analisis dan perancangan sistem informasi akuntansi...

of 19/19
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA RUMAH MAKAN PECEL PINCUK KALIBATA Selviany / 21208146 Pembimbing: Dr. Imam Subaweh, SE., Ak.,MM Suryandari Sedyo U, SE., MM

Post on 17-Sep-2018

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

    PENJUALAN TUNAI PADA RUMAH MAKAN PECEL

    PINCUK KALIBATA

    Selviany / 21208146

    Pembimbing:

    Dr. Imam Subaweh, SE., Ak.,MM

    Suryandari Sedyo U, SE., MM

  • Latar Belakang Masalah

    Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki

    peranan penting dalam perekonomian Indonesia

    saat ini. Namun dalam pengelolaannya masih

    banyak yang belum menggunakan sistem yang

    dapat mendukung efisiensi dan efektifitas usaha itu

    sendiri. Dengan penerapan sistem yang benar maka

    akan banyak manfaat yang dapat dihasilkan bagi

    pengelola ataupun pihak yang berkepentingan

    lainnya.

  • Rumusan Masalah

    Bagaimana hasil analisis terhadap sistem penjualan tunai pada rumah makan Pecel Pincuk Kalibata ?

    Bagaimana perancangan sistem informasi akuntansi penjualan tunai pada Pecel Pincuk Kalibata?

    Batasan Masalah

    Menganalisis sistem penjualan tunai yang berlaku pada rumah makan Pecel Pincuk Kalibata.

    Merancang sistem informasi akuntansi penjualan tunai dengan menggunakan model REA dan pembuatan database tahap awal berupa pembuatan tabel dan atribut pada rumah makan Pecel Pincuk Kalibata.

    Tujuan Penelitian

    Untuk menganalisis sistem informasi akuntansi penjualan tunai pada rumah makan Pecel Pincuk Kalibata guna mengetahui kekurangan sehingga dapat memberikan usulan perbaikan.

    Untuk membuat perancangan sistem informasi akuntansi penjualan tunai dengan menggunakan diagram Resource Event Agent (REA) .

  • Pembahasan Sistem Penjualan Tunai yang Berlaku

  • Analisis Sistem

    Analisis Deskripsi Fungsi:

    Bagian kasir yang harus mencatat sekaligus menghitung

    jumlah harga yang harus dibayarkan pelanggan sering

    mengakibatkan antrian panjang dan kesalahan dalam pencatatan itu

    sendiri.

    Analisis Dokumen:

    Nota pesanan dan struk pembayaran yang dihasilkan belum

    dapat memberikan informasi yang cukup jelas. Nota Pesanan hanya

    dibuat satu rangkap membuat proses tidak efektif.

  • Analisis Sistem

    Analisis Prosedur:

    Prosedur pembayaran yang terjadi belum dapat dikatakan baik. Dimana

    setiap pelanggan melakukan pembayarannya sendiri membuat petugas sulit

    membedakan antara yang sudah melunasi pembayaran dan belum. Selain itu

    pembayaran yang dilakukan di kasir masih sering terhambat dan mengalami salah

    pencatatan.

    Analisis Pencatatan dan Pelaporan

    Pencatatan dan pelaporan manual yang sudah dilaksanakan terbukti tidak

    dapat membantu pemilik dalam mengevaluasi atau memeriksa kegiatan penjualan

    yang terjadi.

    Analisis Kebutuhan Sistem

    Memerlukan sistem informasi akuntansi berbasis komputer khususnya

    pada siklus penjualan tunai. Sistem yang berlaku harus memudahkan pemakai

    sistem dan menambah manfaat bagi proses penjualan tunai.

  • Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Siklus Penjualan Tunai

  • Dokumen yang Diusulkan

  • Laporan yang Diusulkan

  • Data Flow Diagram

  • Resource Event Agent (REA)

  • Normalisasi

  • Normalisasi

  • Program Penjualan Tunai yang Diusulkan

  • Kesimpulan

    Sistem penjualan tunai yang dilakukan pada rumah makan pecel pincuk masih belum efektif baik dinilai dari fungsi terkait, dokumen yang digunakan, prosedur dan pencatatan.

    Perancangan digunakan menggunakan permodelan REA. Dimana rosource yang didapat adalah hidangan, Event yang terjadi adalah melayani pesanan pelanggan, melakukan penjualan dan menerima pembayaran, agent atau pelakunya adalah pelanggan, pramusaji dan kasir. Hasil perancangan terdiri dari delapan tabel yang mewakili entitas berisi atribut yang kemudian akan dijadikan database.

  • Saran

    Penulis menyarankan agar perusahaan dapat menambahkan keterangan pada dokumen yang dibutuhkan dan juga menyetorkan uang satu minggu sekali secara rutin. Pramusaji yang dipekerjakan juga terlebih dahulu diberikan pelatihan untuk menghitung cepat agar proses pembayaran dapat dilakukan tepat setelah pemesanan oleh pelanggan dan akan di cek kembali oleh bagian kasir yang melakukan perhitungan melalui komputer sehingga akan terhindar dari resiko kerugian akibat human error. Bagian keuangan yang diusulkan penulis dapat diberi alternatif untuk memilih karyawan yang sudah ada dan memberikannya pelatihan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. Sistem terkomputerasi sangat disarankan agar tercapainya sistem penjualan tunai yang efektif dan efisien.

  • Terima Kasih