edisi 15 desember 2012

Download Edisi 15 Desember 2012

Post on 10-Mar-2016

258 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Fakta Karawang ePaper

TRANSCRIPT

  • SABTU, 15 DESEMBER 2012

    INI bukan kisah aneh bin ajaib atau bealive or not. Tapi inilah yang terjadi di suatu kawasan di Karawang, mobil bisa bergoyang. Dahsyatnya, mobil bergoyang itu dalam keadaan terparkir, di tem-pat sepi dan gelap.

    Ceritanya, malam tadi Oyib jalan ke sebuah kawasan hunian di Karawang agak ke pinggir. Sebuah kabar dari burung yang mengantarkannya untuk datang ke lokasi itu. Kata kabar yang dibawa burung itu, di kawasan hunian tersebut ada satu area yang hampir tiap malam dipakai tempat untuk ber-ho-oh ria.

    Tentunya, di sana pun (masih menurut kabar si burung itu), ada juga unyu-unyu yang emang sen-

    gaja mangkal untuk sekedar men-emani lelaki kesepian. Berdasar-kan kabar itulah, kemidian Oyib memutuskan untuk berpetualang di kawasan tersebut.

    Waktu sudah menunjukkan jam setengah satu malam. Oyib pun sudah sampai di lokasi. Namanya Oyib, ada kabar demikian, tanpa cek ricek, langsung aja disam-banginya. Dan alangkah terke-jutnya Oyib sesampai di lokasi itu. Ternyata, unyu-unyu yang dikabarkan itu tidak ada.

    Yang Oyib jumpai hanyalah be-berapa pasangan yang sedang bergelap ria. Ada yang sam-bil duduk di rumput, ada yang duduk di jok motor, juga di dekat gorong-gorong. Namun de-

    mikian, mata Oyib terus dipasang awas. Maksudnya, ya untuk men-cari mangsa (kali aja ada yang nyasar satu cewek aja).

    Makin lama Oyib diem di lokasi, makin malam dan suhu makin dingin. Para pasangan itu juga semakin asik dan semakin hot. Tapi Oyib, malah s e m a k i n

    puyeng, stakteng ttanpa ada pe-nyaluran.

    Ah ini mah info jongklok. Kagak lagi percaya sama info dia itu. La-sutlah!

    gerutu Oyib ngomong sendiri tapi dengan nada yang pelan (soalnya kalau keras tar kedengaran dan disangka gila, tyuz para pasangan itu akhirnya bisa lari dong).

    Dalam keadaan stak-

    TERBIT 12 HALAMAN

    website : http://www.faktakarawang.comRedaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

    Ke Halaman 11

    Ke Halaman 11

    Ke Halaman 11

    Ke Halaman 11

    Ke Halaman 11

    Bukan Cuma Inul yang Bisa Goyang , Mobil juga Bisa

    KARAWANG Tanggal 14 Desember 2012 merupakan akh-ir masa kontrak pembangunan jembatan Galuh Mas. Namun pada masa dead line kemarin nampaknya cuaca malah mem-perburuk kondisi. Hujan deras yang turun sepanjang Jumat (14/12), terpaksa menghentikan aktifitas pekerjaan pembangu-nan jembatan tersebut.

    Habisnya masa kontrak pem-bangunan jembatan Galuh Mas

    ini memang tidak membuat pekerjaannya tidak bisa dilanjut-kan. Seperti yang dikatakan PPTK Proyek pembangunan jembatan ini, Rusman Kusnadi, bahwa setelah habisnya masa kontrak masih dapat delakukan kegiatan pekerjaan pembangunan selama 50 hari. Diman 50 hari ini meru-pakan masa denda yang tercan-tum dalam kontrak kerja rekanan dengan Dinas BMP.

    Namun tahap pembangunan

    yang belum bisa menembus angka 30 % ini masih mempu-nyai kendala. Rangka baja yang hinga, Jumat (14/12), tidak juga datang, serta cuaca buruk bisa menyebabkan tidak selesainya pembangunan jembatan ini.

    Seperti hasil pantauan Fakta Karawang, kemarin, saat hujan turun, aktifitas pekerjaan lang-sung terhenti. Sehingga bukan tidak mungkin hujan akan terus

    GAUL sih boleh. Tapi jangan sampai jadi korban pergaulan. Soalnya jika menjadi korban pergaulan, maka itu akan beraki-bat buruk.

    Itulah penggalan kalimat yang dilon-tarkan gadis ber-nama Mayang Kania Sari. Siswi kelas XI sebuah SMA negeri di Karawang ini, ternyata pandai dalam hal ber-bicara. Maklum, dia kan pernah menjadi juara kedua lomba pi-dato antar SMP ke-tika dirinya masih di bangku SMP.

    Semua orang pasti bisa ngomong dan pandai bicara lah. Kan sama Allah dikasih mulut buat bi-cara, ujarnya kepa-da Fakta Karawang, Jumat (14/12), saat dipuji soal kepan-daiannya dalam hal menguntai kata.

    Pengen Sehebat Grace

    PEKERJAAN BMP GAGAL

    KARAWANG Menjadi seorang pengu-saha seringkali dipandang sulit. Pasalnya banyak tahap yang harus dilewati untuk mencapai usaha apa yang diinginkan. Interpreneur Mild, inilah cara mudah dalam belajar mejadi seorang pengu-saha.

    Melalui acara berkonsep Mild Talk In (pembicaraan yang lebih ringan), sebuah perusahaan rokok nasional menggelar acara Interpreneur Mild, Jumat (14/12) malam di sebuah rumah makan di Kara-

    wang.Dalam acara yang dihadiri oleh ban-

    yak pengusaha muda di Karawang ini, si pembicara menularkan cara pandang untuk mengubah seseorang dari pen-didikan mahal menjadi sebuah pendidi-kan murah dan bisa dilakukan di mana saja.

    Ita Sembiring, penyelenggara Mild Talk In mengatakan, suasana dalam belajar pun dapat mempengaruhi sejauh mana

    Dari Interpreneur Mild

    Jadi Pengusaha Tidak Sulit

    BANDUNG - Gubernur sekaligus Cagub Jabar Ahmad Heryawan, men-coba fair dalam tahapan Pilgub 2013. Untuk itu ia memutuskan menghilang-kan tayangan dirinya pada iklan layanan masyarakat (ILM) yang sempat dikritk sejumlah pihak baru-baru ini. Alhasil, iklan betema potensi wisata Jabar itu hanya dibintangi aktor komedian Sule. Padahal, pada tayangan sebelumnya, Ia juga muncul sebagai bintang iklan di detik-detik terakhir iklan. Langkah tersebut juga ditempuh Heryawan untuk menghindari polemik berepanjangan.

    Gambar Gubernur Jabar sudah dihi-langkan. Saya tidak tampil lagi di sana (Iklan-red), katanya menegaskan soal revisi iklan tersebut, kemarin. Lebih jauh Ia memaparkan, keputusannya

    memperbaiki iklan pariwisata itu, dila-tarbelakangi komitmen dirinya sebagai salah satu cagub agar pelaksanaan pesta demokrasi Jabar bisa berjalan lancar. Cagub yang diusung PKS, PPP dan Ha-nura ini berjanji tidak akan menempuh cara-cara negatif untuk memenangkan Pilgub. Kami ingin proses Pilgub ber-langsung fair di antara para pasangan cagub-cawagub. Walaupun sebenarnya tidak ada pelanggaran dalam iklan itu, tandas gubernur.

    Ia juga menjelaskan, selama penayan-gan iklan itu, banyak pelaku industri pariwisata di Jabar yang berterima kasih, karena tayangan promosi wisata Jabar di televisi nasional tersebut, berhasil men-ingkatkan jumlah wisatawan. Beberapa

    Ingin Fair, Iklan Heryawan Hilang

    foto: ist

    KETERANGAN PERS. Gubernur Ahmad Heryawan sedang memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan, terkait dengan penurunan iklannya.

    foto: zaelani ardika

    TALK IN MILD: Alvin saat menjadi pembicara dalam acara Talk In Mild yang digelar di Karawang.

    foto-foto: zaelani ardika

    BELUM KELAR. Proyek Jembatan Galuh Mas yang tak kunjung kelar. Proyek bernilai 8,6 miliar rupiah ini, terkesan mubajir.

    Jembatan Galuh Mas tidak Selesai

  • SABTU, 15 DESEMBER 2012 2

    cmyk

    Tuntut KejelasanPenggelembunganSuara

    JATISARI Puluhan massaDesa Situdam menggerudukKantor Kecamatan Jatisari, Ju-mat (14/12) kemarin. Kedata-ngan massa calon Kepala Desaini untuk meminta kejelasanterkait dugaan penggelembu-ngan suara untuk salah satu ca-lon kades yang belum ditangga-

    pi pihak panitia dan pihak desa.Informasi dihimpun, tuntutan

    massa muncul setelah mendugaada kecurangan saat pihak pa-nitia Pilkades melakukan taha-pan penghitungan suara. Parapendukung ini menuding peng-hitungan suara akumulasi tidaksesuai dengan hasil akhir.

    Pasalnya, hitungan suara ma-suk dari keseluruhan sebanyak2.872, namun diakhir penghi-tungan malah terjadi perubahansebanyak 2.979. "Saya menan-datangani sendiri, dan saya tahu

    betul jumlah suara keseluruhandi sini berapa, selisih laki lakisekian suara, dan perempuansekian suara, begitupun sayamengetahui berapa jumlah sua-ra yang tidak masuk berapa.Tapi, setelah penghitungan tern-yata jumlah terakhir yang ter-catat sebanyak 2.979 suara. Inikan jelas, ada dugaan pengge-lembungan, kata Jejen, salahsatu calon yang merasa dirugi-kan dari Desa Situdam kepadaFakta Karawang, kemarin.

    Anehnya, lanjut Jejen, ketika

    dugaan kecurangan ini dikon-frontir pihaknya dengan me-minta kembali membuka suratpernyataan yang telah disepa-kati sebelumnya bersama pihakcalon kades, panitia Pilkadesdan Asda I Setda Pemkab Ka-rawang, namun tanpa ada pen-jelasan sekonyong-konyongsurat pernyataan tersebut takbisa diperlihatkan. Padahal,sambungnya lagi, dalam suratpernyataan itu termuat keab-sahan mengenai berapa jumlahsuara yang diperebutkan, se-

    hingga akan menguak tabir ke-benaran atas tudingan pengge-lembungan ini bisa dibenarkanatau tidak.

    Ini yang janggal? ketika kamimeminta diperlihatkan isi suratpernyataan, ternyata panitia cu-ma membalasnya dengan geleng geleng kepala saja. Termasukjuga salah satu calon lain atasnama Iwan, juga Cuma bisa ge-lenggeleng kepala. Begitupunpihak Asda I cuma bilang ini su-dah sesuai perbup. Ini yang me-munculkan kesan ganjil dalam

    Pildes di Situdam, bebernya.Untuk itu, tambah Jejen, pihak-

    nya tidak akan berhenti mem-perjuangkan apa yang diyaki-ninya saat ini. Tidak tanggung-tanggung, Jejen bahkan sudahmerencanakan demi hak akanmeneruskankasus tersebut kemeja hijau. Makanya saya akanmemperjuangkan terus apa ya-ng menjadi hak saya ini, sayamencari keadilan, kita liat sajananti di pengadilan untuk pem-buktian siapakan pihak yangbenar dan siapa pihak yang

    salah, tuhan maha tahu dan ma-ha menetukan, katanya.

    Selain itu, terkait kasus ini Ia punmengaku telah melaporkan ka-sus ini ke Komisi A DPRD Kara-wang, Kejari Karawang, Penga-dilan Negeri Karawang dan Pol-sek Jatisari. Sementara atas aksitersebut, pihak Camat Jatisariterkesan lempar tangan karenatak ada di tempat dan terkesanmenghindari pertemuan denganrombongan massa. Bahkan, se-panjang aksi itu Kantor Keca-matan Jatisari tampak sepi. (dpn)

    Massa Calon Kades Geruduk Kantor Camat

    ADILI PANITIA :Satu orangmassa salah satupendukung calonPilkades dariDesa Situdammembawa kartonbertuliskan adilipanitia saatmenggerudukkantorKecamatanJatisari Jumat(14/12) kemarin.Mereka da