revolusi perancis dan revolusi rusia

Download Revolusi Perancis Dan Revolusi Rusia

Post on 11-Jul-2015

623 views

Category:

Documents

25 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Kata PengantarDengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan petunjuk-Nya,sehingga makalah ini dapat kami selesaikan dengan baik. Dalam makalah ini kami menyajikan uraian tentang Sejarah Revolusi Perancis dan Revolusi Rusia. Hal ini merupakan suatu pokok kajian yang penting mengingat bahwa peristiwa-peristiwa yang dibahas inilah yang menjadi dasar dan landasan dari berdirinya berdirinya paham demokrasi dan liberal dewasa ini. Kami menyadari bahwa dalam penulisan ini banyak terdapat kekurangankekurangan sehingga makalah ini jauh dari kata sempurna.Oleh karena itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun akan kami terima dengan tangan taerbuka. Akhirnya kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang membantu dalam penulisan makalah ini.Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan,khususnya mahasiswa Prodi Sejarah.

Pekanbaru,Agustus 2007

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR.................................................................................... DAFTAR ISI.................................................................................................. BAB I. PENDAHULUAN.............................................................................. A.LATAR BELAKANG....................................................................... B.TUJUAN............................................................................................. C.RUANG LINGKUP........................................................................... D.METODE........................................................................................... BAB II.REVOLUSI PERANCIS.................................................................... II.1 SITUASI YANG BERKEMBANG DI EROPA. II.2 PRAKTEK ABSOLUTISME DI PRANCIS...... II.3.SEBAB TERJADINYA REVOLUSI.. II.4.REVOLUSI PERANCIS. II.5 AKIBAT REVOLUSI PERANCIS............................................ BAB III.REVOLUSI RUSIA......................................................................... III.1.Revolusi Tahun 1905.................................................................... III.2.Revolusi Tahun 1917.................................................................... III.3 Tokoh-tokoh Revolusi Oktober A.Vladimir Ilyich-Ulyanov Lenin B.Lev Trotsky... BAB IV.PENUTUP. IV.1.KESIMPULAN.. IV.2 SARAN DAFTAR PUSTAKA 2 3 4 4 4 5 5 6 6 7 9 10 14 14 16 17 19 19 21 23 23 23 24

BAB I2

PENDAHULUANA.Latar Belakang Perjalanan kehidupan masyarakat dunia dari masa lampau hingga masa kini pada hakikatnya telah mewariskan berbagai peristiwa.Semua peristiwa-peristiwa tersebut diupayakan untuk terus digali,disusun dan ditulis kembali fakta-fakta nya agar menjadi suatu catatan yang berharga dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Peristiwa Revolusi Perancis dan Rusia yang dibahas dalam makalah ini memiliki makna yang penting dalam kehidupan bernegara karena memiliki muatan ideologiideologi dunia mengenai kebebasan berpikir dan pengakuan terhadap HAM yang terkandung didalamnya. Sebagai sebuah konsep,makalah yang berjudul Sejarah Revolusi Perancis dan Revolusi Rusiaini dikategorikan sebagai sejarah Eropa karena terjadi dalam ruang lingkup wilayah tertentu di benua Eropa.Oleh karena itu,kita sebagai negara yang menyadari hakekat dari sejarah gemilang suatu bangsa,hendaknya dapat menjadikan inspirasi dari kebebasan yang merupakan semangat dari kedua revolusi tersebut menjadi suatu motivasi dalam mencapai tujuan dalam hidup yang berbangsa dan bernegara sesuai Pancasila dan UUD 1945. B. Tujuan Tujuan utama dari makalah ini adalah agar kita sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah dapat mengetahui bagaimana proses terjadinya Revolusi Prancis dan Revolusi serta pengaruh-pengaruhnya terhadap perkembangan dunia modern.Selain itu tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai pemenuhan tugas akhir yang diberikan oleh dosen pembimbing Bapak Drs H.Mangara Siagian.Penulis juga berharap melalui makalah ini kita sebagai warga negara Indonesia pada umumnya serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah khususnya dapat mengambil hikmah dari perjuangan para pendahulu kita ini.

C. Ruang Lingkup

3

Ruang lingkup pembahasan dalam makalah yang kami susun ini secara alur waktunya (timeline) adalah dari kurun waktu tahun 1789 hingga tahun 11917 dan secara wilayah mencakup seluruh wilayah negara Perancis pada tahun 1799 dan kerajaan Rusia pada tahun 1917 baik daratan maupun kepulauan. D.Metode Metode pencarian data-data yang dilakukan adalah melalui studi pustaka dari buku-buku referensi yang relevan dan browsing data melalui media internet.

4

BAB II Revolusi PerancisRevolusi Perancis adalah masa dalam sejarah Perancis antara tahun 1789 dan 1799 di mana golongan demokrat dan pendukung republikanisme menjatuhkan monarki absolut di Perancis dan memaksa Gereja Katolik Roma menjalani restrukturisasi yang radikal. Meski Perancis kemudian akan berganti sistem antara republik, kekaisaran, dan monarki selama 75 tahun setelah Republik Pertama Perancis jatuh dalam kudeta yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte, revolusi ini dengan jelas mengakhiri ancien regime (Rezim Lama; merujuk kepada kekuasaan dinasti seperti Valois dan Bourbon) dan menjadi lebih penting daripada revolusi-revolusi berikutnya yang terjadi di Perancis. II.1.Keadaan Eropa sebelum Revolusi Pada abad ke 17, Niccolo Macchiavelli dalam bukunya,Il Principe meletakkan landasan-landasan monarki absolute yang kemudian mempengaruhi raja-raja di Eropa untuk membentuk kekuasaan yang mutlak..Buku Il Principe itu sendiri menjelaskan bahwa kekuasaan raja tak terbatas terhadap segala sesuatu yang mencakup negara,harta dan rakyat yang ada di wilayahnya kekuasaannya. Berikut keadaan kerajaan-kerajaan Eropa pada masa itu; a.Kaisar Frederick II (1740-1786) dari Prusia Ia becita-cita menjadikan Prusia sebagai negara terkuat di Jerman dengan menjalankan Politik Druch Blut Und Eisen (Darah Dan Besi),lalu membangun industri secara besar-besaran dengan sistem militer yang kuat. b.Tsar Peter Yang Agung (1689-1727) dari Rusia Ia mendatangkan teknisi-teknisi handal dari luar negeri untukk membangun industi dan armada perangnya dalam rangka menjalankan Politik Air Hangat terhadap Turki.Ia juga dikenal sebagai pendiri kota St.Peterburg.

5

c.Raja Charles I (1625-1649) dari Inggris Terjadi pertentangan antara kaum Parlemen dengan Raja yang menyulut Perang Saudara dengan kronologis sebagai berikut: -Perang Parlemen (Oliver Cromwell) melawan Raja Charles I (1642-1649) -Cromwell menang dan Raja Charles I dihukum mati. -Monarki dibubarkan dan Inggris menjadi Republik -Cromwell menjadi kepala negara dengan gelar Lord Protectorat. -Cromwell meninggal,terjadi pemberontakan kaum royalis lalu kerajaan di pulihkan,charles II naik tahta. -Kekuasaan parlemen semakin kuat dengan memaksa penandatanganan Bills Of Right (1689),yaitu piagam pengakuan HAM dan pembatasan kekuasaan raja.

Louis XVI,Raja Perancis dengan kekuasaaan absolut. II.2.Praktek Absolutisme di Prancis -Di mulai pada masa Cardinal Richeliu dari golongan gereja (1642-1643) yang menjadi Perdana Menteri pada masa Louis XIII (1610-1643) -Dilanjutkan oleh Cardinal Mazarin (1643-1661)

6

-Metode perdagangan merkantilisme yang dipelopori oleh Jean Baptist Colbert menjadikan Prancis makmur sehingga mampu membangun kekuatan militer yang kuat. -Lalu pada masa Louis XIV dilakukan beberapa tindakan yang mengarah pada pembentukan Negara yang absolut 1..Mengalahkan kaum Huguenots (Protestan Prancis) 2.Membubarkan dan menghapus sistem Parlemen Louis XIV berhasil menjadikan Prancis sebagai monarki absolut yang paling berhasil di Eropa dengan ciri-ciri: 1.Memerintah tanpa Undang-Undang 2.Memerintah tanpa Dewan Legislatif 3.Memerintah tanpa kepastian hukum 4.Memerintah tanpa anggaran belanja 5.Memerintah tanpa di batasi hukum Louis XIV menunjukkan bahwa seolah-olah kekuasaan raja berasal dari Tuhan (Les droit divin) sehingga tidak dapat diganggu gugat.Ia terkenal dengan semboyannya Le etate ces moi (Negara adalah saya). Penentang Absolutisme Tindakan raja,kaum bangsawan dan kaum gereja yang semena-mena membuat rakyat menderita sehingga menimbulkan pemikir-pemikir yang mempunyai gagasan yang menentang absolutisme. 1.John Locke (1632-1704) Menganjurkan dibentuknya sebuah konstitusi dengan menjadikan HAM sebagai prioritas,pemikiran ini kemudian menjadi landasan konstitusi kemedekaan Amerika Serikat. 2.Montesquieu (1689-1755)Dalam bukunya L'Esprit de Lois (The Spirits Of Law) ia menyebutkan bahwa negara ideal adalah negara yang menjalankan pemisahan kekuasaan yang dikenal dengan Trias Politica

7

Marie Antoinette,Permaisuri yang bergelar Madame Deficit 3.Jean Jacques Rousseau (1712-1778) Mengemukakan Teori du Contract Social (Perjanjian Masyarakat)dimana disebutkan bahwa manusia memiliki kesamaan derajat dan kemerdekaan berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Pemikir-pemikir ini mempengaruhi pola pikir golongan-golongan yang tertindas oleh kaum borjuis yang nantinya akan melahirkan Revolusi Perancis. II.3.Sebab-sebab terjadinya Revolusi Banyak faktor yang menyebabkan Revolusi Perancisi. Salah satu di antaranya adalah karena sikap orde lama yang terlalu kaku dalam menghadapi dunia yang berubah. Penyebab lainnya adalah karena ambisi yang berkembang dan dipengaruhi oleh Ide Pencerahan (Aufklarung) dari kaum terpelajar, kaum petani, para buruh, dan individu dari semua kelas yang merasa disakiti. Sementara revolusi berlangsung dan kekuasaan beralih dari monarki ke badan legislatif, kepentingan-kepentingan yang berbenturan dari 8

kelompok-kelompok yang semula bersekutu ini kemudian menjadi sumber konflik dan pertumpahan darah. Sebab Khusus 1.Dalam Perang Kemedekaan Amerika Serikat (1780),Prancis yang merupakan musuh bebuyutan dari Inggris mengirimkan pasukan untuk membantu Amerika di bawah pimpinan Jenderal Marquis de Lafayette,s

View more