gambar 9.1 sistem koloid - · pdf fileapabila setengah sendok teh gula pasir dimasukkan ke...

Click here to load reader

Post on 03-Mar-2019

222 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

235Sistem Koloid SMA Jilid 2

Gambar 9.1 Sistem koloidSumber: Ensiklopedi Sains dan Kehidupan

Pada bab kesembilan ini akan dipelajari tentang macam-macamdispersi, macam-macam koloid, kegunaan sistem koloid, sifat-sifat koloid, danpembuatan koloid.

BAB 9SISTEM KOLOID

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

236 KIMIA SMA Jilid 2

Perhatikan bahan-bahan seperti mentega, susu, tinta,asap, kabut. Bahan-bahan tersebut sukar digolongkansebagai zat padat, cairan, atau gas. Dalam ilmu kimia bahanseperti tersebut dinamakan koloid.

Koloid sudah dikenal sejak ribuan tahun, tetapidipelajari secara ilmiah baru dimulai awal abad sembilan belas.Pada tahun 1907 Ostwald mengemukakan istilah SistemDispersi untuk koloid. Ostwald kemudian menggolongkansistem koloid atas dasar ketiga fase materi yaitu padat, cair,dan gas.

Banyak hubungan antara kehidupan dengan sistemkoloid, misalnya pembentukan delta di muara sungai,protoplasma, dan darah. Pada berbagai industri, misalnyaindustri tekstil, farmasi, dan detergen, semua proses dalamindustri tersebut menggunakan sistem koloid.

Tujuan PembelajaranSetelah mengamati beberapa larutan ke dalam suspensi larutan sejati dan koloid,diharapkan siswa mampu:1. Mengelompokkan campuran dalam lingkungan ke dalam larutan, koloid, atau

suspensi.2. Menjelaskan macam-macam sistem koloid.3. Menjelaskan penggunaan sistem koloid di industri.4. Menjelaskan sifat-sifat koloid.5. Memperagakan proses penjernihan air.6. Menjelaskan perbedaan koloid liofil dan liofob.7. Memperagakan pembuatan koloid dengan cara kondensasi dan dispersi.

Bab 9

Sistem Koloid

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

237Sistem Koloid SMA Jilid 2

Apabila setengah sendok teh gula pasir dimasukkan kedalam gelas kimia yang berisi air dan diaduk, maka partikel gulatidak tampak lagi dan campuran menjadi jernih. Meskipuncampuran itu didiamkan, gula dan air tidak terpisah. Campuranitu disebut larutan sejati. Dalam larutan sejati, partikel-partikelgula terpisah menjadi ukuran molekul yang sangat kecil, yaitukurang dari 107 sentimeter. Partikel gula dan air tidak dapatdibedakan karena larutan tersebut bercampur homogen dantidak dapat dipisahkan dengan cara penyaringan.

Kemudian, jika setengah sendok teh pasir yang bersihdimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi air dan diaduk,maka dapat diamati dengan jelas bahwa pasir dan air akanterpisah setelah didiamkan beberapa saat. Campuran itu disebutsuspensi kasar. Lama pemisahan campuran tersebut bergantungpada besar kecilnya partikel pasir. Makin besar ukuran partikelpasir, makin cepat terjadi pemisahan dan terbentuk endapan.Ukuran partikel suspensi kasar lebih dari 105 sentimeter. Olehkarena ukuran partikel besar, maka campuran itu dapat dipisah-kan menjadi komponen-komponennya dengan cara penyaring-an. Butir-butir pasir tertahan di atas kertas saring, sedangkanair menerobos melalui pori-pori kertas saring dan keluar daricorong. Suspensi kasar merupakan campuran heterogen.

Apabila setengah sendok teh sabun bubuk dimasukkanke dalam gelas kimia yang berisi air dan diaduk sampai seluruhbutiran sabun bubuk hilang, maka terlihat campuran keruh

A. Macam-macam Dispersi

Obat-obatan, karet, kosmetika, film, kabut, awan, em-bun, asap, dan buih merupakan suatu sistem koloid. Begitubanyak contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari, maka perludipelajari dan dipahami sistem koloid ini.

air gulaGelas I

air + pasirGelas II

air sabunGelas III

Gambar 9.2Sumber: Penerbit

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

238 KIMIA SMA Jilid 2

merata dan sabun tidak terpisah lagi dengan air. Sabun dan airtidak dapat dipisahkan dengan cara penyaringan. Campuran itudisebut sistem koloid atau dispersi koloid. Kata koloid diambildari bahasa Yunani yaitu kolla artinya lem (glue) dan oidos artinyaseperti yang pertama kali diperkenalkan oleh Thomas Grahampada tahun 1861.

Sistem koloid adalah campuran antara campuranhomogen dan campuran heterogen. Diameter partikel koloidlebih besar daripada partikel larutan sejati, tetapi lebih kecildaripada partikel suspensi kasar. Partikel koloid mempunyaidiameter lebih besar daripada 107 cm dan lebih kecil daripada105 cm atau antara 1100 nm (1 nm = 109 m = 107 cm).Partikel koloid dapat menembus pori-pori kertas saring tetapitidak dapat menembus selaput semipermeabel.

Gelas I : larutan jernih, air dan gula tidak terpisah.Gelas II : larutan keruh, ada endapan dan dapat dipisahkan

dengan disaring.Gelas III : larutan keruh, tidak ada endapan, tidak dapat dipi-

sahkan dengan penyaringan.

Campuran air dan gula membentuk larutan homogenyang disebut larutan sejati. Air dan pasir membentuk campuranheterogen yang disebut suspensi kasar. Sedangkan larutansabun mempunyai sifat antara homogen dan heterogen yangdisebut sistem koloid atau dispersi koloid. Dispersi koloid, yaitususpensi dari partikel-partikel yang sangat halus yang tersebarmerata dalam suatu medium.

Partikel-partikel yang tersebar dalam sistem dispersikoloid disebut fase terdispersi dan mediumnya disebut mediumpendispersi. Ukuran diameter partikel-partikel koloid lebih besardaripada diameter partikel larutan sejati tetapi lebih kecil daripadapartikel suspensi kasar, yaitu sebesar 107 cm105 cm.

Ukuran partikel koloid:

Larutan sejati Dispersi kasarKoloid

107 cm 105 cm

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

239Sistem Koloid SMA Jilid 2

No.

12345

678

Larutan sejati

diameter partikel< 107 cmsatu fasejernihhomogen

tidak dapat disaringtidak mengendapstabilamikron, dapat dilihatdengan mikroskop elek-tron, tetapi tidak dapatdilihat dengan mikros-kop ultra

Sistem koloid

diameter partikel107 cm105 cmdua faseagak keruhantara homogen dan he-terogentidak dapat disaringsukar mengendaprelatif stabilsubmikron, dapat dilihatdengan mikroskop ultra,tetapi tidak dapat dilihatdengan mikroskop biasa

Suspensi

diameter partikel> 105 cmdua fasekeruhheterogen

dapat disaringmudah mengendaptidak stabilmikron, dapat dilihat de-ngan mikroskop biasa

Tabel 9.1 Perbedaan larutan sejati, sistem koloid, dan suspensi

Untuk lebih jelas melihat perbedaan antara sistemkoloid dengan larutan dan suspensi, marilah kita perhatikantabel di bawah ini.

Percobaan

Sistem KoloidTujuan: mengetahui perbedaan ketiga bentuk campuran(larutan, koloid, dan suspensi).

Alat dan Bahan- Gelas kimia 100 mL 12 buah- Pengaduk 1 buah- Corong 1 buah- Kertas saring 6 helai- Gula tebu 1 gram- Terigu 1 gram- Susu instan/susu kental manis 1 gram/ 1 mL- Urea 1 gram

Lakukan percobaan berikut untuk lebih memperjelasperbedaan antara sistem koloid dengan larutan dan suspensi.

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

240 KIMIA SMA Jilid 2

- Sabun/serbuk detergen 1 gram- Serbuk belerang 1 gram- Akuades 300 mL

Cara Kerja1. Isilah 6 gelas kimia masing-masing dengan kira-kira

50 mL akuades.2. Tambahkan ke dalam gelas:

1 gram gula tebu ke dalam gelas ke-1 1 gram terigu ke dalam gelas ke-2 1 gram susu instan/ 1 mL susu kental manis ke

dalam gelas ke-3 1 gram urea ke dalam gelas ke-4 1 gram sabun/serbuk detergen ke dalam gelas ke-5 1 gram serbuk belerang ke dalam gelas ke-6

3. Aduklah setiap campuran (batang pengaduk harusdibilas dan dikeringkan lebih dahulu sebelum diguna-kan untuk mengaduk isi gelas yang berbeda). Perhati-kan dan catat apakah zat yang dilarutkan larut atautidak larut.

4. Diamkan campuran-campuran itu. Perhatikan dancatat apakah campuran stabil atau tidak stabil; beningatau keruh.

5. Saringlah campuran pada setiap gelas masing-masingke dalam gelas kimia yang bersih. Perhatikan dancatat, campuran manakah yang meninggalkan residu;apakah hasil penyaringan bening atau keruh.

Catatan: Corong harus dibilas dan dikeringkan sebelumdigunakan untuk menyaring campuran yangberbeda.

PengamatanCampuran air dengan

GulaSifat Campuran

Larut/TidakStabil/TidakBening/KeruhMeninggalkan residu/tidakFiltrat bening/keruh

Terigu Susu Urea Sabun Belerang

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

241Sistem Koloid SMA Jilid 2

PertanyaanKelompokkan campuran urea dengan air, sabun/deter-gen dengan air, dan belerang dengan air ke dalamlarutan, suspensi, atau koloid!

KesimpulanBuatlah kesimpulan mengenai sistem koloid (apakahsistem koloid itu?)

Kadang-kadang sangat sukar untuk membedakan la-rutan sejati dengan sistem koloid jika hanya dilihat wujud fisis-nya saja. Cara yang sederhana untuk membedakannya, yaitudengan mengamati pengaruh cahaya yang dilewatkan padakedua sistem tersebut. Pada larutan sejati, partikel dalamlarutan tidak menghamburkan cahaya, tetapi pada sistem koloidpartikel dalam larutan menghamburkan cahaya. Peristiwa inidisebut Efek Tyndall.

Bagaimanakah cara mengenali sistem koloid? Salahsatu cara yang sangat sederhana adalah dengan menjatuhkanseberkas cahaya pada objek. Larutan sejati meneruskancahaya (transparan) sedangkan koloid menghamburkannya.Oleh karena itu, berkas cahaya yang melalui koloid dapatdiamati dari arah samping walaupun partikel koloidnya sendiritidak tampak. Jika partikel terdispersinya juga kelihatan makasistem itu bukan koloid melainkan suspensi. Untuk lebih me-ngerti hal ini lakukanlah percobaan berikut.

Percobaan

Efek TyndallTujuan: mempelajari koloid terhadap cahaya.

Alat dan Bahan- Tabung reaksi besar 6 buah- Lampu senter kecil 1 buah- Larutan gula 10 mL

Di unduh dari : Bukupaket.comSumber buku : bse kemdikbud

242 KIMIA SMA Jilid 2

- Larutan sabun 10 mL- L

View more