anatomi fisiologi dan pemeriksaan telinga wiyan

Download ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

Post on 22-Feb-2018

235 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    1/57

    PATOFISIOLOGI PENYAKIT HIDUNG DAN SINUS PARANASAL

    Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu THT KL

    RST Tingkat II !r" S#e!$#n# %agelang

    !i&u&un #le' (

    An!'ika Tatag Pra'ara

    )*"+**",-+.

    Pem/im/ing(

    K#l#nel 0K% !r" Bu!i 1irant# Sp"THT KL

    FAKULTAS KEDOKTERAN

    UNI2ERSITAS ISLA% SULTAN AGUNG SE%ARANG

    +)*3

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    2/57

    LE%BAR PENGESAHAN

    PATOFISIOLOGI PENYAKIT HIDUNG DAN SINUS PARANASAL

    Kepaniteraan Klinik Bagian THT KL

    RST Tingkat II !r" S#e!$#n# %agelang

    #le' (

    An!'ika Tatag Pra'ara

    )*"+**",-+.

    Magelang, Juli 2015

    Telah dibimbing dan disahkan oleh,

    Pembimbing,

    K#l#nel 0K% !r" Bu!i 1irant#4 Sp"THT KL

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    3/57

    PATOFISIOLOGI HIDUNG

    Dalam makala' tut#rial klinik kali ini akan !i/a'a& mengenai pen5akit pen5akit pa!a

    'i!ung &e&uai SKDI +)*+4 meliputi(

    *" Epi&tak&i& .A

    +" Furunkel pa!a 'i!ung .A

    -" R'initi& akut .A

    ." R'initi& alergi .A

    3" R'initi& 6am#t#r .A

    *" EPISTAKSIS

    a" De7ini&i

    Keluarnya darah dari cavum nasi. E is!aksis meru akan sua!u ge"ala dan bukan sua!u

    enyaki!.

    /" Eti#l#gi

    *" Kelainan l#kal

    o Trauma

    #en!uran, mengorek hidung, bersin, mengeluarkan ingus !eralu kua!, !erkena

    ukulan, "a!uh, kecelakaan, !erkena benda !a"am, a!au !rauma embedahan da a!

    men"adi enyebab$ enyebab !rauma!ic yang menimbulkan e is!aksis.

    o Kelainan anat#mi

    Kelainan se !um nasi beru a s ina se !i yang !a"am da a! melukai hidung sendiri

    dan menimbulkan e is!aksis.

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    4/57

    o Kelainan pem/ulu' !ara'

    %eringkali kongeni!al karena embuluh darah yang lebih !i is dan "aringan ika!nya

    sediki!

    o In7ek&i l#kal

    &a a! !er"adi ada rhini!is a!au sinusi!is a!au in'eksi s esi'ik se er!i rhini!is "amur,

    !uberkulosis, lu us, si'ilis a!au le ra.

    o Ben!a a&&ing

    o Pengaru' u!ara lingkungan

    o Tum#r

    E is!aksis da a! !imbul ada hemangioma dan karsinom. E is!aksis bera! !er"adi

    ada angio'ibroma.

    +" Kelainan &i&temik

    o Pen5akit kar!i#6a&kular

    (i er!ensi da a! menyebabkan e is!aksis yang seringkali bera!. Penyaki! sis!emik

    lain da a! ber a ar!eriosklerosis, ne'ri!is kronik, sirosis he a!is, a!au diabe!ea

    melli!us.

    o Kelainan !ara' 8tr#m/#&it#penia4 'em#7ilia9

    Kelainan darah yang menyebabkan e is!aksis e is!aksis an!ara lain leukemia,

    !rombosi!o enia, hemo'ilia a!au anemia.

    o In7ek&i &i&temik

    &emam berdarah, demam !i'oid, in'luen)a, dan mobile sering menyebabkan

    e is!aksis.

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    5/57

    o Peru/a'an tekanan atm#&7ir

    E is!aksis ringan sering !er"adi ke!ika cuaca sanga! dingin a!au kering.

    o Peru/a'an '#rm#nal

    *ani!a hamil dan meno ause da a! mengalami e is!aksis karena erubahan

    hormonal.

    o Kelainan k#ngenital

    Telangiek!asis hemoragik heredi!er dan +on *illebrand &isease da a! men"adi

    enyebab e is!aksis

    :" Pat#gene&i&

    %umber erdarahan

    - e is!aksis an!erior

    &ari leksus Kiesselbach di se !um bagian an!erior a!au dari e!hmoidal an!erior.

    Perdarahan ada se !um an!erior biasanya ringan karena keadaan mukosa yang

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    6/57

    hi eremis a!au kebiasaan mengorek hidung. Kebanyakan !er"adi ada anak,

    berulang dan bisa berhen!i sendiri.

    - e is!aksis os!erior

    &ari ar!eri e!hmoidalis os!erior a!au ar!eri s'eno ala!ina. Perdarahan biasanya

    lebih heba! dan "arang berhen!i sendiri, sering di!emukan ada asien dengan

    enderi!a kardiovaskuler.

    !" Diagn#&a

    -namnesis

    $ i/aya! erdarahan sebelumnya

    $ okasi erdarahan, a akah bila asien duduk !egak darah mengalir ke !enggorok

    os!erior a!aukah keluar dari hidung de an

    $ ama erdarahan dan 'rekuensinya

    $ Kecenderungan erdarahan

    $ i/aya! gangguan erdarahan dalam keluarga

    $ i/aya! enyaki! lain hi er!ensi, diabe!es, enyaki! ha!i,"an!ung,dll

    $ i/aya! enggunaan oba!$oba!an an!ikoagulan, 3%-4&, 'enilbu!a)on,dll

    $ i/aya! !rauma !eru!ama ada hidung

    Pemeriksaan 'isik

    $ +i!al sign

    $ hinosko i an!erior$ os!erior

    Pemeriksaan enun"ang

    $ Pemeriksaan lab darah lengka , ha usan darah,'aal hemos!asis, !es 'ungsi ha!i, !es

    'ungsi gin"al,dll

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    7/57

    $ adiologi $ ho!o, 6T scan, M 4 berkai!an dengan !rauma dan enyaki! lain

    e" Tatalak&ana

    - prin&ip utama penatalak&anaan epi&tak&i&

    1. Menghen!ikan erdarahan

    2. Mencegah kom likasi

    7. Mencegah berulangnya e is!aksis

    Menghen!ikan Perdarahan

    Jika seorang asien dengan e is!aksisa da!ang, maka asien harus di eriksa dalam

    osisi duduk, sedangkan kalau sudah !erlalu lemah, dengan mele!akkan ban!al di

    belakang unggungnya, kecuali bila sudah dalam keadaan syok.

    &engan ban!uan ala! engisa un!uk membersihkan hidung dari bekuan darah,

    dicari sumber erdarahan. Menekan ala nasi selama 5$15 meni!, un!uk e is!aksis

    ada leksus Kiesselbach akan berhen!i a!au se!idaknya berkurang.

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    8/57

    Menghen!ikan erdarahan secara ak!i', se er!i kaus!ik dan emasangan !am on,

    lebih baik dari ada emberian oba! hemos!a!ik sambil menunggu e is!aksis

    berhen!i dengan sendirinya.

    Pasang !am on semen!ara yai!u ka as yang !elah dibasahi dengan adrenalin 185000$

    1810.000 dan an!ocain8lidocain 29 dimasukkan ke dalam rongga hidung un!uk

    menghen!ikan erdarahan mengurangi rasa nyeri ada saa! dilakukan !indakan

    selan"u!nya. Tam on i!u dibiarkan selama 10$15 meni!. %e!elah !er"adi vasokon!riksi

    biasanya da a! diliha! a akah erdarahan berasal dari bagian an!erior a!au os!erior

    hidung. Perdarahan an!erior

    #ila sumber erdarahan da a! !erliha!,!em a! asal erdarahan dikaus!ik dengan

    laru!an 3i!ras -rgen!i -g3: 7 20$709. %esudahnya area !ersebu! diberi krim

    an!ibio!ik gel me!ronida)ole .

    #ila dengan cara ini erdarahan masih !erus berlangsung, maka di erlukan

    emasangan !am on an!erior, yai!u ka as a!au kain kasa yang diberi vaselin a!au

    sale an!ibio!ik. ;ang dimasukkan melalui nares an!erior. Tam on yang di asang

    ini harus da a! menekan !em a! asal erdarahan. Tam on ini da a! di er!ahankan

    selama 1

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    9/57

    =n!uk menanggulangi erdarahan os!erior dilakukan emasangan !am on

    os!erior yang disebu! !am on #elloc>. Tam on ini harus !e a! menu!u koana

    nares os!erior . Pada !am on belloc> !erda a! 7 buah benang, yai!u 2 buah ada

    sa!u osisi dan sebuah benang ada sisi lainnya.

    =n!uk memasang !am on os!erior ka!e!er kare! dimasukkan melalui nares an!erior

    sam ai !am ak di oro'aring lalu di!arik keluar melalui mulu!. ="ng ka!e!er

    kemudian diika!kan ada 2 buah benang !am on belloc> kemudian ka!e!er i!u

    di!arik keluar melalui hidung. Kedua u"ung benang yang sudah keluar melalui nares

    an!erior kemudian di!arik dan dengan ban!uan !angan, !am on i!u dile!akkan dinaso'aring. Jika diangga erlu bila masih !am ak erdarahan keluar dari rongga

    hidung, maka da a! ula dimasukkan !am on an!erior kedalam nares ar!erio/.

    Kedua benang yang keluar dari nares ar!erior i!u kemudian diika! ada sebuah kain

    kasa dide an lubang hidung su aya !am on yang !erle!ak di nasi'aring !idka

    bergerak. #enang yang sehelai ada sisi lain dari !am on belloc> i!u diika!kan ada

    i i asien. ?unanya ialah un!uk mengeluarkan !am on ke luar melalui mulu!

    se!elah 2$7 hari.

    %ebagai enggan!i !am on os!erior di akai "uga ka!e!er @oley dengan balon. Pada

    e is!asis bera! dan berulang yang !idak da a! dia!asi dengan emasangan !am on

    an!erior mau un os!erior dilakukan ligasi ar!eri.

    igasi a.e!moid os!erior dan a.s'eno ala!ina da a! dilakukan dengan

    membua! saya!an di deka! kan!us medialis. Pembuluh darah !ersebu! di dinding

    media orbi!a. igasi a. Maksila in!erna yang !erle!ak di 'osa !erogomaksila da a!

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    10/57

    dilakukan melalui o erasi 6ald/ell < uc dan kemudian mengangka! dinding

    os!erior sinus maksilla.

    7" K#mplika&i

    Kom likasi da a! !er"adi karena roses e is!aksis a!au karena roses usaha

    enanggulangan e is!aksis sendiri.

    o -s irasi darah ke saluran na as

    o %yok

    o -nemia

    o Tekanan darah menurun hi oksia iskemia serebri insu'isiensi koroner in'ark

    miokard kema!ian

    o 4n'eksi

    o Pemasangan !am on rhinosinusi!is o!i!is media

    o %e !icemia

    o (emo!im anum

    o -ir ma!a berdarah

  • 7/24/2019 ANATOMI Fisiologi Dan Pemeriksaan Telinga Wiyan

    11/57

    o aserasi ala!um molle karena emasangan !am on belloc>

    g" Pen:ega'an

    &icari enyebab e is!aksis dengan emeriksaan enun"ang.

    +" FURUNKEL HIDUNG

    a" De7ini&i

    @urunkel adalah eradangan ada 'olikel rambu! dan "aringan subku!an seki!arnya.

    @urunkel da a! !erben!uk ada lebih dari sa!u !em a!. Jika lebih dari sa!u