pengaruh salep ekstrak daun binahong anredera .pengaruh. salep ekstrak daun binahong (anredera...

Download PENGARUH SALEP EKSTRAK DAUN BINAHONG Anredera .PENGARUH. SALEP EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia

If you can't read please download the document

Post on 29-Apr-2019

220 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PENGARUH SALEP EKSTRAK DAUN BINAHONG

(Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) TERHADAP

PEMBENTUKAN JARINGAN GRANULASI PADA

LUKA BAKAR TIKUS Sprague dawley

(Studi Pendahuluan Lama Paparan Luka Bakar 30 Detik dengan Plat Besi)

Laporan Penelitian ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA KEDOKTERAN

OLEH :

SYIFA QURROTU AINI

NIM : 1111103000071

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

1435 H / 2014

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Penelitian berjudul Penganrh Salep Ekstrak I)aun Binahong (Anredera cordifulia(Tenore) Steenis) terhadap Pembentukan Jaringan Granulasi pada Luka Bakar TikusSprngue dawley (Studi Pendahuluan Lama Paparan Luka Bakar 30 Detik dengan PlatBesi) yang diajukan oleh Syifa Qurrotu Aini (1111103000071),telah diujikan dalam sidang diFakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan pada 8 September 2014. Laporan penelitian ini telahditerima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) pada programStudi Pendidikan Dokter.

J akarta, 8 Septembe r 201 4

DEWANPENGUJI

Pembi{bing I Pembimbing II

Rr. Ayu Fitri llaftari, M.Biomed.

Penguji, /

Ul/ fD-dr. Dyah Ayu Woro, M.Bior

Penguji II

dr. Achmad Luthfi Sp.B-KBD

INAN FAKT]LTAS

Dekan FKIK UIN

,,,r%in,spAnd dr. Wi

tll

!]'

Kaprodi PSPD

Ardini, M.Gi,z| Sp.GK

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

PENGARUH SALEP EKSTRAKDAUN BINAHON G (Anredera cordifotia(Tenore) Steenisf TERIIADAP PEMBENTUKAN JARINGAN GRANULASI

PADA LUKA BAKAR TIKUS Sprague dawley(Studi Pendahuluan Lama Paparan Luka Bakar 30 Detik dengan Plat Besi)

Laporan PenelitianDiajukan kepada Program Studi Pendidikan Dokfer, Fakultas Kedokteran dan

Ilmu Kesehatan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar SarjanaKedokteran (S.Ked)

OlehSvifa Ourrotu Aini

NIM: 1111103000071

Pembirfibing I

Rr. Ayu Fitri Hfosari, M. Biomed.

Pembimbing II

$Crhdr. Dyah Ayu Woro, M. Biomed.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAI\ I}OKTERFAKT]LTAS Kf,DOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERISYARIF HII}AYATI]LLAH

JAKARTA1435 rr / 2014M

l,

t,I

I

b,

iv

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb.

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena atas rahmat dan

hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW

beserta keluarga dan sahabatnya.

Untuk menyelesaikan penelitian ini saya mendapat bantuan dan bimbingan

dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada :

1. Prof. Dr. (hc). dr. M. K. Tadjudin, Sp.And. selaku Dekan Fakultas

Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta

2. dr. Witri Ardini, M.Gizi., Sp.GK. selaku Kepala Program Studi

Pendidikan Dokter FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta seluruh

dosen di program studi ini yang selalu membimbing serta memberikan

ilmu kepada saya selama menjalani masa pendidikan di Program Studi

Pendidikan Dokter FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

3. Ibu Rr. Ayu Fitri Hapsari M.Biomed. dan dr. Dyah Ayu Woro M. Biomed.

selaku dosen pembimbing yang telah membantu, menyediakan waktu,

tenaga, dan pikiran untuk membimbing saya dari awal hingga akhir

penelitian ini.

4. Kedua orang tua tercinta, H. Dahlan SH dan Hj. Saidah S. Ag, yang selalu

memberikan semangat, motivasi, dan cinta kasihnya sepanjang hidup saya.

Juga adik adik saya, Laily Amalia Nikmah, Sabila Nur Azkiyah dan

Khalida Syilla Fasiha serta seluruh keluarga besar H. Nian yang senantiasa

membuat saya bersemangat dalam menjalani pendidikan di Program Studi

Pendidikan Dokter FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

5. dr. Nurul Hiedayati Ph. D selaku penanggungjawab (PJ) laboratorium

farmakologi, Ibu Zeti Haryyati, M. Biomed. selaku penanggungjawab (PJ)

laboratorium biologi dan Ibu Nurlaeley Mida Rachmawati, S. Si, M.

v

Biomed., Ph. D selaku penanggungjawab (PJ) Animal House, serta Ibu Rr.

Ayu Fitri Hapsari M. Biomed selaku penanggungjawab laboratorium

histologi yang telah memberikan izin atas penggunaan laboratorium dalam

penelitian ini.

6. Teman-teman seperjuangan saya, yaitu Kelompok Belimbing, Asmi

Utami Asfar, Audi Fikri Aulia, Farah Nabilla Rahma, dan Seflan Syahrir

Ahliadi, serta seluruh laboran yang terlibat, antara lain : Mas Rachmadi,

Mba Suryani, dan Mba Din, serta Mas Harris dan Mas Panji yang telah

membantu dalam proses penelitian ini.

7. Pihak LIPI dan BALITRO yang telah membatu peneliti dalam pembuatan

ekstrak.

8. Ka Bayu dan Ka Zata, Program Studi Kesehatan Masyarakat 2010, yang

telah membantu saya dalam mengolah data.

9. Teman-teman PSPD 2010, 2011, 2012, dan 2013 yang selalu memberi

dukungan kepada saya.

10. Bapak-bapak Satpam dan OB FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang

senantiasa membuka pagar dan menunggu peneliti saat penelitian di hari

libur.

Saya menyadari bahwa laporan penelitian ini masih banyak kekurangan.

Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua

pihak agar laporan penelitian ini dapat menjadi lebih baik.

Demikian laporan penelitian ini saya tulis. Semoga dapat bermanfaat bagi

para pembaca umumnya dan bagi penulis pada khususnya.

Wassalamualaikum wr.wb.

Ciputat, 11 Agustus 2014

Peneliti

vi

PENGARUH SALEP EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia

(Tenore) Steenis) TERHADAP PEMBENTUKAN JARINGAN

GRANULASI PADA LUKA BAKAR TIKUS Sprague dawley

(Studi Pendahuluan Lama Paparan Luka Bakar 30 Detik dengan Plat Besi)

(ABSTRAK)

Syifa Qurrotu Aini

Pendahuluan: Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) sering

digunakan untuk membantu penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk

mengetahui pengaruh salep ekstrak daun Binahong terhadap pembentukan

jaringan granulasi pada luka bakar derajat III dan untuk mengetahui perbedaan

efektivitas salep ekstrak daun Binahong terhadap pembentukan jaringan granulasi

dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 40%. Parameter pembentukan jaringan

granulasi yang digunakan pada penelitian ini, yaitu : kepadatan deposit kolagen,

jumlah sel fibroblas, dan neovaskularisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan

metode penelitian eksperimental. Subjek penelitian berupa tikus strain Sprague

dawley berjumlah 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu

kontrol positif, kontrol negatif, salep ekstrak daun Binahong 10%, salep ekstrak

daun Binahong 20%, dan salep ekstrak daun Binahong 40% dengan membuat luka

bakar dengan lama paparan luka bakar 30 detik pada kulit bagian dorsal tikus

menggunakan besi panas yang berukuran 4 x 2 cm. Hasil: Hasil penelitian

menunjukkan bahwa kepadatan deposit kolagen pada kelompok kontrol positif

paling tinggi dibandingkan dengan kelompok lain dan jumlah sel fibroblas paling

banyak terdapat pada kelompok perlakuan P2 (konsentrasi ekstrak 20%) dengan

perbedaan yang signifikan. Kepadatan deposit kolagen pada kelompok perlakuan

yang diberikan salep ekstrak daun Binahong lebih rendah dibandingkan kelompok

kontrol. Jumlah neovaskularisasi pada kelompok perlakuan P3 (konsentrasi

ekstrak 40%) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok perlakuan lain namun

perbedaannya tidak signifikan. Kesimpulan: Salep ekstrak daun Binahong

memiliki efektivitas pada kepadatan deposit kolagen dan jumlah sel fibroblas

namun tidak memiliki efektifitas pada neovaskularisasi dalam pembentukan

jaringan granulasi pada luka bakar tikus Sprague dawley.

Kata Kunci : Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis), Luka Bakar ,

Jaringan Granulasi, Tikus

vii

EFFECT OF BINAHONG (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) LEAF

EXTRACT OINTMENT ON THE FORMING OF GRANULATION

TISSUE IN BURN WOUND Sprague dawley RAT

(The Study Advance for Exposure Time During 30 seconds with A Metal

Plate)

(ABSTRACT)

Syifa Qurrotu Aini

Introduction : Binahong leaf (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) can be used

to improve wound healing activity. The aims of this research were to study the

effectivity of Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis), and to study the

differences effectivity of Binahong leaf extract ointment (Anredera cordifolia

(Tenore) Steenis) on the forming of granulation tissue with concentration 10%,

20%, and 40%. The parameter that used in this research were density of collagen

deposition, number of fibroblast cells, and number of neovascularization.

Methode: This research using laboratory experimental method. The subject in this

research were 25 rats which divided into 5 groups, namely positive control,

negative control, and treatment group with concentration 10%, 20%, and 40% of

Binahong leaf extract ointment. Rats back skin were wounded by hot plate (4 x 2

cm)

Recommended

View more >