indikator polusi (polusi udara, polusi air, polusi tanah)

Download Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)

Post on 15-Jul-2015

431 views

Category:

Education

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • INDIKATORPOLUSI

    DILINGKUNGAN

  • Bagaimanakah cara untuk mengetahui tingkat polusi pada lingkungan..?Dibutuhkan suatu pengukuran terhadap faktor fisik, kimia, atau biologi yang menunjukkan adanya degradasi atau kerusakan pada lingkungan yang tercemarIndikator PolusiDapat mengetahui apakah konsentrasi polutan sudah melebihi ambang batas (baku mutu), sehingga membahayakan bagi organisme lainnya atau masih di bawah ambang batas

  • INDIKATOR POLUSI UDARAIndikator FisikIndikator KimiaIndikator Biologi

  • Indikator FisikIndikator yang dapat digunakan untuk mengetahui adanya polusi udara adalah sifat-sifat udara yang dapat diamatiCiri udara bersih : tidak berwarna & berbauAdanya warna atau bau pada udara menunjukkan adanya polutanMeski demikian, banyak polutan udara yang tidak berwarna & tidak berbau sehingga sulit dideteksi secara fisik

  • Indikator KimiaISPU: Indeks standar pencemar udaraPapan ISPU memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kualitas udara di wilayah sekitarnyaData yang ditampilkan pada papan ISPU merupakan hasil pemantauan konsentrasi rata-rata berbagai polutan udara selama periode 24 jam.Jenis polutan: karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), Ozon (O3) & materi partikulat (debu)Peningkatan konsentrasi senyawa-senyawa polutan di udara dapat dijadikan indikator bagi tingkat polusi udara

  • Nilai Indeks Standar Pencemar Udara

  • Indikator BiologiMH yang rentan pada perubahan konsentrasi zat polutan di udara dapat dijadikan indikator biologiContoh: Lichenes (lumut kerak)Lumut kerak Usnea sp. dan Evernia sp. tidak akan dapat bertahan hidup jika konsentrasi sulfur dioksida di udara terlalu tinggi.

  • Usnea sp.Evernia sp.

  • Macam-Macam Kelompok Lumut Kerak

    No.Nama KelompokKarakteristikTingkat Polusi1FruticoseSeperti janggut, tumbuh memanjang, berwarna kuning kecoklatan atau kehijauanTidak ada polusi udara, udara bersih2FolioseMudah terkelupas, berbentuk lembaran, berwarna hijau, tumbuh melebarPolusi udara rendah3CrustoseMelekat denga substrat, berwarna putih, kehijauan, oranye, tumbuh melebarPolusi udara sedang4(Tidak ada lumut)Polusi udara tinggi

  • INDIKATOR POLUSI AIRIndikator FisikIndikator KimiaIndikator Biologi

  • Indikator FisikSifat-sifat fisik air, seperti kekeruhan, bau, warna, dan suhu dapat menjadi indikator bagi polusi. Air yang bersih seharusnya jernih (tidak keruh), tidak berbau, tidak berwarna, dan suhunya relatif sedang. Perubahan pada sifat-sifat fisik air yang bersih tersebut diatas menandakan air telah tercemar polutan.

  • Tingkat kekeruhan air berhubungan dengan konsentrasi partikel padat yang tersuspensi dalam air. Kekeruhan air dapat diukur secara sederhana menggunakan alat yang disebut cakram secchi (secchi disc). Cakram secchi ditandai dengan warna hitam dan putih. Kedalaman air dimana cakram masih dapat dilihat dengan jelas menunjukan tingkat penetrasi cahaya pada perairan tersebut.

    Bau dan warna air dapat diamati secara langsung, sedangkan suhu dapat diukur dengan termometer. Adanya bau dan warna atau perubahan suhu ekstrim pada air dapat menunjukkan keberadaan senyawa kimia atau polutan tertentu dalam air.

  • Secchi Disc

  • Indikator KimiaKandungan senyawa-senyawa kimia dalam air dapat menjadi indikator terjadinya pencemaran atau polusi air. Berikut ini beberapa contohnya:Kandungan NutrisiKandungan Logam BeratOksigen Terlarut (Dissolved oxygen/ DO)Kebutuhan Oksigen Biokimia (Biochemical oxygen demand/ BOD)pH

  • Kandungan nutrisiNutrisi yang terkandung dalam air seperti unsur nitrogen, fosfor, dan karbon dibutuhkan untuk pertumbuhan organisme fotosintetik di perairan. Masukkan sampah organik atau larian pupuk pertanian yang menggunakan bahan nitrogen dan fosfor akan meningkatkan kandungan nutrisi di perairan. Kandungan nutrisi di perairan yang terlalu tinggi dapat menjadi salah satu penyebab polusi air yang membahayakan bagi biota air.

    Kandungan logam berat Keberadaan logam berat dalam air, seperti timbal, merkuri, sianida dan kadmium, menunjukkan telah terjadi polusi air. Kandungan logam berat dalam air melebihi baku mutu dapat berdampak negatif bagi biota air dan kesehatan manusia.

  • Oksigen telarut (dissolved oxygen atau DO)Oksigen dibutuhkan oleh kebanyakan biota air. Pengukuran oksigen terlarut akan menunjukkan volume air yang terlarut di air. Masuknya zat polutan, seperti buangan pupuk atau sampah organik, dapat menurunkan volume oksigen terlarut. Jumlah oksigen terlarut di air sebaiknya antara 4,0 hingga 12,0 mg/L.

    Kebutuhan oksigen bio kimia (biochemical oxygen demand / BOD)BOD sangat berhubungan dengan DO. BOD adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup didalam air untuk kebutuhan respirasinya. Semakin rendah kadar oksigen terlarut (DO) dalam air, semakin tinggi BOD dalam air terrsebut. Pengukuran terhadap BOD secara tidak langsung menunjukkan kadar DO.

    pHNilai pH menunjukkan tingkat kesamaan atau kebasaan air. Nilai pH air yang normal adalah antara 6,5 hingga 9,0. Masuknya polutan yang bersifat asam dapat menurunkan nilai pH air dengan ekstrim (sangat asam atau sangat basa).

  • Indikator BiologiJumlah dan susunan organisme dalam air sangat berhubungan dengan tingkat polusi air. Beberapa fitoplankton, seperti diatom dan dinoflagelata, dan zooplankton dari kelompok rotifera, rentan terhadap polutan sehingga keberadaannya di perairan mengindikasikan kondisi air yang cukup bersih. Sebaliknya keberadaan protozoa parasit dan bakteri koliform dalam air mengindikasikan telah terjadi polusi air.Tingginya jumlah bakteri koliform pada perairan menunjukkan bahwa perairan tersebut telah tercemar kotoran/ tinja manusia dan hewan. Keberadaan bakteri koliform pada perairan dapat mengindikasikan adanya mikroorganisme pathogen, seperti protozoa parasit, bakteri patogen, dan virus yang juga bisa terdapat pada manusia dan hewan.

  • Indikator Polusi TanahIndikator FisikIndikator KimiaIndikator Biologi

  • Indikator FisikMenunjukkan kualitas tanah, antara lain warna tanah, kedalaman lapisan atas tanah, kepadatan tanah, porositas dan tekstur tanah, endapan pada tanahBerbagai polutan tanah dapat merubah sifat-sifat fisik tanah sehingga menurunkan kualitanya

  • Indikator KimiaContoh indikator kimia:Nilai pH, salinitas, kandungan senyawa kimia organik, fosfor, nitrogen, logam berat, dan radioaktifNilai pH yang terlalu tinggi atau rendah dan salinitas serta kandungan berbagai senyawa kimia yang terlalu tinggi mengindikasikan telah terjadi polusi tanah

  • Indikator BiologiCacing tanah merupakan salah satu indikator biologi pada pengukuran tingkat polusi tanah.Keberadaan cacing tanah dapat meningkatkan kandungan nutrisi pada tanah yang akan menyuburkan tanah.Populasi cacing tanah dipengaruhi oleh kondisi tanah habitatnya, seperti kondisi suhu, kelembapan, pH, salinitas, aerasi, dan tekstur tanah.Polusi tanah akan menyebabkan perubahan kondisi tanah yang dapat mengakibatkan kematian pada cacing tanah