1. anatomi dan fisiologi 2. sel, jaringan, otot

of 43 /43
PENDAHULUAN ANATOMI : Ilmu yang mempelajari struktur dan hubungan antara bagian-bagian tubuh FISIOLOGI : Ilmu yang mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh dan tubuh secara keseluruhan Cabang-cabang anatomi fisiologi : Histologi, sitologi, neurofisiologi

Author: hadryhani

Post on 16-Jan-2016

282 views

Category:

Documents


8 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

iiiiiiiiiiiiiiiiiinnn

TRANSCRIPT

  • PENDAHULUANANATOMI : Ilmu yang mempelajari struktur dan hubungan antara bagian-bagian tubuhFISIOLOGI : Ilmu yang mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh dan tubuh secara keseluruhanCabang-cabang anatomi fisiologi : Histologi, sitologi, neurofisiologi

  • ORGANISASI DALAM SISTEM KEHIDUPANSELJARINGAN ORGANSISTEM ORGANORGANISME

  • SELUnit fungsional terkecil yang membangun seluruh kehidupanTerdiri dariMembran selSitoplasmaInti

  • SEL TERDIRI DARI 3 BAGIAN :

  • Gambar sel

  • MEMBRAN SEL

  • Fungsi membran selmelindungi isi selmempertahankan isi sel, mengatur lalulintas molekul-molekul, membran plasma bersifat selektif permeabel

  • KOMPOSISI KIMIA DARI MEMBRANE

    LipidProteinKarbohidrat

  • MEMBRAN SEL

  • INTI SEL

  • INTI

  • Nucleus (inti)Struktur :DNA dan protein khusus yang dibungkus oleh sebuah membran berlapis ganda.Fungsi :Pusat pengaturan sel, menyimpan informasi genetic, menyediakan kode-kode untuk mensintesis protein structural dan enzimatik yang menentukan sifat spesifik sel, untuk replikasi sel

  • SITOPLASMA

  • Sitoplasma : Bagian interior sel yang tidak ditempati oleh nucleus. Sitoplasma mengandung sejumlah struktur tersendiri, yang sangat terorganisasi. Komponen dalam sitoplasma meliputi : Organel, mikrofilamen, mikrotubulus, sentriol, silia, dan flagella.

  • A. MITOKONDRIAOrganel energy atau pembangkit tenaga sel. Organel ini mengambil energy dari zat-zat gizi dalam makanan dan mengubahnya menjadi suatu bentuk yang dapat digunakan untuk menjalankan aktivitas sel.

  • A. MITOKONDRIAStrukturTampak seperti batang atau filament yang bergerak dengan konstan dalam sebuah sel hidup.Terdiri dari membran terluar halus dan membran terdalam yang mempunyai lipatan yang disebut Krista.Ruang antar Krista dipenuhi matriks, yang berisi protein, DNA, RNA, dan ribosom

  • A. MITOKONDRIAFungsinya :Pembangkit tenaga sel karena fungsi terpentingnya adalah memproduksi energy dalam bentuk ATPEnergy yang dihasilkan dari penguraian nutrient seperti glukosa, asam amino, dan asam lemak.Enzim yang dibutuhkan untuk melepas energy secara kimia, terlokalisasi dalam matriks mitokondria dan partikel kecil pada krista.

  • B. RIBOSOMStrukturGranula kecil berwarna hitam (diameter 25 nm), yang tersusun dari RNA ribosomal dan hamper 80 jenis proteinRibosom ditemukan sebagai granula individual atau dalam kelompok disebut poliribosomBisa bebas dalam sitoplasma (ribosom bebas) atau melekat pada membran reticulum endoplasma.Fungsi Tempat sintesis proteinRibosom bebas terlibat dalam sentesis protein untuk dipakai sel itu sendiri.

  • C. RETIKULUM ENDOPLASMAStrukturJaringan membranosa yang luas dan kontinu, terdiri dari tubulus berisi cairan dan kantung gepeng, sebagian ditaburi ribosomAda 2 jenis RE : reticulum endoplasma kasar (granular), yang membrannya memiliki ribosom. Dan reticulum endoplasma halus (agranular), yang tidak memiliki ribosom.

  • C. RETIKULUM ENDOPLASMAFungsiRE merupakan tempat utama sintesis produk sel dan juga berperan dalam transport dan penyimpanannya.RE kasar menonjol dalam sel, terlibat dalam sintesis dan pelepasan berbagai protein baru ke dalam lumen RE. Dinding membranosa juga mengandung enzim-enzim yang penting untuk sintesis hamper semua lipid yang dibutuhkan untuk membuat membran baru.RE halus banyak ditemukan di sel-sel yang mengkhususkan diri dalam metabolism lipid, misalnya sel-sel yang mengeluarkan hormone steroid.pada sel hati RE halus, mengandung enzim yang berperan dalam detoksifikasi berbagai bahan berbahaya yang diproduksi di dalam tubuh sebagai hasil metabolism atau bahan-bahan yang masuk ke dalam tubuh dari luar dalam bentuk obat atau senyawa asing.Pada sel otot, dikenal sebagai reticulum sarkoplasma yang menyimpan kalsium dan berperan penting dalam proses kontraksi otot.

  • D. KOMPLEKS GOLGIKompleks golgi berhubungan erat dengan RE. terdiri dari kantung gepeng, sedikit melengkung, dan terbungkus membran yang bertumpuk-tumpuk membentuk lapisan-lapisan.

  • D. KOMPLEKS GOLGIBahan-bahan mentah yang baru disintesis bergerak bergerak dari RE melalui pembentukan vesikel menelusuri lapisan-lapisan tumpukan Golgi, tempat berlangsungnya dua fungsi yang saling berkaitan :Pengolahan bahan mentah menjadi produk akhir. Di dalam kompleks Golgi, protein kasar dari RE dimodifikasi menjadi bentuk akhirnya, sebagian besar melalui penyesuaian-penyesuaian pada gula yang melekat ke protein. Jalur-jalur biokimiawi yang dilalui oleh protein selama proses perjalanannya menelusuri kompleks Golgi adalah jalur yang terperinci, kompleks, telah diprogram secara cermat, dan spesifik untuk tiap-tiap produk akhir.Menyortir dan mengarahkan produk akhir ke tujuan sebenarnya. Kompleks Golgi bertanggung jawab untuk menyortir dan memisahkan berbagai jenis produk sesuai dengan fungsi dan tujuannya yaitu molekul-molekul yang diarahkan untuk disekresikan ke bagian luar, molekul-molekul yang akan menjadi bagian dari membran plasma, dan molekul-molekul yang akan bergabung ke dalam organel lain.

  • E. LISOSOMLisosom adalah kantung terbungkus memban yang mengandung enzim-enzim hidrolitik kuat yang mampu mencerna dan dengan demikian, menyingkirkan berbagai sisa sel dan benda asing yang tidak diinginkan, seperti bakteri yang masuk ke dalam sel. Dengan demikian, lisosom berfungsi sebagai system pencernaan intrasel.

  • E. LISOSOMBahan ekstrasel yang akan dihancurkan oleh enzim-enzim lisosom dibawa ke bagian dalam sel melalui proses endositosis (endo berarti di dalam)Sebagian kecil sel, terutama sel darah putih, melakukan bentuk khusus endositosis yang disebut fagositosis.Enzim-enzim hidrolitik umumnya menguraikan bahan yang ditelan menjadi produk-produk seperti asam amino, glukosa, dan asam lemak yang dapat digunakan oleh sel. Produk-produk berukuran kecil ini siap menembus membran lisosom untuk masuk ke dalam sitoplasma untuk digunakan kemudian.Biasanya bahan-bahan yang tidak tercerna yang tertinggal di dalam badan residual akhirnya dikeluarkan dari sel melalui proses eksositosis.Lisosom juga dapat bergabung dengan organel-organel yang sudah tua atau rusak untuk menyingkirkan bagian-bagian sel yang tidak berguna.Lisosom akan pecah dan melepaskan enzim-enzim destruktifnya ke dalam sitosol, sehingga sel mencerna dirinya sampai tuntas.Pada keadaan tertentu, lisosom menyebabkan penghancuran diri sel sel sehat secara sengaja.Lisosom juga berperan penting dalam regresi jaringan.Mekanisme yang mengontrol aktivitas lisosom dalam keadaan-keadaan tersebut belum diketahui.

  • F. PEROKSISOMPeroksisom serupa dengan lisosom, yaitu sama-sama merupakan kantung yang mengandung enzim-enzim. Namun tidak seperti lisosom, yang mengandung enzim-enzim hidrolitik, peroksisom menyimpan beberapa enzim oksidatif kuat dan mengandung sebagian besar katalase sel.

  • JARINGAN

  • JARINGAN OTOT

  • JARINGAN OTOT

  • KONTRAKTILITAS Kemampuan otot untuk menegang atau memendekEKSTENSIBILITAS Kemampuan otot untuk memanjang bila otot mendapat gaya tarikELASTISITAS Kemampuan otot untuk kembali kepada bentuk dan ukuran semula setelah mengalami pemanjangan ataupun pemendekanIRITABILITAS Kemampuan otot untuk memberi tanggapan atau respon bila otot diberi rangsangan

  • JARINGAN SARAF

  • JARINGAN SARAF Terdiri dari sel-sel saraf (neuron) yang berfungsi khusus menghasilkan dan menyalurkan impuls listrik. Impuls listrik ini berfungsi sebagai sinyal untuk menyampaikan informasi dari satu bagian tubuh kebagian lain. Neuron tersusun atas :a. Badan sel mengatur fungsi neuronb. Akson membawa impuls menjauhi badan selc. Dendrit membawa impuls menuju badan sel

  • JARINGAN EPITEL

  • JARINGAN EPITELTerdiri dari sel-sel yang berfungsi khusus mempertukarkan zat-zat antara sel dan lingkungannya. Tipe jaringan epitela. Epitel selapis gepeng (1 lapis sel)- Terdapat pada alveoli paru yang memungkinkan difusi gas-Terdapat di kapiler yang memungkinkan pertukaran nutrien, gas dan produk sisa, Pada bagian yang amat halus untuk mencegah pembekuan darah yang tidk normal.

  • b. Epitel gepeng bertingkat (berlapis-lapis sel)- Menyusun epidermis kulit, sel permukaannya mati.- Melapisi esofagus, rongga mulut dan vagina, sel permukaannya hidup, merupakan sawar terhadap mikroba krena sel-elnya tersusun rapat.c. Epitel Transisional (sel berubah bentuk bulat gepeng-Melapisi kandung kemih ysng memungkinkan meregang tanpa merobek lapisannyad. Epitel Selapis kubus- Menyusun unit fungsional kelenjar tiroid dan saliva

  • e. Epitel selapis silindris-Melapisi lambung yang mensekresi getah lambung-Melapisi usus kecil yang mensekresi enzim dan menyerap produk akhir pencernaanf. Epitel bersilia- Melapisi trakea, rongga hidung, laring dan bronkus, yang mendorong mukus dan debu menuju faring.-Melapisi tba uterina yang mendorong ovum menuju uterus .

  • JARINGAN IKAT

  • JARINGAN IKATTipe jaringan ikat meliputi:Jaringan ikat longgar- Pada bagian subkutan menghubungkan kulit dengan otot,-Pada membran mukosa sel darah putih membunuh patogen2. Jaringan adiposa-Pada bagian subkutan, menyimpan kelebihan lemak-Di sekitar mata dan ginjal sebagai bantalan

  • 3. Jaringan Fibrosa-Pada tendon dan ligamen (teratur), kuat sehingga dapat menggerakkan sendi-sendi-Pada dermis (tidak teratur),lapisan dalamnya yang kuat pada kulit 4. Jaringan Elastis-Pada dinding arteri besar, membantu mempertahankan tekanan darah- Disekitar alveoli paru, meningkatkan ekshalasi normal.5. Darah-Plasma sebagai transport material-Sel darah merah untuk mengangkut oksigen-Sel darah putih untuk membunuh patogen-trombosit sebagai sel darah pembeku

  • 6. Tulang-Menopang tubuh-Melindungi organ dalam dai cedera mekanik-Menyimpan kelebihan kalsium-Berisi dan melindungi sumsum tulang7. Kartilago-Pada dinding trakea, menjga jalan nafas tetap terbuka-Pada permukaan sndi tulang,lunak untuk mencegah gesekan-Pada ujung hidung dan daun telinga sebagai penopang