lapsus ods katarak senilis imatur

17
Oleh : Galuh Dharanindya Ica Manohara 112011101087 Pembimbing: dr. Bagas Kumoro, Sp.M Lab/ SMF Ilmu Kesehatan Mata RSD Dr. Soebandi Jember 2016 LAPORAN KASUS ODS Katarak Senilis Imature

Upload: galuhica

Post on 13-Apr-2016

432 views

Category:

Documents


11 download

DESCRIPTION

Lapsus Mata ODS Katarak Senilis Imatur

TRANSCRIPT

Oleh :Galuh Dharanindya Ica Manohara

112011101087Pembimbing:

dr. Bagas Kumoro, Sp.MLab/ SMF Ilmu Kesehatan Mata

RSD Dr. Soebandi Jember2016

LAPORAN KASUS

ODS Katarak Senilis Imature

IDENTITAS PASIENNama : Tn. MUmur : 67 thJenis Kelamin : Laki-lakiPekerjaan : PetaniSuku : JawaAgama : IslamNo. RM : 112731Alamat : Padomasan- Jombang- JemberTgl Pemeriksaan : 18 Februari 2016

ANAMNESIS Keluhan Utama:

Penglihatan kabur.

Riwayat Penyakit Sekarang: Pasien mengeluhkan penglihatan kedua matanya

kabur sejak 3 bulan yang lalu. Pasien merasakan mata kanan terasa kabur terlebih dahulu, kemudian disusul dengan mata kiri sejak kira-kira 2 bulan yang lalu. Pasien merasakan penglihatannya kabur secara perlahan-lahan.

Pasien merasa silau bila berada di tempat terang. Mata tidak terasa pegal, tidak merah, tidak berair, tidak nyeri, namun kadang-kadang terasa kering. Pasien tidak pernah mempunyai riwayat trauma pada kedua matanya. Pasien mengaku tidak sering menderita sakit mata ataupun memakai obat tetes mata sebelumnya.

ANAMNESIS Riwayat Penyakit Dahulu:

Riwayat Trauma Mata (-) Riwayat Penyakit mata sebelumnya (-) Riwayat Pemakaian Kacamata (-) Riwayat Hipertensi (-) Riwayat Diabetes Mellitus (-)

Riwayat Penyakit Keluarga:Tidak ada keluarga yang mempunyai keluhan yang sama dengan penderita.

Riwayat Pemberian Obat:Pasien tidak pernah menggunakan obat mata.

STATUS GENERALISKeadaan umum : Baik Kesadaran : Compos MentisTdekanan darah : 120/70 mmHgNadi : 82 x/ menitSuhu aksila : 36.8°CPernafasan : 19 x/ menit

STATUS OFTALMOLOGI

OD OS

Visus 2/60 1/60

Uji pinhole Tdl Tdl

Koreksi Refraksi Tdl Tdl

TIO 16,5 mmHg 17,3 mmHg

Palpebra edema (-) edema (-)

Konjungtiva hiperemi (-) hiperemi (-)

Sklera putih Putih

Kornea Jernih, cincinputih keabuan yang melingkari kornea (+)

Jernih, cincinputih keabuan yang melingkari kornea (+)

BMD Dangkal Dangkal

Iris Coklat, radier Coklat, radier

Pupil leukokorea (+), RC (+), diameter 3 mm, isokor,

reguler

leukokorea (+), RC (+) diameter 3 mm, isokor,

reguler

Lensa Agak keruh Agak keruh

PRE MIDRIASIL

OD OSPRE MIDRIASIL

STATUS OFTALMOLOGI

OD OSVisus 2/60 1/60

Pupil leukokorea (+), diameter 6 mm, isokor,

reguler

leukokorea (+), diameter 6 mm, isokor, reguler

Lensa keruh sebagian keruh sebagian

Iris shadow

+ +

Fundus reflex

+ (bayangan hitam pada bagian inferior

dgn latar jingga)

+ (bayangan hitam pada bagian inferior

dgn latar jingga)

POST MIDRIASIL

OD OS

POST MIDRIASIL

RESUMEPasien Tn. M, 67 tahun, mengeluhkan penglihatannya kabur sejak 3 bulan yang lalu. Pasien merasakan mata kanan terasa kabur terlebih dahulu dibanding mata kiri dan silau bila berada di tempat terang. Mata tidak terasa pegal, tidak merah, tidak berair, tidak nyeri, namun kadang-kadang terasa kering. Riwayat trauma dan pengobatan disangkal.Status Oftalmologi:Pre midriasilVOD 2/60, VOS 1/60, pupil ODS leukokorhea (+) diameter 3 mm RC (+), lensa ODS keruh, TOD:16,5 mmHg, TOS 17,3 mmHg.Post MidriasilVOD 2/60, VOS 1/60, lensa keruh sebagian pada ODS, iris shadow ODS +/+, fundus reflex ODS +/+.

DIAGNOSISODS Katarak Senilis Imatur

DIAGNOSIS BANDINGODS Katarak Senilis MaturODS Katarak Komplikata

PENATALAKSANAANPro ODS ECCE + IOL

PROGNOSISdubia ad bonam

POA DIAGNOSISSlit lamp ODSFunduskopi ODS

POA TERAPI Slit lamp

› Untuk mengetahui adanya kelainan pada segmen anterior (kornea, BMD, iris, pupil, lensa).

› Melihat derajat kekeruhan lensa agar dapat diterapi sesuai indikasi.

Funduskopi › Kelainan segmen posterior

POA EDUKASI Menjelaskan kepada pasien bahwa kedua matanya menderita

katarak atau kekeruhan lensa yang diakibatkan proses penuaan. Pengobatan katarak satu-satunya dengan operasi katarak. Gangguan penglihatan pada mata pasien disebabkan adanya

lensa yang keruh, terjadi bilateral tapi progesifitas kedua mata tidak sama.

Pada saat operasi berlangsung akan ditanam lensa (IOL), untuk mencegah timbulnya penglihatan ganda pasca operasi.

Bila setelah operasi tajam penglihatan masih kabur mungkin disebabkan karena adanya kelainan di belakang lensa. Untuk menegakkan diagnosa diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Diperlukan kontrol teratur untuk memantau hasil pengobatan, perjalanan penyakit, dan mendeteksi adanya komplikasi yang terjadi.

POA REHABILITASI Penggunaan kacamata baca pada mata post operasi

ECCE + IOL dengan add +3 dioptri 2-3 bulan setelah operasi.

Kontrol 1 minggu pasca operasi

TERIMA KASIH