new moon.pdf

Download New moon.pdf

Post on 03-Dec-2015

304 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    New MoonStephenie Meyer

    Twilight Buku ke 2New moonDaftar IsiPENDAHULUAN1. PESTA2. JAHITAN3. TAMAT4. TERBANGUN5. CURANG6. TEMAN-TEMAN7. PENGULANGAN8. ADRENALIN9. KAMBING CONGEK10. PADANG RUMPUT11. SEKTE12. PENYUSUP13. PEMBUNUH14. KELUARGA15. TEKANAN16. PARIS17. TAMU18. PEMAKAMAN19. BERPACU

    20. VOLTERRA21. VONIS22. PENERBANGAN23. KEBENARAN24. PEMUNGUTAN SUARAEPILOGKESEPAKATAN

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    These violent delights have violent ends And intheir triumph die, like fire and powder, Which, as

    they kiss, consume.Romeo and Juliet, Act II, Scene VI

    PENDAHULUANAKU merasa bagai terperangkap dalam mimpiburuk mengerikan. Dalam mimpi itu kau harusberlari, berlari terus sampai paru-parumu pecah,tapi kau tak sanggup memacu tubuhmu untukbergerak cukup cepat. Kakiku rasanya makin lamamakin lambat sementara aku berjuang menembuskerumunan orang yang tidak memiliki perasaan,tapi jarum di menara jam tak juga melambat. Takpeduli dan tanpa belas kasihan, jarum jam ituterus bergerak menuju akhirakhir segalanya.Tapi ini bukan mimpi, dan, tidak seperti mimpiburuk, aku tidak berlari menyelamatkan nyawaku;aku berlari untuk menyelamatkan sesuatu yangjauh lebih berharga. Hidupku nyaris tak adaartinya bagiku hari ini.Menurut Alice tadi, besar kemungkinan kamibakal mati di sini. Mungkin hasil akhirnya akanlain bila ia tidak terperangkap cahaya matahariyang menyilaukan; hanya akulah yang bisa berlarimelintasi lapangan terbuka yang terang benderangdan padat ini.Tapi aku tidak bisa berlari cukup cepat.Jadi tak ada artinya bagiku, kami dikelilingimusuh-musuh kami yang luar biasa berbahaya.Saat jam mulai berdentang, bergetar di bawah solsepatuku yang terasa berat, tahulah aku bahwaaku terlambat dan aku senang sesuatu yanghaus darah menungguku di sayap bangunan.Karena bila aku gagal dalam misiku ini, aku tidaklagi memiliki keinginan untuk hidup.

    Jam kembali berdentang, dan matahari

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    memancarkan cahayanya yang terik tepat dari titikdi tengah langit.

    1. PESTAAKU 99,9% yakin sedang bermimpi.Alasan mengapa aku begitu yakin sedangbermimpi adalah, pertama, aku berdiri di bawahcahaya matahari yang terang benderangsorotmatahari yang menyilaukan, sesuatu yang takpernah terjadi di Forks, Washington, kampunghalamanku yang selalu berhujandan kedua, akusedang menatap nenekku, Grandma Marie.Padahal Gran sudah meninggal enam tahun lalu,jadi itu bukti solid untuk menguatkan teorikutentang mimpi ini.Gran tak banyak berubah; wajahnya masih tepatseperti yang kuingat. Kulitnya lembut dan layu,terlipat-lipat membentuk ribuan keriput kecil yangmenggelantung lembut pada tulang di bawahnya.Seperti aprikot kering, tapi dengan gumpalanrambut putih tebal yang mengelilingi wajahnyabagaikan awan.Mulut kamimulut Gran berupa kerutankeriputmengembang membentuk senyumterkejut pada saat bersamaan. Ternyata Gran jugatidak menyangka akan bertemu denganku.Aku baru saja hendak bertanya kepadanya;begitu banyak pertanyaan berkecamuk dalam

    benakkuApa yang Gran lakukan di sini dalammimpiku? Ke mana saja Gran selama enam tahunterakhir ini? Apakah Pop baik-baik saja, danapakah mereka sudah bertemu, di mana punmereka berada sekarangtapi Gran membukamulut saat aku juga membuka mulut, jadi akuberhenti untuk memberinya kesempatan lebihdulu. Gran juga terdiam, kemudian kami samasamatersenyum melihat kecanggungan kami."Bella?"

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    Bukan Gran yang memanggil namaku, dan kamipun sama-sama menoleh untuk melihat siapagerangan yang bergabung dalam reuni kecil kami.Sebenarnya tanpa melihat pun aku sudah tahusiapa dia; itu suara yang pasti akan kukenali dimana punkukenal dan kurespons, tak peduliapakah aku sedang bangun atau tidur... ataubahkan mati, aku yakin. Suara yang untuknya akurela berjalan melintasi apiatau, agar tidakterdengar terlalu dramatis, mengarungi hujan dansengatan hawa dingin yang selalu datang setiaphari.Edward.Walaupun aku selalu senang bertemudengannyabaik sadar maupun tidakdanwalaupun aku hampir yakin aku sedang bermimpi,tak urung aku panik juga saat Edward berjalanmenghampiri kami di bawah terik matahari yangmenyengat.Aku panik karena Gran tak tahu aku mencintaivampirtak seorang pun mengetahuinyajadibagaimana aku bisa menjelaskan fakta bahwa

    sorot matahari yang benderang memantul di kulitEdward dalam bentuk ribuan keping pelangi,membuatnya terlihat seakan-akan terbuat darikristal atau berlian?Well, Gran, kau pasti sudah melihat pacarkuberkilau kilau. Memang begitulah dia kalau beradadi bawah sinar matahari. Jangan khawatir...Apa yang Edward lakukan? Alasan utama iatinggal di Forks, kota yang curah hujannyatertinggi di dunia, adalah supaya ia bisa berada diluar rumah pada siang hari tanpa takut rahasiakeluarganya terbongkar. Tapi sekarang ia malahmelenggang santai menghampirikusenyumtermanis menghiasi wajahnya yang rupawanseakan-akan hanya ada aku di sini.Detik itu juga, aku berharap bukan aku satusatunya

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    yang terkecualikan oleh bakatmisteriusnya; biasanya aku justru bersyukurmenjadi satu-satunya orang yang pikirannya takbisa dibaca Edward. Tapi sekarang aku malahberharap ia bisa membaca pikiranku juga, supayaia bisa mendengar peringatan yang kuteriakkandalam pikiranku.Aku melayangkan pandangan panik kepadaGran, dan melihat ternyata itu sudah terlambat.Gran sudah berpaling menatapku, dan sorotmatanya sama terkejutnya dengan sorot mataku.Edwardmasih menyunggingkan senyumnyayang begitu menawan hingga membuat hatikubagai menggelembung dan meledak memecahkandadamerangkul bahuku dan membalikkan

    tubuhku sehingga aku berdiri berhadap-hadapandengan nenekku.Ekspresi Gran membuatku terkejut. Alih-alihtampak ngeri, ia malah menatapku takut-takut,seperti menunggu disemprot. Dan ia berdiri denganposisi sangat anehsebelah tangan terangkatcanggung menjauhi tubuhnya, terulur, dankemudian tertekuk di udara. Seperti merangkulseseorang yang tidak bisa kulihat, seseorang yangtidak tampak...Barulah kemudian, saat melihat gambaran yanglebih besar, aku menyadari ada pigura emas yangmembingkai sosok nenekku. Tidak mengerti, akumengangkat tangan yang tidak memeluk pinggangEdward dan mengulurkannya untuk menyentuhnenekku. Gran meniru gerakanku dengan tepat,seperti cermin. Tapi di mana jari-jari kamiseharusnya bertemu, tak ada apa-apa kecuali kacayang dingin...Dengan keterkejutan memusingkan, mimpikusekonyong-konyong berubah jadi mimpi buruk.Tak ada Gran.Itu aku. Bayanganku dalam cermin. Akutua,

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    keriput, dan layu.Edward berdiri di sampingku, bayangannyatidak terpantul dalam cermin, begitu rupawan, danselamanya berumur tujuh belas tahun.Edward menempelkan bibirnya yang sempurnadan sedingin es ke pipiku yang keriput.Selamat ulang tahun, bisiknya.

    Aku terbangun kagetkelopak mataku terbukalebardan terkesiap. Cahaya kelabu muram,cahaya matahari yang seperti biasa selalu tersaputmendung, menggantikan cahaya matahari yangterang benderang dalam mimpiku.Hanya mimpi, kataku dalam hati. Itu tadi hanyamimpi. Aku menarik napas dalam-dalam,kemudian terlonjak lagi waktu alarmku berbunyi.Kalender kecil di sudut permukaan jammenginformasikan padaku hari ini tanggal tigabelas September.Hanya mimpi, tapi di satu sisi setidaknya mimpiitu cukup meramalkan apa yang bakal terjadi dimasa mendatang. Hari ini hari ulang tahunku. Akugenap delapan belas tahun.Berbulan-bulan lamanya aku sangat takutmenantikan datangnya hari ini.Sepanjang musim panas yang sempurnamusim panas paling membahagiakan yang pernahkualami, musim panas paling membahagiakanyang pernah dialami siapa pun di mana pun,sekaligus juga musim panas paling berhujansepanjang sejarah kawasan SemenanjungOlympictanggal muram ini bergentayangandalam diam, menunggu saat yang tepat untukmenyerang.Dan kini setelah itu terjadi, ternyata jauh lebihburuk daripada yang kutakutkan bakal terjadi.Aku bisa merasakannyaaku lebih tua. Setiap hariaku bertambah tua, tapi ini lain, lebih parah,pertambahan usiaku diukur sekarang. Aku sudah

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    delapan belas tahun.

    Sementara Edward tidak akan pernah jadidelapan belas tahun.Ketika sedang menggosok gigi, aku nyaristerkejut karena wajah yang terpantul di cermintidak berubah. Kupandangi diriku, mencari tandatandabakal munculnya keriput di kulitku yangseputih gading. Tapi satu-satunya kerutan yangada hanya di dahi, dan aku tahu kalau aku bisarileks, kerutan itu akan hilang. Tapi aku tidak bisa.Alisku tetap terpatri membentuk garis khawatir diatas mata cokelatku yang waswas.Itu hanya mimpi, aku mengingatkan diriku lagi.Hanya mimpi... tapi juga mimpi burukku yangterburuk.Aku melewatkan sarapan, terburu-buru inginmeninggalkan rumah secepat mungkin. Tapi akutak sepenuhnya bisa menghindari ayahku, jaditerpaksalah aku meluangkan beberapa menitberlagak riang. Aku benar-benar berusahamenunjukkan kegembiraan mendapat kado-kadoyang sudah kuminta untuk tidak usah dibelikan,tapi setiap kali tersenyum, rasanya seakan-akantangisku hendak pecah.Aku bersusah-payah menahan diri saatmengendarai truk menuju sekolah. Sosok Grantadiaku tidak mau berpikir itu akusulitdienyahkan dari kepalaku. Aku tak bisa merasakanperasaan lain selain putus asa saat berbelokmemasuki lapangan parkir di belakang gedungForks High School dan melihat Edward bersandartanpa bergerak di Volvo-nya yang mengkilat,bagaikan patung marmer dewa berhala keindahan

    yang telah lama dilupakan orang. Ia bahkan lebihtampan daripada dalam mimpiku tadi. Dan ia disana menungguku, seperti biasa setiap hari.Perasaan putus asa itu sesaat lenyap; digantikan

  • http://ac-zzz.blogspot.com/

    rasa takjub. Bahkan setelah setengah tahunpacaran dengannya, aku masih belum percaya akupantas memperoleh keberuntungan sebesar ini.Saudara perempuannya, Alice, berdiri disebelahnya, menungguku juga.Tentu saja Edward dan Alice bukan saud

Recommended

View more >