini akan

    membantu memastikan baha praktik para staf medis ada dalam batas-batas kompetensi dan keenangan yang diberikan kepadanya. =nformasi ini

    diperbaharui se"ara berkala.

    Elemen Penlaan KPS 10TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit menggunakan prosesterstandar yang didokumentasikandalam kebiakan resmi rumah sakituntuk memberikan keenangan klinisbagi setiap anggota staf medis dalammemberikan pelayanan padapenugasan pertama dan padapenugasan ulang. 3lihat uga (P., 9P', dan MP.+.*, 9P *1

    • Pimpinan R#

    • %etua %omite Medik

    • %etua #ubkomite %redensi

    • #taf medis pelaksana pelayanan

    • Proses kredensial dan

    rekredensial dalammenetapkan keenanganklinis dalam penugasanpertama dan ulang

    &'!&

    Regulasi R#:

    •%ebiakan dan proses

    pemberian suratpenugasan klinis denganrin"ian keenangan klinispada penugasan pertamadan penugasan ulang

    •Pedoman keputusan untuk

    penugasan ulang 3kriteria a

    sd f sebagai revie kinera1*. %eputusan memberikan penugasan

    ulang untuk memberikan pelayanankepada pasien berpedoman pada itema1 sampai f1 pada Maksud dan Tuuandan pada revie kinera tahunan daripara praktisi.

    Proses penetapanpenugasan ulang

    &'!&

    . Pelayanan pasien yang diberikan olehsetiap anggota staf medis dirin"ise"ara elas dan dikomunikasikan olehpimpinan rumah sakit ke seluruhrumah sakit maupun ke anggota stafmedis.

    • #P% dengan R%% di-

    =nformasikan olehpimpinan rumah sakit keseluruh unit pelayanan danstaf medis

    &'!&

    +. #etiap staf medis hanya memberikanpelayanan medis yang se"ara spesi7kdiiinkan oleh rumah sakit.

    • Pelaksanaan pelayanan staf

    medis sesuai denganrin"ian keenangan klinisyang ditetapkan

    &

    '!&

    v STAF MEDIS FUNSI!NAL

    M+nt+rn* dan E2aluas An**+ta Sta Meds Fun*s+nal

    D Standar KPS 11

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    17/23

    Rumah #akit menggunakan proses berkelanutan terstandardisir (ongoing) untuk mengevaluasi sesuai kualitas dan keamanan pelayanan pasien yangdiberikan oleh setiap staf medis.

    Maksud dan Tujuan KPS 11

    (da proses terstandar untuk, sekurang-kuangnya setiap tahun, mengumpulkan data yang relevan tentang setiap praktisi untuk direvie oleh kepalaunit kera atau panitia yang berkaitan. Revie demikian memungkinkan rumah sakit untuk mengidenti7kasi ke"enderungan praktik professional yangmemberi dampak pada kualitas asuhan dan keselamatan pasien. %riteria yang digunakan dalam melakukan evaluasi terhadap praktik professionalse"ara berkelanutan meliputi tetapi tidaklah terbatas, pada hal-hal sebagai berikut :- Revie terhadap prosedur-prosedur operatif dan klinis lain serta hasilnya

    - Pola penggunaan darah dan obat-obatan/kefarmasian- Permintaan untuk pemeriksaan/tes dan prosedur/tindakan- Pola lama diraat (length-of-stay)- $ata morbiditas dan mortalitas- Pemanfaatan praktisi terhadap konsultasi dan spesialis- %riteria lain yang relevan sebagaimana ditentukan oleh rumah sakit.=nformasi ini bisa diperoleh melalui hal-hal berikut :- Era7k revie berkala- bservasi langsung- Monitoring terhadap teknik diagnostik dan pengobatan- Monitoring kualitas klinis- $iskusi dengan seaat seprofesi dan staf lainnya.

    Penilaian akti7tas staf medis senior dan para kepala unit kera dilakukan oleh otoritas internal atau eksternal yang layak.Proses evaluasi yang terus menerus terhadap praktisi profesional dilakukan se"ara obektif dan berbasis bukti. Basil proses revie bisa berupa tidak

    adanya perubahan dalam tanggung aab para staf medis, perluasan tanggung aab, pembatasan tanggung aab, masa konseling dan

    pengaasan, atau kegiatan yang semestinya. #etiap aktu sepanang tahun, bila mun"ul fakta atas kinera yang diragukan atau yang buruk, dilakukan

    revie serta mengambil tindakan yang tepat. Basil revie, tindakan yang diambil dan setiap dampak atas keenangan didokumentasikan dalam

    kredensial staf medis atau 7le lainnya.

    Elemen Penlaan KPS 11TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

    !. (da evaluasi praktik profesional terus-menerus terhadap kualitas dan keamananpelayanan pasien yang diberikan oleh setiapanggota staf medis yang direvie dandikomunikasikan kepada setiap anggota stafmedis sekurang-kurangnya setahun sekali.3lihat uga PM%P.!.!, 9P !1

    • Pimpinan R#

    • %etua %omite Medik

    • %etua #ubkomite %redensi

    • %etua #ubkomite Mutu• %etua #ubkomite 9tika dan

    $isiplin Profesi

    • #taf pelaksana pelayanan

    • Proses evaluasi pelaksanaan

    pelayanan oleh staf medisminimal setahun sekali

    &'!&

    ("uan:

    •PM% !+)/*&!& tentang

    #tandar Pelayanan

    %edokteran

    Regulasi R#:

    •#P Pelayanan %edokteran

    •Program kera %omite Medik

    $okumen:

    •4ukti pelaksanaan evaluasi

    *. 9valuasi praktik profesional yang terus-menerus dan revie tahunan dari setiapanggota staf medis dilaksanakan denganproses yang seragam yang ditentukan olehkebiakan rumah sakit.

    • Penetapan proses evaluasi

    pelaksanaan pelayananstaf medis

    &'!&

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    18/23

    . 9valuasi mempertimbangkan danmenggunakan data komparatif se"araproaktif, seperti membandingkan denganilmu literatur kedokteran berbasis literatur.

    • Proses evaluasi yang

    berdasarkan pada datadan kesesuaian dengan#P pelayanan kedokteranyang berlaku

    &'!&

    +. 9valuasi mempertimbangkan danmenggunakan kesimpulan dari analisis yangmendalam terhadap komplikasi yang dikenaldan berlaku. 3lihat uga PM%P.'2 PM%P.

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    19/23

    - pelamar peraat baru dimulai empat bulan sebelum survei akreditasi aal- peraat yang dipekerakan saat ini selama angka aktu tiga tahun untuk memastikan baha veri7kasi telah dilaksanakan oleh rumah sakitdengan survei akreditasi tiga tahunan. Bal ini dilaksanakan sesuai prioritas diberikan kepada peraat yang memberikan pelayanan di tempat denganresiko tinggi seperti kamar operasi, instalasi gaat darurat atau intensive "are unit.4ila veri7kasi tidak mungkin dilakukan, seperti hilangnya karena ben"ana, hal ini didokumentasikan.Rumah sakit mempunyai proses untuk memastikan baha kredensial dari setiap peraat yang dikontrak uga dikumpulkan, diveri7kasi dan direvieuntuk menamin kompetensi klinis saat sebelum penugasan.Rumah sakit mengumpulkan dan memelihara 7le dari setiap kredensial peraat. ?ile berisi iin terbaru bila peraturan mengharuskan diperbaharui

    se"ara berkala. (da dokumentasi pelatihan yang terkait dengan kompetensi tambahan.

    Elemen Penlaan KPS 1#TELUSUR

    SK!R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. Rumah sakit memiliki standar proseduruntuk mengumpulkan kredensial darisetiap anggota staf keperaatan.

    • Pimpinan R#

    • %etua %omite/Manaer/Peabat

    %eperaatan

    • Manaer #$M

    • #taf keperaatan

    • #taf kepegaaian

    •Proses pengumpulan

    kredensial untuk stafkeperaatan

    &'!&

    ("uan:

    •PM% !A8

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    20/23

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    21/23

    v STAF KESE4ATAN PR!FESI!NAL LAINN5A

    Standar KPS 1&

    Rumah sakit mempunyai standar prosedur untuk mengumpulkan, memveri7kasi dan mengevaluasi kredensial staf kesehatan professional lainnya 3iin,

    pendidikan, pelatihan dan pengalaman1

    Maksud dan Tujuan KPS 1&

    Rumah sakit mempekerakan atau dapat mengiinkan berbagai professional kesehatan lainnya untuk memberikan asuhan dan pelayanan kepadapasien mereka atau berpartisipasi dalam proses asuhan pasien. >ontohnya, para professional ini termasuk peraat, bidan, asisten operasi, spesialispelayanan medis emergensi, farmasis dan teknisi farmasi. $ibeberapa negara atau budaya, kelompok ini uga termasuk pengobat tradisional ataumereka yang memberikan pelayanan alternatif atau pelayanan pelengkap praktik medis tradisional 3seperti, akupuntur, obat herbal1. #eringkali,petugas ini tidak se"ara aktual berpraktik di rumah sakit, tetapi mereka meruuk ke rumah sakit atau memberikan asuhan berkelanutan untuk pasiendi komunitas tersebut.4anyak staf profesional ini menyelesaikan program pelatihan formal dan memperoleh iin atau serti7kat atau terdaftar di badan otoritas lokal ataunasional. Fang lainnya mungkin menyelesaikan program magang yang kurang formal atau pengalaman dibaah supervisi lainnya.0ntuk profesional kesehatan lainnya yang diiinkan bekera atau berpraktik di rumah sakit, rumah sakit bertanggung aab untuk mengumpulkan danmemveri7kasi kredensial mereka. Rumah sakit harus memastikan baha staf professional kesehatan lainnya tersebut kompeten untuk memberikanasuhan dan pengobatan dan harus menetapkan enis asuhan dan pengobatan yang diiinkan bila tidak teridenti7kasi dalam peraturan perundangan.Rumah sakit memastikan baha staf profesional kesehatan lain tersebut kompeten untuk memberikan asuhan dan pengobatan yang aman dan efektif 

    kepada pasien dengan :- memahami peraturan perundangan yang berlaku untuk para praktisi dimaksud2- mengumpulkan semua krendensial yang tersedia setiap individu termasuk sekurang-kurangnya, bukti pendidikan dan pelatihan, bukti iin terbaruatau serti7kat bila diminta2 dan- memveri7kasi informasi esensial, seperti registrasi terbaru, iin atau serti7kasi.Rumah sakit perlu untuk berupaya memveri7kasi informasi esensial yang relevan dengan tanggung aab individu dimaksud, sekalipun bila pendidikandidapat dari dinegara lain dan diaktu sangat lampau. ;eb site yang aman, kon7rmasi telepon yang didokumentasikan dari sumber, kon7rmasitertulis, dan pihak ketiga, seperti badan agensi pemerintah dan non pemerintah yang ditunuk, dan dapat digunakan.#ituasi yang dideskripsikan tentang staf medis dalam Maksud dan Tuuan %P# 8 adalah pengganti yang akseptabel untuk rumah sakit dalam melakukanveri7kasi kredensial staf kesehatan profesional lainnya dari sumber utama.Pemenuhan standar mengharuskan veri7kasi sumber utama dilakukan bagi :- "alon baru mulai empat bulan sebelum survei akreditasi aal2- staf profesional kesehatan yang saat ini bekera dalam angka aktu tiga tahun untuk memastikan baha veri7kasi telah dilakukan dengan surveiakreditasi rumah sakit tiga tahunan.4ila tidak diperlukan proses pendidikan formal, iin, atau proses registrasi, atau kredensial lain maupun bukti kompetensi, hal ini didokumentasikandalam "atatan individu tersebut. 4ila veri7kasi tidak mungkin dilakukan, seperti hilangnya berkas karena ben"ana, hal ini didokumentasikan dalamberkas individu tersebut.Rumah sakit mengumpulkan dan memelihara 7le kredensial setiap staf professional kesehatan. ?ile berisi iin terbaru atau registrasi bila peraturan

    mengharuskan perubahan berkala.

    Elemen Penlaan KPS 1&TELUSUR

    SK!R D!KUMENSASARAN MATERI

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    22/23

    !. Rumah sakit mempunyai standarprosedur untuk mengumpulkankredensial dari setiap staf professionalkesehatan

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %etua %omite Medik atau komite

    tenaga kesehatan lainnya

    • #taf pelaksana terkait

    •Prosedur kredensial staf

    tenaga kesehatan

    &'!&

    ("uan:

    •PM% !A8

  • 8/20/2019 Telusur KPSPRINT

    23/23

    Maksud dan Tujuan KPS 1' dan KPS 1(

    Rumah sakit bertanggung aab untuk mengidenti7kasi enis kegiatan atau rentang pelayanan para individu yang akan diberikan di rumah sakit. Bal ini

    dapat terlaksana melalui peranian, pengangkatan, uraian tugas, atau metode lainnya. #ebagai tambahan, rumah sakit menetapkan tingkat

    pengaasan 3konsisten dengan peraturan perundangan yang ada1, bila ada, untuk para professional ini.

    #taf professional kesehatan lainnya dimasukkan ke dalam program manaemen mutu dan peningkatan.

    Elemen Penlaan KPS 1'TELUSUR SK!

    RD!KUMEN

    SASARAN MATERI

    !. =in, pendidikan, pelatihan danpengalaman dari staf professionalkesehatan lainnya digunakan untukmenyusun penugasan kera klinis.

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit kera

    • #taf pelaksana kepegaaian

    •Proses penyusunan penugasan

    klinis sesuai standar profesidan kompetensi staf 

    &'!&

    ("uan:

    • #tandar profesi

    $okumen:

    • $okumen penugasan*. Proses mengindahkan peraturan

    perundangan yang relevan.

    •$asar a"uan proses

    penugasan tersebut

    &'!&

    Elemen Penlaan KPS 1(TELUSUR

    SK!

    R

    D!KUMENSASARAN MATERI

    !. #taf professional kesehatan lainnyaberpartisipasi dalam kegiatanpeningkatan mutu rumah sakit 3lihat uga %P# !.!, 9P !1

    • Pimpinan R#

    • Manaer #$M

    • %epala unit kera

    • #taf pelaksana kepegaaian

    Proses partisipasi aktif  &'!&

    $okumen:

    • 4ukti partisipasi dalam

    kegiatan peningkatan mutuR#

    • Revie staf bila ada indikasi

    terkait temuan pada upaya

    peningkatan mutu R#

    *. %inera anggota staf professionalkesehatan lainnya direvie bila adaindikasi akibat temuan pada kegiatanpeningkatan mutu.

    Penilaian kinera &'!&

    . =nformasi yang benar dari prosesrevie didokumentasikan dalam 7lestaf profesinal kesehatan tersebut.

    $oumentasi dan ver7kasi &'!&