pengantar akbi

Click here to load reader

Post on 14-May-2015

485 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ppt akuntansi Biaya

TRANSCRIPT

  • 1.ENDANG DWI WAHYUNI

2. Manajemen perusahaan dapat digolongkan ke dalam tiga tingkatan yaitu : 1) Kelompok manajemen atas (top manajemen), meliputi Direktur atau Direksi Perusahaan; manajer bagian 2) Kelompok manejemen menengah (midle management) meliputi manajer cabang, kepala departemen, kepala divisi atau setingkatnya 3) Kelompok manajemen bawah (lower management), seperti supervisor dan setingkatnya Semua kelompok manajemen tersebut di atas memerlukan data biaya untuk melaksanakan fungsi manajemen yaitu untuk menentukan tujuan perusahaan dan merealisasi atau mencapai tujuan tersebut dengan efektif dan efisien. 3. Adapun fungsi manajemen, meliputi P O A C : 1) P, yaitu PLANNING atau perencanaan 2) O, yaitu ORGANIZING atau pengorganisasian 3) A, yaitu ACTUATING atau pengarahan 4) C, yaitu CONTROLLING atau pengendalian 4. Pembuatan Keputusan INFORMASI ? ? ? Operasi AKUNTANSI BIAYA 5. Financial Accounting Management Accounting 6. Kontroler adalah manajer eksekutif yang bertanggung jawab atas fungsi akuntansi. Tanggung jawab kontroler : 1) Mengkoordinasikan partisipasi manajemen dalam perencanaan dan pengendalian dari pencapaian tujuan, 2) Menentukan efektivitas dari kebijakan, 3) Menciptakan strukutr organisasi dan proses, 4) Melakukan observasi atas metode perencanaan dan pengendalian 5) Mengusulkan perbaikan atas metode yang ditetapkan. 7. Timbulnya sikap sadar akan biaya (cost awarness) mendasari pentingnya peranan akan akuntansi biaya. Di masa lalu, Akbi dipandang sebagai cara perhitungan atas nilai persediaan yang dilaporkan di neraca dan nilai harga pokok penjualan yang dilaporkan di laporan laba rugi. Saat ini Akuntansi biaya melengkapi manajemen dengan alat yang diperlukan untuk aktivitas-aktivitas perencanaan dan pengendalian, memperbaiki kualitas dan efisiensi, serta membuat keputusan yang rutin maupun strategis. 8. Fungsi Manajemen Perencanaan ----------- Pengendalian Akuntansi Biaya 9. Dengan demikian akuntansi biaya memiliki peranan dalam hal menyediakan informasi yang diperlukan manajemen dalam mengelola perusahaan, yaitu informasi biaya yang bermanfaat untuk : Membuat dan melaksanakan rencana serta anggaran untuk operasi dalam kondisi kompetitif dan ekonomis yang telah diprediksi sebelumnya. Membantu dalam pengendalian biaya untuk mengetahui efisiensi biaya dengan menggunakan biaya standar, dan memperbaiki kualitas. Penentuan harga pokok produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan dengan tepat dan teliti untuk menentukan harga jual dan mengevaluasi prestasi suatu produk, departemen dan divisi Memilih di antara dua atau lebih alternatif jangka pendek atau panjang yang dapat menaikkan pendapatan atau menurunkan biaya. Keunggulan dalam akuntansi biaya akan dapat menjadi competitive advantange dalam memenangkan persaingan. Semakin tinggi kemampuan mengelola cost, maka akan semakin baik produk dan jasa yang ditawarkan pada pelanggan/customers baik dari sisi harga maupun kualitas 10. Akuntansi biaya adalah salah satu cabang dari ilmu akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen dalam memonitor dan merekam transaksi biaya secara sitematis, dan menyajikan informasi biaya tersebut dalam bentuk laporan biaya. Akuntansi biaya menekankan pada masalah perencanaan dan pengendalian biaya. Lingkupnya adalah : 1. Mengenai biaya selama proses produksi dan harga pokok dari barang yang sudah selesai diproduksi. 2. Menyajikan data biaya, baik biaya aktual maupun biaya proyeksi yang digunakan manajemen untuk mengendalikan operasi yang sedang berjalan maupun untuk merencanakan di masa datang. 3. Berpartisipasi dalam menyusun budget 4. Menetapkan metode dan prosedur pengendalian dan perbaikan operasi serta program efisiensi biaya. 5. Mengembangkan sistem dan analisa biaya dalam rangka penentuan harga pokok dan menganalisa penyimpangan. 6. Menyusun laporan biaya 11. Akuntansi keuangan adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian dari transaksi keuangan secara periodik suatu badan usaha dengan cara yang sistematis. Tujuan dari penyajian transaksi keuangan adalah berguna bagi para pemakai informasi akuntansi sesuai dengan kepentingan masing-masing. Keterbatasan akuntansi keuangan bagi manajemen, khususnya untuk perusahaan manufaktur : a) Untuk penentuan harga pokok berbagai jenis produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Akuntansi keuangan hanya mengumpulkan total biaya untuk menghasilkan berbagai jenis produk dan jasa yang dihasilkan. Melalui Akuntansi keuangan, manajemen tidak dapat memperoleh perincian biaya setiap jenis produk atau setiap jenis jasa tersebut. Sehingga untuk tujuan penentuan harga pokok produk, akuntan keuangan belum mampu menyajikan informasi bagi manajemen yang memadai. b)Untuk menyusun perencanaan dan pengendalian biaya. Dengan akuntansi keuangan, karena hanya mengumpulkan total biaya untuk menghasilkan berbagai jenis produk dan jasa yang dihasilkan. Maka : Kurang dapat disusun perencanaan biaya secara teliti dan tepat. Karena perencanaan harus dihubungkan dengan jenis biaya, jumlah biaya, dimana biaya akan terjadi, dan siapa yang bertanggung jawab atas biaya tersebut. Sementara pengendalian juga harus dihubungankan dengan jenis biaya yang menyimpang, jumlah penyimpangan, dimana terjadi penyimpangan, penyebabnya dan siapa yang bertanggung jawab. 12. Orang-orang yang menekuni akuntasi biaya akuntan manajemen/ akuntan internal/ manajer keuangan, dapat juga disebut berdasarkan sertifikasi profesional yaitu Certified Management Accountant (CMA) dan Certified in Financial Management (CFM). Ini merupakan pengakuan resmi atau kompetensi professional dan pencapaian akademis dalam bidang tersebut. Persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi CMA dan CFM : 1. Lulus ujian yang diselenggarakan oleh Certified Management Accountant 2. Menyelesaikan dua tahun pengalaman professional. 13. Institute of Management Accountant (IMA), menerbitkan kode etik : Standart of ethical Conduct for Practitioners of Management Acounting yang isinya yakni memberikan langkah- langkah yang harus diikuti saat menyelesaikan konflik yang berhubungan dengan kode etik.--> Kompetensi, Kerahasiaan, Integritas, Objektifitas, Resolusi Konflik Etika 14. Didirikan oleh kongres di tahun 1970, menetapkan standar akuntansi biaya untuk perusahaan-perusahaan domestik yang mendapat kontrak atau subkontrak besar dari pemerintah federal, sipil atau militer, Tahun 1980 dibubarkan karena dianggap tujuan dewan telah tercapai. Kongres mendirikan kembali tahun 1988. CASB juga menerbitkan Cost Accounting Standards (CAS) yang membahas semua aspek alokasi biaya yang mempengaruhi biaya dari kontrak dengan pemerintah federal, termasuk metode alokasi, definisi dan pengukuran biaya yang dapat dialokasikan, dan penentuan periode akuntansi dimana biaya terseut dialokasikan.