referat spina bifida

Download Referat spina bifida

Post on 02-Dec-2015

232 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

referat spina bifida

TRANSCRIPT

PowerPoint Presentation

REFERAT SPINA BIFIDADefinisiSpina bifida adalah defek pada penutupan kolumna vertebralis dengan atau tanpa tingkatan protusi jaringan melalui celah tulang (Hockenberry & Wilson, 2009). Spina bifida (sumbing tulang belakang) adalah suatu celah pada tulang belakang (vertebra) yang terjadi karena bagian dari satu atau beberapa vertebra gagal menutup atau gagal terbentuk secara utuh (Smeltzer & Bare, 2002). Anatomi Fisiologi Tulang Belakang

Tulang belakang adalah struktur yang kompleks, yang terbagi menjadi bagian anterior dan posterior. Tulang belakang terdiri dari korpus vertebra yang silindris, dihubungkan oleh diskus intervertebralis, dan dilekatkan oleh ligamentum longitudinal anterior dan posterior. Bagian posterior lebih lunak dan terdiri dari pedikulus dan lamina yang membentuk kanalis spinalis. Bagian posterior dihubungkan satu sama lain oleh sendi facet (disebut juga sendi apofisial atau zygoapofisial) superior dan inferior. Sendi facet dan sendi sacroiliaka, yang dilapisi oleh sinovia, diskus intervertebralis yang kompresibel, dan ligamen yang elastic, yang berperan dalam gerak fleksi, ekstensi, rotasi, dan gerak lateral dari tulang belakang (Ropper et al, 2005).

Etiologi Penyebab spesifik dari spina bifida tidak diketahui, tetapi menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa spina bifida muncul akibat dari faktor genetik (keturunan), kekurangan asam folat, dan ibu dengan epilepsi yang menderita panas tinggi dalam kehamilannya. Biasanya penutupan tabung saraf terjadi pada minggu ke empat masa embrio. Namun jika sesuatu yang mengganggu dan tabung gagal untuk menutup dengan baik, cacat tabung saraf akan terjadi.Patofisiologi

Klasifikasi

SPINA BIFIDA OKULTABentuk spina bifida paling ringanTidak terjadi herniasi dari menings melalui defek vertebraSering didaerah sacro lumbalSebagian besar ditutupi kulit sehingga tidak nampak dari luarGejala neurologis tidak ditemukanSeringkali lesi pada kulit berupa hairy patch, sinus dermal, dimple, hemangioma atau lipoma

Lipoma SpinalTerdapat jaringan lemak yang masuk dalam jaringan saraf. umumnya tanpa kelainan neurologis tapi kadang terjadi karena lipoma yang membesar akan menekan sistem saraf

Sinus DermalTdp lubang terowongan di bawah kulit mulai epidermis menuju lap dalam menembus duramater sampai ke rongga sub arakhnoid.

LipomielomeningokelInfiltrasi perlemakan jaringan saraf yang juga mengandung meningokel atau meningomielokel

Spina Bifida Aperta (cystica)

defek neural tube berat dimana jaringan saraf dan atau meningens menonjol melewati sebuah cacat lengkung vertebra dan kulit sehingga membentuk sebuah kantong mirip kista.

Kebanyakan terletak di daerah lumbosakral dan mengakibatkan gangguan neurologis,

MENINGOCELEKehilangan lamina vertebra sehingga seluruh kanalis vertebralis prolaps membentuk kantung menings yang berisi CSF, ttp kantong tsb tdk berisi spinal cord atau saraf.

Meningomyelocelebentuk spina bifida dimana jaringan saraf ikut di dalam kantong tersebut. Bayi yang terkena akan mengalami paralisa di bagian bawah

DIAGNOSISAnamnesisanalisa riwayat kesehatan dari individu tersebut (jika bukan bayi), riwayat kesehatan keluarga dan penjelasan yang detail tentang kehamilan dan kelahiran.Spina bifida okulta Spina bifida aperta - Sering kali asimtomatik - Tidak ada gangguan pada neural tissueRegio lumbal dan sakral- Defek berbentuk dimpel, seberkas rambut, nevus - Gangguan traktus urinarius (mild)

MeningoceleMielomeningoceleTertutupi oleh kulitTidak terjadi paralisis

Tidak tertutup oleh kulit, tetapi mungkin ditutupi oleh membran yang transparanTerjadi paralisis Pemeriksaan FisikCara Pemeriksaan :bayi ditelungkupkan di lengan pemeriksa, anggota gerak bawah bayi disisi lengan bawah pemeriksa.

Yang dinilai adalah letak scapula, ukuran leher, bentuk tulang belakang dan gerakan.Pemeriksaan PenunjangPrenatal

Triple screen alfa fetoprotein (AFP), USG tulang belakang janin,amniosentesis. 2. Setelah bayi lahir, dilakukan pemeriksaan :

X- Ray tulang belakang untuk menentukan luas dan lokasi kelainanCT scan : memungkinkan untuk melihat secara langsung defek pada anatomi dan tulang. Pemeriksaan ini juga digunakan untuk menentukan ada atau tidaknya hidrosefalus atau kelainan intracranial lainnya.

MRI merupakan pemeriksaan pilihan untuk jaringan saraf dan untuk mengidentifikasi kelainan pada bayi baru lahir. Pemeriksaan ini memungkinkan untuk melihat anomali yang berkaitan baik intraspinal maupun intrakranial

Penanganan1. Penanganan AwalPenutupan defek pada kulitDilakukan jika pasien memiliki prognosis yang baik, dilaksanakan dalam 48 jam setelah kelahiran. Neural plate ditutup dengan hati-hati dan kulit diinsisi luas. Hanya dengan cara ini ulkus dapat dicegah.

2. DeformitasHarus tetap dikontrol. Operasi ortopedi biasanya tidak dilakukan sampai minggu ke-3, selanjutnya pada masa pertumbuhan anak.

Penanganan Paralisis dan DeformitasUntuk 6 12 bulan pertama deformitas diterapi dengan strecthing dan strapping. Koreksi dengan menggunakan plester tidak dibenarkan. Efek : tulang dapat patah dan muncul ulkus di kulit.Open methods adalah koreksi yang terbaik untuk deformitas, tetapi harus ditunda sampai anak berumur beberapa bulan.Deformitas proksimal dikoreksi sebelum deformitas distal terjadi. Jika sudah seimbang maka deformitas residu yang terjadi ditangani dengan osteotomi. Splint tidak pernah digunakan tunggal dalam mengkoreksi deformitas. Hanya bisa digunakan untuk mempertahankan deformitas, pelaksanaannya diperkuat dengan strecthing berulang-ulang. (2)

PENCEGAHANResiko terjadinya spina bifida bisa dikurangi dengan mengkonsumsi asam folat. Kebutuhan asam folat pada wanita hamil adalah 1 mg/hari.PROGNOSISPrognosis tergantung dari tipe spina bifida, jumlah dan beratnya abnormalitas, dan semakin jelek apabila disertai dengan paralisis.

Mielomeningokel merupakan spina bifida dengan prognosis yang jelek. Setelah dioperasi mielomeningokel memiliki harapan hidup 92 % (86 % dapat bertahan hidup selama 5 tahun).