power poin konstruksi

of 39/39
KONTRUKSI ALAT – ALAT BIMBINGAN & KONSELING

Post on 27-Jan-2017

184 views

Category:

Education

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • KONTRUKSI ALAT ALATBIMBINGAN & KONSELING

  • Suatu bangunanBentuk atau susunan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan dengan saling memberikan manfaat Mengungkapkan data data individu / kelompok untuk kepentingan Bimbingan dan konselingSebagai media awal dalam mencegah dan membantu siswa yang bermasalah

    PENGERTIAN

  • Untuk mendapatkan pengertian yang lebih luas lengkap dan mendalam tentang masing masing siswaMembantu siswa siswi untuk memperoleh pemahaman akan diri sendiriMengetahui lebih jelas dalam bidang mana saja siswa memerlukan bantuanDapat memetakan masalah masalah yang sedang dialami siswaMemberikan keterampilan konselor/ guru BK dalam merancang instrumen yang berhubungan dengan angket

    Manfaat kons Alat BK

  • 1. Daftar Riwayat Hidup Siswa2. Riwayat Pendidikan3.Taraf Prestasi4.Taraf Kemampuan intelaktual / kemampuan akademik5. Keahlian / bakat kusus6. Minat Terhadap bidang Studi dan bidang pekerjaan7. Pengalaman diluar sekolah8. Ciri-ciri kepribadian 9.Kesehatan jasmani Jenis Jenis Data BK

  • Lanjutan. Ditentukan dengan tujuan sesuai keperluan . Harus ada instruksi / petunjuk dengan jelas. Perumusan semua item harus jelas dan isinya mudah dipahami. Suatu item jangan menanyakan dua hal sekaligus / pertanyaan ganda

  • Lanjutan. Jangan menanyakan hal hal yang mempermalukan / yang mempunyai konotasi negatif.( misalnya: Ayahmu punya istri berapa ?). Perumusan item jangan mengandung sugesti( Apakah anda merasa senang belajar di sekolah ? Pertanyaan demikian cenderung jawaban ya.

  • Lanjutan. Bilamana item tertentu ada lanjutanya sebaiknya dipisahkan menjadi dua bagian. Susunan teknis perlu diperhatikan misalnya,dalam hal penggunaan huruf besar kecil dan letak ruang untuk menulis jawaban

  • Lanjutan. Suatu butir yang cara menjawabnya berbeda dengan butir lainya harus disertai instruksi yang jelas. Pengisian angket harus dilangsungkan pada waktu yang tepat. Angket dapat dikerjakan antara kelas dan antar waktu.

  • LanjutanPEMETAAN ALAT ALAT NON TES DALAM MENGKLASIFIKASI MASALAH INDIVIDU

  • LanjutanMetode dalam menjaring suatu masalah yang dialami oleh siswa siswi di sekolah digunakan angket yang sudah baku.Dengan angket inilah guru Bimbingan dan Konseling akan mendapatkan data sebagai informasi siswa- siswinya yang mempunyai masalah tertentu.Angket merupakan alat yang hampir mendekati kepastian data karena diisi oleh siswa sebagai responden itu sendiri dan menggunakan penghitungan secara kuantitatif.

  • LanjutanMacam-macam Angket yang digunakan dalam konstruksi Alat-Alat Bimbingan dan Konseling antara lain :1.Angket Problem Checklist Angket Problem Checklist adalah angket yang paling populer dan familier dikalangan Konselor BP.

  • LanjutanAngket Problem Checklist ini terdapat 120 item pernyataan yang dapat menjaring / memetakan 11 masalah siswa yaitu :Aspek masalah kesehatan ada 10 item pernyataan no.1-10

    2.Aspek masalah Ekonomi ada 10 item pernyataan no.11-203.Aspek masalah Rekreasi dan Hobi ada 10 item pernyataan no. 21-30

  • Lanjutan

    4.Aspek masalah hubungan pribadi ada 10 item pernyataan no. 31-40 5.Aspek masalah Agama dan moral ada 10 item pernyataan no.41-506.Aspek masalah Kehidupan keluarga ada 10 item pernyataan no.51-607.Aspek masalah Cita-cita dan Masa depan ada 10 item pernyataan no.61-708.Aspek masalah Penyesuaian diri terhadap Sekolah ada 10 item pernyataan no.71-80

  • Lanjutan9.Aspek masalah Penyesuaian diri terhadap kurikulum ada 20 item pernyataan no.81-10010.Aspek masalah Belajar menghadapi ulangan umum ada 10 item pernyataan no.101-110

  • 11.Aspek masalah Muda-Mudi ada 10 item pernyataan no.110-120ANALISA ANGKET PROBLEM CHECKLIST: Rumus : P = M / N X 100%Ket: P = Prosentasi masalah setiap Individu M = jumlah Item yang dicheklist N = jumlah item masalah keseluruhan

  • KATEGORI PROBLEM CHECKLIST0% - 0,9% = A ( Amat baik )1% - 10% = B ( Baik )11% - 25% = C ( Cukup ) 26% - 5o%= D ( Kurang ) 51% - 100%= E ( Kurang sekali )Lanjutan

  • TEKNIK PENGHITUNGAN KUANTITATIF ANGKET PCTABULASI PROBLEM CHECKLIST : 1.Masalah : Aspek KesehatanKelas : XA SMAS Banjarmasin

    No Siswa Item135791113151719%24681012141618

    1-1266,62-316,63-527,74-527.75-633,36-316,67-1055,58-009-211,110-15,5232252293233-2112124726,0%203020205020209030203030-201010201020

  • TEKNIK ANALISA MATRIK DATA ANGKET PCANALISA PERINDIVIDUAL ( PROBLEM CHECKLIST)Kelas XA SMAS Banjarmasin

    No SiswaJumlah ( )Prosentasi (% )Kategori13630D22521C34235D42218C52420C61613C787B84033D92218C103227D113126D126453 E13---142723C15119B162218C172218C181714C192420C

  • ANALISA PERASPEK MASALAHKelas XA SMASA Banjarmasin

    NoASPEK MASALAHProsentasi (% )Kategori1Aspek Masalah Kesehatan 26D2Aspek Masalah Keadaan Ekonomi13C3Aspek Masalah Hoby dan Rekreasi20C4Aspek Masalah Penyesuaian Diri dan Pergaulan17C5Aspek Masalah Agama dan Moral15C6Aspek Masalah Kehidupan Keluarga19C7Aspek Masalah Cita Cita dan Masa Depan29D8Aspek Masalah Penyesuaian Diri dan Sekolah15C9Aspek Masalah Kurikulum58E10Aspek Masalah Belajar Menghadapi Ulangan32D11Aspek Masalah Muda Mudi26D

  • ANALISA PROBLEM CHECKLIST PERITEM MASALAH Kelas XA SMAS Banjarmasin

    No.ItemJumlah ( )Prosentasi (% )Kategori11267E2317C3527D4527D5633D6317C71055E800A9211C1015B1115B12422C1315B14422C15317C

  • ANALISA YANG DIALAMI SISWA PERASPEK MASALAH KELAS XA SMASA BANJARMASIN

    NoNo Siswa Aspek Masalah 12345678910111213141516171819%K

    1Kesehatan232252293233-2112124726D2Ekonomi003210050407-0000202413C3Rekreasi/Hoby343100142223-4011323620C4Hubungan Pribadi223301112223-2103203017C5Agama dan Moral401001012155-2112012715C6Kehidupan Keluarga233142132212-2002223419C7Cita Cita dan Masa Depan347140071528-2222035329D8Penyesuaian Diri Terhadap Sekolah401350000017-1110032715C9Penyesuaian Diri Terhadap Kurikulum102102262538616-51847710458E10Belajar Menghadapi Ulangan255121146547-2245015732D11Muda Mudi424613011153-5241034626DJumlah36254222241684022323164-271122221724Prosentasi ( % )30213518201373318272653-23918181420

  • Berdasarkan Data-Data yang diperoleh Dari tabulasi dan analisaBerkaitan dengan Kategori yang sudah dianalisaMisalnya :. Siswa yang mendapatkan kategori E ada 1 orang yaitu siswa no 12 dengan presentasi 53%. Siswa No 3 dengan prosentasi 35% kategori D . Masalah yang paling banyak yang dialami siswa adalah masalah kebiasaan belajar, cita-cita dan masa depan serta penyesuaian diri terhadap kurikulum.. Item yang paling banyak dialami siswa adalah Item no 7,40, 60,61,98,106,110,111,113 dengan prosentasi 55 s.d 72% kategori EInterprestasi Angket Problem Checklist

  • ANGKET WHO AM I Angket Who Am I adalah untuk mengetahui kebiasaan diri yang Positif dan Negatif. Pernyataan keseluruhan berjumlah 15 item, yang bersifat positif sebanyak 8 Pernyataan yaitu item a, b, e, f, j, k, m, dan o. Sedangkan yang bersifat negatif sebanyak 7 pernyataan yaitu item c, d, g, h, i, l, dan n.

    Pernyataan yang menjadi masalah adalah sebagai berikut:

    Pada item yang bersifat positif siswa memilih alternatif tidak cocok ( TC)Pada item yang bersifat negatif siswa memilih alternatif cocok ( C )

  • Analisa Angket Who Am IRumus yang digunakan untuk menganalisa angket who am I pada aspek masalah siswa adalah sebagai berikut:

    Jim Pm = X 100 % JiKeteranganPm = Prosentasi masalah Jim = Jumlah item yang menjadi masalahJi = Jumlah seluruh item Hasil analisa data tersebut ditransformasikan kedalam predikat nilai / Kategori sebagai berikut:0 % - 09 % = A ( Baik Sekali)1 % - 10 % = B ( Baik )11 % - 25 % = C (Cukup)26 % - 50 % = D ( Kurang)51 % - 100% = E ( Kurang Sekali)

  • CONTOH ANGKET WHO AM I

    Contoh semua angket dalam buku ini diambil pada sekolah yang sama dan siswa yang sama, hanya waktu yang berbeda.

    Contoh TEST WHO AM I ?Nama:Kelas:Sekolah:Petunjuk :

    Dapatkah kamu memberikan gambaran tentang dirimu sendiri ? Bacakalimat-kalimat dibawah ini dengan hati-hati, apabila kamumempertimbangkan kalimat tersebut dan cocok dengan dirimu silakanberi tanda cawing () pada kolom 1 (satu) ; apabila agak cocok dengandirimu silakan member tanda cawing pada kolom 2 ( dua ) ; dan apabilasama sekali tidak cocok atau tidak seperti dirimu silakan membertanda cawing pada kolom 3 ( tiga ).

  • Baca dengan baik setiap kalimat, pertimbangkan secara masak dengan dirimu, baru kemudian beri tanda cawang () pada kolom dengan hasil pertimbangan.

  • Isi dengan apa saja yang ingin kamu kemukakan tentang dirimu.Saya adalah :............ .. ..

  • TABEL TES WHO AM IKelas XA SMAS Banjarmasin

  • TABEL ANALISA PROSENTASI WHO AM IKelas XA SMAS Banjarmasin

  • INTERPRESTASI DATA ANGKET WHO AM IKelas : XA SMAS Banjarmasin

    Berdasarkan analisa tabel dan prosentasi dapat ditarik suatu kesimpulan yang merupakan Diskrepsi atau gambaran umum data angket Who Am I pada kelas XA SMA Swasta di Banjarmasin , dari 19 siswa tersebut telah mengisi dan mengembalikan angket Who Am I seluruhnya dengan demikian dapat diinterprestasikan sebagai berikut :Siswa yang sangat memiliki masalah Who Am I adalah siswa nomor 12 dengan prosentasi 60 % Kategori E ( Kurang sekali )Adapun siswa yang memiliki masalah Who Am I dengan kategori D ( kurang ) adalah siswa nomor 4, siswa nomor 7, siswa nomor 10, siswa nomor 15 dan siswa nomor 18 dengan prosentasi antara 27% s/d 47 %.

  • ANGKET STUDY HABITAngket study habit adalah pernyataan pernyataan untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa atau serangkaian pernyataan yang mengungkapkan tentang belajar siswa, baik negatif maupun positif. Adapun Pernyataan Study Habit ini seluruhnya berjumlah 56 item.Pernyataan yang bersifat Positif ada 25 item, yaitu item no 1, 3, 6, 8, 9, 10, 14, 17, 20, 22, 23, 25, 30, 31, 32, 35, 40, 41, 45, 46, 49, 50, 53, dan 56. Sedangkan Pernyataan yang bersifat negatif sebanyak 31 item yang terdiri dari no 2, 4, 5, 7, 11, 12, 13, 15, 16, 18, 19, 21, 24, 26, 27, 28, 29, 33, 34, 36, 37, 38, 39, 42, 43, 44, 47, 48, 51, 52, dan 55.

  • ANALISA ANGKET STUDY HABITrumus yang dapat digunakan dalam menghitung kabiasaan belajar Positif yaitu sebagai berikut: JIPPP = x 100% NPKeterangan:PP = Prosentasi positifJIP = Jumlah item positif yang dipilih oleh siswaNP = Jumlah seluruh item positifKategori Prosentasi Kebiasaan Belajar Positif sebagai berikut:51 % - 100 % = A ( Baik Sekali)26 % - 50 % = B ( Baik )11 % - 25 % = C ( Cukup)1 % - 10 % = D ( Kurang )0 % - 0,9 % = E ( Kurang sekali)Menganalisa kebiasaan belajar yang bersifat Negatif digunakan rumus sebagai berikut: JinPn = x 100 % NnKeterangan:Pn = Prosentasi negatifJin = Jumlah item negatif yang dipilih siswaNn = Jumlah keseluruhan item negativeKategori Prosentasi Kebiasaan Belajar Negatif sebagai berikut:0 % - 09 % = A ( Baik Sekali)1 % - 10 % = B ( Baik )11 % - 25 % = C (Cukup)26 % - 50 % = D ( Kurang)51 % - 100% = E ( Kurang Sekali)

  • CONTOH ANGKET STUDY HABIT Nama:Kelas:Sekolah:Petunjuk:Dibawah ini terdapat pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan cara belajar, cara mengatur waktu, persyaratan-persyaratan dalam belajar dan hal-hal lain yang berhubungan kegiatan belajar.Apa yang diminta kepada anda adalah memberikan tanda cek () pada ruang yang disediakan, yaitu didalam tanda kurung dimuka setiap pernyataan, yang sesuai dengan keadaan.Berilah tanda cek pada pernyataan-pernyataan yangsesuai dengan keadaan anda secara Jujur, agar hasilnya cara belajar lebih baik lagi.

  • TABEL ANALISA STUDY HABITKelas : XA SMAS Banjarmasin

    No.Item SiswaPositif%Negatif%Kategori11248516,1C21560516,1C31352825,8C41040619,3C5156039,6B6135239,6B72839,6B810401032,2D9156026,4B105201341,9D111040722,5C125201651,6E13-----1413521032,2D1572826,4B161144722,5C17176826,4B18936619,3C191352516,1C

  • INTERPRESTASI ANGKET STUDY HABIT Kelas XA SMAS BanjarmasinBerdasarkan tabel analisis di atas dapat diinterprestasikan sebagai berikut :Siswa yang memilih masalah negative adalah siswa nomor 12 dengan prosentasi 51% kategori E ( kurang sekali )Siswa yang memilih masalah negative dengan kategori D ( kurang ) adalah siswa nomor 8,nomor 10 dan nomor 14.Siswa yang mendapatkan kategori C sebanyak delapan orangMaka dengan demikian kelas ini perlu mendapatkan perhatian khusus tentang kebiasaan belajarnya dan perlu ada bimbingan belajar khusus.