kemampuan propolis dalam menghambat ?· kemampuan propolis dalam menghambat pertumbuhan...

Download KEMAMPUAN PROPOLIS DALAM MENGHAMBAT ?· kemampuan propolis dalam menghambat pertumbuhan escherichia…

Post on 02-Mar-2019

212 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KEMAMPUAN PROPOLIS DALAM MENGHAMBAT

PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Salmonella sp.

ADITYA SANDI NUGROHO

DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT HEWAN DAN KESMAVET

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2017

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA

Dengan ini Saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Kemampuan Propolis dalam

Menghambat Pertumbuhan Escherichia coli dan Salmonella sp. adalah benar

karya Saya dengan arahan dari Komisi Pembimbing dan belum diajukan dalam

bentuk apa pun kepada Perguruan Tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal

atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari Penulis lain

telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir

skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis Saya kepada Institut

Pertanian Bogor.

Bogor, Desember 2017

Aditya Sandi Nugroho

NIM B04120153

ABSTRAK

ADITYA SANDI NUGROHO. Kemampuan Propolis dalam Menghambat

Pertumbuhan Escherichia coli dan Salmonella sp.. Dibimbing oleh AGUSTIN

INDRAWATI dan USAMAH AFIFF.

Beberapa tahun terakhir telah dilaporkan terjadi peningkatan resistensi E.

coli dan Salmonella sp. terhadap beberapa antibiotik. Oleh karena itu diperlukan

penelitian untuk mencari alternatif senyawa herbal yang efektif sebagai antibakteri.

Salah satu senyawa alami yang telah banyak dilakukan penelitian untuk

menghambat pertumbuhan bakteri adalah propolis. Flavonoid, tanin, dan asam

sinamat adalah kandungan propolis yang memiliki manfaat sebagai antimikroba.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan propolis untuk menghambat

pertumbuhan bakteri E. coli dan Salmonella sp. Isolat E. coli diperoleh dari tiga

swab trakea ayam broiler dan Salmonella sp. dari isolat koleksi laboratorium

bakteriologi divisi mikrobiologi medik, FKH IPB. Uji aktifitas antibakteri

menggunakan metode Kirby-Bauer disc diffusion dengan mengukur diameter zona

hambat yang terbentuk dari koloni bakteri dan dianalisa secara deskriptif. Hasil uji

menunjukkan propolis tidak menunjukkan kemampuan daya hambat yang kuat

terhadap 3 isolat E. coli dan 1 isolat Salmonella sp.

Kata kunci: antibakteri, E. coli, propolis, Salmonella sp..

ABSTRACT

ADITYA SANDI NUGROHO. Ability of Propolis Inhibiting the Growth of

Escherichia coli and Salmonella sp.. Superevised by AGUSTIN INDRAWATI and

USAMAH AFIFF.

Few years ago, there have been reports of increased resistance of E. coli

and Salmonella to some antibiotics. Therefore it is necessary research to look for

alternative compounds that are effective as antibacterial. One of the natural

compounds that have a lot of research to inhibit the growth of bacteria is propolis.

Flavonoids, tannins, and cinnamic acid are compounds of propolis that have the

benefit of being an antimicrobial. This study aims to determine the ability of

propolis to inhibit the growth of E. coli and Salmonella sp. E. coli isolates were

obtained from three swab trachea of broiler chicken and Salmonella sp. isolates

collection of Laboraroty Microbiology, Veterinary Faculty, Bogor Agricultural

University. Antibacterial activity test using Kirby-Bauer disc diffusion method by

measuring the inhibitory zone diameter formed from bacterial colony and analyzed

descriptively. The test results showed that propolis did not show a strong resistance

capability to 3 isolates of E. coli and 1 isolate Salmonella sp.

Keywords: antibacterial, E. coli, Propolis, Salmonella sp.

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Kedokteran Hewan

pada

Fakultas Kedokteran Hewan

KEMAMPUAN PROPOLIS DALAM MENGHAMBAT

PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Salmonella sp.

ADITYA SANDI NUGROHO

DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT HEWAN DAN KESMAVET

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2017

Judul Skripsi : Kemampuan Propolis dalam Menghambat Pertumbuhan

Escherichia coli dan Salmonella sp. Nama : Aditya Sandi Nugroho

NIM : B04120153

Disetujui oleh

Dr Drh Hj. Agustin Indrawati, M.Biomed

Pembimbing I

Drh Usamah Afiff, MSc

Pembimbing II

Diketahui oleh

Prof Drh Agus Setiyono, MS, Ph.D, APVet

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKH IPB

Tanggal Lulus:

PRAKATA

Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa taala atas

segala karunia-Nya sehingga karya ilmiah dengan judul Kemampuan Propolis

dalam Menghambat Pertumbuhan Escherichia coli dan Salmonella sp. berhasil

diselesaikan.

Terima kasih Penulis ucapkan kepada Dr Drh Hj. Agustin Indrawati,

M.Biomed selaku Dosen Pembimbing I dan Drh Usamah Afiff, MSc selaku Dosen

Pembimbing II yang telah berkenan membimbing, memberikan arahan, kritik, dan

saran kepada Penulis selama penelitian sampai akhir penulisan skripsi ini selesai.

Di samping itu, rasa terima kasih juga tak lupa kepada Seluruh Staf Bagian

Mikrobiologi Departemen Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner

yang telah banyak membantu selama proses penelitian berlangsung.

Ungkapan terima kasih yang tak terhingga kepada ayahanda Asmudi, ibu

tercinta Suliyati, serta kedua saudara penulis Astia Bintanita Prihandini, dan Ardha

Septian Nugroho, atas segala doa dan kasih sayangnya yang selalu memberikan

dorongan semangat dan nasihat sampai saat ini.

Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Bogor, Desember 2017

Aditya Sandi Nugroho

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL vi

DAFTAR GAMBAR vi

PENDAHULUAN 1

Latar Belakang 1

Perumusan Masalah 1

Tujuan Penelitian 2

Manfaat Penelitian 2

TINJAUAN PUSTAKA 2

Escherichia coli 2

Salmonella sp. 3

Propolis 3

METODE 4

Waktu dan Tempat Penelitian 4

Bahan 5

Alat 5

Prosedur Penelitian 5

Prosedur Analisis Data 7

HASIL DAN PEMBAHASAN 7

SIMPULAN DAN SARAN 10

Simpulan 10

Saran 10

DAFTAR PUSTAKA 11

DAFTAR TABEL

1 Identifikasi bakteri sampel swab trakea dan isolat koleksi 7

2 Rata-rata hasil uji daya hambat propolis terhadap E. coli dan Salmonella sp. 9

DAFTAR GAMBAR

1 Identifikasi bakteri dari sampel swab trakea dan isolat koleksi 6

2 Hasil uji propolis terhadap bakteri Salmonella sp. 8

3 Hasil uji propolis terhadap bakteri E. coli 8

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Penyakit infeksius adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme,

salah satunya adalah bakteri. Salah satu cara yang digunakan sebagai terapi adalah

pemberian antibiotik. Namun pemberian antibiotik yang tidak bijak dapat

menimbulkan resistensi mikroorganisme. Salah satu bakteri yang sudah mengalami

resistensi adalah E. coli dan Salmonella sp. Bakteri E. coli resisten terhadap

beberapa antibiotik terutama antibiotik golongan -laktam, tetrasiklin, dan

streptomisin (Noviana 2004). Kemudian, menurut Lubis (2015) Salmonella sp.

resisten terhadap amoksisilin.

Temuan senyawa herbal yang bersifat antimikroba semakin berkembang

dengan pesat. Penggunaan obat herbal dapat dijadikan solusi untuk mengurangi

kejadian resistensi bakteri terhadap antibiotik (Marpaung 2004). Salah satu obat

herbal yang dapat digunakan sebagai terapi penyakit adalah propolis yang berasal

dari lebah dan memiliki banyak khasiat. Propolis adalah senyawa alam berasal dari

substrat resin yang dikumpulkan lebah dari sari tunas daun dan kulit batang tanaman

yang dicampur dengan enzim dan lilin dari sarang lebah (Galvao 2007; Lofty 2006).

Propolis digunakan untuk menutupi dan melindungi sarang lebah agar tetap steril

dari gangguan serangan hewan-hewan kecil dan mikroorganisme. Propolis

memiliki tekstur yang lengket seperti lem sehingga dikenal juga sebagai bee glue

atau lem lebah (Susilo et al. 2009).

Propolis sudah sejak lama dikenal dari zaman dahulu. Hipocrates

menganjurkan penggunaan propolis sebagai obat untuk meningkatkan kualitas

kesehatan. Bangsa Mesir kuno menggunakan propolis untuk mengawetkan mumi

dan sudah digunakan sejak 300 SM sebagai obat untuk menyembuhkan kulit yang

luka karena mempunyai efek antiinflamasi (Lofty 2006). Propolis mempunyai

manfaat sebagai antikanker, antivirus, antifungi dan antibiotika (Haryanto et al.

2012). Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan propolis paling besar

adalah flavonoid yang diketahui memiliki manfaat sebagai antibakteri. Propolis

banyak digunakan masyarakat luas untuk menyembuhkan berbagai gangguan

penyakit yang berasal dari bakteri, virus, maupun jamur. Propolis juga disebut

antiinflamasi sekaligus memperbaiki kondisi dan fungsi tubuh. Menurut Eliza et al.

(2012), propolis banyak mengandung vitamin dan mineral yang lengkap serta tidak

menimbulkan efek samping ketika digunakan.

Perumusan Masalah

Escherichia coli dan Salmonella