sistematika penyajian laporan keuangan tingkat pajak.go.id/sites/default/files/lk 2016.pdf ...

Download SISTEMATIKA PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN TINGKAT pajak.go.id/sites/default/files/LK 2016.pdf  SISTEMATIKA

Post on 18-Mar-2019

222 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

|

SISTEMATIKA PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN TINGKAT ESELON I

Dalam penyusunan Laporan Keuangan serta untuk mempermudah Direktorat Jenderal Pajak dalam penyajian

Laporan Keuangan, maka kami sampaikan Sistematika Penyajian Laporan Keuangan sebagai berikut:

Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tingkat Eselon I Direktorat Jenderal Pajak:

1. Sampul Luar

Merupakan sampul luar dari Laporan Keuangan, memuat informasi mengenai Direktorat Jenderal Pajak dan

periode penyampaian Laporan Keuangan.

2. Sampul Dalam

Merupakan sampul dalam dari Laporan Keuangan, memuat informasi mengenai Direktorat Jenderal Pajak dan

periode penyampaian Laporan Keuangan.

3. Kata Pengantar

Merupakan pengantar dari Laporan Keuangan yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang yang

memberikan gambaran ringkas mengenai Laporan Keuangan yang disampaikan.

4. Daftar Isi

Merupakan daftar yang memuat isi laporan beserta nomor halamannya.

5. Pernyataan Tanggung Jawab

Merupakan pernyataan tanggung jawab dari Pengguna Anggaran terhadap penggunaan anggaran pada lingkup

Direktorat Jenderal Pajak yang dipimpinnya. Pernyataan Tanggung Jawab ditandatangani oleh Pimpinan

Direktorat Jenderal Pajak setiap periode penyampaian Laporan Keuangan. Pernyataan tanggung jawab paling

tidak memuat pernyataan sbb :

pernyataan bertanggung jawab terhadap penyusunan dan isi Laporan Keuangan yang disampaikan;

pernyataan bahwa Laporan Keuangan telah disusun sesuai dengan SAP, dan;

pernyataan Laporan Keuangan telah disusun berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai.

6. Ringkasan

Merupakan gambaran ringkas mengenai kondisi laporan keuangan yang dipertanggungjawabkan.

Gambaran ringkasan laporan keuangan terdiri dari :

a. Ringkasan Laporan Realisasi Belanja dan Pendapatan

b. Ringkasan Neraca

c. Ringkasan Laporan Operasional

d. Ringkasan Laporan Perubahan Ekuitas

e. Ringkasan CaLK

7. Laporan Realisasi Anggaran

Laporan Realisasi Anggaran menyajikan informasi realisasi pendapatan dan belanja berdasarkan nilai neto, yaitu

realisasi pendapatan dan belanja bruto setelah dikurangi pengembalian pendapatan dan belanja yang masing-

masing dibandingkan dengan estimasi dan anggarannya dalam satu periode.

|

Laporan realisasi anggaran berdasarkan cetakan dari aplikasi SAIBA yang disampaikan dalam Laporan

Keuangan adalah:

a. Untuk laporan keuangan periode semesteran, Laporan Realisasi Anggaran yang disampaikan adalah

laporan yang berakhir 30 Juni tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 30 Juni tahun anggaran yang

lalu (audited).

b. Untuk laporan keuangan periode tahunan, Laporan Realisasi Anggaran yang disampaikan adalah laporan

yang berakhir 31 Desember tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran

yang lalu (audited).

8. Neraca

Neraca menggambarkan posisi keuangan suatu entitas akuntansi dan entitas pelaporan mengenai aset,

kewajiban, dan ekuitas dana per tanggal tertentu.

a. Untuk periode semesteran, laporan Neraca yang disampaikan adalah laporan yang berakhir 30 Juni

tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu (audited).

b. Untuk periode tahunan, laporan Neraca yang disampaikan adalah laporan yang berakhir 31 Desember

tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu (audited).

9. Laporan Operasional

Laporan Operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-LO, beban, surplus/defisit dari operasi,

surplus/defisit dari kegiatan nonoperasional, surplus/defisit sebelum pos luar biasa, pos luar biasa, dan

surplus/defisit-LO, yang diperlukan untuk penyajian yang wajar. Laporan Operasional berdasarkan cetakan dari

aplikasi SAI yang disampaikan dalam Laporan Keuangan adalah:

a. Untuk laporan keuangan periode semesteran, laporan operasional yang disampaikan adalah laporan yang

berakhir 30 Juni tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu

(audited).

b. Untuk laporan keuangan periode tahunan, laporan operasional yang disampaikan adalah laporan yang

berakhir 31 Desember tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang

lalu (audited).

10. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun pelaporan

dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

a. Untuk periode semesteran, Laporan Perubahan Ekuitas yang disampaikan adalah laporan yang berakhir 30

Juni tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu (audited).

b. Untuk periode tahunan, Laporan Perubahan Ekuitas yang disampaikan adalah laporan yang berakhir 31

Desember tahun anggaran berjalan dibandingkan dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu (audited).

|

11. Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)

Catatan atas Laporan Keuangan meliputi penjelasan, daftar rinci, dan analisis atas nilai suatu pos yang disajikan

dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca.

Penjelasan CaLK terdiri atas :

a. Pendahuluan

Memuat hal-hal yang terdiri dari:

Dasar Hukum

Kebijakan Teknis

Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan

Kebijakan Akuntansi

b. Penjelasan pos-pos Realisasi Anggaran Pendapatan dan Realisasi Anggaran Belanja.

Untuk penjelasan realisasi pendapatan dan belanja Semester I dalam CaLK yaitu dengan

membandingkan antara laporan realisasi pendapatan dan belanja yang berakhir 30 Juni tahun anggaran

berjalan dengan 30 Juni tahun anggaran yang lalu.

Untuk penjelasan realisasi pendapatan dan belanja tahunan dalam CaLK yaitu dengan membandingkan

antara laporan realisasi pendapatan dan belanja yang berakhir 31 Desember tahun anggaran berjalan

dengan 31 Desember tahun anggaran yang lalu.

c. Penjelasan pos-pos Neraca.

Untuk penjelasan neraca Semester I dalam CaLK yaitu dengan membandingkan antara laporan neraca

per 30 Juni tahun anggaran berjalan dengan laporan neraca per 31 Desember tahun anggaran yang

lalu.

Untuk penjelasan neraca tahunan dalam CaLK yaitu dengan membandingkan antara laporan neraca per

31 Desember tahun anggaran berjalan dengan laporan neraca per 31 Desember tahun anggaran yang

lalu.

d. Penjelasan pos-pos Laporan Operasional

Untuk penjelasan Laporan Operasional Semester I dalam CaLK yaitu dengan membandingkan antara

Laporan Operasional yang berakhir 30 Juni tahun anggaran berjalan dengan 30 Juni tahun anggaran

yang lalu.

Untuk penjelasan realisasi pendapatan dan belanja tahunan dalam CaLK yaitu dengan membandingkan

antara Laporan Operasional yang berakhir 31 Desember tahun anggaran berjalan dengan 31 Desember

tahun anggaran yang lalu.

e. Penjelasan pos-pos Laporan Perubahan Ekuitas

Untuk penjelasan neraca Semester I dalam CaLK yaitu dengan membandingkan antara Laporan

Perubahan Ekuitas per 30 Juni tahun anggaran berjalan dengan per 31 Desember tahun anggaran yang

lalu.

|

Untuk penjelasan neraca tahunan dalam CaLK yaitu dengan membandingkan antara Laporan

Perubahan Ekuitas per 31 Desember tahun anggaran berjalan dengan per 31 Desember tahun

anggaran yang lalu.

f. Pengungkapan Penting Lainnya

Memuat penjelasan mengenai hal-hal yang terkait dengan transaksi atau kejadian pada Kantor Wilayah

yang bersangkutan, yang terdiri dari:

Kejadian-kejadian penting setelah tanggal neraca.

Penjelasan atas Pengungkapan Lain-lain.

12. Lampiran Laporan Keuangan

Neraca Percobaan

LRA Pendapatan dan LRA Pengembalian Pendapatan

LRA Belanja dan LRA Pengembalian Belanja

Neraca

Laporan Operasional

Laporan Perubahan Ekuitas

|

KATA PENGANTAR

Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara bahwa

Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan

menyampaikan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnya.

Direktorat Jenderal Pajak adalah salah satu entitas akuntansi dibawah Kementerian Keuangan yang

berkewajiban menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggung-jawaban atas pelaksanaan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Salah satu pelaksanaannya adalah dengan menyusun

laporan keuangan berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan

Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Penyusunan Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pajak mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor

71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan dan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat

dalam Pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan disajikan dengan basis akrual sehingga akan

mampu menyajikan informasi keuangan yang transparan, akurat dan akuntabel.

Laporan Keuangan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada para pengguna

laporan khususnya sebagai sarana untuk meningkatkan akuntabilitas/pertanggungjawaban dan transparansi

pengelolaan keuangan negara pada Direktorat Jenderal Pajak. Disamping itu, laporan keuangan ini juga

View more