9 Kunci Sukses Dunia

Download 9 Kunci Sukses Dunia

Post on 06-Jan-2016

33 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

9 KUNCI SUKSES DUNIA

TRANSCRIPT

9 KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT

Pertanyaan mendasar adalah, mengapa Allah memerintahkan kita membacanya setiap Sholat? bahkan, sholat tidak sah tanpa dibacakan surat Alfatihah... Ini adalah salah satu kemungkinan jawabannya.

Apabila bicara sukses dunia pasti orang berfikir banyak harta, pekerjaan bagus, jodoh yang bagus dan hal-hal penuh kebagusan lainnya dalam hidup kita. Sebagai umat Islam yang setiap lima waktu melakukan sholat, dan dalam sholat itu 17 rakaat dilakukan, semuanya membaca surat Al Fatihah. pertanyaannya sekarang adalah, kenapa kita disuruh membaca surat Al Fatihah setiap rakaat kita sholat?

Percayalah, ini adalah satu-satunya jawabannya. mulai saat ini, ubahlah posisi duduk anda, katakan pada diri anda bahwa anda akan melanjutkan membaca artikel ini sampai habis. katakanlah pada diri anda sendiri bahwa ANDA INGIN BERUBAH DAN ANDA MAU BERUBAH !!!

1. BismillahirrahmanirrahimDengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Pada ayat pertama ini, Allah memperkenalkan diriNYA, memberitahukan kepada seluruh alam semesta nama resmi dan sifat yang dimilikinya. Kalau pada kitab-kitab sebelum Al Quran terdapat nama YHWH, Elohim, Huwa dan Bapa, maka dalam kitab yang terakhir ini Al Quran Allah menegaskan lagi bahwa namanya yang dengannya Tuhan pemilik alam semesta ini ingin di kenal adalah Allah.

Kalau dalam pengetahuan yang primitif orang mengenal Tuhan sebagai sosok yang menyeramkan, berbadan besar dengan mata yang melotot keluar dan taring yang panjang lagi tajam yang harus diberi sajen supaya tidak marah, maka pada ayat pertama ini, Allah memperkenalkan dirinya dengan sifatNYA yang sama sekali jauh dari apa yang mereka kira selama kehidupan primitif itu yaitu Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Hal ini merupakan pernyataan resmi Tuhan semesta alam untuk membantah semua faham dan pengertian tentang Tuhan Pemilik Jagad raya. Jadi dengan ayat ini seolah Allah mengatakan kepada seluruh alam semesta bahwa ini lah Aku, namaku Allah dan Aku Maha Pengasih dan Maha penyayang.

FILOSOFI AYAT INI ADALAH :KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT YANG PERTAMA ADALAH MENGENAL ALLAH YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG

Mengenal Allah adalah salah satu kunci sukses, sebab dengan mengenal Allah manusia menjadi tahu dan mudah-mudahan akan selalu ingat bahwa walaupun bagaimana dirinya sebagai manusia berusaha, tetapi hasil akhir ada ditangan Allah. Dengan demikian manusia menjadi tidak sombong apabila berhasil karena keberhasilannya adalah hasil campuran antara ikhtiar usaha nya dan bantuan dari Allah berupa ketentuan-Nya. Pun apabila dia gagal, dia tidak perlu menyalahkan dirinya sendiri, karena sadar bahwa kegagalannya bukan karena usahanya kurang bagus, tetapi ada penentu segala penentuan, yaitu Allah.

Mengenal Allah akan membuat manusia berakhlak mulia, karena sadar bahwa Allah maha melihat dan maha mengawasi. Dengan mengenal Allah, manusia akan ingat bahwa dirinya harus terus menerus berbuat kebaikan dan menjadi manfaat buat manusia lain yang nota bene adalah sama-sama hamba Tuhan.

yaa ayyuhaa nnaasu innaa khalaqnaakum min dzakarin wauntsaa waja'alnaakum syu'uuban waqabaa-ila lita'aarafuu inna akramakum 'indallaahi atqaakum innallaaha 'aliimun khabiir[49:13] Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Mengenal Allah lebih jauh menjadikan manusia hanya berharap kepadaNya, bukan kepada yang lain. Menggantungkan hidupnya pada Allah, memasrahkan hidup dan seluruh sendi kehidupannya pada peraturan dan agama Allah.

Nabi Muhammad saw selaku rasul pilihan diutus ke dunia ini adalah dengan misi, memperkenalkan Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada seluruh manusia. Ia mengajarkan untuk membaguskan Akhlak, baik akhlak kepada manusia lainnya, akhlak kepada lingkungan dan yang terpenting adalah akhlak kepada Allah. Dengan pengenalan yang baik kepada Allah, manusia telah berusaha mengikuti tauladan rasulullah saw berakhlak mulia kepada Allah.

Mengenal siapa Allah bagi manusia berarti bahwa manusia itu telah menapaki salah satu jalan menuju kesuksesan Dunia dan Akhirat. Itulah yang oleh kalangan sufi dinamakan makrifatullah.

2. Alhamdulillahirobbil AlaminSegala Puji Bagi Allah Tuhan semesta alam

Segala Puji hanya untuk Allah, segala bentuk pujian baik pujian atas nikmat dan karunianya berupa kesehatan maupun pujian karena nikmat dan karunianya berupa kehidupan. Pokoknya segala bentuk pujian, baik puji kecil maupun puji besar.Pada ayat yang ke dua ini Allah menyuruh kita sebagai makhluk yang berakal untuk memuji Dia. Kenapa kita harus memuji Dia ? Karena kalau kita lihat lebih dalam dengan perenungan yang bersih kita akan menemukan bahwasanya alam semesta ini, yang berjalan teratur dari hari ke hari, bulan ke tahun bahkan detik ke menit, berjalan dengan sistemnya yang secara scient ilmu pengetahuan dapat diterangkan dengan baik tanpa keragu-raguan.

Pertanyaan yang baik dilontarkan pada waktu merenung itu adalah, siapa yang telah menciptakan ini semua ? Siapa yang menjalankan sistem ini, yang begitu konsisten dan teratur tanpa ada satupun kesalahan di dalamnya? Dia lah Allah.Kita harus memujiNYAkarena Dialah yang telah menciptakan diri kita dan alam lingkungan kita. Segala sesuatu selain dia adalah ciptaannya, segala sesuatu selain Dia adalah makhluk, yang diciptakan.

Manusia, Jin, Malaikat, Hewan , Tumbuhan, matahari, bulan, bintang dan planet-planet di tata surya, semuanya adalah makhluk ciptaan Allah. Sampai saat ini belum ada satu orang pun yang mengklaim bahwa seluruh jagad raya ini adalah ciptaannya. Hanya Allah saja yang berani mengatakan bahwasanya Allah yang telah menciptakan Alam semesta ini.

Kalau kita mau merenungkannya, sebenarnya alam semesta yang kita lihat dan rasakan setiap hari ini, tidak berguna buat kita jika kita tidak dihidupkan, diciptakan dengan dilengkapi indera-indera untuk melihat, mendengar, merasa dan lainnya. Coba kita bayangkan, apa jadinya bunga-bunga yang beraneka warna nan indah tanpa mata kita untuk melihat? Apa jadinya suara angin berdesir menerpa dedaunan ditingkahi suara burung-burung berkicau tanpa telinga kita untuk mendengar? Apa jadinya beraneka buah-buahan dan daging hewan yang lezat tanpa lidah kita untuk merasa?Subhanallah, Maha suci Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna,

Sesungguhnya telah kami ciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Coba kita renungkan kejadian diri kita. Salah satu contoh adalah pada saaat kita bayi. Waktu bayi kita tidak punya apa-apa, masih lemah. Allah menjadikan kasih sayang pada seorang ibu dan ayah yang bersedia bersusah payah merawat kita. Bayangkan derita yang ditanggung oleh ibu kita saat mengandung kita. Sembilan bulan sepuluh hari, beliau mengandung kita, membawa-bawa kita dalam setiap aktifitasnya. Bayangkan derita dan beban yang dipikulnya. Tapi beliau rela melakukan itu karena sifat kasih sayang yang ditanamkan Allah ke dalam sanubari ibu kita. Maha suci Allah yang telah menciptakan kasih sayang dengan rahmatnya.

Setelah dewasa, kita mulai mengerti. Indera penglihatan dan pendengaran kita menjadi baik. Kita mengenal warna-warni dan kita mendengar banyak sekali suara. Kemudian kita perhatikan cara kerja mata, telinga, kulit, lidah dan otak. Suatu keajaiban, bukan? Sampai saat ini, belum ada manusia yang mampu menciptakan robot yang mempunyai rasa dan perasaan seperti layaknya manusia. Tapi kita? Kita diciptakan dengan sempurna dan itu semua gratis dari Allah sebagai bentuk kasih sayangNya kepada kita.

Pada ayat yang ke dua ini seolah-olah Allah berkata, Hai manusia, pujilah aku, karena aku telah menciptakan kamu dan lingkungan tempat kamu tinggal.

FILOSOFI AYAT INI ADALAH :KUNCI SUKSES DUNIA & AKHIRAT YANG KE DUA ADALAH MENGENAL DIRI DAN LINGKUNGAN

Mengenal diri berarti memahami diri sendiri. Apa kebaikan kita, bakat yang kita punya, apa yang bisa kita lakukan dengan tubuh dan otak kita. Mengenal diri juga berarti memahami keterbatasan kita, kekurangan kita yang harus kita perbaiki dari hari ke hari. Mengenal diri berarti memahami sejauh mana kredibilitas kita mesti kita bangun untuk menghadapi tantangan kehidupan di depan kita.

Mengenal diri dan lingkungan berarti juga menjaga komunikasi, akhlak dan perilaku kita dimata masyarakat tempat kita hidup. Dalam pengenalan diri ini tercakup beberapa hal yang sangat dibutuhkan kita sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. Diantaranya adalah kredibilitas, kepercayaan trust, dan skill kemampuan untuk melakukan sesuatu.

Salah satu konsekwensi dari memeluk agama Islam adalah, pertama harus mengakui bahwa Allah swt adalah Tuhan kita yang patut kita sembah, kalau Allah adalah Tuhan kita, maka dengan sendirinya Al Quran adalah kitab yang harus kita kuasai.

Yang ke dua sebagai umat Islam kita harus menjadikan Rasulullah, Muhammad saw, sebagai teladan kehidupan kita. Kalau kita baca Al Quran, maka kita akan tahu bahwa sejak usia dini Allah telah memberitahukan kepada kita sifat-sifat manusia yang rata-rata manusia memilikinya yaitu sifat menentang, keras kepala dan kufur nikmat. Itu adalah pemberitahuan Allah, bahwa yang namanya manusia itu bukan baru sekarang saja keras kepala, menentang dan kufur nikmat. Tapi sejak zaman Adam sampai nanti kiamat tiba, yang namanya manusia ya, begitu itu. Makanya, kita diharuskan meniru perilaku Rasulullah saw, perilaku yang luhur. Bahkan menurut salah satu istrinya Aisyah perilaku Rasulullah adalah sesuai dengan Al Quran.

Dan apabila kita mengkaji kehidupan Rasulullah, maka kita ak