Entepreneur and Financial Management.pdf

Download Entepreneur and Financial Management.pdf

Post on 10-Nov-2015

7 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ul><li><p>Entepreuneur and Financial Management </p><p>SETARA </p><p>oleh: </p><p>Yulianto P. Krisologus </p><p>Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Konstruksi (PUSDIKLAT TEKKON) </p><p>Politeknik Negeri Bandung 2015 </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 1 </p><p>ENTEPREUNEUR PENGELOLAAN ANGGARAN PROYEK </p><p>1. PENGANTAR </p><p>Dalam mengerjakan sesuatu proyek kita memerlukan berbagai jenis sumberdaya ( </p><p>resources ) seperti bahan, tenaga kerja, peralatan dan sebagainya. Hal tersebut </p><p>akhirnya akan menyangkut masalah keuangan, yaitu masalah biaya dan pendapatan </p><p>proyek serta masalah penerimaan dan pengeluaran kas. Dalam bahasa yang lebih </p><p>singkat dapat dikatakan bahwa pengerjaan suatu proyek akan menyangkut masalah </p><p>keuntungan dan ketersediaan pendanaan. Untuk lebih menjamin adanya </p><p>keuntungan dan ketersediaan pendanaan proyek maka perlu kita membuat </p><p>anggaran proyek. </p><p>Pelaksana Bangunan SETARA sebaiknya belajar untuk memiliki wawasan sebagai </p><p>seorang wiausahawan dalam bidang jasa pelaksanaan bangunan. Pemberi Jasa </p><p>pelaksana akan diberi kepercayaan oleh Pemilik Proyek bila : </p><p> Mampu mengelola pekerjaan pelaksanaan bangunan </p><p> Mampu membuat taksiran biaya pelaksanaan bangunan </p><p> Mampu mengadakan,mengelola,mengatur tenaga kerja yang diperlukan </p><p> Mampu mengelola keuangan pelaksanaan bangunan </p><p> Mampu mengelola dan mengatur jadwal pelaksanaan pekerjaan </p><p> Mampu berkomunikasi dengan baik kepada para pihak. </p><p> Mampu mendapatkan profit yang wajar. </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 2 </p><p>Entepreuneur sebagai pemberi jasa pelaksanaan bangunan ? </p><p>Sifat Positif sebagai wirausahawan </p><p>o Tahan banting </p><p>o Flexibel </p><p>o Mandiri </p><p>o Efisien (dikerjakan seluruh anggota tim) </p><p>o Modal sendiri ( tim atau keluarga) </p><p>Sifat Negatif sebagai wirausahawan </p><p>o Informal </p><p>o Skala ekonomi rendah </p><p>o TIdak ada standar dan SOP </p><p>o Belum menerapkan prinsip-prinsip manajemen </p><p>o Tidak disiapkan untuk menjadi besar atau tumbuh </p><p>o Pengembangan terbatas </p><p>Berani bersahabat dengan ketidakpastian : </p><p>Sebagai karyawan mempunyai rasa aman , setiap bulan gajian dengan pasti, tetapi </p><p>jumlahnya sudah pasti, terbatas. Sebagai wirausahawan di bidang jasa pelaksanan </p><p>bangunan SETARA berarti berani bersahabat dengan ketidakpastian, berani bekerja </p><p>keras, berani menghadapi resiko rugi, tidak bisa memberi penghasilan kepada </p><p>keluarga, dan karyawan.??? </p><p>Kata kuncinya : </p><p>Tumbuh, ingatlah tujuan hidup kita bukan hanya sekedar kaya, melainkan tumbuh, </p><p>tumbuh dan berkembang dengan kerja keras dan mau berusaha, mampu serta </p><p>memelihara kepercayaan yang telah diberikan dengan etika, santun. Kaya adalah </p><p>akibat dari kerja keras, kaya dengan kemampuan berwirausaha. </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 3 </p><p>Pola pikir seorang wirausahawan : </p><p>o Orientasi pada tindakan </p><p>o Berpikir Simpel sederhana </p><p>o Selalu Mencari Peluang Baru </p><p>o Mengejar Peluang dengan Disiplin Tinggi </p><p>o Hanya mengambil Peluang Terbaik </p><p>o Fokus pada Eksekusi pelaksanaan </p><p>o Memfokuskan Energi setiap orang dalam bisnis </p><p>2. ANGGARAN BIAYA PROYEK </p><p>Apabila kita sebagai mandor pelaksana ( SETARA) memborong suatu proyek, setelah </p><p>mendapatkan data-data mengenai proyek dari Pemilik(Owner), maka kita harus </p><p>mengadakan penaksiran biaya pengerjaan proyek dalam rangka mengajukan harga </p><p>penawaran. Untuk membuat penaksiran biaya proyek biasanya melakukan </p><p>penaksiran dan analisa berbagai jenis biaya proyek yaitu: </p><p>a. Biaya tenaga kerja langsung ( Direct Labour Cost ) </p><p>Dari analisa kita harus memperhitungkan kebutuhan akan tenaga kerja meliputi </p><p>kualifikasi serta jumlahnya. Kemudian menghubungkan dengan tingkat upah </p><p>masing-masing jenis pekerja antara lain : upah mandor, upah kepala tukang, </p><p>upah tukang batu,kayu,besi serta kenek( pembantu tukang). </p><p>b. Biaya Bahan Langsung ( Direct Material Cost) </p><p>Dengan memperhatikan spesifikasi dan kuantitas material yang dibutuhkan, </p><p>dapat dilakukan penaksiran biaya bahan antara lain : besi beton,pasir, batukali </p><p>dan sebagainya. </p><p>c. Biaya Sub Kontraktor ( Sub Contractor Cost) </p><p>Pada pengerjaan bangunan rumah biasanya ada bagian-bagian pekerjaan yang </p><p>dikerjakan oleh pihak pemborong spesialis lainnya antara lain pekerjaan instalasi </p><p>listrik, AC, plafond gypsum dan sebagainya. </p><p>d. Biaya Peralatan ( Equipment and Rental Cost ) </p><p>Pada pelaksanaan borongan bangunan rumah biaya peralatan biasanya </p><p>digolongkan sebagai biaya tersendiri misalnya sewa molen, stamper. Biaya ini </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 4 </p><p>biasanya merupakan uang sewa peralatan tersebut yang disewa untuk dipakai </p><p>pada pelaksanaan proyek selama batas waktu pemakaiannya. </p><p>e. Biaya Umum Proyek ( Jobs Overheads Cost) </p><p>Biaya umum proyek yang masuk dalam pembiayaan ini adalah biaya gaji </p><p>pengawas lapangan, pemeliharaan kendaraan operasional serta biaya biaya </p><p>yang harus dikeluarkan untuk keperluan operasional di lokasi antara lain, biaya </p><p>keamanan, biaya ijin penggunaan fasilitas umum. </p><p>f. Biaya Umum Pusat ( General Overhead Cost ) </p><p>Biaya Umum kantor pusat apabila proyek dikelola oleh kantor pusat maka </p><p>pembebanan sebagian biaya-biaya operasional kantor pusat dibebankan pada </p><p>pekerjaan yang dilaksanakan. </p><p>Taksiran biaya-biaya langsung proyek </p><p>Estimasi biaya pelaksanaan pembangunan proyek yang terdiri dari : </p><p> Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp. 179.000.000,- </p><p> Biaya Bahan Langsung Rp. 525.000.000,- </p><p> Biaya Sub Kontraktor Rp. 50.000.000,- </p><p> Biaya Peralatan Rp. 16.000.000,- </p><p>Jumlah biaya langsung Rp. 770.000.000,- </p><p> Biaya Umum Proyek ( Job Overhead Cost 5% ) Rp. 30.000.000,- </p><p> Biaya Umum Pusat ( General Overhead Cost 5%) Rp. 30.000.000,- </p><p> Jumlah Biaya Bangunan Rp 830.000.000,- </p><p> Laba yang diinginkan 15% Rp. 124.500.000,- </p><p> Harga Penawaran ( Harga Kontrak) Rp. 954.500.000,- </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 5 </p><p>Dari perhitungan biaya di atas maka biaya kontrak pembangunan proyek sebesar </p><p>Rp. 954.500.000. Kalkulasi ini diperlukan oleh semua pihak baik Pemilik, Pengawas, </p><p>Pelaksana, Mandor SETARA . </p><p>Beberapa ancaman bagi keuangan Pelaksana Bangunan: </p><p> Tidak ada keuntungan </p><p> Tidak tersedianya dana dalam bentuk tunai. </p><p>Ketidaktersediaan dana tunai mengakibatkan : </p><p>o Proyek tidak bisa membayar tagihan, dikenakan denda keterlambatan, </p><p>kenaikan harga bahan bangunan, pembayaran dimuka untuk beberapa jenis </p><p>bahan dan sub kontraktor. </p><p>o Keterbatasan dalam menentukan jumlah pekerjaan yang bisa dikerjakan. </p><p>Karakteristik pembayaran oleh Pemilik : </p><p>o Penerimaan biasanya dalam waktu waktu tertentu dalam periode </p><p>pelaksanaan </p><p>o Ada peluang beberapa item pembayaran hanya sekedar numpang lewat </p><p>karena penerimaan tunai sudah harus membayar kepada pemasok, atau sub </p><p>kontraktor. </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 6 </p><p>o Retensi yang ditahan sebagai jaminan bahwa Pelaksana akan menyelesaikan </p><p>kewajibannya. </p><p>o Kebutuhan dana tunai untuk upah tukang mingguan, opname sehingga </p><p>Pelaksana harus member talangan untuk pembayaran ini. </p><p>o Pembayaran dilakukan oleh Pemilik setelah pekerjaan terpasang dengan baik, </p><p>sedangkan biaya bahan dan biaya upah tukang harus segera dibayar. </p><p>Untuk memudahkan pengendalian biaya, maka perlu juga dibuat taksiran masing-</p><p>masing aktivitas sebagai berikut : </p><p>Rincian Biaya </p><p> Proyek : Rumah Tinggal </p><p> Lokasi : Pondok Mertua Indah </p><p> Tahun : 2015 </p><p>No Item </p><p>Pekerjaan Tenaga Bahan </p><p>Sub-kon </p><p>Peralatan Total Bobot Catatan ( </p><p>*1000) </p><p>1 Galian 10,000 0 0 6,000 16,000 2.08 </p><p>2 Fondasi 10,000 55,000 0 10,000 75,000 9.74 </p><p>3 Lantai 35,000 140,000 0 0 175,000 22.73 </p><p>4 Dinding 64,000 100,000 0 0 164,000 21.30 </p><p>5 Atap 30,000 100,000 0 0 130,000 16.88 </p><p>6 Listrik 0 0 50,000 0 50,000 6.49 </p><p>7 Kusen 20,000 30,000 0 0 50,000 6.49 </p><p>8 Finishing 10,000 100,000 0 0 110,000 14.29 </p><p> 179,000 525,000 50,000 16,000 770,000 </p><p>Biaya Umum Proyek Rp. 30,000 </p><p>Biaya Umum Pusat Rp. 30,000 </p><p>Sub Total </p><p>Rp. 830,000 </p><p>Laba/Profit Rp. 124,500 </p><p> Harga Penawaran Rp. 954,500 </p><p> Bandung, Januari 2015 </p><p> SETARA </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 7 </p><p>3. ANGGARAN KAS PROYEK </p><p>Dengan membuat anggaran biaya proyek dan menentukan laba yang diinginkan, </p><p>maka pelaksana dapat menentukan dan menetapkan harga penawaran yang </p><p>dilanjutakan dengan membuat perjanjian kontrak. Namum masalah tidak hanya </p><p>berhenti pada nilai kontrak borongan pekerjaan saja tetapi masih akan menghadapi </p><p>masalah lain, yaitu berapa dana yang dibutuhkan sesaat untuk mengerjakan proyek. </p><p>Untuk menghitung kebutuhan dana tersebut kita menyusun anggaran kas proyek. </p><p>Secara umum tujuan penyusunan anggaran kas proyek adalah : </p><p>a. Untuk mengetahui kemungkinan posisi kas pada masa yang akan datang selama </p><p>masa pelaksanaan borongan. </p><p>b. Untuk mengetahui kapan akan terjadi kekurangan kas serta kapan akan terjadi </p><p>kelebihan kas. Dengan demikian kita dapat membuat persiapan jauh sebelum </p><p>terjadinya yaitu darimana memperoleh uang apabila terjadi kekurangan, juga </p><p>dipersiapkan kemana harus dipergunakan apabila terjadi kelebihan kas. </p><p> c. Sebagai dasar untuk menghitungdan melakukan pengendalian kas. </p><p>Sebagai gambaran langkah pengelolaan anggaran proyek adalah sebagai berikut: </p><p>a. Membuat Jadwal dan metode Pelaksanaan </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 8 </p><p>Time Schedule </p><p> Proyek : Rumah Tinggal </p><p>Lokasi : Pondok Mertua Indah </p><p> Tahun : 2015 </p><p> No </p><p>Item Pekerjaan </p><p>Bobot Februari 2015 Maret 2015 Apr-15 </p><p>Catatan </p><p>1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 </p><p>1 Galian 2.08 1.25 0.47 0.36 </p><p>2 Fondasi 9.74 1.30 4.75 3.27 0.42 </p><p>3 Lantai 22.73 11.36 11.36 </p><p>4 Dinding 21.30 5.32 5.32 5.32 5.32 </p><p>5 Atap 16.88 8.44 8.44 </p><p>6 Listrik 6.49 6.49 </p><p>7 Kusen 6.49 2.16 2.16 2.16 </p><p>8 Finishing 14.29 7.14 7.14 Rencana Prestasi 2.55 5.22 3.64 11.78 16.69 5.32 5.32 13.77 10.61 8.66 9.31 7.14 </p><p> Kumulatif Prestasi 2.55 7.77 11.40 23.18 39.87 45.19 50.52 64.29 74.89 83.55 92.86 100 </p><p> Realisasi </p><p> Kum. Realisasi lebih cpt/lmbt </p><p> Bandung, Januari 2015 </p><p> SETARA </p><p>b. Membuat Rincian Biaya masing-masing jadwal aktivitas </p><p>1). Rincian Aktivitas Galian </p><p>Aktivitas Galian </p><p> Proyek : Rumah Tinggal </p><p> Lokasi : Pondok Mertua Indah </p><p> Tahun : 2015 </p><p>No Keterangan </p><p>Periode Mingguan jml org minggu </p><p>upah/hr/org </p><p>Jumlah Rp. (* 1000) Februari 2015 </p><p>Maret 2015 </p><p>1 2 3 4 5 6 </p><p>1 Kebutuhan Tenaga Kerja Langsung </p><p> Tukang Gali 20 20 20 60 100 6,000 </p><p> Kenek ( Pembantu Tukang) 20 20 10 50 80 4,000 </p><p> 10,000 </p><p>2 Sewa Alat 6,000 6,000 </p><p> Total pembayaran Aktivitas Galian </p><p>Rp. 16,000 </p><p>3 Jadwal Pembayaran </p><p> Tukang Gali 2,000 2,000 2,000 6,000 </p><p> Kenek ( Pembantu Tukang) 1,600 1,600 800 4,000 </p><p> 9,600 3,600 2,800 1.25 0.47 0.36 10,000 </p><p> Catatan : Sewa alat dibayar minggu ke - 1 </p><p>Bandung, Januari 2015 </p><p> SETARA </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 9 </p><p>2). Rincian Aktivitas Pondasi </p><p>Aktivitas Pondasi </p><p> Proyek : Rumah Tinggal </p><p> Lokasi : Pondok Mertua Indah </p><p> Tahun : 2015 </p><p>No Keterangan </p><p>Periode Mingguan </p><p>Catatan Februari 2015 Maret 2015 </p><p>1 2 3 4 5 6 </p><p> Kebutuhan Pembayaran : </p><p>1 Tenaga Kerja Langsung 0 3,600 3,200 3,200 0 0 10,000 </p><p>2 Bahan 10,000 23,000 22,000 0 0 0 55,000 </p><p>3 Sub Kontraktor 0 0 0 0 0 0 0 </p><p>4 Peralatan 0 10,000 0 0 0 0 10,000 </p><p> 10,000 36,600 25,200 3,200 75,000 </p><p> Bandung, Januari 2015 </p><p> SETARA </p><p>Aktivitas Pondasi </p><p> Proyek : Rumah Tinggal </p><p> Lokasi : Pondok Mertua Indah </p><p> Tahun : 2015 </p><p>No Keterangan </p><p>Periode Mingguan </p><p>jml org minggu </p><p>upah/hr/org Jumlah Rp. Februari 2015 Maret 2015 </p><p>1 2 3 4 5 6 </p><p>a. Kebutuhan </p><p>1 Tenaga Kerja Langsung </p><p> Tukang Batu 0 8 8 8 0 0 24 150 3,600 </p><p> Kenek ( Pembantu Tukang) 0 30 25 25 0 0 80 80 6,400 </p><p>2 Bahan 10,000 23,000 22,000 0 0 0 55,000 </p><p>4 Sewa Alat 0 10,000 0 0 0 0 10,000 </p><p> Total pembayaran Aktivitas Pondasi </p><p>Rp. 75,000 </p><p>b. Jadwal Pembayaran </p><p>1.a. Tukang Gali 1,200 1,200 1,200 3,600 </p><p>1.b. Kenek ( Pembantu Tukang) 2,400 2,000 2,000 6,400 </p><p>2 Bahan 10,000 23,000 22,000 0 55,000 </p><p>4 Sewa Alat 0 10,000 0 0 10,000 </p><p> 10,000 36,600 25,200 3,200 Aktivitas </p><p>Pondasi Rp. 75,000 </p><p> 1.30 4.75 3.27 0.42 </p><p> Catatan : </p><p> Sewa alat dibayar minggu ke - 2 </p><p> Bandung, Januari 2015 </p><p> SETARA </p></li><li><p>Enteprenur and Financial Management Page 10 </p><p>c. Membuat proyeksi arus pendanaan ( pengeluaran vs pemasukan). </p><p>Beberapa alternatip contoh proyeksi arus dana ( cashflow ) </p><p>Alternatip lain yaitu mempercepat proses pembayaran dari Pemilik </p><p>Proyek : Rumah Tinggal</p><p>Mei 2015 Juni 15</p><p>1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 17</p><p>Penerimaan 954.500 381.800 381.800 143.175 47.725 termin</p><p>Profit 15% 124.500</p><p>Sblm profit 830.000 ke-1 = 40 %</p><p>0 Biaya Umum 60.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 5.000 ke-2 = 40 %</p><p>1 Galian 16.000 2,08 9.600 3.600 2.800 ke-3 = 15 %</p><p>2 Fondasi 75.000 9,74 10.000 36.600 25.200 3.200 retensi = 5%</p><p>3 Lantai 175.000 22,73 87.500 87.500</p><p>4 Dinding 164.000 21,30 41.000 41.000 41.000 41.000 </p><p>5 Atap 130.000 16,88 65.000 65.000</p><p>6 Listrik 50.000 6,49 50.000</p><p>7 Kusen 50.000 6,49 16.667 16.667 16.667</p><p>8 Finishing 110.000 14,29 55.000 55.000</p><p>770.000</p><p>Jml Pengeluaran /minggu -24.600 -45.200 -33.000 -95.700 -133.500 -46.000 -46.000 -111.000 -86.667 -71.667 -76.667 -60.000</p><p>Kebutuhan dana /minggu -24.600 -45.200 -33.000 -95.700 -133.500 -46.000 -46.000 -111.000 -86.667 -71.667 -76.667 -60.000</p><p>Kumulatif dana /minggu -24.600 -69.800 -102.800 -198.500 -332.000 3.800 -42.200 -153.200 -239.867 -311.533 -6.400 -66.400 76.775 124.500</p><p>Saldo 49.800 70.267 </p><p>Bandung, Januari 2015</p><p>SETARA</p><p>NoItem </p><p>Pe...</p></li></ul>